Berita BorneoTribun: BRI hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label BRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BRI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2026

PNM Berpeluang Jadi Bank UMKM Jika Usulan Menkeu Disetujui

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM untuk memperkuat penyaluran KUR dan membangun bank UMKM bermodal Rp200 triliun.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM untuk memperkuat penyaluran KUR dan membangun bank UMKM bermodal Rp200 triliun.

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana strategis pemerintah untuk memperkuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu langkah yang tengah diusulkan adalah mengambil alih pengelolaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari BPI Danantara Indonesia.

Rencana ini dinilai sebagai upaya mempercepat akses pembiayaan murah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus mengurangi beban biaya subsidi bunga yang selama ini ditanggung pemerintah.

Usulan PNM Jadi Penyalur KUR Lewat Kementerian Keuangan

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, Purbaya menyebut pihaknya telah mengajukan proposal resmi kepada Danantara untuk menyerahkan pengelolaan PNM kepada Kementerian Keuangan.

Menurutnya, jika usulan ini disetujui, PNM akan dijadikan sebagai penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Saya sedang propose ke Danantara agar PNM diserahkan ke Kementerian Keuangan. Nantinya PNM akan kami jadikan penyalur KUR,” ujar Purbaya.

Saat ini, PNM merupakan anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang juga telah menjadi bagian dari ekosistem Danantara Indonesia.

PNM Berpotensi Masuk Dalam Special Mission Vehicle Kemenkeu

Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa PNM direncanakan menjadi anak usaha salah satu Special Mission Vehicle (SMV) milik Kementerian Keuangan, seperti:

  • PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)

  • Pusat Investasi Pemerintah (PIP)

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat mekanisme penyaluran pembiayaan kepada pelaku UMKM dengan sistem yang lebih efisien.

Biaya Bunga KUR Dinilai Terlalu Tinggi

Purbaya menyoroti tingginya biaya bunga dalam penyaluran KUR melalui perbankan. Menurutnya, pemerintah harus membayar bunga hingga 18 persen, yang berdampak pada besarnya anggaran negara yang terpakai setiap tahun.

Ia menyebut, anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk subsidi bunga KUR saat ini mencapai sekitar:

  • Rp40 triliun per tahun

Dana sebesar itu selama ini digunakan untuk membayar bunga kepada bank penyalur KUR. “Kalau KUR lewat bank, kami bayar bunga sampai 18 persen. Setiap tahun sekitar Rp40 triliun habis untuk bunga,” jelasnya.

Dengan menjadikan PNM sebagai penyalur langsung, dana tersebut tidak akan habis untuk bunga, tetapi bisa diputar kembali sebagai dana pembiayaan bergulir.

Target PNM Jadi Bank UMKM Bermodal Rp200 Triliun

Salah satu target besar dari rencana ini adalah mentransformasikan PNM menjadi bank khusus UMKM dalam kurun waktu lima tahun.

Purbaya optimistis bahwa dana subsidi bunga yang dialihkan dapat memperkuat permodalan lembaga tersebut.

Target jangka menengah yang disiapkan antara lain:

  • Modal bank UMKM mencapai Rp200 triliun

  • Penyaluran kredit berbunga rendah

  • Dana Rp40 triliun per tahun menjadi dana bergulir

  • Peningkatan jumlah pelaku UMKM yang mendapat akses pembiayaan

Dengan model ini, pemerintah tidak perlu menambah anggaran baru, tetapi memanfaatkan dana yang sudah ada secara lebih produktif.

Bangun Ekosistem UMKM Terintegrasi

Selain membentuk bank khusus, pemerintah juga menyiapkan ekosistem pengembangan UMKM yang lebih terintegrasi.

Ekosistem tersebut mencakup:

  • Tim penasihat usaha

  • Tim pemasaran

  • Fasilitas pelatihan bisnis

  • Lembaga penjamin kredit

  • Pendampingan usaha berkelanjutan

Langkah ini bertujuan agar pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan akses kredit, tetapi juga dukungan bisnis yang komprehensif.

Sudah Disampaikan Ke Presiden Prabowo

Purbaya menyebut bahwa usulan ini telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapatkan sinyal dukungan awal.

Namun demikian, proses finalisasi masih membutuhkan diskusi lanjutan dengan Danantara serta dukungan dari Komisi XI DPR RI.

“Kami sudah lapor ke Presiden. Kalau dinilai bagus, beliau menyampaikan agar dijalankan. Tapi kami masih berunding dengan Danantara,” kata Purbaya.

Ia juga menambahkan bahwa jika Danantara mampu membangun ekosistem UMKM secara mandiri, maka pengambilalihan PNM tidak akan dilakukan.

Potensi Dampak Bagi UMKM

Rencana pengambilalihan PNM berpotensi membawa dampak besar bagi pelaku UMKM di Indonesia.

Beberapa dampak yang diharapkan antara lain:

  • Akses kredit lebih mudah

  • Bunga pinjaman lebih murah

  • Proses pengajuan lebih cepat

  • Dukungan bisnis lebih lengkap

  • Peningkatan daya saing UMKM nasional

Dengan sistem pembiayaan yang lebih efisien, pemerintah berharap sektor UMKM dapat berkembang lebih cepat dan berkelanjutan.

FAQ (Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan)

1. Apa tujuan pemerintah mengambil alih PNM?
Tujuannya untuk memperlancar penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta menekan biaya subsidi bunga yang selama ini cukup besar.

