Berita BorneoTribun: Gemini AI hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Gemini AI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gemini AI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2026

Google Resmi Rilis Live Search Global, Kini Tersedia Di 200 Negara

Google resmi merilis Live Search secara global di 200 negara. Fitur AI ini memungkinkan pencarian real-time lewat kamera dengan dukungan Gemini terbaru.
Google resmi merilis Live Search secara global di 200 negara. Fitur AI ini memungkinkan pencarian real-time lewat kamera dengan dukungan Gemini terbaru.

JAKARTA -- Kabar menarik datang dari Google. Raksasa teknologi ini akhirnya memperluas akses fitur terbarunya, “Live Search”, ke lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. Sebelumnya, fitur canggih ini hanya tersedia terbatas di Amerika Serikat.

Dengan hadirnya fitur ini secara global, pengguna kini bisa merasakan pengalaman pencarian yang jauh lebih interaktif dan real-time.

Apa Itu Live Search Google?

“Live Search” adalah inovasi terbaru yang menggabungkan kamera smartphone dengan kecerdasan buatan (AI). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk langsung “berinteraksi” dengan objek di dunia nyata.

Caranya simpel:

  • Arahkan kamera ke objek apa pun

  • Sistem akan langsung menganalisis

  • Pengguna bisa bertanya atau berdialog tentang objek tersebut

Misalnya, kamu lagi lihat tanaman unik, makanan asing, atau gadget tertentu tinggal arahkan kamera, dan AI akan menjelaskan secara langsung.

Didukung Teknologi AI Terbaru

Fitur ini kini ditenagai oleh model AI terbaru dari Google, yaitu Gemini 3.1 Flash.

Menurut Google, pembaruan ini membawa beberapa peningkatan signifikan:

  • Respons lebih cepat

  • Analisis lebih akurat

  • Percakapan terasa lebih natural

Dengan kata lain, pengalaman pengguna jadi lebih smooth dan terasa seperti ngobrol dengan asisten pintar.

Cara Mengakses Live Search

Buat kamu yang penasaran, fitur ini sudah bisa digunakan dengan mudah:

  • Buka aplikasi Google di Android atau iOS

  • Klik tombol “Live” di bawah kolom pencarian

  • Atau akses lewat fitur Google Lens

Di Google Lens, tombol Live juga tersedia di bagian bawah layar.

Pengalaman Pencarian Jadi Lebih Interaktif

Kehadiran Live Search ini jadi langkah besar dalam evolusi mesin pencari. Google tidak lagi sekadar menampilkan teks, tapi menghadirkan pengalaman visual yang interaktif dan real-time.

Bisa dibilang, ini adalah masa depan pencarian:

  • Lebih visual

  • Lebih personal

  • Lebih kontekstual

Buat pengguna, ini jelas memudahkan nggak perlu lagi mengetik panjang, cukup arahkan kamera dan tanya langsung.

Dengan peluncuran global Live Search, Google semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi di dunia teknologi pencarian. Integrasi AI dan kamera membuka cara baru dalam memahami dunia sekitar hanya lewat smartphone.

Buat kamu yang suka eksplorasi atau sering penasaran sama hal-hal baru, fitur ini wajib banget dicoba.

Selasa, 07 Oktober 2025

Google to Replace Assistant with Gemini and Launch New Smart Speaker in 2026

New Google Home smart speaker with LED light ring and Gemini AI support
New Google Home smart speaker with LED light ring and Gemini AI support.

Google has officially announced a major update to its smart device ecosystem. Starting in 2026, all Google Home and Nest devices will replace Google Assistant with a new AI system called Gemini. Alongside this change, the tech giant from California is also preparing to launch a next-generation Google Home smart speaker powered by AI features and immersive 360-degree sound.

Gemini will serve as the central brain for all Google smart devices released in the past decade. That means even owners of older products—like the first-generation Google Home (2016) or Nest Hub—will be able to experience the upgrade through Google’s Early Access program. The update will extend to smart speakers, displays, cameras, and video doorbells.

According to Google’s official statement, Gemini is designed to understand human speech more naturally and contextually. “With Gemini, users can have free-flowing conversations without repeating key phrases or commands,” a Google spokesperson wrote on the company’s blog. The AI can also pick music based on simple descriptions—for example, “play something relaxing for a Sunday afternoon.”

