Berita BorneoTribun: Balikpapan hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Balikpapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balikpapan. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 April 2026

Pemkab Kukar Gandeng OIKN Ubah Sampah Jadi Energi Listrik Ramah Lingkungan

Pemkab Kukar bersama OIKN dan Pemprov Kaltim berkomitmen mengubah sampah menjadi energi listrik melalui proyek PSEL untuk mengurangi pencemaran dan mendukung energi terbarukan. (gambar ilustrasi)
Pemkab Kukar bersama OIKN dan Pemprov Kaltim berkomitmen mengubah sampah menjadi energi listrik melalui proyek PSEL untuk mengurangi pencemaran dan mendukung energi terbarukan. (gambar ilustrasi)

Kukar, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan keseriusannya dalam mengatasi persoalan sampah dengan pendekatan yang lebih modern dan berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang kini digencarkan adalah mengubah pengelolaan sampah menjadi energi listrik melalui kerja sama lintas daerah bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa transformasi sampah menjadi energi listrik bukan hanya sekadar solusi teknis, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan yang lebih terintegrasi dan sirkular.

“Transformasi sampah menjadi energi listrik ini sebagai upaya pemerintah daerah bersama OIKN dan pihak terkait guna meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan secara sirkular,” ujar Aulia di Tenggarong, Minggu.

Kerja Sama Resmi PSEL Ditandatangani Di Jakarta

Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan kerja sama Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Kesepakatan ini melibatkan sejumlah pihak penting, termasuk Pemerintah Kabupaten Kukar, Otorita IKN, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta Pemerintah Kota Balikpapan.

Penandatanganan dilakukan di Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) di Jakarta pada Jumat, 10 April.

Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai peluang ekonomi baru yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sampah Berpotensi Jadi Sumber Ekonomi Baru

Selain berdampak pada lingkungan, pengelolaan sampah yang baik juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Hal ini dapat dicapai melalui penerapan prinsip 3R, yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mendaur ulang).

Menurut Bupati, penerapan prinsip tersebut diyakini mampu meminimalkan jumlah limbah sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor daur ulang. Bahkan, potensi penciptaan lapangan kerja juga dinilai cukup besar, terutama di tingkat desa dan kelurahan.

Pemkab Kukar juga terus mendorong kesadaran masyarakat agar mulai memilah sampah secara mandiri dari rumah. Edukasi ini dilakukan melalui penguatan komunitas bank sampah yang kini semakin berkembang di berbagai wilayah.

Langkah ini diharapkan mampu membangun budaya tanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan oleh setiap individu.

PLTSa Akan Dibangun Di Samarinda Dan Balikpapan

Dalam perjanjian kerja sama yang telah disepakati, pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik direncanakan berlokasi di wilayah Samarinda Raya dan Balikpapan Raya.

Kabupaten Kukar, yang berada di wilayah perbatasan dengan dua kota tersebut, memiliki peran penting sebagai daerah pendukung dalam penyediaan bahan baku sampah yang akan diolah melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Sedangkan Kabupaten Kukar yang merupakan daerah di perbatasan dengan dua wilayah tersebut sebagai pendukung untuk mencukupi bahan baku sampah yang akan diolah menjadi energi listrik melalui PLTSa,” jelas Aulia.

Produksi Sampah Tinggi Jadi Alasan Penentuan Lokasi

Penentuan Samarinda dan Balikpapan sebagai lokasi utama proyek PSEL bukan tanpa alasan. Kedua kota tersebut memiliki tingkat produksi sampah yang relatif tinggi dibandingkan daerah lain di Kalimantan Timur.

Data produksi sampah menunjukkan bahwa pada tahun 2025, volume sampah di Kota Samarinda mencapai kisaran 600 hingga 660 ton per hari. Sementara itu, Kota Balikpapan menghasilkan sekitar 550 ton sampah per hari.

Adapun Kabupaten Kutai Kartanegara menghasilkan sekitar 354 ton sampah per hari. Meski lebih kecil dibandingkan dua kota tersebut, jumlah tersebut tetap memiliki peran penting dalam mendukung operasional PLTSa secara berkelanjutan.

Dorong Transisi Energi Terbarukan Di Kalimantan Timur

Program pengolahan sampah menjadi energi listrik juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong transisi menuju energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.

Dengan adanya proyek PSEL, diharapkan pengurangan timbunan sampah dapat berjalan seiring dengan peningkatan pasokan energi alternatif. Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu menekan dampak pencemaran lingkungan yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah.

Kolaborasi lintas wilayah seperti ini dinilai menjadi contoh penting dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pembangunan wilayah Kalimantan Timur yang semakin berkembang, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara.

FAQ

Apa itu PSEL?
PSEL adalah Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik, yaitu proses mengolah sampah menjadi sumber energi listrik melalui teknologi khusus seperti PLTSa.

Di mana lokasi pembangunan PLTSa dalam proyek ini?
Fasilitas PLTSa direncanakan dibangun di wilayah Samarinda Raya dan Balikpapan Raya.

Apa peran Kabupaten Kutai Kartanegara dalam proyek ini?
Kukar berperan sebagai daerah pendukung yang menyuplai bahan baku sampah untuk diolah menjadi energi listrik.

Mengapa pengelolaan sampah menjadi energi penting?
Karena dapat mengurangi pencemaran lingkungan, mengurangi timbunan sampah, serta menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan.

Apakah masyarakat dilibatkan dalam program ini?
Ya, masyarakat didorong untuk memilah sampah secara mandiri melalui program bank sampah di desa dan kelurahan.

Minggu, 05 April 2026

BI Prediksi Permintaan Rumah Balikpapan Naik Seiring Proyek IKN

BI memprediksi permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring pembangunan IKN dan dominasi KPR dalam pembiayaan properti.
BI memprediksi permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring pembangunan IKN dan dominasi KPR dalam pembiayaan properti.

