Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2026

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara, Rawat Warisan Budaya Jawa

Foto: Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara



PONTIANAK - Kelompok Kesenian Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menggelar Kirab Budaya Grebeg Suro, Minggu 21 Juni 2026 sore. 

Kegiatan meriah ini merupakan rangkaian peringatan ulang tahun ke-62 kelompok kesenian tersebut sekaligus tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Suro dan Tahun Baru Islam.

Kirab budaya mendapat dukungan masyarakat serta Pemerintah Kota Pontianak melalui Kecamatan Pontianak Utara. Berbagai unsur masyarakat hadir dalam kegiatan yang mengangkat nilai budaya, kebersamaan, dan pelestarian tradisi.

Sekretaris Umum Paguyuban Jawa Kalimantan Barat Edi Suhairul mengatakan, Grebeg Suro merupakan bentuk nyata masyarakat menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur. 

“Ini adalah bagian dari merawat budaya atau nguri-uri budaya yang selalu kita gaungkan. Visi dan misi Paguyuban Jawa Kalbar adalah menjadi wadah silaturahmi dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Edi menilai kegiatan budaya seperti Grebeg Suro penting karena tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang ikut membantu pelestarian budaya.

Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan juga memberikan apresiasi. Menurutnya, budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat bersama dan keberagaman budaya di Kalbar menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan persatuan.

“Pemerintah tentu mendukung kegiatan positif seperti ini. Budaya bukan hanya tentang tradisi, tetapi juga bagaimana kita mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” katanya.

Camat Pontianak Utara Indrawan Tauhid, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Pontianak terhadap kegiatan tersebut. Rangkaian acara sebelumnya juga diisi kegiatan sosial seperti sunatan massal dan senam sehat, kemudian kirab budaya sore hari dan pertunjukan wayang malam hari.

Ketua Panitia Muhammad menjelaskan, Grebeg Suro merupakan kegiatan rutin tahunan yang selama ini dilaksanakan secara swadaya oleh anggota kelompok. Ia berharap ada dukungan lebih dari pemerintah, pengusaha, dan pelaku seni agar tradisi ini terus berkembang.

Kirab Budaya Grebeg Suro Kuda Lumping Maju Tresno Pontianak Utara menjadi bukti komitmen masyarakat dalam menjaga budaya leluhur di Kalimantan Barat. (Tim)


Sabtu, 20 Juni 2026

936 Atlet Forbasi Kalbar Siap Berlaga di FORPROV II Singkawang

Foto: Atlet Forbasi Kalbar untuk FORPROV II di Singkawang 

SINGKAWANG – Sebanyak 936 atlet Forbasi Kalimantan Barat siap berlaga pada FORPROV II Kalimantan Barat yang akan berlangsung di Kota Singkawang.

Pertandingan cabang olahraga masyarakat dari Inorga Forbasi dijadwalkan digelar 11 Juli 2026 di GOR Mulia STIE Singkawang. Sebanyak 6 kategori dipertandingkan, meliputi RUKIBRA U-15, RUKIBRA U-19, LOBB U-15, LOBB U-19, VARFORMUS U-15, dan VARFORMUS U-19.

Ketua Forbasi Kalimantan Barat Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H. mengatakan, Inorga Forbasi yang merupakan bagian dari INORGA KORMI Kalimantan Barat menjadi salah satu inorga dengan jumlah peserta terbanyak di FORPROV II.



Penyelenggaraan FORPROV II Kalimantan Barat melibatkan 22 Inorga KORMI Kalimantan Barat dan berlangsung pada 5-12 Juli 2026 di Kota Singkawang. 

“Kami berharap kegiatan ini bisa berdampak pada peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Singkawang,” ujar Syarif Rudiansyah. (Red)


Kamis, 18 Juni 2026

Bandara Supadio Gelar Sosialisasi Bahaya Layang-Layang di Kawasan KKOP

Foto: Sosialisasi Bahaya Layang-Layang di Kawasan KKOP

PONTIANAK - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio bersama sejumlah instansi terkait menggelar sosialisasi bahaya permainan layang-layang di Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP), Kamis 18 Juni 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Angkasa Pura Indonesia ini dihadiri General Manager Bandara Supadio, unsur Lanud Supadio, AirNav Indonesia, BMKG, Polsek Kawasan Bandara, Dinas Perhubungan Kalbar, Satpol PP Provinsi dan Kabupaten Kubu Raya, serta camat, kepala desa, kepala sekolah, dan perwakilan maskapai.

General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, mengatakan aktivitas bermain layang-layang di sekitar jalur penerbangan merupakan ancaman serius yang dapat membahayakan keselamatan pesawat dan penumpang.

Berdasarkan data operasional Bandara Supadio, periode Januari hingga Mei 2026 tercatat lima laporan dari pilot kepada Air Traffic Control terkait keberadaan layang-layang di wilayah KKOP. Laporan tersebut telah ditindaklanjuti pihak bandara.

“Bermain layang-layang di ruang udara sekitar bandara menyembunyikan risiko fatal yang mengancam nyawa ratusan penumpang di udara. Keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” ujar Maya.

Pihak bandara terus melakukan langkah preventif melalui sosialisasi, pemasangan spanduk peringatan, penyebaran informasi melalui media digital, hingga razia edukatif di lapangan. Masyarakat diingatkan bahwa larangan bermain layang-layang di kawasan keselamatan penerbangan memiliki dasar hukum yang kuat, yakni UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Perda Kalbar Nomor 2 Tahun 2008, dan Perda Kubu Raya Nomor 17 Tahun 2023.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Rasudi, S.Sos., M.Si

Kepala Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Rasudi, S.Sos., M.Si., menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang di wilayah operasi penerbangan. Pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan persuasif dan edukatif, namun sanksi administratif hingga hukum dapat diterapkan untuk pelanggaran berulang.

Kepala Seksi Penegakan Satpol PP Provinsi Kalbar, Marbun, S.Sos., menambahkan penertiban tidak hanya menyasar masyarakat yang bermain layang-layang, tetapi juga pihak yang menyediakan sarana dan prasarana permainan tersebut. Pada 2025, Satpol PP pernah menindak aktivitas penyediaan sarana layang-layang di Sungai Kakap dengan mengamankan perlengkapan senilai sekitar Rp62 juta.

