Berita BorneoTribun: Gunung Mas hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Mas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Mas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 April 2026

Kenaikan Harga BBM Picu Pengawasan Ketat di SPBU Kuala Kurun

Polisi meningkatkan pengawasan SPBU di Kuala Kurun untuk mencegah penimbunan BBM setelah kenaikan harga BBM non subsidi dan menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat.
Polisi meningkatkan pengawasan SPBU di Kuala Kurun untuk mencegah penimbunan BBM setelah kenaikan harga BBM non subsidi dan menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat.

Kuala Kurun, Kalteng - Aparat kepolisian di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, meningkatkan pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar setelah adanya penyesuaian harga BBM non subsidi.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah potensi penimbunan maupun praktik pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan di tingkat masyarakat.

Jajaran Polres Gunung Mas melakukan pemantauan langsung di SPBU yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Kuala Kurun. Pengawasan tersebut dimulai pada pagi hari dengan melibatkan sejumlah personel dari berbagai fungsi kepolisian.

Kegiatan dipimpin oleh Kabag Ops AKP Nurheriyanto bersama Kasat Samapta AKP A Agung Gede Raka Sumiartha serta petugas piket lainnya. Kehadiran petugas di lokasi tidak hanya bertujuan menjaga ketertiban, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tengah mengisi bahan bakar.

Selain memantau aktivitas pengisian BBM, petugas juga memastikan antrean kendaraan tetap tertata agar tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi SPBU.

Antisipasi Penimbunan dan Panic Buying

Pengawasan ini difokuskan pada potensi kecurangan yang dapat merugikan masyarakat, terutama setelah terjadinya kenaikan harga BBM non subsidi pada pertengahan April 2026.

Petugas melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok di tangki penyimpanan SPBU guna memastikan pasokan masih mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau menggunakan sarana yang tidak sesuai aturan, karena hal tersebut berpotensi memicu kelangkaan buatan di lapangan.

Lokasi SPBU yang berada di jalur utama Kuala Kurun membuat pengaturan kendaraan menjadi perhatian penting selama kegiatan berlangsung.

Petugas mengatur antrean kendaraan agar tidak memakan badan jalan secara berlebihan, sehingga aktivitas lalu lintas tetap berjalan normal dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.

Langkah ini dinilai penting mengingat peningkatan volume kendaraan kerap terjadi setelah adanya perubahan harga BBM.

Polres Gunung Mas memastikan kegiatan pemantauan tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan berlanjut secara berkala di sejumlah SPBU lain di wilayah hukum setempat.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen aparat dalam menjaga stabilitas distribusi energi sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dari praktik penimbunan maupun spekulasi harga.

Sebagaimana diketahui, sejumlah jenis BBM non subsidi mengalami kenaikan harga mulai 18 April 2026, di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan permintaan BBM dalam waktu singkat.

FAQ

Apa tujuan polisi melakukan pengawasan di SPBU?

Tujuannya untuk mencegah praktik penimbunan BBM, memastikan stok tersedia, dan menjaga ketertiban antrean kendaraan.

Kapan pengawasan mulai dilakukan?

Pengawasan dilakukan sejak pagi hari dan akan dilanjutkan secara berkala di berbagai SPBU di wilayah Gunung Mas.

Mengapa pengawasan diperketat setelah kenaikan harga BBM?

Kenaikan harga BBM sering memicu pembelian berlebihan atau panic buying yang berpotensi menyebabkan kelangkaan.

Apa yang diimbau kepada masyarakat?

Masyarakat diminta tetap tertib saat mengantre dan tidak membeli BBM secara berlebihan.

Apakah stok BBM masih aman?

Dari hasil pemantauan awal, stok BBM di SPBU dinyatakan masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Target 62 Ribu Warga, Gunung Mas Gencarkan Cek Kesehatan Gratis Pekerja

Dinkes Gunung Mas memperluas Program Cek Kesehatan Gratis ke perusahaan dengan metode jemput bola guna meningkatkan deteksi dini penyakit dan produktivitas pekerja.
Dinkes Gunung Mas memperluas Program Cek Kesehatan Gratis ke perusahaan dengan metode jemput bola guna meningkatkan deteksi dini penyakit dan produktivitas pekerja.

Gunung Mas, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat pekerja melalui pendekatan jemput bola ke lingkungan perusahaan. Strategi ini dilakukan agar pemeriksaan kesehatan tidak hanya terpusat di fasilitas kesehatan, tetapi juga menjangkau langsung tenaga kerja di berbagai sektor.

Melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas, pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kini mulai diarahkan secara khusus ke kalangan pekerja di perusahaan milik negara, daerah, maupun swasta. Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan deteksi dini penyakit sekaligus menjaga produktivitas tenaga kerja.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, Rina Sari, menjelaskan bahwa perluasan layanan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan cakupan pemeriksaan kesehatan bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Menurutnya, program tersebut telah mulai diterapkan pada sejumlah instansi dan perusahaan di wilayah Kuala Kurun. Pegawai perusahaan milik negara di sektor kelistrikan menjadi salah satu kelompok pertama yang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Selain itu, pekerja di perusahaan milik daerah, khususnya perusahaan air minum daerah, juga telah menerima layanan serupa. Pelaksanaan ini diharapkan menjadi model awal sebelum program diperluas ke perusahaan besar swasta yang beroperasi di wilayah Gunung Mas.

Ke depan, jajaran puskesmas di wilayah Gunung Mas akan terus mengembangkan pola jemput bola dengan mendatangi lokasi kerja secara langsung. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta mendorong pemeriksaan rutin.

Rina Sari menegaskan bahwa peningkatan kesadaran kesehatan pekerja memiliki dampak langsung terhadap kualitas kerja dan produktivitas. Dengan kondisi kesehatan yang terpantau, risiko penyakit dapat ditekan sejak tahap awal.

Secara keseluruhan, Dinas Kesehatan Gunung Mas menargetkan sebanyak 62.727 warga mengikuti Program CKG sepanjang tahun 2026. Target ini mencakup masyarakat umum serta tenaga kerja di berbagai sektor industri.

Pelaksanaan Program CKG di tingkat lapangan salah satunya dijalankan oleh Puskesmas Kurun. Wilayah kerja fasilitas kesehatan ini mencakup Kelurahan Kuala Kurun serta beberapa desa di Kecamatan Kurun, yaitu Tumbang Tambirah, Penda Pilang, dan Tumbang Manyangan.

Kepala Puskesmas Kurun, Vera Crista, menyampaikan bahwa pekerja di wilayah tersebut menjadi sasaran utama program, termasuk tenaga kerja dari perusahaan milik negara, daerah, hingga perusahaan swasta.

Hingga saat ini, layanan pemeriksaan kesehatan bagi pegawai perusahaan milik negara baru dilaksanakan pada sektor kelistrikan. Sementara itu, perusahaan negara di sektor perbankan direncanakan menjadi target berikutnya.

Untuk perusahaan milik daerah, pemeriksaan kesehatan telah dilakukan terhadap pekerja perusahaan air minum daerah. Adapun tenaga kerja di perusahaan besar swasta juga dijadwalkan menerima layanan serupa dalam waktu mendatang.

Program CKG mendapatkan dukungan dari pihak perusahaan, termasuk dari manajemen perusahaan air minum daerah setempat. Direktur perusahaan tersebut, Hendra Toendan, menilai program ini memberikan manfaat langsung bagi pekerja.

Menurutnya, kesehatan pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, kinerja pegawai diharapkan semakin optimal.

Ia juga menyebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis membantu perusahaan memastikan kondisi kesehatan pegawai tetap stabil, sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan dengan baik.

Program jemput bola ini menjadi bagian dari strategi preventif pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat pekerja. Dengan mendatangi langsung lokasi kerja, layanan kesehatan diharapkan lebih merata dan tidak terbatas oleh jarak maupun waktu kerja.

Selain meningkatkan kualitas kesehatan individu, langkah ini juga diproyeksikan memberi dampak jangka panjang terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja dan efisiensi pelayanan publik di wilayah Gunung Mas.

FAQ

Apa itu Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)?

Program CKG merupakan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya yang disediakan pemerintah daerah untuk mendeteksi dini penyakit pada masyarakat.

Siapa saja yang menjadi sasaran Program CKG di Gunung Mas?

Sasaran program meliputi masyarakat umum serta pekerja di perusahaan milik negara, daerah, dan swasta.

Mengapa program dilakukan dengan metode jemput bola?

Metode jemput bola dilakukan agar pekerja yang memiliki keterbatasan waktu tetap dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke puskesmas.

Berapa target peserta Program CKG di Gunung Mas pada 2026?

Target program mencapai 62.727 warga yang diharapkan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sepanjang tahun 2026.

Apa manfaat pemeriksaan kesehatan bagi pekerja?

