Berita BorneoTribun: Deepfake Selebriti hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Deepfake Selebriti. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deepfake Selebriti. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Agustus 2025

Grok Ilon Musk Kini Bisa Bikin Video Erotis 15 Detik, Picu Kontroversi

Tampilan fitur Grok Imagine di aplikasi XAI milik Elon Musk dengan mode konten dewasa
Tampilan fitur Grok Imagine di aplikasi XAI milik Elon Musk dengan mode konten dewasa.

JAKARTA - Perusahaan xAI milik Elon Musk resmi meluncurkan fitur baru bernama Imagine di chatbot Grok, yang memungkinkan pengguna membuat gambar dan video 15 detik, termasuk konten erotis. 

Fitur ini sudah tersedia sejak awal Agustus 2025 untuk pelanggan SuperGrok dan Premium+ X di perangkat iOS. 

Meski memiliki mode “dewasa” yang memungkinkan tampilan sebagian tubuh tanpa busana, sistem tetap membatasi pembuatan konten pornografi eksplisit penuh.

Fitur Imagine bekerja dengan mengubah teks atau gambar acuan menjadi video singkat lengkap dengan suara. 

Salah satu pengguna X dengan nama akun CardanoNSFW bahkan membagikan contoh video yang dihasilkan, memamerkan kemampuan Grok dalam menciptakan adegan provokatif. 

Sebelumnya, xAI juga sempat merilis karakter anime virtual yang hiper-seksual, sehingga integrasi konten NSFW di Grok dianggap sebagai kelanjutan dari strategi tersebut.

Meski ada moderasi internal, banyak pengguna di media sosial AS berhasil membuat konten “18+” dengan wajah selebritas seperti Taylor Swift, Margot Robbie, dan Zendaya. Tak ketinggalan, gambar parodi Elon Musk bersama seekor angsa juga ikut beredar. 

“Secara teknis, sistem membatasi pornografi penuh. Tapi potensi penyalahgunaan tetap besar, terutama untuk membuat deepfake selebriti,” tulis TechCrunch yang sudah menguji fitur ini.

 Media tersebut menambahkan, hasil visual Grok Imagine masih jauh dari realistis, dengan kulit bertekstur seperti lilin dan efek mirip animasi.

Peluncuran Grok Imagine memicu perdebatan luas terkait etika, privasi, dan keamanan data. 

Pakar teknologi memperingatkan bahwa meski kualitasnya belum sempurna, kemudahan membuat konten erotis berbasis AI bisa mempercepat penyebaran deepfake berisiko, termasuk yang melibatkan tokoh publik. 

Hingga kini, xAI belum mengumumkan rencana pembatasan lebih ketat, sementara tren penggunaan fitur ini terus meningkat di berbagai komunitas daring.