Balikpapan, Kaltim — Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Kota Balikpapan akan mengalami peningkatan pada 2026. Proyeksi ini sejalan dengan berlanjutnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta mulai bergeraknya aktivitas industri di kawasan tersebut.

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan bahwa pembangunan tahap kedua IKN diprediksi akan meningkatkan mobilitas pekerja, yang secara langsung berdampak pada kebutuhan hunian.

“Pembangunan IKN berlanjut tahap dua dan aktivitas industri yang mulai bergerak meningkatkan mobilitas pekerja diperkirakan memberi dorongan tambahan bagi pasar perumahan,” ujarnya, Sabtu.

Pasar Properti Masih Stabil, KPR Jadi Andalan

Menurut BI, pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih menjadi tulang punggung sektor properti di Balikpapan. Hingga akhir 2025, penyaluran KPR tercatat mencapai Rp4,97 triliun, dengan kontribusi sebesar 78 persen dari total transaksi perumahan.

Robi menjelaskan, KPR tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena memungkinkan pembayaran secara cicilan dalam jangka panjang, terutama di tengah harga rumah yang relatif tinggi.

Pertumbuhan KPR sendiri tercatat sebesar 4,16 persen secara tahunan. Meski melambat dibanding periode sebelumnya, angka ini menunjukkan pembiayaan perumahan masih cukup terjaga.

Segmen Rumah Besar Mulai Diminati

Meski pasar residensial cenderung bergerak lebih lambat, minat terhadap rumah tapak tetap stabil. Bahkan, rumah tipe besar justru mencatat peningkatan penjualan pada akhir 2025.

Fenomena ini menunjukkan adanya segmen pembeli yang masih aktif, khususnya masyarakat dengan kebutuhan ruang lebih luas atau kemampuan finansial yang lebih kuat.

Risiko Kredit Tetap Terkendali

Dari sisi risiko, BI mencatat tingkat kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tetap berada di bawah 5 persen. Angka ini mencerminkan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kredit masih relatif stabil, meskipun kondisi ekonomi mengalami perubahan.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi sektor perbankan sekaligus menunjukkan bahwa pasar properti Balikpapan masih memiliki fundamental yang cukup kuat.

Dampak Langsung IKN ke Balikpapan

Sebagai kota penyangga utama IKN, Balikpapan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan permintaan hunian dalam beberapa tahun ke depan. Mobilitas pekerja, ekspansi industri, serta kebutuhan tempat tinggal menjadi faktor utama pendorong.

Dengan tren ini, sektor properti diprediksi tetap menjadi salah satu sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

FAQ

1. Kenapa permintaan rumah di Balikpapan meningkat?
Karena pembangunan IKN yang berlanjut serta meningkatnya aktivitas industri dan mobilitas pekerja.

2. Berapa total penyaluran KPR di Balikpapan?
Sekitar Rp4,97 triliun hingga akhir 2025.

3. Apakah pasar properti Balikpapan sedang tumbuh?
Ya, meski melambat, pasar tetap stabil dengan segmen tertentu seperti rumah besar yang meningkat.

4. Apakah KPR masih menjadi pilihan utama?
Masih, dengan porsi 78 persen dari total transaksi properti.

5. Bagaimana risiko kredit perumahan?
Masih terkendali dengan tingkat kredit bermasalah di bawah 5 persen.

Sabtu, 04 April 2026

BI Kaltim Genjot Kampung Wisata Agar Terkoneksi Dengan IKN

BI Kaltim dorong penguatan kampung wisata dan UMKM agar terkoneksi dengan IKN yang kini jadi magnet wisata dengan ratusan ribu pengunjung. (Ilustrasi)
BI Kaltim dorong penguatan kampung wisata dan UMKM agar terkoneksi dengan IKN yang kini jadi magnet wisata dengan ratusan ribu pengunjung. (Ilustrasi)

Samarinda – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong penguatan kampung wisata dan destinasi unggulan agar terintegrasi dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang kini menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Langkah ini dinilai strategis menyusul lonjakan kunjungan ke IKN dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan pada periode libur Idul Fitri 2026 saja, jumlah pengunjung tercatat mencapai 352.102 orang dengan 80.105 kendaraan yang masuk, mulai dari roda dua hingga bus.

Deputi Kepala Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto, mengatakan momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat destinasi wisata di daerah penyangga IKN.

“Perlu penguatan wisata yang sudah ada, terutama di daerah mitra seperti Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara,” ujarnya di Samarinda, Sabtu.

Paket Wisata Terintegrasi Mulai Disiapkan

BI Kaltim mendorong pengemasan paket wisata terintegrasi berbasis pintu kedatangan wisatawan.

Jika wisatawan tiba melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, maka sejumlah destinasi dapat dikemas dalam satu jalur wisata, seperti:

  • Pantai Lamaru

  • Kebun Raya Balikpapan

  • Sentra oleh-oleh Kebun Sayur

  • Kampung Atas Air Margasari

  • Deretan pantai unggulan Balikpapan

Dari sana, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Samarinda hingga kawasan IKN.

Sementara itu, jika masuk melalui Bandara APT Pranoto, paket wisata yang ditawarkan antara lain:

  • Kampung Tenun Samarinda Seberang

  • Wisata religi Masjid Islamic Center Samarinda

  • Susur Sungai Mahakam

  • Desa Budaya Pampang

BI Kaltim Kucurkan Pembiayaan UMKM

Sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem wisata, BI Kaltim juga aktif mendukung sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Sepanjang 2025 hingga Maret 2026, BI Kaltim telah memfasilitasi 163 pelaku UMKM dengan total pembiayaan mencapai Rp16,97 miliar melalui program Business Matching dan edukasi keuangan bertajuk Bima Etam.

Salah satu contoh nyata adalah pengembangan Kampung Tenun Samarinda Seberang yang telah dibina sejak 2014.