Pemeriksaan kesehatan membantu mendeteksi penyakit lebih awal, menjaga kondisi fisik pekerja, serta meningkatkan produktivitas kerja.

Motor Perpustakaan Keliling Mulai Layani Sekolah di Gunung Mas

Gunung Mas menambah motor perpustakaan keliling untuk memperluas akses literasi ke sekolah-sekolah dan meningkatkan minat baca siswa di wilayah yang sulit dijangkau.
Gunung Mas menambah motor perpustakaan keliling untuk memperluas akses literasi ke sekolah-sekolah dan meningkatkan minat baca siswa di wilayah yang sulit dijangkau.

Gunung Mas, Kalteng - Upaya mendekatkan bahan bacaan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Salah satu langkah terbaru adalah menghadirkan tambahan armada sepeda motor perpustakaan keliling untuk menjangkau wilayah yang sulit dilayani perpustakaan tetap.

Penambahan kendaraan roda dua tersebut merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional sebagai bagian dari program nasional peningkatan literasi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunung Mas, Maria Efianti, menjelaskan bahwa kendaraan ini dirancang khusus untuk membawa berbagai koleksi buku bacaan yang dapat langsung diakses siswa di sekolah.

Menurut Maria, motor perpustakaan keliling dilengkapi rak atau boks penyimpanan yang mampu menampung beragam buku, mulai dari bacaan ringan hingga buku pengetahuan. Dengan desain tersebut, kendaraan ini dinilai efektif menjangkau daerah yang selama ini belum memperoleh layanan perpustakaan secara optimal.

Sejak mulai dioperasikan, motor perpustakaan keliling telah melakukan kunjungan rutin ke sejumlah sekolah dasar di wilayah Kuala Kurun. Beberapa sekolah yang telah menerima layanan antara lain SDN 2 Kuala Kurun, SDN 3 Kuala Kurun, SDN 4 Kuala Kurun, serta SDN 3 Tampang Tumbang Anjir.

Program ini tidak hanya menyasar sekolah yang dekat dengan pusat kota, tetapi juga diarahkan untuk menjangkau sekolah lain yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas literasi.

Selain sepeda motor perpustakaan keliling, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunung Mas sebelumnya telah mengoperasikan mobil perpustakaan keliling. Kehadiran tambahan armada roda dua membuat jangkauan layanan menjadi lebih fleksibel, terutama untuk wilayah dengan akses jalan terbatas.

Dengan strategi jemput bola ke sekolah-sekolah, pemerintah daerah berharap minat baca anak-anak dapat meningkat secara bertahap. Hal ini juga dinilai sebagai salah satu langkah penting dalam mendukung kualitas pendidikan masyarakat.

Program peningkatan literasi tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045, yang menekankan pentingnya budaya membaca sejak usia dini.

Dari sisi sekolah, layanan perpustakaan keliling dinilai membawa dampak positif bagi siswa. Pelaksana Tugas Kepala SD Negeri 3 Tampang Tumbang Anjir, Martha Lina, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah.

Menurut Martha, kehadiran perpustakaan keliling membantu memperluas pilihan bacaan bagi siswa, terutama di sekolah yang memiliki keterbatasan koleksi buku.

Ia berharap kegiatan kunjungan perpustakaan keliling dapat terus berlanjut secara rutin agar manfaatnya semakin dirasakan oleh lebih banyak peserta didik.

Ke depan, pihak sekolah juga berharap layanan ini tidak hanya terbatas pada kunjungan sesekali, tetapi menjadi program berkelanjutan yang mampu mendorong kebiasaan membaca di lingkungan sekolah.

FAQ

Apa tujuan penambahan motor perpustakaan keliling di Gunung Mas?

Untuk memperluas jangkauan layanan literasi, terutama ke sekolah yang belum terlayani perpustakaan tetap.

Siapa yang memberikan bantuan motor perpustakaan keliling tersebut?

Motor perpustakaan keliling merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Sekolah mana saja yang sudah menerima layanan perpustakaan keliling?

Beberapa di antaranya adalah SDN 2 Kuala Kurun, SDN 3 Kuala Kurun, SDN 4 Kuala Kurun, dan SDN 3 Tampang Tumbang Anjir.

Apa manfaat utama program perpustakaan keliling bagi siswa?

Program ini membantu meningkatkan minat baca dan memperluas akses terhadap bahan bacaan berkualitas.

Apakah Gunung Mas hanya memiliki motor perpustakaan keliling?

Tidak. Selain motor, juga tersedia mobil perpustakaan keliling untuk melayani wilayah yang lebih luas.