Berita BorneoTribun: Apple Indonesia hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan
Tampilkan postingan dengan label Apple Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apple Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2026

Apple Luncurkan MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max Baterai 24 Jam Bikin Profesional Tergoda

Apple Rilis MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max Hadirkan Standar Baru Laptop Profesional
Apple merilis MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max dengan CPU 18 core, GPU Neural Accelerator, baterai 24 jam, dan performa hingga 4x lebih cepat, siap mendukung kebutuhan AI dan profesional.

Apple Rilis MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max Hadirkan Standar Baru Laptop Profesional

JAKARTA -- Apple resmi memperkenalkan laptop terbaru mereka, MacBook Pro dengan chip generasi anyar Apple M5 Pro dan Apple M5 Max, pada Rabu. 

Peluncuran ini disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Senior Bidang Rekayasa Perangkat Keras John Ternus melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta. 

Apple mengklaim perangkat ini menjadi standar baru laptop profesional dengan performa hingga empat kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

Performa CPU dan GPU Melonjak Signifikan

Chip M5 Pro dan M5 Max dirancang untuk kebutuhan komputasi berat, termasuk pemrosesan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence AI. 

Keduanya dibekali CPU terbaru hingga 18 core, terdiri dari 6 core super dan 12 core performa. Kombinasi ini menghadirkan peningkatan kinerja hingga 30 persen dibanding generasi sebelumnya.

Dari sisi grafis, Apple menyematkan arsitektur GPU terbaru yang setiap intinya memiliki Neural Accelerator. 

Teknologi ini memungkinkan pemrosesan prompt Large Language Model LLM hingga empat kali lebih cepat dibanding M4 Pro dan M4 Max. 

Peningkatan performa grafisnya bahkan disebut mencapai 50 persen lebih tinggi dari generasi terdahulu.

Bagi Anda yang bekerja di bidang desain grafis, editing video 4K hingga 8K, animasi, pemrograman, hingga pengembangan AI, peningkatan ini tentu menjadi daya tarik utama.

Penyimpanan Besar dan Daya Tahan Baterai Lebih Lama

MacBook Pro dengan M5 Pro hadir dengan kapasitas penyimpanan internal 1TB sebagai standar. Sementara varian M5 Max dibekali penyimpanan lebih besar, yakni 2TB.

Apple juga menghadirkan peningkatan signifikan pada daya tahan baterai. Laptop ini diklaim mampu bertahan hingga 24 jam dalam satu kali pengisian daya, atau 16 jam lebih lama dibanding MacBook Pro dengan chip M1. D

ukungan pengisian cepat memungkinkan baterai terisi hingga 50 persen hanya dalam 30 menit menggunakan adaptor USB-C 96W.

Artinya, pengguna tidak perlu lagi khawatir kehabisan daya saat bekerja mobile atau melakukan perjalanan panjang.

Dua Pilihan Ukuran dan Warna Premium

MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max tersedia dalam dua ukuran layar, yaitu 14 inci dan 16 inci. 

Apple juga menghadirkan dua pilihan warna elegan, hitam kosmik dan perak, yang semakin memperkuat kesan profesional dan premium.

Apple memastikan perangkat ini akan segera tersedia di Indonesia dalam waktu dekat. Namun, hingga kini perusahaan belum mengumumkan harga resminya di pasar Tanah Air.

Dengan lompatan performa yang signifikan, MacBook Pro terbaru ini diproyeksikan menjadi incaran para profesional kreatif, developer, hingga pelaku industri berbasis AI.

FAQ Seputar MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max

1. Apa keunggulan utama MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max?
Keunggulan utamanya terletak pada performa CPU dan GPU yang meningkat hingga 4x lebih cepat serta optimal untuk pemrosesan AI dan LLM.

2. Berapa kapasitas penyimpanan standar?
Varian M5 Pro hadir dengan 1TB, sedangkan M5 Max dibekali 2TB.

3. Berapa lama daya tahan baterainya?
Hingga 24 jam pemakaian dalam sekali pengisian daya.

4. Apakah sudah tersedia di Indonesia?
Apple menyatakan akan segera merilisnya di Indonesia, namun harga resmi belum diumumkan.

