Berita BorneoTribun: Danantara hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan
Tampilkan postingan dengan label Danantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Danantara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 April 2026

Menkeu Purbaya Soroti Arah Baru Ekonomi Indonesia Menuju Pertumbuhan Berkualitas

Menkeu Purbaya mengungkap strategi baru ekonomi Indonesia berbasis investasi dan hilirisasi untuk mendorong pertumbuhan produktif serta menjaga stabilitas di tengah tekanan global.
Menkeu Purbaya mengungkap strategi baru ekonomi Indonesia berbasis investasi dan hilirisasi untuk mendorong pertumbuhan produktif serta menjaga stabilitas di tengah tekanan global.

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mulai mengubah pendekatan pembangunan ekonomi nasional dengan menekankan pertumbuhan yang tidak hanya stabil, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja berkualitas.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa arah baru kebijakan ekonomi diarahkan pada peningkatan produktivitas sektor industri serta penguatan investasi jangka panjang.

Pendekatan ini menandai pergeseran strategi dari sekadar menjaga stabilitas menuju transformasi ekonomi yang lebih berorientasi pada kualitas pertumbuhan.

Dalam kebijakan terbaru, pemerintah menyiapkan tiga fondasi utama yang akan menopang perubahan struktur ekonomi nasional, yakni:

  • Investasi produktif

  • Industrialisasi berbasis hilirisasi

  • Peningkatan produktivitas tenaga kerja

Ketiga pilar tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor manufaktur dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya domestik.

Selain itu, pengembangan industri hilir juga diyakini dapat memperluas basis ekonomi nasional sehingga pertumbuhan tidak bergantung pada sektor tertentu saja.

Di tengah ketidakpastian global, kondisi ekonomi Indonesia dinilai tetap berada pada jalur yang relatif stabil.

Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat sebesar 5,11 persen pada 2025, menunjukkan ketahanan yang cukup baik dibandingkan sejumlah negara lain.

Stabilitas tersebut didukung oleh beberapa indikator utama, seperti:

  • Inflasi yang tetap terkendali

  • Defisit fiskal yang terjaga

  • Rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang relatif rendah

Selain itu, neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus sekitar Rp20,6 triliun (setara 1,27 miliar dolar AS, asumsi kurs ±Rp16.200 per dolar AS) pada Februari 2026.

Surplus tersebut melanjutkan tren positif selama sekitar 70 bulan berturut-turut.

Dalam menghadapi dinamika ekonomi global, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih berperan penting sebagai bantalan ekonomi atau shock absorber.

Kebijakan fiskal diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga.

Pemerintah juga mempertahankan disiplin fiskal dengan menjaga defisit tetap di bawah 3 persen dari PDB.

Selain itu, koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter terus diperkuat guna menjaga stabilitas makroekonomi.

Meski ketegangan global masih terjadi, pemerintah tetap menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,4 hingga 6 persen pada 2026.

Optimisme tersebut didasarkan pada fondasi ekonomi yang dinilai cukup kuat serta beragam program transformasi yang sedang berjalan.

Program hilirisasi menjadi salah satu instrumen utama dalam mempercepat perubahan struktur ekonomi nasional.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap Indonesia dapat meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Walau optimistis, pemerintah tetap mencermati potensi risiko global, terutama ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dapat berdampak pada kenaikan harga energi.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, pemerintah menyiapkan bantalan fiskal serta menjaga stabilitas harga bahan bakar bersubsidi.

Selain itu, efisiensi belanja negara juga menjadi prioritas guna memastikan ruang fiskal tetap tersedia jika terjadi tekanan ekonomi global.

FAQ

1. Apa fokus utama strategi ekonomi terbaru pemerintah?

Fokus utama adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih produktif melalui investasi, industrialisasi, dan peningkatan produktivitas tenaga kerja.

2. Mengapa hilirisasi menjadi prioritas?

Hilirisasi bertujuan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri serta memperkuat sektor manufaktur nasional.

3. Berapa target pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026?

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,4–6 persen pada tahun 2026.

4. Apa peran APBN dalam menjaga ekonomi?

APBN berfungsi sebagai bantalan ekonomi untuk melindungi daya beli masyarakat saat terjadi gejolak ekonomi global.

5. Apa risiko terbesar bagi ekonomi Indonesia saat ini?

Salah satu risiko utama adalah ketegangan geopolitik global yang dapat memengaruhi harga energi dan stabilitas ekonomi.

Selasa, 25 Februari 2025

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih dan Pemanfaatan Sumber Daya Secara Bijak

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih dan Pemanfaatan Sumber Daya Secara Bijak
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintahan Bersih dan Pemanfaatan Sumber Daya Secara Bijak.
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, serta mengelola sumber daya nasional secara bijaksana. 

Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo saat meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Halaman Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Pemerintahan Bersih dan Bebas Korupsi

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya akan berkomitmen penuh dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

"Saya bersama pemerintah yang saya pimpin, didukung oleh koalisi yang solid, bertekad keras untuk membangun suatu pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Saya akan melawan korupsi dengan sekeras-kerasnya, dengan segala tenaga dan upaya yang bisa saya kerahkan tanpa pandang bulu. Prinsip yang sama akan menjadi fondasi dalam pengelolaan Danantara Indonesia," tegasnya.

Pengelolaan Sumber Daya Nasional Secara Bijak

Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa pemanfaatan sumber daya nasional yang bijaksana telah menjadi visi sejak awal kemerdekaan Indonesia. 

Ia menyoroti pentingnya sektor strategis seperti pertanian dan teknologi dalam memperkuat ekonomi nasional.

