Berita BorneoTribun: Csr Perusahaan hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Csr Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Csr Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 April 2026

Mudyat Noor Tekankan Peran CSR Perusahaan Dukung Pembangunan Penajam Paser Utara

Bupati Mudyat Noor mendorong pemanfaatan dana CSR sebagai sumber alternatif pembiayaan pembangunan daerah di Penajam Paser Utara agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Bupati Mudyat Noor mendorong pemanfaatan dana CSR sebagai sumber alternatif pembiayaan pembangunan daerah di Penajam Paser Utara agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati Mudyat Noor Dorong Dana CSR Jadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan Daerah

Penajam Paser Utara — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menegaskan bahwa dana tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) atau corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan bisa menjadi sumber alternatif pembiayaan pembangunan daerah.

Menurutnya, pemanfaatan dana CSR harus dilakukan secara terarah dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Pemanfaatan dana CSR perusahaan harus terarah dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah," ujar Mudyat Noor, Selasa, saat ditanya terkait sumber pendanaan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Ia menambahkan, dana CSR atau TJSL menjadi salah satu sumber alternatif yang sangat potensial untuk mendukung pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Hampir 50 Persen Wilayah Dikuasai Perusahaan

Mudyat Noor mengungkapkan bahwa hampir 50 persen wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dikuasai oleh perusahaan. Kondisi ini membuat penguatan regulasi menjadi sangat penting, agar dana TJSL bisa lebih optimal dalam menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Penguatan regulasi tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan program TJSL.

Dengan sistem yang lebih tertata dan transparan, diharapkan dana CSR dapat diarahkan sesuai dengan skala prioritas pembangunan daerah.

Ia juga menekankan bahwa kontribusi sektor swasta melalui CSR sangat penting agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari keberadaan perusahaan di wilayah mereka.

"Jangan sampai sumber daya di daerah terus diambil tanpa ada timbal balik yang dirasakan masyarakat," tegasnya.

Pemkab PPU Bangun Sinergi Lewat Forum TJSL

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini terus melakukan koordinasi dengan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membangun sinergi melalui Forum TJSL.

Forum tersebut berfungsi untuk memetakan capaian serta mengidentifikasi kekurangan dalam pelaksanaan program CSR.

Dengan adanya forum ini, pemerintah berharap program CSR dari perusahaan bisa berkesinambungan dengan program pemerintah daerah.

Langkah ini juga penting untuk mencegah terjadinya tumpang tindih antara program CSR perusahaan dengan program yang dibiayai melalui APBD.

Program CSR Akan Dirumuskan Lewat Musyawarah

Untuk memastikan program berjalan efektif, Pemkab PPU telah menyusun konsep musyawarah dalam merumuskan program CSR yang akan dilaksanakan.

Melalui mekanisme tersebut, setiap program yang direncanakan diharapkan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta program prioritas pemerintah daerah.

Menurut Mudyat Noor, program dan kegiatan dana TJSL yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang akan ditentukan melalui forum musyawarah tersebut.

Kolaborasi antara perusahaan dan Forum TJSL dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat desa hingga tingkat kabupaten.

Pendekatan ini dinilai mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas penggunaan dana CSR dalam mendukung pembangunan daerah.

Peran CSR Dinilai Strategis Bagi Pembangunan Daerah

Di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan daerah, dana CSR dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk mendukung pembiayaan pembangunan.

Dengan pengelolaan yang tepat, dana CSR dapat membantu membiayai berbagai program penting seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pemanfaatan CSR yang terarah juga diyakini mampu memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar, sekaligus meningkatkan dampak positif keberadaan perusahaan di wilayah Penajam Paser Utara.

FAQ

Apa itu dana CSR atau TJSL?

Dana CSR atau TJSL adalah dana tanggung jawab sosial dan lingkungan dari perusahaan yang digunakan untuk mendukung pembangunan masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan.

Mengapa dana CSR penting bagi daerah?

Dana CSR penting karena dapat menjadi sumber alternatif pembiayaan pembangunan, terutama ketika anggaran daerah terbatas.

Bagaimana cara Pemkab PPU mengelola dana CSR?

Pemkab PPU mengelola dana CSR melalui Forum TJSL, musyawarah program, serta penguatan regulasi agar program lebih terarah dan transparan.

Apa tujuan utama pemanfaatan dana CSR di PPU?

Tujuannya adalah mendukung pembangunan daerah sesuai kebutuhan masyarakat serta mencegah tumpang tindih dengan program APBD.

Apakah perusahaan wajib memberikan CSR?

Perusahaan diwajibkan menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Rabu, 18 Maret 2026

Ramadhan Penuh Berkah, IWO Landak dan HPI PAU Berbagi Sembako

IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)
IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)

IWO Landak Dan HPI PAU Salurkan Bantuan Sembako Untuk Kaum Dhuafa Di Ngabang

Landak – Ikatan Wartawan Online (IWO) Landak bersama perusahaan HPI PAU kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada kaum dhuafa di Dusun Raja, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (17/03/2026).

Sebanyak 50 warga yang tergolong kaum dhuafa menerima bantuan berupa paket sembako. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada penerima dan difasilitasi oleh pengurus Masjid Ismayana, Desa Raja.

Kegiatan sosial ini turut dihadiri oleh perwakilan perusahaan, di antaranya CSR Area 1 & 2 Ferry Budi Rakhmad serta perwakilan Humas HPI PAU wilayah Landak, Luther, bersama staf. Dari pihak IWO Landak, hadir Ketua L. Sahat Tinambunan beserta jajaran pengurus dari berbagai media di wilayah Kabupaten Landak.

IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)
IWO Landak dan HPI PAU membagikan sembako kepada kaum dhuafa di Ngabang, Landak, sebagai bagian dari kegiatan sosial rutin selama bulan Ramadhan. (Foto IWO Landak)

Mewakili perusahaan, Luther menyampaikan bahwa kegiatan berbagi sembako ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan bersama IWO Landak, khususnya pada momentum bulan Ramadhan.

“Kegiatan berbagi untuk kaum dhuafa ini adalah bentuk upaya perusahaan bersama IWO Landak untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat sekitar. Program ini rutin dilakukan dengan sasaran penerima yang berbeda,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IWO Landak, L. Sahat Tinambunan, mengapresiasi komitmen HPI PAU yang terus bersinergi dalam kegiatan sosial di wilayah Landak.

“Ini merupakan salah satu dari sekian banyak kolaborasi yang telah dilakukan bersama pihak CSR dan Humas HPI PAU. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun jangkauan penerima,” ungkapnya.

Setelah pembagian sembako selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat hubungan antara perusahaan, organisasi, dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.