Berita BorneoTribun: Gadget Terbaru hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Gadget Terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget Terbaru. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2026

Oppo Find N6 Hadir Dengan Kamera 200MP dan Desain Layar Baru

Oppo Find N6 Hadir Dengan Kamera 200MP dan Desain Layar Baru
Oppo Find N6 resmi meluncur dengan layar lipat tanpa lipatan, kamera 200MP, baterai 6000mAh, dan performa Snapdragon terbaru. Simak spesifikasi lengkapnya.

JAKARTA -- Oppo kembali bikin gebrakan di pasar smartphone lipat lewat peluncuran Find N6 di China. Perangkat ini langsung mencuri perhatian karena membawa inovasi baru pada desain layar lipat yang diklaim punya lipatan nyaris tak terlihat.

Kalau biasanya garis lipatan di HP foldable masih cukup terasa, kali ini Oppo berhasil menyempurnakan konstruksi layarnya. Hasilnya, pengalaman penggunaan jadi lebih mulus, baik saat disentuh maupun dilihat.

Layar Lebih Halus, Tetap Tajam

Find N6 hadir dengan layar utama berukuran 8,12 inci beresolusi 2480 x 2248 piksel. Refresh rate-nya mencapai 120Hz, dengan tingkat kecerahan puncak hingga 1.800 nit. Sementara layar luar berukuran 6,62 inci dengan resolusi 2616 x 1140 piksel dan spesifikasi serupa.

Kedua layar menggunakan panel AMOLED dan sudah mendukung HDR10+ serta Dolby Vision, bikin tampilan visual makin tajam dan hidup. Menariknya lagi, layar ini juga sudah mendukung stylus, cocok buat produktivitas.

Kamera 200MP Jadi Andalan Baru

Sektor kamera juga mengalami peningkatan signifikan. Oppo kini menyematkan sensor utama 200MP Samsung ISOCELL HP5, menggantikan sensor sebelumnya yang hanya 50MP.

Selain itu, ada kamera ultra-wide 50MP dan lensa periskop dengan zoom optik 3x. Tak ketinggalan, sensor multispektral Danxia 2MP juga disematkan untuk meningkatkan akurasi warna.

Baterai Lebih Besar, Pengisian Super Cepat

Dari sisi daya, kapasitas baterai ditingkatkan jadi 6.000 mAh. Untuk pengisian, tersedia fast charging 80W via kabel dan 50W secara wireless.

Smartphone ini juga sudah mengantongi sertifikasi tahan air dan debu dengan standar IP56, IP58, dan IP59, membuatnya lebih tahan terhadap berbagai kondisi.

Performa Kencang Dengan Snapdragon Terbaru

Untuk performa, Find N6 ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi tujuh inti. RAM tersedia dalam pilihan 12GB atau 16GB LPDDR5X, dengan penyimpanan internal 256GB hingga 512GB UFS 4.1.

Sistem operasinya sudah menggunakan ColorOS 16 berbasis Android 16, dilengkapi fitur modern seperti NFC, Bluetooth 6.0, Wi-Fi multi-band, serta stereo speaker dengan Dolby Atmos.

Namun, ada sedikit penyesuaian di sektor konektivitas, di mana port USB kini menggunakan versi USB 3.2 Gen 1.

Harga dan Ketersediaan

Oppo Find N6 dibanderol mulai dari 9.999 yuan atau sekitar Rp 24.613.638,39. Harga ini naik dibanding generasi sebelumnya. Penjualan perdana di China dijadwalkan mulai 20 Maret.

Sebagai tambahan, Oppo juga menyediakan aksesori seperti stylus, casing, dan keyboard lipat yang dijual terpisah.

Dengan inovasi layar yang makin sempurna, Find N6 berpotensi jadi salah satu HP lipat terbaik tahun ini.

Rabu, 08 Oktober 2025

OnePlus 15 Bocor di Internet Ungkap Desain dan Spesifikasi Lengkap Menjelang Peluncuran

Tampilan depan dan belakang OnePlus 15 dengan layar AMOLED 6,78 inci dan tiga kamera 50 MP di bodi belakang
Tampilan depan dan belakang OnePlus 15 dengan layar AMOLED 6,78 inci dan tiga kamera 50 MP di bodi belakang.