5. Siapa yang cocok menggunakan laptop ini?
Profesional kreatif, editor video, programmer, data scientist, hingga pengembang AI.

Sabtu, 14 Februari 2026

iPhone 17e Muncul di Render Terbaru, Apple Disebut Siap Rilis Versi Lebih Terjangkau Februari Ini

iPhone 17e Muncul di Render Terbaru, Apple Disebut Siap Rilis Versi Lebih Terjangkau Februari Ini. (Gambar: fpt)
iPhone 17e Muncul di Render Terbaru, Apple Disebut Siap Rilis Versi Lebih Terjangkau Februari Ini. (Gambar: fpt)

JAKARTA - Render terbaru yang beredar di internet memperlihatkan wujud lengkap iPhone 17e, ponsel yang disebut-sebut sebagai varian lebih terjangkau dari lini terbaru Apple. Perangkat ini dikabarkan bisa diperkenalkan pada Februari, meski sebelumnya sempat muncul rumor bahwa lini versi ekonomis Apple akan dihentikan karena penjualan yang kurang kuat.

Informasi ini menarik perhatian pasar global, termasuk Indonesia, karena segmen ponsel premium dengan harga lebih “masuk akal” selalu memiliki basis penggemar tersendiri. Jika benar dirilis dalam waktu dekat, iPhone 17e berpotensi menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin masuk ke ekosistem Apple tanpa membayar harga model Pro.

Desain Lebih Modern dengan Dynamic Island

Berdasarkan render yang beredar, iPhone 17e akan meninggalkan desain “poni” atau notch klasik dan beralih ke Dynamic Island, fitur yang sebelumnya hanya tersedia pada model yang lebih mahal. Langkah ini menandakan upaya Apple menyamakan pengalaman visual antara model reguler dan versi terjangkau.

Dari sisi layar, perangkat ini tetap menggunakan panel 6,1 inci dengan refresh rate 60 Hz. Artinya, belum ada peningkatan ke 120 Hz seperti pada varian Pro. Namun, untuk penggunaan sehari-hari seperti media sosial, streaming, dan komunikasi, spesifikasi tersebut masih tergolong memadai.

Bagi pasar Indonesia, layar 6,1 inci dianggap ideal karena tidak terlalu besar namun tetap nyaman untuk konsumsi konten. Tren pengguna lokal juga menunjukkan preferensi pada layar yang cukup lebar untuk hiburan, tetapi tetap ergonomis saat digenggam.

Kamera Depan Lebih Tajam, Fitur Lebih Pintar

iPhone 17e Muncul di Render Terbaru, Apple Disebut Siap Rilis Versi Lebih Terjangkau Februari Ini
iPhone 17e Muncul di Render Terbaru, Apple Disebut Siap Rilis Versi Lebih Terjangkau Februari Ini. (Gambar: fpt)

Salah satu peningkatan yang cukup signifikan ada pada kamera depan. Resolusinya disebut naik dari 12 MP menjadi 18 MP, sekaligus mendukung fitur Centre Stage yang dapat menjaga subjek tetap berada di tengah frame saat panggilan video.

Fitur ini sebelumnya dikenal luas pada perangkat iPad dan beberapa model iPhone kelas atas. Jika benar dihadirkan di iPhone 17e, maka Apple tampaknya ingin memperkuat daya tarik ponsel ini untuk kebutuhan video call, meeting online, dan konten kreator pemula.

Sementara itu, kamera belakang tetap satu lensa dengan sensor 48 MP. Meski tidak menggunakan konfigurasi multi-kamera, Apple biasanya mengandalkan optimalisasi perangkat lunak dan prosesor untuk meningkatkan kualitas foto. Kombinasi sensor 48 MP dan chip terbaru diyakini tetap mampu menghasilkan foto detail dengan performa baik di kondisi cahaya rendah.