Program pembinaan mencakup:

  • Pengembangan produk tenun dan turunannya

  • Perbaikan galeri UMKM

  • Dukungan atraksi wisata budaya

Potensi Alam Jadi Modal Besar

Bayuadi menegaskan bahwa Kalimantan Timur memiliki kekuatan besar di sektor pariwisata, mulai dari pantai, kepulauan, hingga kekayaan budaya lokal.

“Yang perlu kita lakukan adalah mengoptimalkan potensi ini agar memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif, BI Kaltim optimistis kawasan penyangga IKN akan tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan baru di Indonesia.

FAQ

1. Kenapa IKN jadi magnet wisata?
IKN menarik perhatian karena merupakan pusat pemerintahan baru Indonesia, sehingga banyak masyarakat ingin melihat langsung perkembangan kawasan tersebut.

2. Apa peran BI Kaltim dalam sektor wisata?
BI Kaltim berperan dalam pembinaan UMKM, penguatan ekonomi kreatif, serta fasilitasi pembiayaan untuk mendukung pariwisata.

3. Berapa jumlah pengunjung IKN saat Idul Fitri 2026?
Sebanyak 352.102 orang dengan 80.105 kendaraan tercatat masuk ke kawasan IKN.

4. Apa saja destinasi unggulan di sekitar IKN?
Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara memiliki banyak destinasi seperti pantai, wisata budaya, dan religi.

5. Apa itu program Bima Etam?
Program edukasi dan literasi keuangan dari BI Kaltim untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Samarinda Dominasi Inflasi Kaltim Maret 2026, Sentuh 3,92 Persen

Inflasi Kaltim Maret 2026 mencapai 3,31 persen menurut BPS. Samarinda jadi penyumbang tertinggi, dengan lonjakan terbesar pada sektor jasa pribadi. (Gambar ilustrasi)
Inflasi Kaltim Maret 2026 mencapai 3,31 persen menurut BPS. Samarinda jadi penyumbang tertinggi, dengan lonjakan terbesar pada sektor jasa pribadi. (Gambar ilustrasi)

Samarinda, Kaltim - Kenaikan harga kembali terjadi di Kalimantan Timur. Berdasarkan laporan resmi dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur, inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Maret 2026 tercatat mencapai 3,31 persen.

Angka ini menunjukkan peningkatan dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang sebelumnya berada di level 107,73 menjadi 111,30. Meski demikian, inflasi di Kaltim masih tergolong lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,48 persen.

Kepala BPS Kaltim, Mas'ud Rifai, menjelaskan bahwa kenaikan harga terjadi secara merata di sejumlah wilayah utama.

Samarinda Jadi Penyumbang Inflasi Tertinggi

Dari empat daerah pantauan, Samarinda mencatat inflasi tertinggi sebesar 3,92 persen dengan IHK 111,38.

Di posisi berikutnya:

  • Penajam Paser Utara: 3,02 persen

  • Balikpapan: 2,95 persen

  • Berau: 2,38 persen (terendah)

Kondisi ini menunjukkan tekanan harga paling kuat terjadi di pusat aktivitas ekonomi seperti Samarinda.

Sektor Jasa Pribadi Melonjak Tajam

Lonjakan inflasi kali ini dipicu oleh kenaikan hampir di semua kelompok pengeluaran. Namun, yang paling mencolok adalah:

  • Perawatan pribadi dan jasa lainnya: naik drastis hingga 15,65 persen

Angka ini jauh melampaui sektor lain dan mengindikasikan adanya kenaikan signifikan pada kebutuhan gaya hidup serta layanan personal.

Selain itu, sektor lain juga mengalami kenaikan:

  • Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar: 5,25 persen

  • Makanan, minuman, dan tembakau: 3,35 persen

  • Pendidikan: 2,44 persen

  • Restoran dan penyediaan makanan: 1,71 persen

Menariknya, ada satu sektor yang justru mengalami penurunan, yakni perlengkapan dan pemeliharaan rumah tangga yang mengalami deflasi sebesar 1,06 persen.

Inflasi Bulanan dan Tahun Berjalan

Secara bulanan (month-to-month), inflasi Maret 2026 tercatat sebesar 0,72 persen. Sementara itu, secara kumulatif sejak awal tahun (year-to-date), inflasi Kaltim sudah mencapai 1,37 persen.

Daya Beli Jadi Sorotan

Menurut Mas’ud Rifai, tingginya inflasi di Samarinda yang hampir menyentuh 4 persen perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Apalagi menjelang periode hari besar atau saat terjadi fluktuasi harga energi, kondisi ini berpotensi menekan daya beli masyarakat.

Kenaikan pada sektor perumahan dan utilitas juga menjadi sinyal penting, karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

FAQ

1. Berapa inflasi Kaltim Maret 2026?
Inflasi Kaltim tercatat sebesar 3,31 persen secara tahunan (y-on-y).

2. Daerah mana dengan inflasi tertinggi di Kaltim?
Samarinda menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi, yaitu 3,92 persen.

3. Apa penyebab utama inflasi di Kaltim?
Kenaikan terbesar berasal dari sektor perawatan pribadi dan jasa lainnya yang naik hingga 15,65 persen.

4. Apakah inflasi Kaltim lebih tinggi dari nasional?
Tidak, inflasi Kaltim masih di bawah nasional yang mencapai 3,48 persen.

5. Apa dampak inflasi bagi masyarakat?
Inflasi dapat menurunkan daya beli, terutama karena kenaikan biaya kebutuhan dasar seperti perumahan dan listrik.

Sabtu, 28 Maret 2026

Kasus Suspek Capai 200, Balikpapan Imbau Isolasi Mandiri Cegah Campak

Kasus suspek campak di Balikpapan tembus 200 orang. Dinkes imbau warga isolasi mandiri dua pekan untuk cegah penularan usai Lebaran. (Gambar ilustrasi)
Kasus suspek campak di Balikpapan tembus 200 orang. Dinkes imbau warga isolasi mandiri dua pekan untuk cegah penularan usai Lebaran. (Gambar ilustrasi)

Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran campak. Hal ini menyusul lonjakan kasus suspek yang kini mencapai sekitar 200 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menegaskan bahwa isolasi mandiri selama kurang lebih dua pekan menjadi langkah penting untuk menekan penularan penyakit tersebut.