One of the most anticipated features is Gemini Live Mode, which allows users to talk directly to their devices without saying “Hey Google.” However, this feature will be exclusive to Google Home Premium subscribers, starting at $10 per month.

Google’s new smart speaker also comes with a dedicated AI processor, a LED light ring for visual feedback during interactions, and a 360-degree sound system for a richer audio experience. Users can even group multiple speakers together and link them with Google TV to create a home theater setup.

The new Google Home smart speaker will hit global markets in spring 2026, priced at around $100. This move marks a new chapter for Google’s integration of AI into everyday life. With Gemini’s smarter, more conversational capabilities, Google aims to strengthen its position as a leader in the smart home ecosystem—competing head-to-head with Amazon Alexa and Apple HomePod.

If successful, Gemini could also make its way to other Google platforms like Android and ChromeOS, eventually replacing Google Assistant entirely.

Google Siap Gantikan Asisten Lama dengan Gemini, Sekaligus Rilis Smart Speaker Baru Tahun 2026

Gambar smart speaker Google Home baru dengan cincin cahaya LED dan dukungan AI Gemini
Gambar smart speaker Google Home baru dengan cincin cahaya LED dan dukungan AI Gemini.

JAKARTA - Google resmi mengumumkan pembaruan besar untuk ekosistem perangkat pintarnya. Mulai tahun 2026, seluruh perangkat Google Home dan Nest akan beralih dari Google Assistant ke sistem kecerdasan buatan baru bernama Gemini. 

Tak hanya itu, raksasa teknologi asal California ini juga bersiap meluncurkan smart speaker generasi terbaru Google Home dengan fitur berbasis AI dan suara 360 derajat.

Gemini akan menjadi otak utama untuk seluruh perangkat pintar Google yang telah dirilis dalam 10 tahun terakhir. 

Artinya, bahkan pemilik perangkat lawas seperti Google Home 2016 atau Nest Hub generasi pertama tetap bisa mencoba teknologi ini melalui program Early Access. 

Pembaruan ini berlaku untuk speaker, smart display, kamera, hingga bel pintu pintar milik Google.

Menurut keterangan resmi perusahaan, Gemini dirancang untuk memahami bahasa manusia secara lebih alami dan kontekstual. 

“Dengan Gemini, pengguna dapat berbicara secara bebas tanpa harus mengulang kata kunci atau frasa tertentu,” ungkap juru bicara Google dalam blog resminya.

AI ini juga mampu memberikan rekomendasi musik hanya berdasarkan deskripsi pengguna misalnya, “putar lagu yang cocok untuk bersantai sore hari.”

Salah satu fitur unggulan yang banyak ditunggu adalah Gemini Live Mode, yang memungkinkan pengguna berbicara langsung dengan perangkat tanpa perlu mengucapkan “Oke Google” terlebih dahulu. 

Namun, fitur eksklusif ini hanya tersedia melalui paket berbayar Google Home Premium, dengan biaya langganan mulai dari 10 dolar AS per bulan atau sekitar Rp160 ribu.

Selain itu, Google juga memperkenalkan smart speaker baru dengan desain yang lebih modern dan responsif. 

Perangkat ini akan dibekali chip khusus AI, dilengkapi cincin cahaya LED untuk menampilkan respons visual saat mendengar perintah suara, serta sistem audio 360 derajat untuk pengalaman mendengarkan yang lebih imersif. 

Pengguna juga bisa mengelompokkan beberapa speaker menjadi satu sistem suara yang terhubung dengan Google TV, menciptakan suasana layaknya bioskop di rumah.

Smart speaker terbaru Google Home ini dijadwalkan rilis global pada musim semi 2026 dengan harga sekitar 100 dolar AS atau setara Rp1,6 juta. 

Langkah ini menandai babak baru bagi Google dalam mengintegrasikan AI ke kehidupan sehari-hari pengguna. 

Dengan kemampuan Gemini yang lebih cerdas dan interaktif, Google berupaya menegaskan posisinya sebagai pemimpin di dunia perangkat rumah pintar bersaing langsung dengan Amazon Alexa dan Apple HomePod.

Jika pembaruan berjalan lancar, bukan tidak mungkin sistem Gemini juga akan hadir di perangkat Android dan ChromeOS di masa depan, menggantikan peran Google Assistant secara menyeluruh.