PT Angkasa Pura Indonesia berharap kesadaran masyarakat meningkat untuk tidak bermain layang-layang di kawasan KKOP, sehingga ruang udara di sekitar Bandara Supadio tetap aman dan mendukung kelancaran operasional penerbangan. (Tim)


Selasa, 09 Juni 2026

PERBAKIN Sekadau Gelar Open Tournament Menembak Se-Kalbar, Perebutkan Piala Bupati

Foto: Pamflet Open Turnamen Menembak se-Kalimantan Barat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 di Kabupaten Sekadau

SEKADAU - Pengurus Cabang PERBAKIN Sekadau akan menggelar Open Tournament Menembak se-Kalimantan Barat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81. Turnamen ini memperebutkan Piala Bupati Sekadau dan akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 22–23 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipimpin Ketua Umum PERBAKIN Sekadau Fransisco Wardianus, S.Si., M.T. ini akan mempertandingkan dua kategori, yaitu Uklik Threepose 17 Meter Umum dan PCP Threepose 33 Meter Umum.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp13,5 juta, ditambah trofi, medali, dan piagam penghargaan bagi para juara. Untuk kategori Uklik Threepose 17 Meter Umum, juara I memperoleh Rp2.500.000, juara II Rp1.500.000, juara III Rp1.000.000, dan juara IV Rp500.000. Sementara pada kategori PCP Threepose 33 Meter Umum, juara I mendapatkan Rp3.500.000, juara II Rp2.500.000, juara III Rp1.500.000, dan juara IV Rp500.000.

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp100.000 untuk kategori Uklik Threepose 17 Meter Umum dan Rp150.000 untuk kategori PCP Threepose 33 Meter Umum. Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 15 Agustus 2026.

Pembayaran pendaftaran dilakukan melalui transfer ke Bank BNI nomor rekening 1222 7167 41 atas nama Kanesius Paeno. Peserta yang telah melakukan pembayaran diminta menyertakan bukti transfer kepada bagian informasi pendaftaran.

Turnamen akan dilaksanakan di Lapangan Tembak Bukit Rumpas Ensali, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak Tandiyo di nomor 0822-5464-8098 dan Saman di nomor 0857-5274-7310. (Rh)


InJourney Airports Tegaskan Oknum Kasus Tiket Pesawat Bukan Karyawan Bandara Supadio

Foto: Bandara Supadio Pontianak 

PONTIANAK - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports meminta seluruh pekerja di kawasan Bandara Internasional Supadio untuk mematuhi peraturan, tidak melakukan pelanggaran hukum, dan menjaga nama baik bandara.

Pihaknya menegaskan, oknum yang diduga melakukan penipuan bisnis tiket pesawat sebagaimana diberitakan bukan merupakan karyawan PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio.

Oknum tersebut merupakan pegawai dari salah satu perusahaan mitra pihak ketiga yang beroperasi di lingkungan Bandara Supadio.

“Kami memastikan bahwa individu yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut bukan merupakan pegawai PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio. Oknum tersebut adalah pegawai dari salah satu perusahaan mitra pihak ketiga yang beroperasi di lingkungan Bandara Supadio,” jelas General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Maya Damayanti, Senin 9 Juni 2026.

Maya mengatakan, manajemen Bandara Internasional Supadio menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan oleh pihak kepolisian. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam melakukan transaksi tiket pesawat, serta memastikan transaksi dilakukan melalui saluran resmi atau agen perjalanan yang terpercaya.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme kerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa di Bandara Internasional Supadio,” ujar Maya Damayanti. (Jm)


Dua Perenang Cilik Pontianak Swimming Club Siap Berlaga di A-Stream Open Water Swimming

Foto: Arya (10) dan Aira (8) Dua Atlet Muda Pontianak Swimming Club asal Kalimantan Barat

PONTIANAK - Dua atlet muda Pontianak Swimming Club asal Kalimantan Barat, Arya Pasau 10 tahun dan Aira Pasau 8 tahun, siap mengikuti kejuaraan A-Stream Open Water Swimming yang akan digelar pada 13–14 Juni 2026. Keduanya akan turun pada kategori Kids 400 meter.

Menjelang kejuaraan, Arya dan Aira menjalani program latihan intensif yang dipersiapkan matang oleh tim pelatih dan keluarga. Latihan rutin dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore, guna meningkatkan kemampuan teknik, daya tahan, serta mental bertanding.

Selain latihan di kolam renang, kedua atlet cilik ini juga beradaptasi dengan kondisi perairan terbuka. Mereka berenang langsung di danau dan pantai agar terbiasa menghadapi arus, gelombang, dan kondisi alam yang berbeda dengan kolam renang biasa.

Persiapan fisik menjadi perhatian utama. Porsi latihan fisik ditambah untuk meningkatkan stamina dan kekuatan tubuh agar mampu tampil maksimal saat perlombaan berlangsung.

Pola hidup sehat juga diterapkan secara disiplin. Arya dan Aira menjaga pola makan bergizi serta waktu istirahat yang cukup demi mendukung proses pemulihan dan menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Orang tua dan pelatih berharap keikutsertaan Arya dan Aira di ajang ini menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. Mereka berharap kedua atlet muda tersebut dapat menjadi atlet profesional yang mengharumkan nama Pontianak Swimming Club, membawa kebanggaan bagi Kalimantan Barat, hingga mewakili Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. (Jm)


Minggu, 07 Juni 2026

Kalbar Perdana Tuan Rumah Student Open Series Swimming 2026 Seri 2

Foto: Ketua Pelaksana Student Open Series Swimming 2026 Seri 2, Juanda 

PONTIANAK - Kalimantan Barat untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Student Open Series Swimming 2026 Seri 2, ajang kejuaraan renang tingkat nasional bagi pelajar. Berbagai persiapan terus dimatangkan panitia pelaksana agar kegiatan berjalan sukses dan mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Pelaksana, Juanda, mengatakan persiapan utama yang saat ini dilakukan ialah sosialisasi dan pendaftaran peserta, baik dari Kalimantan Barat maupun luar daerah seperti Jawa, Makassar, dan Sumatera.

"Yang harus dipersiapkan benar-benar matang, terutama sosialisasi kepada peserta. Event ini harus dipersiapkan maksimal agar menjadi daya tarik sehingga peserta bisa hadir dan mendaftar sebanyak mungkin," ujarnya saat diwawancarai, Minggu 7 Juni 2026.

Menurut Juanda, panitia menargetkan sekitar 1.000 peserta mengikuti kejuaraan tersebut. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan itu juga masuk dalam program Kemendikbud sehingga piagam juara nantinya telah terkurasi.