“Isolasi mandiri penting untuk memutus rantai penularan campak di tengah tingginya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran,” ujarnya, Jumat.

Menurutnya, isolasi mandiri merupakan salah satu cara paling efektif, terutama untuk mencegah penyebaran di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Meski demikian, pasien tetap mendapatkan pengobatan sesuai kondisi masing-masing.

Campak Mudah Menular Lewat Udara

Campak merupakan penyakit akibat infeksi virus yang sangat mudah menyebar melalui udara, terutama saat penderita batuk atau bersin. Penyakit ini paling sering menyerang anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Namun, orang dewasa dengan daya tahan tubuh rendah juga tetap berisiko terinfeksi.

Alwiati mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh penyakit ini. Meskipun sebagian kasus terlihat ringan, penularannya bisa berlangsung sangat cepat, khususnya pada individu yang belum memiliki kekebalan.

Belum Masuk Kategori Endemis

Sebagian besar kasus suspek ditemukan melalui pemantauan di fasilitas kesehatan. Meski jumlahnya meningkat, Balikpapan masih belum masuk kategori daerah endemis campak.

Artinya, belum diperlukan langkah Outbreak Response Immunization (ORI) dari pemerintah pusat.

Program Imunisasi Digenjot

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan terus menggencarkan program kejar imunisasi bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak secara lengkap.

Program ini difokuskan pada kelompok rentan yang berisiko mengalami gejala lebih berat jika terinfeksi.

Selain itu, edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat juga semakin diperkuat di masyarakat.

Kebiasaan Saat Lebaran Jadi Sorotan

Salah satu perhatian utama adalah kebiasaan masyarakat saat momen Lebaran, seperti menyentuh atau mencium bayi tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Kebiasaan ini dinilai berisiko karena seseorang bisa saja membawa virus tanpa disadari.

Surat Edaran Kewaspadaan Diterbitkan

Dinas Kesehatan juga telah menerbitkan surat edaran kewaspadaan yang ditujukan kepada fasilitas kesehatan dan masyarakat.

Tenaga kesehatan diminta aktif melakukan deteksi dini, pemantauan, serta pelacakan apabila ditemukan indikasi penularan di suatu wilayah.

Pengobatan Gratis dan Imbauan Tetap Tenang

Pemerintah memastikan bahwa pengobatan campak dapat diakses secara gratis di fasilitas kesehatan.

Pasien juga diminta untuk beristirahat total dan menghindari kontak dengan orang lain selama masa pemulihan.

Meski situasi perlu diwaspadai, masyarakat diminta tetap tenang. Langkah sederhana seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan melengkapi imunisasi anak menjadi kunci utama pencegahan.

Dengan kombinasi isolasi mandiri, imunisasi kejar, dan peningkatan kesadaran masyarakat, penyebaran campak di Balikpapan diharapkan dapat segera terkendali tanpa harus masuk fase darurat.

FAQ

Q: Apa itu penyakit campak?
A: Campak adalah infeksi virus yang sangat menular melalui udara, terutama saat penderita batuk atau bersin.

Q: Berapa lama isolasi mandiri untuk campak?
A: Sekitar 14 hari atau hingga pasien dinyatakan pulih.

Q: Siapa yang paling berisiko terkena campak?
A: Anak-anak yang belum imunisasi dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Q: Apakah campak berbahaya?
A: Bisa berbahaya jika tidak ditangani, terutama pada kelompok rentan.

Q: Bagaimana cara mencegah campak?
A: Imunisasi, menjaga kebersihan, mencuci tangan, dan menghindari kontak dengan penderita.

Selasa, 17 Maret 2026

Pekerja IKN Dorong Lonjakan Penumpang Bandara Sepinggan Saat Lebaran

Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)
Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)

BALIKPAPAN – Aktivitas pembangunan dan operasional di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut berdampak pada peningkatan mobilitas masyarakat di Kalimantan Timur, khususnya menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memprediksi jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini mencapai 313.170 orang.

General Manager Angkasa Pura Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan hasil analisa tren pergerakan penumpang serta peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Balikpapan dan kawasan sekitar IKN.

“Berdasarkan perhitungan dan analisa yang kami lakukan, total akan ada 313.170 pemudik yang melewati Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada musim Lebaran tahun ini,” ujarnya di Balikpapan, Senin.

Mobilitas Pekerja IKN Pengaruhi Arus Mudik

Jumlah penumpang tersebut diperkirakan naik sekitar 2 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Peningkatan ini tidak lepas dari aktivitas ribuan pekerja yang berada di kawasan IKN.

Saat ini, diperkirakan terdapat sekitar 10.000 orang yang tinggal maupun bekerja di kawasan IKN. Rinciannya meliputi:

  • sekitar 7.800 pekerja konstruksi,

  • 1.170 aparatur sipil negara (ASN) Otorita IKN,

  • serta pekerja lain yang bermukim di sekitar kawasan pembangunan ibu kota baru tersebut.

Sebagian dari para pekerja tersebut diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik ke daerah asal masing-masing menggunakan transportasi udara melalui Bandara Sepinggan.

Bahkan, sejumlah tiket penerbangan pada periode menjelang Lebaran dilaporkan telah dipesan lebih awal oleh para pekerja maupun masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga IKN.

Pergerakan Penumpang Diperkirakan 20 Ribu Per Hari

Berdasarkan tren dua tahun terakhir, pergerakan penumpang di Bandara Sepinggan selama masa angkutan Lebaran diperkirakan berada di kisaran 20.000 hingga 22.000 penumpang per hari.

Pola tersebut mengikuti tren arus mudik dan arus balik Lebaran yang terjadi pada tahun 2024 dan 2025.

Dengan potensi peningkatan tersebut, pihak pengelola bandara telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan.