JAKARTA - Foto dan spesifikasi lengkap OnePlus 15 beredar luas di internet jelang peluncuran resminya pada 13 Oktober mendatang. Bocoran tersebut berasal dari platform Weibo dan mengungkap hampir semua detail penting, termasuk layar, kamera, kapasitas baterai, serta performa yang diprediksi menjadi salah satu yang terbaik di kelas flagship 2025.

Menurut informasi yang beredar, OnePlus 15 akan hadir dengan layar AMOLED BOE X3 berukuran 6,78 inci beresolusi 1,5K dan teknologi LTPO. Layar ini mendukung refresh rate dinamis mulai dari 1 hingga 165 Hz, serta fitur Dolby Vision dan Pro XDR dengan tingkat kecerahan hingga 1.800 nit. Desain layar dipadukan dengan bezel tipis dan bodi elegan yang kemungkinan akan tersedia dalam tiga warna, yakni ungu, titanium, dan hitam.

Performa OnePlus 15 akan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan internal UFS 4.1. Beberapa opsi varian yang akan tersedia antara lain 12/256 GB, 12/512 GB, 16/256 GB, 16/512 GB, hingga versi tertinggi 16 GB/1 TB. Ponsel ini juga akan membawa fitur khusus bagi gamer, yaitu teknologi Wind Chi Game Kernel 2.0 yang diklaim mampu meningkatkan stabilitas dan performa saat bermain game berat.

Di sektor kamera, OnePlus 15 mengusung sistem tiga kamera belakang, masing-masing beresolusi 50 MP. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony LYT-700 (24 mm, f/1.8) dengan dukungan OIS, sementara dua kamera lainnya adalah sensor Samsung ISOCELL JN5 untuk lensa ultra-wide (15 mm, f/2.0, 0,6x zoom) dan telefoto (85 mm, f/2.8, 3,5x optical zoom). Kombinasi ini menunjukkan bahwa OnePlus 15 berfokus pada pengalaman fotografi serbaguna, baik untuk pemotretan lanskap maupun zoom jarak jauh.

Salah satu aspek paling menarik dari bocoran ini adalah kapasitas baterainya yang mencapai 7.300 mAh. Selain besar, baterai tersebut mendukung pengisian cepat 120 W melalui kabel dan pengisian nirkabel hingga 50 W. Fitur pendukung lainnya mencakup speaker stereo, motor getar berdaya tinggi, algoritma layar yang tetap responsif saat tangan basah, sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, sistem pendingin generasi baru, serta dukungan NFC multifungsi dan IR blaster. Ponsel ini juga dilengkapi port USB Type-C 3.1 Gen1 dengan kecepatan transfer data hingga 5 Gbps.

Meskipun detail harga belum diumumkan, sejumlah analis memperkirakan bahwa OnePlus 15 akan bersaing langsung dengan seri flagship lain seperti Xiaomi 17 Pro Max dan Samsung Galaxy S25 Ultra. Menariknya, OnePlus disebut akan meluncurkan perangkat ini secara bersamaan di pasar Tiongkok dan global, sebuah langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh perusahaan.

Dengan bocoran yang begitu lengkap, ekspektasi terhadap OnePlus 15 semakin tinggi. Banyak penggemar berharap perangkat ini bisa membawa kembali reputasi OnePlus sebagai pembuat “flagship killer” dengan performa tinggi dan harga kompetitif. Semua mata kini tertuju pada acara peluncuran resmi tanggal 13 Oktober, di mana perusahaan diharapkan mengonfirmasi semua spesifikasi yang telah beredar.

Selasa, 07 Oktober 2025

Apple Tunda Vision Pro Versi Ringan Demi Fokus ke Kacamata Pintar, Rilis Mulai 2026

Konsep kacamata pintar Apple dengan desain modern dan teknologi berbasis AI
Konsep kacamata pintar Apple dengan desain modern dan teknologi berbasis AI.

JAKARTA - Apple dikabarkan menunda peluncuran versi ringan dari headset Vision Pro dan kini mengalihkan fokus pengembangan ke proyek kacamata pintar. 

Menurut laporan Bloomberg, perusahaan teknologi asal Cupertino itu mengubah prioritas utamanya dan memindahkan sebagian tim pengembang Vision Pro untuk mengerjakan perangkat kacamata cerdas tersebut.

Awalnya, Apple berencana merilis versi lebih ringan dan murah dari Vision Pro pada tahun 2027. 

Namun, kini target tersebut digeser setelah tim difokuskan pada dua model kacamata pintar yang sedang dikembangkan. 