"Target kita sampai 1.000 peserta. Piagam juaranya juga sudah terkurasi sehingga memiliki nilai tambah," katanya.

Pelatih Borneo Aquatic Swimming Club, Harun Wardiansyah, menjelaskan peserta dibagi berdasarkan jenjang pendidikan mulai SD, SMP hingga SMA. Untuk kategori putra dan putri diperlombakan secara terpisah.

"SD mulai kelas 1-2, 3-4, 5-6, SMP kelas 1 sampai kelas 3 dan SMA juga kelas 1 sampai kelas 3. Putra dan putri pengelompokan group dipisahkan dalam perlombaan," jelasnya.

Nomor yang dipertandingkan meliputi gaya bebas 50 meter, 100 meter dan 200 meter, gaya dada 50 meter, 100 meter dan 200 meter, gaya kupu-kupu 50 meter dan 100 meter, serta gaya punggung 50 meter, 100 meter dan 200 meter.

Harun Wardiansyah menyebut event nasional tersebut menjadi pengalaman berharga bagi atlet-atlet muda Kalimantan Barat karena untuk pertama kalinya daerah ini menjadi tuan rumah kejuaraan renang tingkat nasional.

"Ini event nasional pertama di Kalbar dan ditunjuk langsung dari pusat. Apapun hasilnya nanti yang penting kita sudah berusaha maksimal. Ini menjadi pengalaman baik bagi anak-anak," ujarnya.

Kejuaraan tersebut direncanakan melibatkan peserta dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, termasuk Pontianak dan Kubu Raya, serta atlet pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Pihak sekolah pun disebut memberikan dukungan positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Tanggapan sekolah sangat baik karena event ini berskala nasional dan sistem pelaksanaannya juga sudah bagus," pungkas Harun Wardiansyah. (Jm)


Sabtu, 06 Juni 2026

SOIna Kalbar Matangkan Persiapan Borneo Cup dan Young Athletes

Foto: Rapat Koordinasi Dalam Rangka Persiapan Borneo Cup dan Young Athletes

PONTIANAK - Pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan sejumlah agenda penting organisasi, Sabtu 6 Juni 2026.

Rapat berlangsung di Jalan Sutan Syahrir, Komplek Rumah Melayu, Pontianak, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus SOIna Kalbar guna membahas persiapan pelaksanaan Borneo Cup serta kegiatan Train the Trainers (ToT) Young Athletes (YA).

Suasana rapat berlangsung penuh semangat dengan mengusung slogan “Salam Sehat, SOIna Hebat, Indonesia Luar Biasa.”

Dalam rapat tersebut, pengurus membahas kesiapan teknis dan koordinasi pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari pengembangan olahraga bagi atlet disabilitas intelektual di Kalimantan Barat.

Selain itu, rapat juga menindaklanjuti surat dari Pengurus Pusat SOIna Nomor Srt-041/PP-SOIna/VI-2026 tertanggal 2 Juni 2026 mengenai perubahan jadwal kegiatan Train the Trainers Young Athletes 2026. Semula kegiatan dijadwalkan pada 19–21 Juni 2026, namun mengalami perubahan menjadi 26–28 Juni 2026 dan akan dilaksanakan di Grand Cemara Hotel, Jakarta Pusat.

Pengurus Pusat SOIna turut meminta Pengurus Provinsi SOIna Kalbar menunjuk satu orang Person In Charge (PIC), pelatih, atau relawan untuk mengikuti kegiatan pelatihan tersebut sebagai bagian dari penguatan program Young Athletes.

Pengurus SOIna Kalbar berharap seluruh pengurus dapat terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama demi mendukung kemajuan pembinaan olahraga inklusif serta pengembangan potensi atlet disabilitas intelektual di daerah. (Jm)


Rabu, 03 Juni 2026

Kapolres Kubu Raya Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Foto: Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H. usai memimpin serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek

KUBU RAYA - Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H. memimpin serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek di lingkungan Polres Kubu Raya, Rabu pagi, 3 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari mutasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri untuk pengembangan karier personel.

Beberapa jabatan yang diserahterimakan di antaranya Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kapolsek Sungai Kakap, Kapolsek Sungai Ambawang, dan Kapolsek Kuala Mandor B.

Dalam mutasi tersebut, IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak, S.Tr.K., S.I.K. yang sebelumnya menjabat Ps Kasatreskrim Polres Kubu Raya mendapat jabatan baru sebagai Ps Kasatreskrim Polres Bengkayang. Posisinya kini digantikan AKP Ambril, S.H., M.A.P. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Mukok Polres Sanggau.

Sementara itu, jabatan Ps Kasatresnarkoba Polres Kubu Raya yang sebelumnya dijabat AKP Sagi, S.H kini dipercayakan kepada IPDA Raimundus Nonnatus Gawe, S.Sos. AKP Sagi selanjutnya mendapat tugas baru sebagai Kasatresnarkoba Polres Sekadau.

Pergantian juga terjadi di jajaran kapolsek. IPTU Dolas Zimmi Saputra Nainggolan, S.Tr.K. yang sebelumnya menjabat Ps Kapolsek Sungai Kakap kini bertugas sebagai Pama Polres Kubu Raya. Jabatan tersebut digantikan IPTU Widiharso, S.H., M.H. yang sebelumnya bertugas di Ditresnarkoba Polda Kalbar.

Untuk jabatan Kapolsek Sungai Ambawang, IPTU Reyden Fidel Armada, S.Tr.K., M.H. mendapat penugasan baru dalam rangka pendidikan PTIK Tahun Anggaran 2026. Posisi tersebut kini dijabat AKP Junaifi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasatintelkam Polres Sanggau.

Sedangkan jabatan Ps Kapolsek Kuala Mandor B yang sebelumnya dijabat IPTU Achmad Al Ghazali, S.H., M.H. kini digantikan IPTU Muhammad Saleh. IPTU Achmad Al Ghazali selanjutnya mendapat jabatan baru sebagai Kapolsek Sungai Raya Kepulauan Polres Bengkayang.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika saat wawancara awak media mengatakan mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dilakukan dalam rangka pengembangan karier personel dan penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa, baik dalam rangka pengembangan karier maupun penyegaran organisasi,” ujar Kapolres.

Ia berharap para pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan mengenali wilayah tugas masing-masing agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal. Selain itu, pejabat baru juga diminta segera melakukan konsolidasi internal serta membangun hubungan baik dengan seluruh stakeholder terkait.

