Berita BorneoTribun: Bantuan Pangan hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Bantuan Pangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantuan Pangan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2026

16.941 KK Terima Bantuan Beras Lokal Di PPU, Bulog Utamakan Produk Petani

Bulog memastikan beras bantuan pangan 2026 di Penajam Paser Utara berasal dari produksi lokal, mendukung petani daerah dan menjangkau 16.941 keluarga penerima manfaat.
Bulog memastikan beras bantuan pangan 2026 di Penajam Paser Utara berasal dari produksi lokal, mendukung petani daerah dan menjangkau 16.941 keluarga penerima manfaat.

Penajam Paser Utara - Program bantuan pangan tahun 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, dipastikan menggunakan beras hasil panen petani lokal. Kebijakan ini dinilai tidak hanya membantu masyarakat penerima manfaat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor pertanian daerah.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Paser, Muhammad Muchlis, menegaskan bahwa seluruh beras yang disalurkan kepada masyarakat berasal dari produksi petani setempat.

“Beras bantuan pangan berasal dari produksi lokal,” ujar Muhammad Muchlis saat dikonfirmasi terkait program bantuan pangan 2026 di Penajam.

Menurut dia, beras yang digunakan dalam program tersebut merupakan hasil panen petani di Kabupaten Penajam Paser Utara yang telah diserap oleh Bulog melalui mekanisme pembelian resmi.

Dukung Petani Lokal Dan Perkuat Ekonomi Daerah

Penggunaan beras lokal dalam program bantuan pangan menjadi langkah strategis untuk mendukung petani sekaligus memperkuat ekonomi daerah. Dengan penyerapan hasil panen lokal, petani mendapat kepastian pasar serta harga jual yang lebih stabil.

Sepanjang tahun 2025, Bulog Kancab Paser menargetkan penyerapan sekitar 12.000 ton gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Data mencatat, hingga akhir 2025, jumlah gabah yang berhasil diserap mencapai:

  • Sekitar 1.000 ton GKP dari petani Kabupaten Paser

  • Sekitar 11.000 ton GKP dari petani Kabupaten Penajam Paser Utara

Untuk tahun 2026, target penyerapan gabah meningkat menjadi sekitar 15.286 ton GKP, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung produksi pertanian lokal.

16.941 KK Terima Bantuan Pangan

Program bantuan pangan periode Februari hingga Maret 2026 menyasar 16.941 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Penajam Paser Utara yang tergolong masyarakat berpenghasilan rendah.

Total bantuan yang disalurkan meliputi:

  • 338.820 kilogram beras

  • 67.764 liter minyak goreng

Sesuai aturan terbaru, setiap pengambilan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, penerima wajib membawa kartu keluarga (KK) sebagai syarat validasi data.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Jumlah Penerima Naik 87 Persen

Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menyampaikan bahwa jumlah penerima bantuan pangan tahun 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2025, jumlah penerima tercatat sebanyak 9.030 KK, sementara pada 2026 meningkat menjadi 16.941 KK, atau naik sekitar 87 persen.

Menurut Mudyat Noor, peningkatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

“Program bantuan pangan ini bertujuan menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya rumah tangga berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Transparansi Dan Ketepatan Sasaran Jadi Prioritas

Pemerintah daerah bersama Bulog berkomitmen memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, transparan, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Selain membantu keluarga penerima manfaat, program ini juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil pertanian daerah.

Kebijakan penggunaan beras lokal dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat daerah.

FAQ

1. Dari mana asal beras bantuan pangan di Penajam Paser Utara 2026?
Beras bantuan pangan berasal dari hasil panen petani lokal di Kabupaten Penajam Paser Utara yang diserap oleh Bulog.

2. Berapa jumlah penerima bantuan pangan di PPU tahun 2026?
Sebanyak 16.941 kepala keluarga (KK) menerima bantuan pangan pada periode Februari–Maret 2026.

3. Apa saja isi bantuan pangan yang diberikan?
Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

4. Mengapa beras lokal digunakan untuk bantuan pangan?
Penggunaan beras lokal bertujuan mendukung petani daerah, menjaga harga hasil panen, serta memperkuat ekonomi lokal.

