Berita BorneoTribun: Dewan Perdamaian Gaza hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Dewan Perdamaian Gaza. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewan Perdamaian Gaza. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Januari 2026

Aceh Masih Berjuang Usai Banjir Bandang, Indonesia Diminta Setor Rp 17,8 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza

Aceh Masih Berjuang Usai Banjir Bandang, Indonesia Diminta Setor Rp 17,8 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza
Aceh Masih Berjuang Usai Banjir Bandang, Indonesia Diminta Setor Rp 17,8 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza.

JAKARTA - Saat sebagian wilayah Aceh masih berjibaku memulihkan diri dari dampak banjir bandang, muncul kabar yang menyita perhatian publik. 

Indonesia resmi menyatakan kesediaannya bergabung dalam Dewan Perdamaian untuk pemulihan Jalur Gaza, Palestina, sebuah inisiatif internasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Informasi ini disampaikan Kementerian Luar Negeri RI. Indonesia tidak sendirian. Sejumlah negara lain juga telah menyatakan komitmen bergabung, di antaranya Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab.

Menariknya, Israel yang disebut sebagai pihak utama penyebab hancurnya Gaza juga ikut masuk dalam daftar anggota Dewan Perdamaian tersebut. 

Sementara itu, beberapa negara Eropa memilih bersikap berbeda. Inggris dan sejumlah negara lain dilaporkan enggan bergabung dalam forum ini.

Dewan Perdamaian Gaza dirancang sebagai badan pengarah yang akan menentukan arah kebijakan, strategi, dan langkah pemulihan wilayah Gaza pascakonflik. 

Mulai dari pembangunan infrastruktur, pemulihan ekonomi, hingga stabilitas keamanan jangka panjang.

Namun, ada satu poin penting yang langsung memicu perdebatan. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa setiap negara anggota Dewan Perdamaian wajib menyetor dana sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat, atau setara sekitar Rp 17,8 triliun.

Angka tersebut dinilai sangat besar, apalagi di tengah kondisi dalam negeri Indonesia yang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam dan kebutuhan pemulihan daerah terdampak seperti Aceh. 

Situasi ini pun memunculkan pertanyaan publik soal prioritas, transparansi, serta manfaat langsung bagi Indonesia ke depan.

Keputusan ini dipastikan akan terus menjadi sorotan, baik dari masyarakat maupun pengamat kebijakan luar negeri, mengingat besarnya komitmen dana dan dampak geopolitik yang menyertainya.

@borneotribun.com Saat Rakyat Berjuang Pascabanjir Aceh, Indonesia Wajib Bayar Rp 17,8 Triliun demi Perdamaian Gaza Saat sebagian wilayah Aceh masih berjibaku memulihkan diri dari dampak banjir bandang, muncul kabar yang menyita perhatian publik. Indonesia resmi menyatakan kesediaannya bergabung dalam Dewan Perdamaian untuk pemulihan Jalur Gaza, Palestina, sebuah inisiatif internasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Informasi ini disampaikan Kementerian Luar Negeri RI. Indonesia tidak sendirian. Sejumlah negara lain juga telah menyatakan komitmen bergabung, di antaranya Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab. Editor: Heri Yakop Foto: Istimewa Kunjungi & Ikuti: https://www.borneotribun.com/ https://www.youtube.com/@borneotribun https://www.instagram.com/borneotribun https://www.tiktok.com/@borneotribun.com https://www.threads.com/@borneotribun https://x.com/borneotribun https://id.pinterest.com/borneotribun/ #banjiraceh #beritaglobal #gazapalestina #politikinternasional #beritaviral ♬ suara asli - Borneotribun