Menurut Kapolres, tantangan tugas kepolisian di wilayah Kabupaten Kubu Raya cukup kompleks dan dinamis sehingga diperlukan kesiapan dan sinergi seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Tim)


Selasa, 26 Mei 2026

Baru Menjabat, Kapolsek Sengah Temila Jalin Silaturahmi dengan Camat Perkuat Sinergitas Kamtibmas

Foto: Kapolsek Sengah Temila, AKP Triyono, S.H Bersilaturahmi Dengan Camat Sengah Temila, Simon Mamuraja, S.E

LANDAK - Baru beberapa hari menjabat sebagai Kapolsek Sengah Temila, AKP Triyono, S.H., langsung bergerak membangun sinergitas dengan unsur pemerintahan di wilayah hukumnya. Langkah awal yang dilakukan yakni bersilaturahmi dengan Camat Sengah Temila Simon Mamuraja, S.E., di ruang kerja Camat Sengah Temila, Dusun Baratus, Desa Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Selasa (26/5/2026). 

Kedatangan Kapolsek Sengah Temila disambut hangat dan penuh keakraban oleh Camat Sengah Temila Simon Mamuraja, S.E. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna sebagai bentuk mempererat hubungan dan koordinasi antara pihak kepolisian dengan pemerintah kecamatan.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat komunikasi serta membangun kerja sama yang baik demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kecamatan Sengah Temila.

“Sebagai pejabat baru di Polsek Sengah Temila, tentunya kami ingin menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh unsur pemerintahan maupun tokoh masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat akan semakin mudah dan solid,” ujar AKP Triyono.

Kapolsek menambahkan, pihaknya siap bersinergi dan mendukung seluruh program pemerintah kecamatan demi terciptanya pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berharap kehadiran Polri dapat semakin dirasakan masyarakat, baik dalam menjaga kamtibmas maupun mendukung berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di wilayah Kecamatan Sengah Temila,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Sengah Temila Simon Mamuraja mengungkapkan apresiasi dan menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut. Menurutnya, sinergitas antara pemerintah kecamatan dan pihak kepolisian sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami menyambut baik kedatangan Kapolsek Sengah Temila yang baru. Semoga hubungan dan koordinasi yang selama ini sudah terjalin dapat semakin ditingkatkan demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di Kecamatan Sengah Temila,” ungkap Simon Mamuraja.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun kolaborasi antara Polsek Sengah Temila dengan Pemerintah Kecamatan Sengah Temila demi terciptanya wilayah yang aman, damai, dan kondusif. (Nop/Hr)


Polres Kubu Raya Gagalkan Tawuran Antar Remaja di Gang Perintis, 22 Orang Diamankan

Foto: Puluhan remaja diamankan pasca digagalkannya aksi tawuran antarkelompok remaja yang nyaris pecah di Gang Perintis, Jalan Adi Sucipto

KUBU RAYA - Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya bersama masyarakat berhasil menggagalkan aksi tawuran antarkelompok remaja yang nyaris pecah di Gang Perintis, Jalan Adi Sucipto, Desa Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Sebanyak 22 remaja beserta sejumlah senjata tajam berhasil diamankan sebelum bentrokan berdarah terjadi.

Keberhasilan pencegahan aksi jalanan ini menjadi bukti sinergi antara kepolisian dan masyarakat melalui pemanfaatan layanan darurat Call Center 110.

Dari lokasi kejadian, polisi bersama warga menyita dua bilah senjata tajam jenis celurit dan arit, serta delapan unit sepeda motor yang digunakan para pelaku untuk menuju titik lokasi bentrokan.

Berdasarkan pendalaman pihak kepolisian, insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman di media sosial Instagram. Tiga kelompok geng remaja, yakni Allstar KPE JR, Tarakan 18, dan Barat Happy, terlibat saling tantang hingga akhirnya sepakat menggelar aksi tawuran di Jalan Perintis pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Setibanya di lokasi, puluhan remaja ini sempat melakukan aksi saling lempar menggunakan batu dan benda keras lainnya. Aksi anarkis tersebut mengusik ketenangan warga sekitar dan menciptakan situasi mencekam di kawasan pemukiman penduduk.

Melihat situasi yang tidak kondusif, warga Gang Perintis bergerak cepat membubarkan massa dan langsung menghubungi Call Center 110 Polres Kubu Raya. Merespons laporan tersebut, Polres Kubu Raya segera berkoordinasi dengan Polsek Sungai Raya untuk mengepung dan mengamankan para pelaku di TKP agar peristiwa itu tidak merenggut korban jiwa.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi premanisme jalanan yang melibatkan anak di bawah umur.

"Kami mengapresiasi kepedulian warga yang langsung melapor melalui Call Center 110. Ini adalah bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga kamtibmas. Namun, di sisi lain, kami sangat menyayangkan kejadian ini. Ini menjadi alarm keras bagi kita semua," ujar Ade, Senin, 26 Mei 2026.

Ade juga menyoroti peran orang tua yang dinilai kerap abai terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam-jam rawan.

"Orang tua adalah pendidik utama. Kami memohon dengan sangat kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya. Tolong cek dengan siapa mereka bergaul dan apa yang mereka lakukan di media sosial. Jangan sampai kelalaian di rumah berujung pada penyesalan seumur hidup," tegasnya.

Guna memberikan efek jera sekaligus langkah preventif, 22 remaja tersebut beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Mapolres Kubu Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak Polres Kubu Raya tidak hanya melakukan proses hukum dan pendataan, melainkan juga memanggil orang tua dari masing-masing remaja. Di hadapan petugas dan orang tua, para remaja diberikan bimbingan mental serta penyuluhan hukum agar menyadari bahaya dari ego kelompok yang keliru.

"Terhadap 22 remaja dan kendaraan roda dua sudah kami kembalikan kepada orang tua mereka masing-masing. Kami dari Polres Kubu Raya akan terus mengencangkan patroli siber dan patroli fisik di titik-titik rawan demi menjamin keamanan warga dari ancaman gangguan kamtibmas terorganisir seperti ini," tutup Ade. (Tim)


Minggu, 24 Mei 2026

Kebakaran di Sekadau Rusak Berat Satu Rumah, Dua Rumah Tetangga Terdampak

Foto: Puing Bangunan Pasca Kebakaran di Lembang Beringin, Nanga Mahap 

SEKADAU - Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Lembah Beringin, Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Sabtu, 23 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan satu rumah mengalami kerusakan berat dan api sempat merambat ke dua rumah di sampingnya.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kapolsek Nanga Mahap IPDA Andre mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kebakaran pada pagi hari.