Chip A19 Versi Ringan dan RAM 8 GB

Di sektor dapur pacu, iPhone 17e disebut akan menggunakan versi “dipangkas” dari chip A19, dengan dukungan RAM 8 GB. Meski bukan versi penuh seperti pada model Pro, performanya diperkirakan masih sangat kompetitif untuk multitasking, gaming ringan hingga menengah, dan pemrosesan AI dasar.

Apple juga dikabarkan menyematkan modul jaringan C1X serta dukungan MagSafe—fitur pengisian daya magnetik yang sebelumnya tidak hadir di lini model ekonomis (dulu dikenal sebagai seri SE). Kehadiran MagSafe menjadi nilai tambah karena memperluas aksesori resmi maupun pihak ketiga yang bisa digunakan.

Bagi konsumen Indonesia, dukungan MagSafe dan RAM 8 GB bisa menjadi faktor penting. Banyak pengguna kini memanfaatkan ponsel untuk kerja, hiburan, sekaligus transaksi digital. Performa stabil dan daya tahan jangka panjang menjadi pertimbangan utama sebelum membeli perangkat premium.

Harga dan Potensi Masuk Indonesia

Harga dasar iPhone 17e diperkirakan berada di angka 599 dolar AS. Jika dikonversikan ke rupiah dengan kurs sekitar Rp15.400 per dolar AS, maka harganya setara kurang lebih Rp9,2 juta sebelum pajak dan biaya distribusi.

Namun, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa harga resmi di Indonesia biasanya lebih tinggi karena faktor pajak, bea masuk, dan regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kemungkinan besar, harga ritel bisa menembus kisaran Rp10–11 juta.

Di rentang harga tersebut, iPhone 17e akan bersaing dengan ponsel Android kelas flagship entry dari berbagai merek global. Tantangannya adalah menawarkan nilai tambah yang cukup kuat agar konsumen rela membayar lebih demi sistem operasi iOS dan integrasi ekosistem Apple.

Dampak bagi Pasar Smartphone Indonesia

iPhone 17e Muncul di Render Terbaru, Apple Disebut Siap Rilis Versi Lebih Terjangkau Februari Ini
iPhone 17e Muncul di Render Terbaru, Apple Disebut Siap Rilis Versi Lebih Terjangkau Februari Ini. (Gambar: fpt)

Pasar smartphone Indonesia saat ini didominasi Android, terutama di segmen menengah ke bawah. Namun, Apple tetap memiliki basis pengguna loyal, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Jika iPhone 17e benar dirilis dengan spesifikasi yang kompetitif dan harga relatif stabil, produk ini bisa menjadi pintu masuk baru bagi pengguna Android yang ingin beralih ke iOS. Selain itu, generasi muda dan profesional muda yang mengandalkan perangkat untuk personal branding dan produktivitas kemungkinan melihatnya sebagai opsi realistis.

Dari perspektif industri, kehadiran model terjangkau seperti ini menunjukkan bahwa Apple masih serius menggarap segmen harga menengah-atas, bukan hanya premium ekstrem. Strategi ini dapat memperluas pangsa pasar sekaligus menjaga pertumbuhan di negara berkembang seperti Indonesia.

Kemunculan render iPhone 17e mengindikasikan bahwa Apple belum meninggalkan lini ponsel yang lebih terjangkau. Dengan desain modern berkat Dynamic Island, peningkatan kamera depan, dukungan MagSafe, serta chip A19 versi ringan, perangkat ini berpotensi menjadi opsi menarik di kelas harga Rp10 jutaan.

Bagi konsumen Indonesia, keputusan pembelian nantinya akan sangat bergantung pada harga resmi, ketersediaan stok, dan perbandingan dengan pesaing Android di kelas yang sama. Jika Apple mampu menjaga keseimbangan antara harga dan fitur, iPhone 17e bisa menjadi salah satu produk yang cukup diperhitungkan pada awal tahun ini.