Bandara Perkuat Layanan Dan Keamanan

Manajemen Bandara Sepinggan memastikan kesiapan fasilitas dan operasional guna menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur Idul Fitri.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • optimalisasi fasilitas terminal dan apron,

  • pengaturan slot time pergerakan pesawat,

  • pengendalian antrean di area check-in,

  • peningkatan layanan penanganan bagasi,

  • serta kesiapan personel keamanan bandara.

Selain itu, pihak bandara juga memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman,” jelas Iwan.

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selama Lebaran

Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko operasional, pengelola bandara juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memantau potensi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi jadwal penerbangan selama musim mudik.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan operasional Bandara Sepinggan tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan volume penumpang selama Lebaran 2026.

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

SAMARINDA -- Menjelang arus mudik Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Bank Indonesia (BI) menghadirkan layanan penukaran uang khusus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Layanan ini disediakan melalui program Mudik Peduli 2026, yang berlangsung di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Pelabuhan Semayang. Program tersebut bertujuan memudahkan para pemudik memperoleh uang pecahan layak edar sebelum melakukan perjalanan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menjelaskan bahwa BI telah menyiapkan ratusan paket penukaran uang bagi masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi udara maupun laut.

“BI menyiapkan sekitar 400 paket penukaran bagi pemudik yang menggunakan pesawat maupun kapal laut,” ujar Robi Ariadi di Balikpapan, Senin.

Permintaan Penukaran Uang Tinggi

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Menurut Robi, antusiasme masyarakat terhadap layanan penukaran uang selama Ramadhan cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah paket penukaran yang hampir seluruhnya telah dimanfaatkan masyarakat.

Dari total 26.620 paket penukaran uang yang disediakan, tercatat 24.027 paket telah terealisasi, atau sekitar 90 persen dari total alokasi.

Melihat tingginya permintaan tersebut, BI memutuskan untuk mengoptimalkan sisa alokasi uang layak edar pada pekan terakhir Ramadhan, yakni pada periode 13 hingga 17 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai tetap terpenuhi menjelang Hari Raya.

Layanan Menjangkau Beberapa Wilayah

Bank Indonesia Siapkan Layanan Penukaran Uang Bagi Pemudik Di Bandara Dan Pelabuhan Balikpapan
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Program penukaran uang ini tidak hanya melayani masyarakat di Kota Balikpapan, tetapi juga mencakup wilayah kerja Kantor Perwakilan BI Balikpapan lainnya.

Wilayah tersebut meliputi:

  • Kota Balikpapan

  • Kabupaten Penajam Paser Utara

  • Kabupaten Paser

Optimalisasi distribusi uang tunai di wilayah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

BI Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar

Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)
Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang bagi pemudik di Bandara Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan. BI juga menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar selama Ramadhan 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Bank Indonesia juga memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan oleh Kantor Perwakilan BI Balikpapan tercatat mencapai Rp1,16 triliun, atau sekitar 60 persen dari total uang yang disiapkan.

Secara keseluruhan, BI menyiapkan Rp2 triliun uang layak edar (ULE) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini.

“Uang layak edar disiapkan Rp2 triliun selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Jumlah itu meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” jelas Robi Ariadi.

Bagian Dari Program SERAMBI 2026

Layanan penukaran uang tersebut merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026.

Program tahun ini mengusung tema “Rupiah Memberi Makna Di Bulan Penuh Berkah”, yang bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan uang pecahan baru serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menggunakan rupiah secara bijak.

Melalui program ini, Bank Indonesia berharap masyarakat dapat memperoleh uang layak edar dengan mudah sekaligus mendukung kelancaran transaksi ekonomi selama momentum Ramadhan dan Idul Fitri.

Minggu, 16 Maret 2025

Bos Persiba Balikpapan Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita Aset Fantastis!

Bos Persiba Balikpapan Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita Aset Fantastis!
Bos Persiba Balikpapan Terjerat Kasus Narkoba, Polisi Sita Aset Fantastis. (GAMBAR ILUSTRASI)

Balikpapan – Dunia sepak bola Indonesia lagi-lagi digemparkan dengan kabar tak sedap. Kali ini, Direktur klub Persiba Balikpapan, Catur Adi, harus berurusan dengan hukum setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika. Nggak main-main, polisi langsung menyita berbagai aset mewah milik sang bos!

Brigjen. Pol. Mukti Juharsa, S.I.K., M.H., selaku Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa aset-aset yang disita dari Catur Adi mencakup kendaraan mewah dan properti bernilai fantastis.

"Aset yang kita sita itu ada 1 unit mobil Ford Mustang, 1 unit Toyota Alphard, 1 unit sedan Lexus, 1 unit Honda Civic, 1 unit Honda Freed, 1 unit sepeda motor Royal Alloy, 14 sertifikat tanah, dan beberapa bangunan," ujar Brigjen Mukti, dikutip dari laman Berita Nasional, Sabtu (15/3/25).

Resto, Indekos, dan Perputaran Uang Gila-gilaan!

Nggak cuma kendaraan, bangunan yang ikut disita ternyata termasuk dua cabang Resto Raja Lalapan yang berada di Jalan MT Haryono dan Jalan Rampak, Balikpapan. 

Selain itu, rumah indekos yang berlokasi di Jl Ahmad Yani Gang Masyarakat, Samarinda, juga masuk dalam daftar penyitaan.

Polisi juga mengungkapkan bahwa Catur Adi bukan hanya sekadar pebisnis biasa, tetapi juga merupakan salah satu pemegang saham di PT Malang Indah Perkasa. 

Menariknya, meski statusnya hanya pemegang saham, dalam praktiknya dia berperan sebagai wakil direktur.

"Perusahaannya dikelola sama H. Dimas atau M. Kamedi, sementara CAP (Catur Adi) berperan menjalankan berbagai operasional di dalamnya," lanjut Brigjen Mukti.