“Dari hasil pengecekan di lokasi, rumah yang terbakar diketahui milik Sa’at (60). Api juga sempat merambat ke rumah milik Jamenah (47) dan Radeni (70) yang berada di samping kiri dan kanan rumah korban,” ujar IPDA Andre.

Ia menjelaskan, rumah milik Sa’at yang berstruktur dua tingkat dengan bagian bawah beton dan bagian atas papan mengalami kerusakan cukup parah akibat kobaran api. Sementara dua rumah lainnya terdampak namun tidak mengalami kerusakan fatal.

Saat kejadian, istri korban diketahui sedang berada di rumah keluarganya untuk menjenguk anggota keluarga yang sakit. Sedangkan Sa’at yang berada seorang diri di rumah tengah beristirahat.

“Korban terbangun setelah melihat api sudah membesar. Korban kemudian keluar rumah dan meminta bantuan warga sekitar,” jelasnya.

Warga yang berdatangan kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak semakin meluas ke rumah lainnya.

“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp150 juta,” tambah IPDA Andre.

Sejumlah barang berharga milik korban ikut terbakar, di antaranya mesin cuci, kulkas, televisi, lemari kaca, kompor gas, mesin padi kecil, mesin robin, dua unit sepeda motor, uang tunai sekitar Rp5 juta, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah untuk mencegah kejadian serupa,” imbau IPDA Andre. (Tim)


Sabtu, 23 Mei 2026

Ketua PGRI Kalbar Ajak Guru Siap Hadapi Perkembangan Zaman

Foto: Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Barat Dr. Muhammad Firdaus, M.Pd 

KUBU RAYA - Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Barat Dr. Muhammad Firdaus, M.Pd mengajak seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas diri menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan dunia pendidikan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Konferensi Kerja Kabupaten I (KONKERKAB I) PGRI Kabupaten Kubu Raya di Hotel Dangau, Sungai Raya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Menurut Firdaus, guru memiliki peran penting dalam menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.  

“Guru harus siap menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan zaman di era digitalisasi,” katanya.

Ia juga menegaskan PGRI harus menjadi wadah perjuangan guru sekaligus mitra pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kalimantan Barat.  

Selain itu, Firdaus menyoroti pentingnya perhatian terhadap guru honorer yang masih dibutuhkan di berbagai daerah. (Jm)


Jumat, 22 Mei 2026

Polres Kubu Raya Gelar Pemakaman Kedinasan untuk IPTU Suyoto

Foto: Penghormatan Terakhir Polres Kubu Raya Antar IPTU Suyoto ke Peristirahatan Terakhir

KUBU RAYA - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya tengah diselimuti duka mendalam. Salah satu putra terbaiknya, IPTU Suyoto, telah berpulang ke Rahmatullah. Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan darma bakti almarhum, Polres Kubu Raya menggelar upacara pemakaman secara kedinasan yang berlangsung khidmat pada Jumat, 22 Mei 2026 pagi.

Prosesi pelepasan jenazah diawali dengan kegiatan sambang duka yang dipimpin langsung Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., di rumah duka yang berlokasi di Jl. Bina Jaya, Komplek Soja Budi Utama Bhakti No. Cc 9, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, sekitar pukul 08.00 WIB.

Turut hadir dalam ketatalaksanaan sambang duka tersebut Wakapolres Kubu Raya KOMPOL Andri Syahroni, S.I.P., M.M., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya, serta puluhan personel Polres Kubu Raya yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada rekan sejawat mereka.

Seusai prosesi pelepasan di rumah duka, jenazah almarhum IPTU Suyoto kemudian diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Perdamaian, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Di lokasi pemakaman, Wakapolres Kubu Raya KOMPOL Andri Syahroni, S.I.P., M.M., bertindak langsung sebagai inspektur upacara memimpin jalannya pemakaman secara kedinasan. Isak tangis keluarga dan kerabat menyelimuti suasana saat tembakan salvo diletuskan sebagai simbol penghormatan tertinggi Korps Bhayangkara kepada almarhum.

Dalam prosesi pemakaman tersebut, Wakapolres Kubu Raya membacakan amanat tertulis dari Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika. Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa terkejut dan duka yang mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai sangat mendadak.

"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah keluarga kita, rekan kita Almarhum IPTU Suyoto menuju tempat peristirahatan terakhir. Kabar duka ini sangat mengejutkan dan menyedihkan perasaan kita semua. Namun, sebagai umat beragama yang percaya akan kuasa-Nya, sudah selayaknya kita menerima dengan ikhlas setiap keputusan dan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar KOMPOL Andri Syahroni saat membacakan amanat Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Kubu Raya melalui Wakapolres menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, sembari mendoakan agar diberikan ketabahan dan kesabaran yang ekstra dalam menghadapi ujian ini.

"Almarhum sepanjang hayatnya adalah seorang Bhayangkara yang telah mendarma-baktikan diri pada Polri, bangsa, dan negara dengan mengorbankan segala yang ada padanya. Dedikasi tersebut patut menjadi suri tauladan bagi kita semua yang masih bertugas. Mari kita bersama-sama mengantar almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya dengan doa terbaik," tutupnya.

Upacara pemakaman kedinasan ini berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Kepergian IPTU Suyoto meninggalkan rekam jejak pengabdian yang bersih dan penuh integritas, sebuah warisan kehormatan yang akan selalu dikenang oleh keluarga besar Polres Kubu Raya. (Tim)


Polres Sekadau Gelar Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis

Foto: Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Strategis 

SEKADAU - Polres Sekadau melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat strategis di halaman Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Jumat, 22 Mei 2026.

Upacara yang dipimpin langsung Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama itu dihadiri Wakapolres Kompol Samsul Bakri, para pejabat utama, dan personel Polres Sekadau.

Sertijab dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Kalbar Nomor: Kep/179/V/2026 tanggal 6 Mei 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Kalbar.

Dalam mutasi tersebut, jabatan Kabaglog Polres Sekadau resmi diserahterimakan dari AKP Koderi kepada AKP Dhanie Sukmo Widodo. Sebelumnya, AKP Dhanie Sukmo Widodo menjabat Kasat Resnarkoba Polres Melawi, sedangkan AKP Koderi mendapat penugasan baru sebagai Kasubbagdalops Bagops Polres Sekadau.