Model pertama dikabarkan tidak akan memiliki layar sama sekali, dan bisa diperkenalkan ke publik tahun depan sebelum mulai dijual secara resmi pada 2027. 

Sementara model kedua yang memiliki layar mini di dalam lensa awalnya dijadwalkan rilis 2028, tapi pengembangannya kini dipercepat.

Menurut sumber Bloomberg, kedua varian kacamata ini akan dibekali teknologi canggih seperti speaker terintegrasi, kamera, serta kontrol suara berbasis kecerdasan buatan (AI). 

Apple juga disebut sedang merancang chip khusus yang dibuat hanya untuk mendukung perangkat tersebut. 

Desainnya dikabarkan hadir dalam berbagai gaya, mirip dengan lini kacamata pintar Meta yang bekerja sama dengan merek fesyen ternama seperti Ray-Ban dan Oakley.

Jika bocoran ini benar, langkah Apple menandai pergeseran besar dalam strategi augmented reality (AR) mereka. 

Selama ini, Apple fokus pada Vision Pro headset premium seharga ribuan dolar yang ditujukan bagi kalangan profesional dan kreator konten. 

Namun, dengan beralih ke kacamata pintar yang lebih ringan dan portabel, Apple tampaknya ingin menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pengguna kasual yang menginginkan teknologi AR tanpa perangkat besar di kepala.

Sebagai perbandingan, Meta baru-baru ini juga meluncurkan generasi baru Ray-Ban Meta dengan daya tahan baterai lebih lama, versi olahraga bersama Oakley, serta model Ray-Ban Display yang dilengkapi layar kecil di lensa kanan. 

Dengan persaingan ini, Apple tampaknya tidak ingin terlalu tertinggal di segmen kacamata pintar meski datang sedikit lebih lambat dari kompetitornya.

Sementara itu, untuk headset Vision Pro sendiri, Apple dikabarkan tetap menyiapkan pembaruan minor. Berdasarkan dokumen yang diajukan ke regulator, versi terbaru Vision Pro akan hadir dengan peningkatan kecil dalam performa dan efisiensi daya, tanpa perubahan besar pada desain. 

Bloomberg menyebut versi pembaruan ini bisa dirilis paling cepat akhir tahun ini.

Dengan strategi baru ini, Apple tampaknya mulai menata ulang portofolio produk realitas campurannya. 

Kacamata pintar berpotensi menjadi jembatan menuju era perangkat wearable berbasis AI yang lebih praktis, ringan, dan terhubung erat dengan ekosistem iPhone, Apple Watch, serta AirPods.

Jika proyek ini berjalan lancar, Apple bisa menjadi pemain dominan dalam pasar kacamata pintar yang kini masih didominasi Meta dan perusahaan seperti Xreal serta Snap

Namun, seperti biasa, Apple dikenal berhati-hati dalam merilis produk baru jadi pengguna mungkin masih harus bersabar beberapa tahun lagi sebelum bisa menjajal “Apple Glasses” secara langsung.

Sabtu, 09 Agustus 2025

DJI Rilis Robot Vakum Romo dengan Desain Transparan dan Teknologi Drone

Robot vakum DJI Romo P dengan desain transparan dan teknologi navigasi drone
Robot vakum DJI Romo P dengan desain transparan dan teknologi navigasi drone.

JAKARTA - DJI, produsen drone ternama asal Tiongkok, resmi meluncurkan seri pertama robot vakum mereka bernama Romo pada Jumat (9/8). 

Produk ini hadir dalam tiga model ROMO P, ROMO A, dan ROMO S dan mengusung teknologi penghindaran rintangan canggih yang diadaptasi langsung dari sistem persepsi drone DJI. 

Teknologi tersebut memungkinkan robot membersihkan rumah dengan presisi milimeter, bahkan di area yang sulit dijangkau.

Model flagship ROMO P tampil unik dengan basis dan bodi beraksen transparan, sehingga pengguna bisa melihat langsung komponen di dalamnya. 

DJI membekalinya dengan sistem self-cleaning jet bertekanan tinggi yang mampu merawat dirinya sendiri hingga 200 hari tanpa intervensi manual. 

Daya hisapnya mencapai 25.000 Pa berkat motor dengan sembilan bilah kipas dan desain saluran udara yang dioptimalkan. 