Yang lebih mengejutkan, perputaran uang dalam rekening Catur Adi selama dua tahun terakhir mencapai Rp241 miliar! Duit sebanyak itu terendus setelah penyidik membekukan sejumlah rekening atas nama Catur dan beberapa orang yang diduga sebagai kaki tangannya.

"Rekening CAP dan beberapa rekening lain yang dikuasai olehnya sudah kita blokir dan sita. Total perputaran uangnya dalam 2 tahun terakhir itu mencapai Rp241 miliar," tambahnya.

Nasib Persiba Balikpapan dan Kelanjutan Kasus

Dengan terseretnya nama bos besar Persiba Balikpapan ini dalam kasus narkotika, banyak yang bertanya-tanya, gimana nasib klub yang bermarkas di Stadion Batakan ini? Apakah tim bakal kena imbas atau bisa tetap bertahan di kompetisi?

Sementara itu, penyelidikan kasus ini masih terus berjalan, dan polisi tengah mendalami lebih lanjut aliran uang serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan bisnis haram ini.

Selasa, 11 Maret 2025

Direktur Persiba Balikpapan Ditangkap Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Direktur Persiba Balikpapan Ditangkap Terkait Penyalahgunaan Narkoba
Direktur Persiba Balikpapan Ditangkap Terkait Penyalahgunaan Narkoba.

Balikpapan - Direktur Persiba Balikpapan, Catur Adi, ditangkap oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. 

Penangkapan ini dilakukan pada Minggu (9/3/2025), dan kini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Mukti Juharsa.

"Iya, benar dilakukan penangkapan," ujar Brigjen. Pol. Mukti kepada wartawan pada Senin (10/3/2025).

Menurut Brigjen. Pol. Mukti, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap Catur Adi. Pemeriksaan tersebut ditangani oleh penyidik Subdit V Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

Namun, pihak kepolisian belum memberikan detail lebih lanjut terkait kronologi penangkapan maupun barang bukti yang ditemukan dalam kasus ini. 

Brigjen. Pol. Mukti menegaskan bahwa informasi lebih lengkap akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.

"Nanti informasi lengkapnya akan kami sampaikan saat doorstop," tambahnya.

Penangkapan Direktur Persiba Balikpapan ini sontak mengundang perhatian publik, terutama di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. 

Persiba Balikpapan sendiri merupakan salah satu klub sepak bola yang memiliki sejarah panjang di Tanah Air dan memiliki basis suporter yang loyal.

Kasus ini menambah daftar panjang tokoh olahraga yang tersandung kasus narkoba. Masyarakat pun berharap agar kasus ini diusut secara transparan dan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

Hingga saat ini, pihak klub Persiba Balikpapan belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus yang menjerat direkturnya tersebut. Publik pun menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang bahaya narkoba yang dapat merusak karier dan masa depan seseorang. 

Polri sendiri terus gencar memberantas penyalahgunaan narkoba, baik di kalangan masyarakat umum maupun figur publik.

Rabu, 31 Januari 2024

KPK Serahkan Kasus Suap DID ke Bareskrim Polri

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/am.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/am.
BALIKPAPAN - Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri tengah mengusut kasus dugaan suap terkait pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran (TA) 2018 senilai Rp1,36 miliar di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. 

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, penyidikan ini merupakan hasil pengembangan dari perkara gratifikasi yang sebelumnya ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kasus ini pengembangan perkara dari terpidana YP dan RS, ASN di Kementerian Keuangan yang penyidikannya ditangani oleh KPK," ujar Truno pada Selasa di Jakarta.

Truno menjelaskan bahwa kasus ini dialihkan oleh KPK kepada Dittipidkor Bareskrim Polri pada 16 Agustus 2023. 

Setelah proses penyelidikan dimulai hingga 8 Januari 2024, status penanganan perkara ditingkatkan menjadi tahap penyidikan.

Peristiwa ini berawal pada bulan Februari atau Maret 2017, ketika Wali Kota Balikpapan yang berinisial RE meminta seluruh SKPD untuk mencari cara meningkatkan anggaran DID pada tahun 2018. 

MM, yang menjabat sebagai Kepala BPKAD Kota Balikpapan, kemudian meminta bantuan FI, seorang pegawai BPK Perwakilan Kalimantan Timur, untuk membantu meningkatkan anggaran DID Kota Balikpapan TA 2018.

FI kemudian mengarahkan agar surat usulan DID dikirim kepada Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, dengan bantuan dari terpidana YP dan RS, yang pada saat itu merupakan pejabat di Kementerian Keuangan.

Pada bulan Juli 2017, FI dan MM bertemu, dan FI menyampaikan permintaan fee sebesar 5 persen atas pengurusan DID tersebut kepada YP dan RS. 

Jumlah fee ini sekitar Rp1,36 miliar dari total anggaran DID sebesar Rp26 miliar untuk Kota Balikpapan.

FI juga menginstruksikan agar fee tersebut dimasukkan ke dalam buku tabungan dan ATM, dengan nomor PIN yang akan diserahkan kepada YP dan RS.

Dalam perkembangan selanjutnya, TA bertemu dengan MM dan SMN untuk membahas permintaan fee tersebut. 

SMN kemudian meminta TA mencari solusi untuk mendapatkan dana fee tersebut.

TA kemudian menghubungi MS dan PS, pihak swasta yang diduga dapat menyediakan dana fee untuk YP dan RS. 

Dalam kasus ini, TA diduga telah memberikan uang fee sebesar Rp1,36 miliar kepada FI, yang kemudian diserahkan kepada YP dan RS sebagai imbalan atas pengurusan DID TA 2018 Kota Balikpapan.

Wadir Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kombes Pol. Arief Adiharsa, menyatakan bahwa belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini.

Penyidikan masih terus berjalan dengan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi hingga saat ini.

Sumber: Antara/Laily Rahmawaty
Editor: Yakop

Sabtu, 25 Februari 2023

Presiden Jokowi Tiba di Balikpapan, Sejumlah anak-anak SD Sempat Menangis

Presiden Jokowi Tiba di Balikpapan, Sejumlah anak-anak SD Sempat Menangis
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo saat bertemu anak-anak SD di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan, pada Jumat (24/02/2023). (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

BALIKPAPAN, KALTIM - Sejumlah anak-anak sekolah dasar (SD) berbaris menunggu ketibaan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Joko Widodo di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat (24/02/2023). 