Jabatan Kasat Resnarkoba Polres Sekadau juga berganti dari IPTU Robianto kepada AKP Sagi. Sebelum menjabat di Polres Sekadau, AKP Sagi bertugas sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kubu Raya. Sementara IPTU Robianto selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kasat Resnarkoba Polres Sanggau.

Selain itu, AKP Triyono yang sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Sekadau mendapat penugasan baru sebagai Kapolsek Sengah Temila Polres Landak. Sementara jabatan Kasi Humas Polres Sekadau akan ditetapkan sesuai kebutuhan organisasi.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyebut mutasi jabatan sebagai bagian dari proses pembinaan dan pengembangan karier personel di lingkungan Polri.

“Pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk kepercayaan pimpinan dan pengembangan karier personel. Saya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya, serta berharap pejabat baru dapat meneruskan dan meningkatkan kinerja yang telah berjalan baik,” ujar Kapolres.

Rangkaian sertijab ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan didampingi rohaniawan, penandatanganan berita acara sertijab, berita acara sumpah jabatan, serta pakta integritas.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara pisah sambut pejabat lama dan pejabat baru di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau, disertai penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghargaan dan kebersamaan di lingkungan Polres Sekadau. (Tim)


Kamis, 21 Mei 2026

Polres Landak Gelar Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Foto: Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polres Landak 

LANDAK - Polres Landak menggelar kegiatan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek jajaran pada Kamis, 21 Mei 2026 siang. Kegiatan berlangsung di Aula BKPM Polres Landak mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Acara sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari dan dihadiri Wakapolres Landak KOMPOL Syaiful Bahri, para pejabat utama Polres Landak, para kapolsek jajaran, serta anggota Polres Landak.

Dalam mutasi tersebut, sejumlah pejabat mendapatkan penugasan baru di lingkungan Polda Kalbar maupun Polres Landak. 

AKP Triyono, S.H yang sebelumnya menjabat Kasi Humas Polres Sekadau kini dipercaya menjabat Kapolsek Sengah Temila Polres Landak.

IPTU Eko Kurniawan, S.H., M.H yang sebelumnya menjabat Ps Kapolsek Kuala Behe Polres Landak mendapat jabatan baru sebagai Ps Kasubsibansidik Sikorwas PPNS di Reskrimsus Polda Kalbar. Posisinya digantikan IPTU Handoko Warih yang sebelumnya menjabat Kaur Bin Ops Satlantas Polres Mempawah.

Pergantian jabatan juga terjadi di posisi Kasat Intelkam Polres Landak. AKP Hengky Gunawan, S.H yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres Landak kini mengemban tugas baru sebagai Kasat Intelkam Polres Sintang. Jabatan tersebut selanjutnya dipercayakan kepada IPTU Hendra Darwiliyas Safri, S.T., M.H yang sebelumnya bertugas sebagai Pamin 6 Subbagrenmin Ditintelkam Polda Kalbar.

IPDA Paskarianto yang sebelumnya menjabat Ps Kapolsek Mempawah Hulu Polres Landak kini menjadi Pama Polres Landak. Jabatan Kapolsek Mempawah Hulu selanjutnya diisi IPTU Freddy Surya Purnama, S.H., M.H yang sebelumnya menjabat Kanit 3 Sat Intelkam Polres Kubu Raya.

Rotasi jabatan lainnya yakni AKP Teguh Supriyadi yang sebelumnya menjabat Kasatsamapta Polres Landak kini menjabat Ps Kabaglog Polres Landak. Posisi Kasatsamapta selanjutnya diisi AKP Zulianto yang sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Landak.

Sedangkan jabatan Kasat Binmas Polres Landak kini dipercayakan kepada IPTU Andreas Quinn Hartono Putra, S.Tr.K., M.H yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Sat Reskrim Polres Landak.

Sementara IPTU Modetus Edi Damianus yang sebelumnya menjabat Ps Kanit Intelkam Polsek Ngabang mendapat jabatan baru sebagai Pama Polres Landak.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam institusi Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.

“Mutasi jabatan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada personel untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan kinerja organisasi. Saya berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional serta humanis dalam melayani masyarakat,” ujar Kapolres Landak.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Landak serta berharap pejabat baru mampu membawa inovasi positif dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Landak. (Hr)


Kejati Kalbar Gelar FGD Evaluasi Pelaksanaan Restorative Justice, Bahas Rekomendasi Kebijakan Nasional

Foto: FGD Evaluasi Pelaksanaan Restorative Justice Kejaksaan Tinggi Kalbar 

PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menjadi lokasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Evaluasi Pelaksanaan Restorative Justice (RJ) pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Baharuddin Lopa dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan RI, Agus Sahat Lumban Gaol, SH, MH, yang sekaligus menjadi keynote speaker.

Sesjampidum menegaskan bahwa restorative justice bukan sekadar penghentian penuntutan perkara. Pendekatan ini merupakan upaya pemulihan hubungan sosial, penyelesaian konflik, pemulihan korban, serta tanggung jawab pelaku secara berkeadilan dan humanis. 

Selama enam tahun implementasi, ribuan perkara berhasil diselesaikan melalui pendekatan restorative justice. Namun, Kejaksaan masih menghadapi tantangan berupa perbedaan persepsi pelaksanaan di lapangan, penyesuaian regulasi pasca KUHAP 2025, penguatan kapasitas jaksa mediator, serta integrasi teknologi informasi dan data perkara.

FGD ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan dan rencana aksi yang aplikatif guna memperkuat pelaksanaan restorative justice sebagai bentuk penegakan hukum modern yang mengedepankan kepastian hukum, kemanfaatan, dan keadilan bagi masyarakat.

Pelaksanaan restorative justice masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya:

- Perbedaan persepsi dalam implementasi di lapangan

- Penyesuaian kebijakan pasca berlakunya KUHAP Tahun 2025

- Penguatan kapasitas jaksa sebagai mediator yang profesional dan berintegritas

- Integrasi teknologi informasi dan data perkara guna menjamin akurasi, akuntabilitas, serta mencegah penyalahgunaan mekanisme restorative justice

FGD ini dinilai strategis karena mempertemukan praktisi, akademisi, dan masyarakat dalam ruang diskusi konstruktif guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif, realistis, dan menjawab kebutuhan penegakan hukum ke depan. Sebagai Program Prioritas Nasional yang dipantau Kementerian PPN/Bappenas, evaluasi kebijakan restorative justice diharapkan menghasilkan langkah konkret dan rencana aksi terukur untuk memperkuat reformasi penuntutan yang humanis, adaptif, profesional, dan berintegritas.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung RI atas terselenggaranya forum strategis tersebut. Menurutnya, FGD ini tidak sekadar menjadi sarana evaluasi pelaksanaan restorative justice, tetapi juga ruang intelektual untuk merumuskan arah kebijakan penegakan hukum yang lebih responsif terhadap rasa keadilan yang hidup di tengah masyarakat atau living law.

