Berita BorneoTribun: Discord hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Discord. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Discord. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2025

Discord Hacked User Data and ID Photos Leaked

Discord Hacked User Data and ID Photos Leaked
Discord Hacked User Data and ID Photos Leaked.

Discord has confirmed a data breach after one of its third-party contractors was hacked by unknown attackers. The incident affected the company’s customer support service, exposing some user data from those who recently contacted the support team. The company reported the breach last week via official emails sent to affected users.

According to Discord, the number of impacted users is relatively small, but the leaked information is quite sensitive. In its official statement, the company revealed that hackers accessed users’ names, Discord usernames, email addresses, and contact details. Some payment-related data, including payment methods, the last four digits of bank cards, and purchase history, were also compromised. In addition, IP addresses and full chat logs with customer support agents were accessed.

What makes the situation even more serious is that several images of personal identification documents were also stolen. Some users who had previously sent photos of their IDs, such as passports or driver’s licenses, for age verification were affected by this leak. These images could potentially be misused for fraud or identity theft.

However, Discord assured users that full card numbers, CVV or CVC security codes, and account passwords remain safe. Those sensitive details are not stored on the contractor’s system that was breached, so hackers couldn’t access them. Regular chats and messages outside of customer support conversations were also not impacted by the incident.

Discord Hacked User Data and ID Photos Leaked
Discord Hacked User Data and ID Photos Leaked.

As soon as the breach was detected, Discord immediately revoked the contractor’s access and brought in a leading cybersecurity firm to investigate. Law enforcement authorities have also been involved to track down the attackers. The company said it is now reviewing its security measures and strengthening oversight for all external service providers.

Discord urged users who recently contacted customer support to check their email inboxes. Affected users should have already received an official notification from noreply@discord.com, which is the only legitimate contact address for this issue. The company also warned users to stay alert for suspicious messages or data requests pretending to be from Discord.

While there have been no reports of widespread data misuse so far, the incident serves as a reminder that even major platforms are not immune to security breaches. Cybersecurity experts recommend users enable two-factor authentication (2FA) and avoid sending personal documents unless absolutely necessary. Discord has pledged to reassess its third-party security systems to prevent similar incidents in the future.

Discord Kena Retas Data Pengguna dan Foto Dokumen Ikut Bocor

Discord Kena Retas Data Pengguna dan Foto Dokumen Ikut Bocor
Discord Kena Retas Data Pengguna dan Foto Dokumen Ikut Bocor.

JAKARTA - Discord baru saja mengonfirmasi adanya insiden kebocoran data setelah salah satu mitra pihak ketiganya diretas oleh peretas tak dikenal. Kejadian ini menimpa layanan dukungan pelanggan (customer support) dan membuat sebagian data pengguna yang baru-baru ini menghubungi tim bantuan ikut terekspos ke tangan pelaku. Insiden ini pertama kali dilaporkan pada pekan lalu oleh pihak perusahaan melalui email resmi yang dikirim ke pengguna terdampak.

Menurut penjelasan Discord, jumlah pengguna yang terkena dampak sebenarnya tidak terlalu banyak, namun jenis data yang bocor tergolong sensitif. Dalam laporan resminya, perusahaan menyebut bahwa peretas berhasil mengakses nama, username Discord, alamat email, serta informasi kontak pengguna. Tak hanya itu, sebagian data pembayaran seperti metode pembayaran, empat digit terakhir nomor kartu, dan riwayat transaksi juga ikut bocor. Peretas juga sempat mendapatkan alamat IP serta riwayat percakapan antara pengguna dan tim dukungan pelanggan.

Discord Kena Retas Data Pengguna dan Foto Dokumen Ikut Bocor
Discord Kena Retas Data Pengguna dan Foto Dokumen Ikut Bocor.

Yang membuat kasus ini semakin serius, beberapa foto dokumen identitas juga ikut dicuri. Beberapa pengguna yang sebelumnya mengirimkan foto kartu identitas seperti paspor dan SIM untuk keperluan verifikasi usia dilaporkan menjadi korban kebocoran ini. Gambar-gambar tersebut kini dikhawatirkan bisa disalahgunakan untuk penipuan atau pencurian identitas.

Meskipun begitu, Discord memastikan bahwa nomor kartu lengkap, kode keamanan CVV atau CVC, serta kata sandi akun utama pengguna tetap aman. Data tersebut tidak tersimpan pada sistem mitra yang diretas, sehingga tidak dapat diakses oleh pelaku. Aktivitas obrolan dan pesan pribadi di luar percakapan dengan dukungan pelanggan juga tidak terdampak oleh serangan ini.

Begitu mendeteksi pelanggaran, Discord segera mencabut semua akses mitra yang diretas dan melibatkan firma keamanan siber terkemuka untuk menyelidiki insiden tersebut. Perusahaan juga melibatkan aparat penegak hukum untuk menelusuri pelaku dan memperkuat pengawasan terhadap semua penyedia layanan eksternal di masa depan.

Discord juga mengimbau para pengguna yang pernah berkomunikasi dengan layanan dukungan dalam beberapa bulan terakhir agar memeriksa email mereka. Pengguna yang datanya berpotensi terekspos sudah menerima pemberitahuan resmi dari alamat noreply@discord.com, satu-satunya kanal komunikasi yang digunakan untuk kasus ini. Pihak perusahaan mengingatkan agar pengguna waspada terhadap pesan mencurigakan atau permintaan data tambahan yang mengatasnamakan Discord.

Meski belum ada laporan penyalahgunaan data secara luas, insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan digital tetap rentan bahkan bagi platform besar sekalipun. Para pakar keamanan menyarankan pengguna untuk selalu menggunakan autentikasi dua faktor (2FA) dan tidak mengirimkan dokumen sensitif kecuali benar-benar diperlukan. Discord sendiri berjanji akan meninjau ulang sistem keamanan mitranya agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.