Mereka menanti ketibaan Presiden dan Ibu Iriana untuk bertemu dan berfoto bersama.

Setibanya di apron, Presiden dan Ibu Iriana langsung menghampiri barisan anak-anak tersebut dan berfoto bersama mereka.

Reisya, salah satu siswa SD yang berbaris, diketahui sempat menangis karena tidak bisa bertemu dan melihat Presiden pada kunjungan kerja hari pertama Presiden di Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (22/02/2023).

“Kenapa nangis?” tanya Presiden.

“Pengen ketemu Bapak,” jawab Reisya.

Reisya merupakan siswa kelas 2 SDN 015 Balikpapan Selatan. Pada Rabu (22/02/2023), ia menunggu selama 3 jam untuk melihat Presiden dan Ibu Iriana dari pinggir jalan. Tetapi pada saat itu jendela mobil yang dinaiki Presiden tidak dibuka. “Kaca mobilnya tidak terbuka,” ceritanya.

Setelah akhirnya bisa bertemu dan berfoto bersama Presiden dan Ibu Iriana, Reisya merasa senang sekaligus gugup. “Jantung saya langsung deg-degan,” jelas Reisya.

Tidak hanya bertemu dan berfoto bersama, anak-anak itu juga mendapatkan hadiah dari Presiden dan Ibu Iriana berupa buku dan tas yang berisi obat serta vitamin anak.

Setelahnya, Presiden dan Ibu Iriana menaiki Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 lalu lepas landas kembali ke Jakarta sekitar pukul 10.40 WITA.

Tampak melepas keberangkatan Presiden dan Ibu Iriana antara lain Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

(BPMI SETPRES/AIT)

Senin, 24 Oktober 2022

Abdul Gafur Mas'ud Jalani Hukuman di Balikpapan

Abdul Gafur Mas'ud Jalani Hukuman di Balikpapan
Kalapas Balikpapan Pujiono Slamet. ANTARA/Novi Abdi
Balikpapan, Kaltim - Mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas'ud (AGM) yang dijatuhi hukuman pidana 5 tahun 6 bulan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda, sudah dipindahkan untuk menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Balikpapan.

“Kami tempatkan di Blok B Nomor 7,” kata Kepala Lapas Balikpapan Pujiono Slamet, Minggu.

Sebagai warga baru, Gafur harus menjalani program pengenalan lingkungan (penaling).

Dalam masa penaling ini, seperti narapidana lainnya di awal masa hukumannya, Gafur diberitahu hak dan kewajibannya sebagai orang hukuman dan warga binaan. Juga tata tertib di lapas.

Setelah selesai penaling, baru Gafur akan ditempatkan di sel biasa pada blok hunian.

Sebelumnya, ketika baru tiba dengan diantar Jaksa KPK tengah pekan lalu, Gafur juga harus menjalani prosedur pemberkasan dan pemeriksaan kesehatan.

Dicek dengan saksama apakah Gafur memiliki penyakit menular atau tidak selain riwayat kesehatan yang bersangkutan.

Menurut Pujiono, penaling antara lain berguna sebagai masa adaptasi, tidak hanya bagi napi yang bersangkutan, tapi juga bagi petugas.

“Kami tentu tidak sembarangan, sebab dari 1.000 tahanan di lapas ini, kami tidak tahu apakah ada musuhnya AGM atau tidak. Masa penaling ini kami juga memperhatikan semuanya,” kata Pujiono.

Ia menambahkan, masa penaling berada antara seminggu hingga sebulan. Bila dalam masa penaling masuk lagi orang hukuman baru, maka dengan sendirinya yang sedang menjalani penaling tergeser digantikan tahanan baru.

Kalapas juga menjelaskan bahwa biasanya napi ditempatkan di dalam blok tahanan berdasarkan kejahatan yang dilakukannya.

Karena itu ada blok untuk koruptor atau pengemplang pajak, ada blok sel untuk pidana pembunuhan, pidana narkoba, dan lain-lain.

Lebih awal lagi, tahanan dipisahkan berdasarkan jenis kelaminnya. Tahanan laki-laki tersendiri, untuk perempuan juga terpisah. Namun saat ini di Lapas Balikpapan sedang tidak ada tahanan perempuan.

Namun, karena Lapas Balikpapan saat ini sedang kelebihan penghuni, maka sel untuk koruptor pun juga diisi tahanan kejahatan lain.

Abdul Gafur Mas’ud (35), masuk bui karena perkara suap. Ia menerima uang hingga Rp5,7 miliar dari sejumlah rekanan yang mendapat pekerjaan atau proyek di Penajam Paser Utara, kabupaten yang dipimpinnya.

Gafur ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, 13 Januari 2022, dengan barang bukti uang Rp1 miliar, saat sedang berada di sebuah mal.

Selain dihukum 5 tahun 6 bulan, hakim pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) juga mendenda Gafur Rp300 juta, yang bila tak dibayar akan menjadi tambahan hukuman 4 bulan.

Tidak hanya itu, Gafur juga wajib mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp4,1 miliar, yang bila tak dibayar harus diganti dengan tambahan masa tahanan 3 tahun 6 bulan.

Selama menjalani masa hukuman, hak-hak politik Gafur dicabut. Mantan Ketua Partai Demokrat Balikpapan ini tidak bisa ikut pemilu.

Pewarta : Novi Abdi/Antara
Editor : Yakop

Jumat, 17 Juni 2022

Berkomitmen, Pemuda, Mahasiswa dan Buruh Komitmen Bersama Kawal Sampai Tuntas Pembangunan IKN


Titik Nol, Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim (Syahrial/Borneotribun)

Borneotribun Balikpapan, Kaltim - Organisasi kepemudaan, mahasiswa dan elemen buruh berikrar dan menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto menjelaskan alasan mendukung pembangunan IKN. Menurutnya, pemindahan Ibu Kota Negara bukan hanya perpindahan secara fisik, namun juga pemindahan pemerataan pembangunan dan pemenuhan harapan anak bangsa.