Kejati Kalbar menegaskan bahwa restorative justice merupakan terobosan penting dalam sistem peradilan pidana yang menempatkan hukum tidak hanya sebagai instrumen penghukuman, tetapi juga sebagai sarana pemulihan, rekonsiliasi, dan harmonisasi sosial. Pendekatan ini sejalan dengan karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai musyawarah, perdamaian, gotong royong, serta penyelesaian konflik yang mengedepankan keseimbangan hubungan antarwarga.

“Penegakan hukum yang ideal bukan hanya mampu menghadirkan kepastian hukum, tetapi juga harus menangkap denyut keadilan yang hidup di tengah masyarakat. Hukum tidak boleh terlepas dari nilai, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi fondasi kehidupan sosial. Oleh karena itu, evaluasi terhadap pelaksanaan restorative justice menjadi penting untuk memastikan kebijakan yang dibangun benar-benar selaras dengan kebutuhan dan rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Keberhasilan restorative justice tidak semata diukur dari jumlah perkara yang diselesaikan melalui penghentian penuntutan. Keberhasilan lebih tercermin dari kemampuan memulihkan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat, menghilangkan potensi konflik berkepanjangan, serta mengembalikan keseimbangan sosial yang terganggu akibat suatu tindak pidana.

FGD ini juga menegaskan komitmen Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang tidak hanya bekerja berdasarkan teks peraturan, tetapi memahami konteks sosial, budaya, dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat. Hukum yang kuat adalah hukum yang mampu menjaga ketertiban, menghadirkan keadilan, serta tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi ruh kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan FGD menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur A pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan RI Dr. Hari Wibowo, SH, MH, dan Dr. H. Aswandi, SH, MHum dari Universitas Tanjungpura yang mewakili Dekan Fakultas Hukum Untan. 

Hadir pula tokoh yang mewakili Ormas Melayu, Rektor UPB, Panglima Muda DPD Kota Pontianak, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sungai Beliung, dan Ormas IKBM. Para peserta menyatakan dukungan terhadap FGD yang melibatkan unsur masyarakat sebagai bahan masukan dalam penyusunan rekomendasi kebijakan evaluasi pelaksanaan restorative justice.


Kompolnas RI Kunjungi Polres Kubu Raya, Dorong Pelayanan Publik yang Profesional dan Akuntabel

Foto: Kompolnas RI Kunjungi Mapolres Kubu Raya, Kalbar 

KUBU RAYA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja strategis ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis (21/5/2026) pagi. 

Kunjungan ini berfokus pada pengumpulan data komprehensif terkait Sumber Daya Manusia (SDM), sarana-prasarana (sarpras), hingga optimalisasi serapan anggaran di jajaran Polres Kubu Raya guna memastikan pelayanan publik berjalan prima, modern, dan akuntabel.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Mapolres Kubu Raya ini dihadiri Anggota Kompolnas RI Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., didampingi Kasubbag Pemantauan dan Evaluasi SKM Kompolnas RI AKBP Dicky Hermansyah, S.H., S.I.K., M.H., Anggota Kompolnas RI Ekin Natanael Tarigan, serta Staf Kompolnas RI Rehbuna Febrianto Lubis, S.H.

Kehadiran tim pengawas eksternal tersebut disambut oleh AKM Tk. III Itwasda Polda Kalbar Kombes Pol Abdul Rosid, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., beserta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya.

Dalam sambutannya, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum krusial dan wujud perhatian besar Kompolnas terhadap penguatan institusi kepolisian di tingkat wilayah. Evaluasi berkala dinilai menjadi mesin penggerak utama untuk terus memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Kehadiran Kompolnas RI adalah bentuk perhatian dan dukungan nyata bagi kami di Polres Kubu Raya untuk terus menaikkan kelas pelayanan publik. Ini forum yang sangat baik guna mengevaluasi potret pelayanan yang telah berjalan, agar visi kepolisian yang profesional, akuntabel, dan humanis tidak sekadar menjadi jargon, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.

Kadek Ary menambahkan, pihaknya membuka seluruh data operasional secara transparan agar dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi objektif bagi Kompolnas RI.

Anggota Kompolnas RI Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., memaparkan bahwa mandat utama Kompolnas adalah membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan kelembagaan serta mengawal pelaksanaan tugas Polri. Oleh sebab itu, potret utuh mengenai dinamika kewilayahan sangat dibutuhkan agar kebijakan pusat sejalan dengan kebutuhan riil di daerah.

“Rekomendasi kebijakan yang konstruktif dan objektif tidak bisa lahir dari balik meja. Ia harus dibangun dari kondisi nyata dan empiris di lapangan. Polres Kubu Raya ini adalah satuan kewilayahan yang relatif masih muda, berusia kurang lebih 7 tahun. Tentu memiliki karakteristik, dinamika, tantangan, serta kebutuhan organisasi tersendiri,” kata Gufron.

Gufron mengajak jajaran Polres Kubu Raya berdialog terbuka mengenai tantangan multidimensi yang dihadapi, mulai dari aspek geografis, sosiologis, hingga konstelasi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan (Ipoleksosbudkam).

Dalam pemaparan formal, Kapolres Kubu Raya membedah kondisi wilayah hukumnya secara menyeluruh:

1. Kriminologi dan Penegakan Hukum: Kabupaten Kubu Raya menempati peringkat ketiga tingkat kriminalitas di Kalbar, didominasi kasus pencurian dan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Langkah pencegahan dan penegakan hukum Satreskrim dinilai berjalan baik.

2. Urgensi Satuan Polairud: Mengingat wilayah Kubu Raya didominasi kepulauan dan jalur perairan, Polres mengajukan urgensi pembentukan Satuan Polairud untuk memaksimalkan pengamanan perairan.

3. Fokus Lahan Gambut dan Karhutla: Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan menjadi fokus utama mengingat topografi Kubu Raya didominasi lahan gambut yang rentan. Program “Gerakan Indonesia Asri” juga diakselerasi bersama Pemkab Kubu Raya.

