Sri Mulyani Gelontorkan Rp 16 Triliun untuk Himbara Biayai Kopdes Merah Putih
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi mengucurkan dana Rp 16 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dana ini digelontorkan melalui program Kredit Usaha Perdesaan (Kopdes) Merah Putih untuk seluruh Indonesia. Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 63 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 28 Agustus 2025 di Jakarta. Langkah ini diambil pemerintah untuk memperkuat akses pembiayaan bagi masyarakat desa dan UMKM di daerah.
Kementerian Keuangan menjelaskan, dana tersebut akan disalurkan melalui bank-bank Himbara yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Program Kopdes Merah Putih ini bertujuan memberikan tambahan permodalan dengan bunga terjangkau bagi pelaku usaha desa. "Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat sektor riil sekaligus memperluas lapangan kerja di perdesaan," ujar pernyataan resmi Kemenkeu, Jumat (29/8/2025).
![]() |
| Sri Mulyani Gelontorkan Rp 16 Triliun untuk Himbara Biayai Kopdes Merah Putih. |
Menurut catatan Kemenkeu, Kopdes Merah Putih akan difokuskan untuk sektor-sektor produktif, mulai dari pertanian, perikanan, hingga industri rumahan. Penyaluran kredit juga akan diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dana tidak salah sasaran. Sementara itu, Direktur Utama BRI menegaskan kesiapan bank Himbara untuk segera menjalankan mandat pemerintah ini. "Kami akan memastikan distribusi kredit berjalan cepat dan tepat, terutama di daerah terpencil yang akses modalnya masih terbatas," ujarnya.
Dampaknya, masyarakat desa diharapkan bisa lebih mudah mengembangkan usaha dengan modal tambahan tersebut. Program ini juga diyakini mampu menjadi penopang perekonomian nasional, terutama di tengah perlambatan global yang masih berlanjut. Pemerintah menargetkan penyerapan dana Kopdes Merah Putih bisa mencapai 95% hingga akhir tahun 2025. Jika berhasil, bukan tidak mungkin program ini akan diperluas pada 2026 mendatang.