"Semua anak bangsa memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk bisa bangkit dan mengenyam semua keilmuan dan kesejahteraan itu sendiri, maka pemindahan ibu kota harus kita dukung, karena memberikan harapan dan kesempatan bagi kita semua," kata Cak Nanto panggilan akrabnya di titik 0 kilometer Ibu Kota Nusantara yang terletak di kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara, Jumat (17/6/2022).

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, ada sekitar 150.000 buruh yang bekerja dalam pembangunan IKN. Menurutnya, IKN adalah salah satu masterpiece buat bangsa Indonesia.

"Bagaimana mengembangkan satu kota, dimana semua terintegrasi secara smart forest city. Kota yang di konsep baik, saya sering ke eropa rasanya melebihi eropa, tapi tak meninggalkan tradisi tentang nusantara," ujarnya.

Ia pun mengaku senang dan berharap pembangunan IKN berjalan cepat dan lancar. Bahkan, ia menyebut IKN ini sebagai legenda dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk itu, ia pun siap mendukung kelancaran pembangunan.

Lebih lanjut, ia pun mengapresiasi Kapolri yang turut merayakan HUT Bhayangkara ke-76 di titik nol kilometer IKN. Menurutnya, hal tersebut dapat membangkitkan kembali nilai-nilai Bhayangkara agar melekat di dalam IKN.

"Saya rasa ini satu cara yang efektif tidak perlu berkata banyak tapi pesannya sampai. Nilai bhayangkara yang selama ini terbangun, pengabdian, pelayanan negara sebagai abdi negara diletakkan di titik nol," katanya.

Dalam acara ini, turut juga dibacakan ikrar para organisasi kepemudaan, mahasiswa dan elemen buruh yang mendukung pembangunan IKN.

Berikut ikrar yang dibacakan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto:

"Kami berkomitmen, mendukung pembangunan ibu kota nusantara sebagai bagian dari upaya, wujudkan visi Indonesia emas 2045. Menjadi bangsa Indonesia, yang berdaulat maju, adil dan makmur,".

"Terima kasih pak Kapolri, semoga cita-cita ini kita wujudkan bersama, komitmen ini tidak hanya berhenti sampai disini pak Kapolri, kami akan kawal sampai tuntas sampai darah penghabisan kami,".

Selain pembacaan ikrar, digelar juga acara Hari Bakti Kesehatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76 yang turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penulis : Syahrial

Jumat, 21 Januari 2022

Mendalami Penyebab Kecelakaan di Balikpapan, Mabes Polri Akan Turunkan Tim Traffic Accident Analisis

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. 

BorneoTribun Kaltim – Mabes Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) bergerak cepat untuk mendalami serta mengusut penyebab terjadinya peristiwa kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), yang melibatkan satu unit truk tronton dengan beberapa kendaraan roda empat dan dua. 

"Mabes Polri akan turunkan  tim TAA (traffic accident analisis) Korlantas Polri ke TKP," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Jumat (21/1).

Menurut Dedi, tim itu nantinya akan memastikan penyebab utama dari terjadinya peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia itu.

"Untuk back up proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut yang mengakibatkan saat ini 5 orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka," ujar Dedi.

Sejauh ini, kata Dedi, berdasarkan keterangan dari supir truk tronton tersebut, kendaraan yang dikendarainya mengalami rem blong saat melintas di lampu merah Muara Rapak. 

"Keterangan supir tuck tronton pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong," ucap Dedi.

Pasca-kejadian itu kepolisian saat ini melakukan evakuasi terhadap para korban, berkoordinasi dengan BNPB dan dinas terkait, melakukan evakuasi kendaraan, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan pendataan korban di rumah sakit.(*)

Kamis, 12 Agustus 2021

Didampingi Istri, Kasad Jendral TNI Kunjungi RS Dr. R. Hardjanto Balikpapan


Kunjungan Kasad Jenderal TNI ke Balikpapan

BorneoTribun Balikpapan, Kaltim Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa kunjungi Rumah Sakit Tingkat II Dr. R. Hardjanto Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (11/8). Kasad yang di dampingi Ibu Hetty Andika Perkasa pada kunjungan kerja kali ini bertatap muka langsung melalui vidcon dengan tenaga kesehatan untuk memberikan semangat dalam menangani pasien, khususnya pasien Covid-19 dan pasien-pasien penyakit lainnya.

Pada kunjungan tersebut, Ibu Hetty Andika Perkasa memberikan paket bingkisan berupa sembako dan multivitamin sebanyak 478 paket yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan RS. TK. II Dr. R. Hardjanto. Sembako dan multivitamin tersebut didatangkan khusus dari Jakarta.

Dalam dialog melalui vidcon, Ibu Hetty Andika Perkasa meminta kepada tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dan masuk di ruang ICU agar tetap semangat dan selalu berdoa agar cepat pulih. “Mbak Syahrani saya mendoakan ya dan tetap harus semangat untuk melalui masa sulit ini”.  “Saya bawakan semua untuk tenaga kesehatan vitamin dan herbal yang sudah lolos BPOM jadi aman untuk dikonsumsi dan saya bawakan juga daging untuk tambahan protein tapi sudah saya masakkan sendiri ya,” tambah Ibu Hetty Andika Perkasa. 

Sementara itu Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa meminta kepada pasien yang sudah sembuh dari virus Covid-19 dan istrinya meninggal karena terpapar Covid-19 agar senantiasa menjaga keluarganya. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya istri Mas Dedi, saya yakin Mas Dedi sudah berusaha yang terbaik untuk menjaga keluarga tapi memang ya Tuhan berkehendak lain," ungkap Kasad. 

Sumber : Dispenad