5. Apakah jumlah penerima bantuan meningkat dibanding tahun sebelumnya?
Ya, jumlah penerima meningkat sekitar 87 persen dibanding tahun 2025.

Sabtu, 28 Maret 2026

Bantuan Beras dan Minyak Untuk 323 Ribu KPM Di Kaltim Kaltara

Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak untuk 323 ribu KPM di Kaltim Kaltara guna menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan.
Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak untuk 323 ribu KPM di Kaltim Kaltara guna menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan.

SAMARINDA -- Penyaluran bantuan pangan kembali digencarkan oleh Perum Bulog melalui Kantor Wilayah Kalimantan Timur–Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara). Program ini menyasar sebanyak 323.824 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut.

Kepala Kanwil Bulog Kaltim-Kaltara, Musazdin Said, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok penting.

“Bantuan pangan berupa beras dan minyak menyasar 323.824 KPM,” ujarnya saat dikonfirmasi di Penajam Paser Utara, Jumat.

Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Program ini bukan sekadar distribusi bantuan biasa. Menurut Musazdin, langkah ini menjadi bagian penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan gejolak harga pangan di pasaran.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian data penerima. “Warga bisa menyampaikan jika ada ketidaksesuaian data agar bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak,” tambahnya.

Data Berbasis DTKS Dan Peran Kelurahan

Penyaluran bantuan ini mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) nasional. Proses verifikasi turut melibatkan kelurahan melalui Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

Kolaborasi lintas sektor ini dinilai efektif untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan transparan. Kelurahan juga menjadi titik penting dalam proses penyaluran karena lebih dekat dengan masyarakat.

Distribusi Dilakukan Setelah Lebaran

Untuk periode Februari hingga Maret 2026, setiap KPM akan menerima:

  • 20 kilogram beras

  • 4 liter minyak goreng

Penyaluran bantuan ini dijadwalkan berlangsung setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Bagian Dari Program Nasional

Program bantuan pangan ini merupakan mandat dari Badan Pangan Nasional yang menargetkan sekitar 33 juta KPM di seluruh Indonesia.

Melalui penugasan ini, Bulog berperan dalam menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Dampak Yang Diharapkan

Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah, program ini juga diharapkan mampu:

  • Menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng

  • Mengurangi tekanan inflasi pangan

  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Dengan distribusi yang semakin tepat sasaran, bantuan ini diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Siapa saja yang menerima bantuan ini?
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam DTKS nasional.

2. Apa saja bantuan yang diberikan?
Setiap KPM menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

3. Kapan bantuan disalurkan?
Setelah Idul Fitri 1447 Hijriah untuk periode Februari–Maret 2026.

4. Bagaimana jika data penerima tidak sesuai?
Warga bisa melapor melalui kelurahan atau Puskesos setempat.

5. Apa tujuan utama program ini?
Menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga pangan nasional.

Rabu, 04 Februari 2026

Stok Beras Aman Jelang Imlek hingga Ramadhan 2026, Bulog Kalbar Tegaskan Warga Tak Perlu Panik

Stok Beras Aman Jelang Imlek hingga Ramadhan 2026, Bulog Kalbar Tegaskan Warga Tak Perlu Panik
Stok Beras Aman Jelang Imlek hingga Ramadhan 2026, Bulog Kalbar Tegaskan Warga Tak Perlu Panik.

Pontianak – Kabar baik bagi masyarakat Kalimantan Barat. Perum Bulog Kantor Wilayah Kalbar memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) dalam kondisi aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang sejumlah hari besar keagamaan, mulai dari Imlek, Cap Go Meh, hingga Ramadhan 2026.

Saat ini, Bulog Kalbar menguasai stok beras sekitar 12 ribu ton yang tersimpan di berbagai gudang cabang, termasuk wilayah Pontianak Raya. Jumlah ini dinilai sangat memadai untuk mendukung berbagai program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Stok yang kami kuasai kurang lebih 12 ribu ton. Ini cukup untuk menjalankan penugasan bantuan pangan, program SPHP, serta memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan,” ujar Kepala Bulog Kalbar, Rasiwan, di Pontianak, Selasa.