"Sejak dulu, Presiden pertama kita telah membesarkan Institut Teknologi Bandung karena kita harus menguasai teknologi untuk meraih kemerdekaan dan kesejahteraan. Presiden kedua melanjutkan pembangunan, dan semua Presiden kita membawa kita sampai ke titik ini, di mana kita bisa meluncurkan Danantara Indonesia," ujar Presiden Prabowo.

Danantara Indonesia: Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia

Presiden Prabowo menegaskan bahwa peluncuran Danantara Indonesia bertujuan untuk memastikan kekayaan negara benar-benar bermanfaat bagi rakyat. Menurutnya, inisiatif ini adalah langkah besar bagi Indonesia.

"Mungkin ada yang ragu apakah ini bisa berhasil atau tidak, dan itu wajar karena inisiatif ini belum pernah ada sebelumnya. Namun, hari ini seluruh rakyat Indonesia patut berbangga karena dengan total aset lebih dari USD 900 miliar, Danantara Indonesia akan menjadi dana kekayaan negara atau sovereign wealth fund terbesar di dunia," jelasnya.

Transformasi dan Optimalisasi BUMN

Presiden juga menjelaskan bahwa Danantara Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai dana investasi, tetapi juga sebagai alat untuk mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Danantara Indonesia akan menjadi solusi strategis dan efisien dalam mengoptimalkan BUMN. Kita tidak hanya akan menginvestasikan dividen BUMN ke industri-industri yang mendorong pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga mentransformasi BUMN kita menjadi pemimpin kelas dunia di sektor masing-masing," katanya.

Peran Indonesia di Kancah Global

Selain fokus pada pembangunan dalam negeri, Danantara Indonesia juga memiliki misi untuk memperkuat peran Indonesia di tingkat global. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemitraan strategis di berbagai sektor.

"Melalui inisiatif ini, kita akan menjalin kemitraan strategis dalam energi terbarukan, infrastruktur, pendidikan, dan menempatkan Indonesia sebagai pemain utama di tingkat global. Kita ingin berkontribusi bagi kesejahteraan dan stabilitas regional serta dunia," ujarnya.

Peluncuran Danantara Indonesia menjadi langkah awal pemerintahan Prabowo dalam membangun ekonomi yang kuat, transparan, dan berkelanjutan. 

Dengan komitmen terhadap pemerintahan bersih dan pengelolaan sumber daya yang bijak, diharapkan Indonesia semakin maju dan berdaya saing di tingkat internasional.

Presiden Prabowo Luncurkan Danantara, Komitmen Pengelolaan Investasi Berkelanjutan

Presiden Prabowo Luncurkan Danantara, Komitmen Pengelolaan Investasi Berkelanjutan
Presiden Prabowo Luncurkan Danantara, Komitmen Pengelolaan Investasi Berkelanjutan.
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Halaman Istana Kepresidenan Jakarta. 

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah mengelola investasi nasional demi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Peluncuran Danantara Indonesia hari ini memiliki arti yang sangat penting karena Danantara bukan sekadar badan pengelola investasi, melainkan instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan cara kita mengelola kekayaan Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Danantara: Lebih dari Sekadar Investasi

Presiden menegaskan bahwa Danantara bukan hanya sekadar dana investasi biasa, tetapi bertujuan untuk mengubah cara pengelolaan kekayaan negara agar memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Menurutnya, pemerintah telah menunjukkan komitmen kuat dalam disiplin keuangan dan tata kelola yang bertanggung jawab.

“Kita telah membuktikan komitmen dalam mengelola kekayaan negara dengan disiplin keuangan yang ketat. Dalam 100 hari pertama pemerintahan saya, kami berhasil mengamankan lebih dari Rp 300 triliun atau hampir 20 miliar dolar dalam bentuk tabungan negara,” ungkapnya.

Dana tersebut nantinya akan dikelola Danantara untuk diinvestasikan dalam proyek nasional yang berfokus pada industrialisasi dan hilirisasi. 

Presiden yakin bahwa proyek-proyek ini akan menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi Indonesia.

“Proyek-proyek yang memiliki dampak tinggi ini akan menghasilkan manfaat nyata, menciptakan lapangan kerja berkualitas, serta membawa kemakmuran jangka panjang bagi masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Danantara, Energi Masa Depan Nusantara

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam mewujudkan Danantara. Ia menegaskan bahwa kehadiran Danantara adalah langkah besar menuju kemandirian ekonomi, ketahanan, dan kesejahteraan bangsa.

“Daya Anagata Nusantara berarti energi kekuatan masa depan bagi Indonesia. Ini adalah simbol komitmen kita untuk membangun masa depan yang lebih kuat dan mandiri,” jelasnya.

Sebagai penutup, Presiden menegaskan pentingnya pengelolaan Danantara yang transparan dan berhati-hati agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia.

“Dengan keyakinan ini, mari kita bergerak bersama, bersatu dalam tujuan, dan yakin bahwa pencapaian terbesar Indonesia masih ada di depan kita. 

Percayalah, Indonesia akan menjadi negara maju, makmur, dan terhormat,” tandasnya.

Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, serta para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI, termasuk Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin. 

Selain itu, hadir pula para pimpinan lembaga negara, menteri kabinet, duta besar negara sahabat, ketua umum partai politik, serta tokoh agama dan masyarakat.

Peluncuran Danantara menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan investasi yang berkelanjutan serta mendorong kemajuan ekonomi nasional. 

Dengan pengelolaan yang baik, Danantara diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi generasi mendatang.