Bahkan, saat mendeteksi kotoran kecil seperti pasir kucing, ROMO P otomatis menurunkan kecepatan gerak dan rotasi sikat samping untuk mencegah kotoran berhamburan.

Untuk mode pel, Romo dilengkapi dua pel rotasi, tangki air 164 ml, dan kompartemen khusus untuk cairan pembersih serta disinfektan. 

Pengguna bisa mengatur jadwal pembersihan, misalnya membersihkan dapur dengan gel pembersih minyak atau melakukan pembersihan antibakteri di area tertentu. 

Sistem navigasinya mengandalkan sensor “fish-eye” dan tiga lidar wide-angle, ditambah algoritma pembelajaran mesin yang mampu mengenali objek setipis kabel 2 mm. DJI mengklaim robot ini tidak meninggalkan “dead zone” saat bekerja.

Fitur lainnya termasuk pembersihan karpet otomatis, kontrol suara, dukungan panggilan video, dan pengisian cepat 55W yang hanya memerlukan 2,5 jam untuk penuh. 

DJI mematok harga ROMO P di 6.799 yuan (sekitar Rp17,2 juta), ROMO A di 5.399 yuan (sekitar Rp15,3 juta), dan ROMO S di 4.699 yuan (sekitar Rp13,3 juta). 

Perbedaan harga ini terletak pada desain transparan serta ketersediaan fitur pembersihan disinfektan, sementara spesifikasi teknis utamanya tetap sama.

Kehadiran Romo menandai langkah DJI masuk ke pasar smart home yang semakin kompetitif, bersaing dengan brand seperti Roborock dan Ecovacs. 

Analis pasar memprediksi, teknologi navigasi berbasis drone yang diusung Romo bisa menjadi pembeda signifikan dan mendorong tren desain transparan pada perangkat rumah pintar. 

Penjualan global akan dimulai akhir 2025, dengan prioritas pasar Tiongkok sebelum merambah ke Eropa dan Asia Tenggara.

Xiaomi Rilis Power Bank 10.000 mAh dengan Stand, Layar, dan Kabel Bawaan

Power bank Xiaomi Magnetic Power Bank Stand 10.000 mAh dengan stand lipat dan kabel bawaan
Power bank Xiaomi Magnetic Power Bank Stand 10.000 mAh dengan stand lipat dan kabel bawaan.

JAKARTA - Xiaomi resmi merilis Magnetic Power Bank Stand berkapasitas 10.000 mAh di China, Jumat (9/8/2025). Perangkat ini mendukung pengisian cepat hingga 33 watt lewat kabel dan hingga 15 watt secara nirkabel, dilengkapi stand lipat 80 derajat untuk memudahkan pengguna menonton video sambil mengisi daya.

Didesain untuk iPhone dengan MagSafe mulai seri iPhone 12 (kecuali iPhone 16E), power bank ini memakai 17 magnet bawaan agar menempel kuat di bodi ponsel. Xiaomi menyarankan penggunaan tanpa case untuk hasil terbaik. 

Tak hanya itu, produk ini juga membawa kabel USB-C bawaan dengan konektor L-shape, mendukung output 33 watt dan input 30 watt. 

Wireless charging-nya kompatibel dengan daya 5W, 7,5W, 10W, dan 15W sesuai standar Qi.

Fitur lain yang jadi sorotan adalah layar kecil di bagian depan untuk menampilkan sisa daya baterai, status pengisian, dan indikator error. 

Di dalamnya terpasang dua sel baterai 5.000 mAh yang totalnya setara 37 Wh, mampu mengisi penuh Xiaomi 15 Pro atau iPhone 16 Pro hingga dua kali. 

Power bank ini juga bisa mengisi tiga perangkat sekaligus dua lewat kabel dan satu secara nirkabel serta kompatibel dengan perangkat dari Xiaomi, Apple, Huawei, OnePlus, Oppo, hingga Vivo.

Xiaomi menawarkan produk ini dalam empat pilihan warna: biru, ungu, cokelat, dan abu-abu. Di China, harganya dibanderol 169 yuan atau sekitar Rp 360 ribu. 

Kehadiran perangkat ini menambah opsi power bank ringkas dengan fungsi ekstra untuk pengguna ponsel premium. 

Belum ada informasi resmi soal kapan produk ini akan masuk pasar global, namun tren aksesori dengan fungsi stand dan MagSafe diprediksi akan semakin populer di kalangan pengguna smartphone flagship.