Bantuan Pangan dan SPHP Tetap Jalan

Rasiwan menjelaskan, dari total stok yang ada, sekitar 5 ribu ton dialokasikan untuk bantuan pangan. Sementara itu, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ditargetkan menyalurkan sekitar 5 ribu ton beras setiap bulan guna menahan lonjakan harga di tingkat konsumen.

Tak hanya mengandalkan stok yang tersedia saat ini, Bulog Kalbar juga bersiap menerima pasokan tambahan besar dari luar daerah. Sekitar 40 ribu ton beras akan datang dari Sulawesi, ditambah 17 ribu ton dari Jawa Barat untuk memperkuat cadangan pangan di Kalimantan Barat.

“Dengan tambahan pasokan ini, ketersediaan beras di Kalbar akan semakin kuat. Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai membeli berlebihan. Belilah sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Mutu Beras Dijamin, Warga Bisa Laporkan Jika Ada Masalah

Soal kualitas, Bulog Kalbar memastikan setiap beras yang keluar dari gudang telah melalui pengecekan ketat. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas internal serta unit jasa survei Bulog untuk memastikan beras memenuhi standar mutu sebelum sampai ke tangan masyarakat.

“Semua beras dicek kualitasnya terlebih dahulu. Kami pastikan layak konsumsi dan sesuai standar,” kata Rasiwan.

Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan adanya sebagian kecil produk yang luput dari pengawasan, mengingat besarnya volume distribusi. Menanggapi isu dugaan beras kurang layak konsumsi di wilayah Kubu Raya yang ramai di media sosial, Bulog mengaku belum menerima laporan resmi.

Namun, Bulog menegaskan siap bertanggung jawab penuh.

“Kalau masyarakat atau mitra menemukan beras yang kualitasnya kurang baik, silakan lapor ke gudang Bulog, RPK (Rumah Pangan Kita), atau penjual terdekat. Kami siap menukar atau mengganti,” jelasnya.

Ajak Pedagang dan Warga Ikut Mengawasi

Untuk menjaga kualitas hingga ke konsumen, Bulog Kalbar rutin melakukan pemantauan dan pengambilan sampel di jaringan distribusi. Selain itu, mitra penyalur dan pedagang juga diimbau memperhatikan cara penyimpanan, seperti menghindari sinar matahari langsung dan menjaga gudang tetap kering.

Tak hanya itu, Bulog juga mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam pengawasan.

“Kami terbuka menerima laporan. Prinsip kami sederhana, beras yang diterima masyarakat harus layak dan sesuai standar. Kalau ada yang tidak sesuai, segera sampaikan,” pungkas Rasiwan.

Dengan stok yang aman dan pengawasan berlapis, masyarakat Kalimantan Barat diharapkan bisa menyambut hari-hari besar keagamaan dengan lebih tenang, tanpa khawatir soal ketersediaan maupun kualitas beras.

Jumat, 02 Februari 2024

Program Bantuan Pangan Untuk Masyarakat di Kabupaten Sambas

Penjabat Gubernur Kalbar Harisson yang didampingi Pj Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Ny Windy Prihastari Harisson, turut serta dalam penyerahan bantuan bahan pangan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
Penjabat Gubernur Kalbar Harisson yang didampingi Pj Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Ny Windy Prihastari Harisson, turut serta dalam penyerahan bantuan bahan pangan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.
SAMBAS - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) telah meluncurkan program penyaluran bantuan bahan pangan kepada masyarakat yang bertempat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, yang terletak di Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Acara ini dipimpin oleh Penjabat Gubernur Kalbar, Harisson.

"Pembagian bahan pangan ini kami laksanakan dalam rangkaian peringatan HUT ke-67 Kalbar serta sebagai upaya mengendalikan inflasi, di Kabupaten Sambas," ujar Harisson, dalam acara yang dihadiri oleh Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Ny Windy Prihastari Harisson, di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, pada Kamis.

Penjabat Gubernur tersebut menjelaskan bahwa Pemprov Kalbar telah menyalurkan bantuan pangan ke masyarakat di PLBN Aruk, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, serta telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas.

Direktur Utama Bank Kalbar, Pj Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sambas turut hadir dalam penyerahan simbolis bantuan pangan ini.

"Bantuan bahan pangan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap masyarakat di wilayah perbatasan. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban mereka di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit," ujar Harisson.

