Berita BorneoTribun: Aston Villa Mengancam hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Aston Villa Mengancam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aston Villa Mengancam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Januari 2026

Crystal Palace Terpuruk Lima Laga Tanpa Menang Tantangan Berat Aston Villa Jadi Penentuan Nasib

Crystal Palace Terpuruk Lima Laga Tanpa Menang Tantangan Berat Aston Villa Jadi Penentuan Nasib
Crystal Palace Terpuruk Lima Laga Tanpa Menang Tantangan Berat Aston Villa Jadi Penentuan Nasib.

JAKARTA - Crystal Palace sedang berada dalam periode yang tidak menyenangkan. Lima laga terakhir Premier League dilalui tanpa kemenangan, dan tantangan besar sudah menanti saat mereka harus menjamu Aston Villa pada Rabu mendatang.

Pelatih Palace, Oliver Glasner, menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membenahi lini pertahanan. Ia menilai, kebobolan terlalu mudah terutama dari situasi bola mati menjadi masalah serius yang harus segera diselesaikan.

Dalam lima pertandingan terakhir, Palace hanya mampu meraih satu poin, yakni saat bermain imbang 1-1 melawan Fulham. Sisanya berakhir dengan kekalahan, termasuk hasil 0-2 dari Newcastle United pada laga terakhir. Rentetan hasil buruk ini membuat Palace melorot ke peringkat 14 klasemen sementara dengan koleksi 27 poin memasuki pekan ke-21.

Glasner mengakui, absennya beberapa pemain kunci sangat berpengaruh pada soliditas tim. Menurutnya, Palace kehilangan sosok-sosok penting yang biasanya kuat dalam duel udara dan bertahan di area kotak penalti.

“Kami terlalu sering kebobolan dari situasi set-piece dan itu harus segera diperbaiki,” ujar Glasner.
“Ada beberapa alasan yang bisa dijelaskan. Kami kehilangan Chris Richards yang biasanya sangat kuat dalam duel udara. Ismaila Sarr juga sedang tidak ada karena membela negaranya, padahal perannya sangat penting di tiang dekat. Selain itu, Dani Munoz yang cedera juga biasanya memberi kekuatan fisik di lini belakang,” tambahnya.

Masalahnya, kondisi tersebut tidak akan banyak berubah hingga laga melawan Aston Villa digelar.

Di sisi lain, Aston Villa datang dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka saat ini bertengger di posisi ketiga klasemen dan hanya terpaut enam poin dari Arsenal di puncak. Villa bahkan berpeluang memangkas jarak menjadi tiga poin karena Arsenal baru akan bermain sehari setelahnya.

Setelah menutup tahun 2025 dengan kekalahan telak 1-4 dari Arsenal, yang menjadi satu-satunya kekalahan mereka dalam 10 laga terakhir Premier League, Villa langsung bangkit. Kemenangan 3-1 atas Nottingham Forest menjadi bukti bahwa tim asuhan Unai Emery tetap solid dan berbahaya.

Pada laga tersebut, John McGinn tampil gemilang dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Ollie Watkins. Watkins pun tak ragu memuji peran besar sang kapten.

“Saya tidak bisa berkata cukup banyak tentang McGinn. Saat dia bermain seperti itu, dia luar biasa,” kata Watkins.
“Sangat sulit merebut bola darinya. Dia bisa bermain di posisi apa pun dan selalu tampil maksimal. Itulah alasan dia menjadi kapten, karena memimpin dengan contoh,” lanjutnya.

Dari kubu Crystal Palace, nama Jean-Philippe Mateta layak menjadi sorotan. Striker asal Prancis itu punya catatan apik saat menghadapi Aston Villa. Ia terlibat langsung dalam sembilan gol ke gawang Villa, terdiri dari enam gol dan tiga assist. Menariknya, delapan kontribusi tersebut tercipta dalam lima pertemuan terakhir melawan tim asal Birmingham itu.

Sementara dari Aston Villa, Ollie Watkins jelas menjadi ancaman utama. Sejak awal Desember, tidak ada pemain yang mencetak gol Premier League lebih banyak darinya. Watkins sudah mengoleksi enam gol, sejajar dengan Dominic Calvert-Lewin. Ia juga membidik catatan spesial, yakni mencetak gol dalam empat laga liga beruntun, sesuatu yang terakhir kali ia lakukan pada April 2023.

Secara statistik dan performa, Aston Villa lebih diunggulkan. Meskipun mereka sempat kesulitan saat menghadapi Palace di beberapa pertemuan terakhir, tren terbaru menunjukkan Villa berada dalam momentum positif.

Palace sendiri memang sempat menang 3-0 di Villa Park pada Agustus lalu dan kini mengincar sapu bersih dua kemenangan liga atas Villa, yang terakhir kali mereka raih pada musim 2013–2014. Namun kondisi terkini membuat misi tersebut terasa jauh lebih berat.

Palace tercatat kalah empat kali dari lima laga terakhir Premier League, jumlah kekalahan yang bahkan lebih banyak dibandingkan 21 laga sebelumnya. Performa kandang mereka juga mengkhawatirkan, tanpa kemenangan dalam lima laga terakhir di Selhurst Park.

Berdasarkan analisis statistik, peluang kemenangan Aston Villa berada di angka 44,1 persen. Sementara Crystal Palace hanya memiliki peluang menang sekitar 30,8 persen, dan hasil imbang diperkirakan terjadi dengan peluang 25,1 persen.

Dengan pertahanan Palace yang masih bermasalah dan ketajaman lini depan Villa yang sedang panas, banyak pihak memprediksi Aston Villa akan pulang dengan tiga poin dari London Selatan.