2. Berapa anggaran subsidi bunga KUR saat ini?
Sekitar Rp40 triliun per tahun, yang selama ini digunakan untuk membayar bunga kepada bank penyalur.

3. Apa target jangka panjang dari rencana ini?
Menjadikan PNM sebagai bank khusus UMKM dengan modal hingga Rp200 triliun dalam waktu sekitar lima tahun.

4. Apakah rencana ini sudah disetujui?
Belum final. Saat ini masih dalam tahap pembahasan dengan Danantara dan membutuhkan dukungan dari DPR RI.

5. Apa manfaatnya bagi pelaku UMKM?
UMKM diharapkan mendapatkan akses kredit lebih mudah, bunga lebih rendah, serta dukungan pengembangan usaha yang lebih terintegrasi.

Rabu, 28 Agustus 2024

Semarak Bulan Kemerdekaan, BRI Unit Air Upas Gelar Rangkaian Kegiatan

Semarak Bulan Kemerdekaan, BRI Unit Air Upas Gelar Rangkaian Kegiatan
Semarak Bulan Kemerdekaan, BRI Unit Air Upas Gelar Rangkaian Kegiatan.
KETAPANG – Bank BRI cabang Kecamatan Air Upas Ketapang menunaikan komitmenya melalui program "BRI Enggagement 2024, Bersih Desaku". Program ini dikaitkan dengan HUT Kemerdekaan ke 79. 

Manager Bisnis Mikro mewakili  kepala BRI BO Ketapang, Haryono menyampaikan, tahun ini BRI Kantor Cabang Ketapang mengadakan acara program tersebut pada 3 desa terpilih oleh BRI Kantor Pusat Jakarta, salah satunya pada desa Sari Bekayas kecamatan Air Upas.

Semarak Bulan Kemerdekaan, BRI Unit Air Upas Gelar Rangkaian Kegiatan
Semarak Bulan Kemerdekaan, BRI Unit Air Upas Gelar Rangkaian Kegiatan.
"Ini merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat terkait layanan jasa keuangan, hiburan dengan tema kearifan lokal. Serangkaian program tersebut dilakukan secara tematik dan terfokus di wilayah kerja BRI Unit Air Upas salah satunya di desa Sari Bekayas," terang Haryono, Selasa (27/08/24).

Berbagai perlombaan diantaranya, Lomba kebersihan lingkungan desa antar dusun, gerak jalan sehat berhadiah, lomba dresscode kemerdekaan terbaik, lomba penjualan terbanyak para UMKKM yang menggunakan QRIS BRI.

Menurut Haryono, saat kegiatan berlangsung setiap peserta menunjukan semangat kompetitif, namun tetap penuh kebersamaan dan kekeluargaan, menciptakan suasana yang meriah dan penuh tawa.

"Tak hanya lomba - lomba yang seru, panitia juga menyiapkan doorprize menarik, yang menambah semangat peserta. Doorprize ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang telah berpartisipatif aktif dalam setiap kegiatan," kata Haryono. 

Kepala Desa Sari Bekayas H. Muhammad Sowam, menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran manajemen BRI BO Ketapang Unit Air Upas yang telah berkenan mendukung sebagai sponsor pada HUT RI ke -79 ini. 

"Melalui lomba - lomba ini, kami ingin menciptakan suasana yang penuh kebersamaan, selain itu, ini juga menjadi moment untuk mempererat hubungan antara  warga Sari Bekayas, dengan Keluarga Besar BRI BO Ketapang," ucapnya. 

Penulis: Muzahidin

Jumat, 20 Oktober 2023

ATM BRI Jadi Sasaran Patroli Kamtibmas Polres Sekadau

ATM BRI Jadi Sasaran Patroli Kamtibmas Polres Sekadau.
SEKADAU - Patroli Kamtibmas yang dipimpin oleh Perwira Pengawas, Kasi Hukum Polres Sekadau IPDA Suharno, melakukan pemantauan di lokasi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BRI Sekadau pada Kamis (19/10/2023) malam.

Kegiatan patroli ini dilakukan dalam upaya mencegah berbagai bentuk tindak kejahatan di sekitar fasilitas perbankan, terutama fasilitas ATM. Selain itu, patroli ini juga bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang sering menggunakan ATM sebagai sarana transaksi keuangan mereka.

Dalam patroli yang dilaksanakan, IPDA Suharno beserta tim mengunjungi dua titik lokasi ATM di Sekadau. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah memantau situasi dan memberikan respons cepat terhadap laporan atau indikasi adanya tindak kejahatan di sekitar fasilitas tersebut.

"Patroli Kamtibmas di sekitar fasilitas ATM merupakan prioritas utama dalam menjaga Kamtibmas. Tindak kejahatan di sektor perbankan dapat terjadi kapan saja, sehingga patroli ini rutin dilakukan guna mencegah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar IPDA Suharno.

IPDA Suharno menyebut, selain pemantauan dan respons terhadap situasi, tim patroli juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang sedang menggunakan fasilitas ATM.

"Kami memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi, mewaspadai modus kejahatan seperti pencurian data pribadi kartu ATM, serta menjaga kerahasiaan PIN ATM masing-masing," katanya.

"Dengan patroli Kamtibmas ini, kami berharap dapat mengurungkan niat para pelaku kejahatan dan meningkatkan rasa aman di masyarakat. Tindak kejahatan dapat dicegah dan ditanggulangi secara lebih efektif melalui patroli Kamtibmas yang dilakukan secara rutin," tandasnya. (**)