4. Manajemen Sosial-Ekonomi dan Lalu Lintas: Polres memitigasi potensi gesekan sosial di sektor perkebunan sawit serta mengintervensi angka kecelakaan lalu lintas melalui manajemen keselamatan jalan oleh Satlantas.

5. Komunikasi Publik dan Penguatan Komunitas: Optimalisasi fungsi Bhabinkamtibmas, respons cepat layanan 110, dan komunikasi aktif dengan tokoh agama, adat, dan masyarakat.

Merespons paparan tersebut, Anggota Kompolnas RI Gufron memberikan tiga poin penekanan strategis:

1. Penebalan Keamanan di Titik Rawan: Peningkatan patroli, penguatan deteksi dini, dan kehadiran personel preventif di lokasi rawan.

2. Transformasi Humas di Era Digital: Optimalisasi fungsi kehumasan melalui media sosial untuk menyajikan informasi cepat, akurat, edukatif, dan humanis.

3. Pelayanan Responsif dan Transparan: Pelayanan yang responsif, transparan, adil, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Kunjungan kerja ditutup dengan diskusi interaktif antara Tim Kompolnas RI dan jajaran PJU Polres Kubu Raya. Masukan yang dihimpun akan menjadi bahan rekomendasi kebijakan nasional untuk mendukung Polri yang semakin modern dan terpercaya. (Tim)


Senin, 18 Mei 2026

Kecelakaan Motor dan Dump Truck di Sekadau, Pengendara Motor Alami Patah Tulang

Foto: Dump Truk Terperosok Pasca Kecelakaan di Dusun Entada, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Senin (18/5/2026) 

SEKADAU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sekadau - Sintang, tepatnya di Dusun Entada, Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Kecelakaan melibatkan sepeda motor dan mobil dump truck.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono mengatakan, peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Vega Force yang dikendarai S (51) dan mobil dump truck Mitsubishi yang dikemudikan L (37).

“Kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai S melaju dari arah Sekadau menuju Sintang. Dalam perjalanan, kendaraan tersebut mengalami kempes pada ban belakang sehingga melaju dengan kecepatan rendah,” ujar AKP Triyono.

Ia menjelaskan, setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor berhenti secara mendadak di lajur kiri jalan. Hal itu diduga karena mengira terdapat bengkel tambal ban di sisi jalan, tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas di belakangnya.

“Pada saat bersamaan, dari arah yang sama datang mobil dump truck yang dikemudikan L. Pengemudi truk berupaya mengurangi kecepatan dan menghindar ke sisi kiri, namun karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, kaki kiri pengendara sepeda motor terlindas ban belakang kendaraan truk, sehingga korban mengalami patah tulang dan luka terbuka.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Sekadau untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pengemudi truk tidak mengalami luka. Petugas piket fungsi lantas Polres Sekadau telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan penanganan lebih lanjut.

Menanggapi meningkatnya kejadian kecelakaan lalu lintas dalam beberapa waktu terakhir, AKP Triyono mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara. 

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian utama, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan. Jangan berhenti secara mendadak di badan jalan tanpa memastikan kondisi lalu lintas di sekitar,” tandasnya. (Tim)


Minggu, 17 Mei 2026

Wagub Kalbar Apresiasi Dedikasi Relawan Damkar Bakti 28 di HUT ke-5

Foto: Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan menghadiri HUT ke-5 Damkar Bakti 28 di Posko Damkar Bakti 28, Kecamatan Pontianak Utara, Minggu (17/5/2026)

PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi dedikasi relawan Pemadam Kebakaran Bakti 28 yang selama ini aktif membantu masyarakat dalam penanganan kebakaran dan berbagai kegiatan kemanusiaan di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Apresiasi tersebut disampaikan Krisantus saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-5 Damkar Bakti 28 di Posko Damkar Bakti 28, Kecamatan Pontianak Utara, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala BPBD Kota Pontianak mewakili Wali Kota Pontianak, Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin, Pembina Damkar Bakti 28 Yo Nguan Cua, Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa Kota Pontianak Hendry Pangestu Lim, Ketua Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran Swasta Kota Pontianak, perwakilan pemadam kebakaran dari Kubu Raya, Mempawah, Bengkayang, dan Kota Singkawang, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta 10 donatur tetap Yayasan Damkar Bakti 28.

Krisantus mengatakan keberadaan relawan pemadam kebakaran swasta sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam menangani musibah kebakaran yang kerap terjadi di kawasan perkotaan.

“Sampai bulan April ini sudah terjadi sekitar 20 kasus kebakaran di Kota Pontianak. Kebakaran tidak pernah memberi tahu kapan akan terjadi, sehingga keberadaan pemadam kebakaran sangat penting membantu masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang selama ini mendukung operasional Damkar Bakti 28. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur tetap yang telah membantu operasional Damkar Bakti 28 selama lima tahun ini. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi kegiatan penyelamatan masyarakat,” katanya.

Krisantus menilai tugas anggota pemadam kebakaran memiliki risiko tinggi karena tidak hanya memadamkan api, tetapi juga membantu berbagai situasi darurat lainnya di tengah masyarakat.

“Tugas mereka sangat mulia. Kadang membantu evakuasi, penyelamatan warga, hingga berbagai kondisi darurat lainnya,” tuturnya.

Ketua Damkar Bakti 28, Tjhin Djie Sen, mengatakan pihaknya bersyukur organisasi tersebut masih dapat terus hadir melayani masyarakat sejak berdiri pada 2021 lalu. Menurutnya, keberlangsungan operasional Damkar Bakti 28 tidak terlepas dari dukungan para donatur dan relawan.

“Selama ini operasional kami didukung para donatur. Kami bersyukur Damkar Bakti 28 masih bisa terus membantu masyarakat Kota Pontianak maupun daerah sekitarnya,” ujarnya.

Ia berharap adanya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, terutama armada dan perlengkapan keselamatan kerja bagi anggota.

“Sebagian besar unit kendaraan kami merupakan mobil lama. Selain itu, anggota juga membutuhkan perlengkapan keselamatan karena pekerjaan ini memiliki risiko tinggi,” katanya.

Tjhin Djie Sen juga mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Barat dalam peringatan HUT ke-5 Damkar Bakti 28 sebagai bentuk dukungan terhadap relawan pemadam kebakaran swasta di daerah.

Peringatan HUT ke-5 Damkar Bakti 28 berlangsung meriah dengan penampilan tarian Tidayu dan hiburan artis yang menghibur para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. (Jm)