Cegah Learning Loss, Bengkayang Terapkan Sekolah Tatap Muka
![]() |
| Dinas Pendidikan Bengkayang mewajibkan sekolah tatap muka penuh untuk mencegah learning loss dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa pascapandemi. (Gambar ilustrasi) |
Bengkayang, Kalbar — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang menegaskan seluruh sekolah wajib melaksanakan pembelajaran tatap muka secara penuh. Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mencegah terjadinya learning loss atau penurunan kemampuan belajar siswa pascapandemi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkayang, Heru Pujiono, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga kualitas pendidikan agar tetap optimal.
“Untuk memastikan kualitas pembelajaran, kita tegaskan tidak ada pembelajaran daring. Semua sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka,” ujar Heru usai menjadi pembina upacara di SMP Negeri 4 Bengkayang, Senin.
Fokus Pemulihan Dampak Pandemi
Menurut Heru, dampak pandemi COVID-19 masih dirasakan hingga saat ini, terutama dalam capaian akademik siswa. Oleh karena itu, pembelajaran tatap muka dinilai sebagai solusi paling efektif.
“Dampak pandemi masih kita rasakan. Untuk menghindari semakin besarnya learning loss, maka pembelajaran tatap muka menjadi pilihan utama,” jelasnya.
Kebijakan ini juga selaras dengan upaya pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pendidikan nasional.
Upacara Bendera Wajib Setiap Senin
Pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Idul Fitri 1447 Hijriah, seluruh satuan pendidikan di Bengkayang melaksanakan upacara bendera.
Kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026, yang menginstruksikan:
Pelaksanaan upacara setiap hari Senin
Pembacaan Ikrar Pelajar Indonesia
Menyanyikan lagu nasional
Penguatan karakter siswa
Lingkungan Sekolah Harus Aman dan Nyaman
Heru juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan asri.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi siswa, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter melalui tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat,” tegasnya.
Hal ini menjadi bagian dari pendekatan pendidikan berbasis karakter yang kini semakin diperkuat di tingkat daerah.
Optimalisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Selain pembelajaran tatap muka, sekolah juga didorong untuk mengoptimalkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
TKA menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur capaian belajar siswa sekaligus bahan evaluasi peningkatan mutu pendidikan.
Komitmen Pemda Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berharap:
Kualitas pembelajaran meningkat
Ketertinggalan siswa dapat dipulihkan
Sistem pendidikan lebih stabil pascapandemi
“Kita berharap kebijakan ini dapat mempercepat pemulihan capaian belajar siswa,” tutup Heru.
FAQ
1. Apa itu learning loss?
Learning loss adalah penurunan kemampuan belajar siswa akibat terganggunya proses pendidikan, seperti saat pandemi COVID-19.
2. Apakah masih ada pembelajaran daring di Bengkayang?
Tidak. Dinas Pendidikan menegaskan semua sekolah wajib tatap muka penuh.
3. Mengapa tatap muka dianggap penting?
Karena interaksi langsung dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa.
4. Apa itu TKA?
Tes Kemampuan Akademik adalah evaluasi untuk mengukur capaian belajar siswa.
5. Apa tujuan upacara setiap Senin?
Untuk membangun disiplin, nasionalisme, dan karakter siswa.
Oleh: Fran Asok

