Berita BorneoTribun: Brian Yuliarto hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Brian Yuliarto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Brian Yuliarto. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Oktober 2025

Government to Build 4 Garuda Schools Outside Java with IDR 200 Billion per School

Government to Build 4 Garuda Schools Outside Java with IDR 200 Billion per School
Illustration of Garuda School Construction Outside Java.

The Indonesian government has reaffirmed its commitment to equalizing access to quality education across the country. Minister of Higher Education, Science, and Technology (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto announced that the government is targeting the construction of four Garuda Schools in four provinces outside Java.

Each school will require an investment of around IDR 200 billion. The four locations selected for the new Garuda Schools are East Belitung (Bangka Belitung Islands), South Central Timor (East Nusa Tenggara), South Konawe (Southeast Sulawesi), and Bulungan (North Kalimantan).

According to Brian, the Garuda School development is part of President Prabowo Subianto’s Quick Best Result Program (PHTC). This initiative aims to provide equal access to quality education throughout Indonesia, ensuring that children from remote areas receive the same learning opportunities as those in major cities.

Brian explained that Garuda Schools are designed as top-tier institutions equipped with modern facilities and up-to-date curricula. The government plans to build a total of 20 new Garuda Schools and transform 80 existing ones by 2029.

“The government wants to eliminate the educational quality gap between regions. Children outside Java deserve the same high-quality education as those in urban areas,” Brian said.

He added that Garuda Schools will focus on character building, digital literacy, critical thinking, and collaborative learning. Graduates are expected to be competitive both nationally and internationally.

In addition to modern facilities, the government plans to recruit top educators to teach at Garuda Schools. Teacher training programs will also be strengthened to maintain teaching quality aligned with Indonesia’s vision for advanced education.

The government is confident that the presence of Garuda Schools will bring positive impacts not only in education but also in local economies. Construction projects are expected to create new job opportunities and stimulate supporting sectors such as transportation, construction, and local material supply.

Communities in the four designated regions have welcomed the initiative. Many residents hope that the Garuda Schools will become centers of excellence that produce skilled and competitive young generations.

With a target of 100 new and transformed Garuda Schools by 2029, the government aims to realize the vision of a Progressive Indonesia through equitable, high-quality education.

Pembangunan 4 Sekolah Garuda di Luar Jawa, Pemerintah Siapkan Dana Rp 200 Miliar per Sekolah

Pembangunan 4 Sekolah Garuda di Luar Jawa, Pemerintah Siapkan Dana Rp 200 Miliar per Sekolah
Pembangunan 4 Sekolah Garuda di Luar Jawa, Pemerintah Siapkan Dana Rp 200 Miliar per Sekolah. (Gambar ilustrasi)

JAKARTA - Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan empat Sekolah Garuda di empat provinsi luar Pulau Jawa.

Setiap sekolah akan dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp 200 miliar. Empat lokasi yang akan menjadi tempat berdirinya Sekolah Garuda baru tersebut berada di Belitung Timur (Kepulauan Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).

Brian menjelaskan, pembangunan Sekolah Garuda merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk menghadirkan pendidikan unggulan yang merata hingga ke pelosok negeri, agar anak-anak Indonesia dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan berkualitas.

Menurutnya, Sekolah Garuda dirancang sebagai sekolah unggulan dengan standar fasilitas dan kurikulum yang modern. Pemerintah menargetkan pembangunan total 20 Sekolah Garuda baru serta 80 Sekolah Garuda Transformasi hingga tahun 2029.

“Pemerintah ingin memastikan bahwa tidak ada lagi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Anak-anak di luar Jawa juga berhak mendapatkan pendidikan yang sama baiknya dengan di kota besar,” ujar Brian.

Lebih lanjut, Brian menambahkan bahwa Sekolah Garuda akan difokuskan untuk mendukung pengembangan karakter, literasi digital, serta kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Dengan begitu, lulusan dari sekolah ini diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain menyediakan fasilitas modern, pemerintah juga berencana merekrut tenaga pendidik terbaik untuk mengajar di Sekolah Garuda. Program pelatihan guru juga akan digencarkan agar kualitas pengajaran tetap terjaga dan selaras dengan visi pendidikan unggul Indonesia.

Pemerintah optimistis bahwa keberadaan Sekolah Garuda akan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga ekonomi. Proyek pembangunan sekolah ini diperkirakan dapat membuka lapangan pekerjaan baru serta mendorong pertumbuhan sektor pendukung seperti transportasi, konstruksi, dan penyediaan bahan bangunan lokal.

Masyarakat di empat daerah yang menjadi lokasi pembangunan sekolah menyambut baik rencana ini. Banyak yang berharap agar sekolah tersebut benar-benar menjadi pusat pendidikan unggulan yang dapat mencetak generasi muda berprestasi dan berdaya saing tinggi.

Dengan target 100 sekolah Garuda baru dan transformasi hingga 2029, pemerintah berupaya mewujudkan visi besar Indonesia Maju melalui pendidikan yang merata dan berkualitas.