Pecco Bagnaia Kaget Usai Tonton Ulang Balapan Lama, Janji Bangkit di MotoGP Austria 2025
Spielberg – Juara dunia MotoGP dua kali, Francesco "Pecco" Bagnaia, mengaku terkejut setelah menonton ulang balapan-balapan lamanya saat jeda musim panas 2025.
Pebalap Ducati Lenovo itu menemukan performanya tahun ini “tidak bisa dibandingkan” dengan musim-musim sebelumnya.
Jelang MotoGP Austria di Red Bull Ring akhir pekan ini, Bagnaia bertekad mengembalikan kecepatannya dan kembali bersaing memperebutkan kemenangan.
Bagnaia yang kini tertinggal 168 poin dari rekan setimnya, Marc Marquez, hanya mampu meraih satu kemenangan dari 12 seri musim ini.
Sebaliknya, Marquez sudah mengantongi delapan kemenangan dan berada di puncak klasemen.
Masalah terbesar Bagnaia adalah ketidakmampuannya mengerem sekeras biasanya di atas motor GP25, yang membuatnya kesulitan bertarung di barisan depan.
![]() |
| Pecco Bagnaia Kaget Usai Tonton Ulang Balapan Lama, Janji Bangkit di MotoGP Austria 2025. |
“Saya melihat banyak balapan dari tahun lalu dan sebelumnya. Saat itu saya sangat kompetitif, bisa mengikuti, menyalip, dan mengerem super keras. Tahun ini saya seperti Pecco yang berbeda, tidak ada yang bisa dibandingkan. Jadi saya ingin mengubah itu dan kembali seperti tahun lalu,” ujar Bagnaia dikutip dari motogp.com, Kamis (14/8).
Bagnaia juga mengakui gaya balapnya saat ini tidak cocok dengan karakter Ducati 2025. “Dengan motor ini saya tidak bisa mengerem seperti yang saya mau. Ini perbedaan terbesar sejak 2021 saat saya bergabung di tim pabrikan. Jadi saya harus beradaptasi dan mengubah sesuatu,” tambahnya.
Pebalap Italia itu menghabiskan libur musim panas dengan beristirahat di Sardinia bersama keluarga, lalu kembali berlatih keras untuk mempersiapkan paruh kedua musim yang ia sebut akan sangat intens.
Bagnaia memiliki catatan impresif di Red Bull Ring dengan tiga kemenangan beruntun di MotoGP Austria, sementara Marc Marquez belum pernah naik podium teratas di sirkuit ini.
Kemenangan di Spielberg bisa menjadi titik balik bagi Bagnaia untuk memangkas jarak poin dan menghidupkan kembali peluangnya di klasemen, meski tugas tersebut berat mengingat dominasi Marquez musim ini. Semua mata akan tertuju pada apakah “Pecco lama” benar-benar kembali akhir pekan ini.