Pemprov Kalbar menyadari bahwa kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur telah mengalami kenaikan. 

Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kenaikan harga komoditas pangan di pasar global.

Oleh karena itu, Pemprov Kalbar berkomitmen untuk terus mengendalikan inflasi dan membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan pangan kepada mereka yang membutuhkan di wilayah perbatasan.

Selain bantuan pangan, Pemprov Kalbar juga menyerahkan secara simbolis benih padi sebanyak 4 ton serta bantuan pangan sebanyak 500 paket oleh Pj Gubernur Kalbar kepada ketua kelompok tani di Desa Setulang, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Mikro (KUM) Peduli oleh Direktur Utama Bank Kalbar kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Bantuan tersebut diberikan kepada pelaku UMKM untuk membantu pengembangan usaha mereka.

Pemprov Kalbar berharap bahwa berbagai upaya tersebut dapat membantu masyarakat di wilayah perbatasan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka dan meringankan beban hidup mereka.

Minggu, 16 April 2023

Pemkab Ketapang Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Tahun 2023

Pemkab Ketapang Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Tahun 2023.
Ketapang, Kalbar - Mewakili Bupati Ketapang, Asisten Sekda bidang Perekonomian dan Pembangunan Syamsul Islami,S.I.P. ,M.T., menyerahkan langsung Cadangan Pangan Pemerintah untuk Pemberian Bantuan Pangan tahun 2023, pada Jum'at (14/04/2023) bertempat di Kantor Camat Matan Hilir Utara.

Kegiatan tersebut ditandai dengan pelepasan mobil pengangkut pangan oleh Asisten Sekda bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Asisten dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup.

"Akses untuk memperoleh pangan merupakan hak asasi manusia. Negara berkembang seperti Indonesia, menganggap bahwa pangan menjadi penting karena menyangkut masalah politik, ekonomi, sosial dan budaya," ujarnya.

Lebih lanjut menurut Beliau jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahun menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

"Keterjangkauan pangan dari sisi ekonomi dipengaruhi oleh tingkat pendapatan, daya beli dan stabilitas harga pangan," kata Beliau.

Selanjunya Asisten menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan secara bersamaan ini sangat penting sehingga diharapkan panyaluran cadangan pangan pemerintah untuk pemberian bantuan pangan dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.

"Saya harap kegiatan seperti ini kedepan bisa terus dilaksanakan dan semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi kita semua," pungkasnya.

Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumberdaya Mineral Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan kabupaten Ketapang, Camat Matan Hilir Utara beserta jajarannya, para Kepala Desa se-Kecamatan Matan Hilir Utara dan para peserta penerima bantuan pangan tahun 2023.

(Tim/RH)

Rabu, 05 April 2023

Walikota Salurkan Bantuan Pangan, Polsek Pontianak Barat Terjunkan Personil Pengamanan

Walikota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T menyerahkan bantuan pangan.
Pontianak, Kalbar - Walikota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T menyerahkan bantuan pangan kepada penghuni Rusunawa di Jalan Komyos Sudarso Kelurahan Sei Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, Selasa (4/4/2023).

Kapolsek Pontianak Barat AKP Jatmiko, S.H., M.H. mengatakan melalui Kanit Lantas Iptu Sunanta Pengamanan dilakukan oleh Polsek Pontianak Barat guna untuk menciptakan situasi aman dan tertib di lokasi penyaluran bantuan pangan, sehingga penyaluran dapat berjalan dengan lancar.

"Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar," Ujar Kanit Lantas.

Adapun jumlah warga yang menerima bantuan pangan dari Walikota Pontianak di rusunawa Jeruju sebanyak 90 KK, dan masing-masing KK mendapatkan bantuan berupa beras sebanyak 10 kg.

Turut menyertai Walikota, yakni Camat Pontianak Barat Ibrahim, S.IP, M.AP, Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Bintoro, Kepala Bulog Kota Pontianak Bambang Prihatmoko, Lurah Sei Beliung  Syaiful Rahman S.IP., M.AP, Bhabinkamtibmas Paal V Aipda Zulham Effendi, Bhabinsa Sei Beliung Serda Edi Susilo yang dihadiri juga Warga Rusunawa Jeruju. 

(Rls/RH)