Berita BorneoTribun: Haji 2026 hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Haji 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haji 2026. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 April 2026

Sebanyak 717 Calon Haji Banjarmasin Siap Berangkat Ke Makkah Tahun 2026

Pemkot Banjarmasin resmi memberangkatkan 717 calon haji tahun 2026. Jamaah dilepas di Masjid Jami Sungai Jingah dan terbagi dalam enam kloter dari Embarkasi Banjarmasin.
Pemkot Banjarmasin resmi memberangkatkan 717 calon haji tahun 2026. Jamaah dilepas di Masjid Jami Sungai Jingah dan terbagi dalam enam kloter dari Embarkasi Banjarmasin.

BANJARMASIN — Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), resmi memberangkatkan sebanyak 717 jamaah calon haji untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi ke Tanah Suci Makkah dan Madinah, Arab Saudi.

Prosesi pelepasan jamaah berlangsung khidmat di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, Kamis, yang dihadiri unsur pemerintah daerah serta keluarga jamaah.

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Dolly Syahbana, didampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarmasin H. Ahmad Sya'rani, secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji tersebut.

Pesan Pemerintah Untuk Jamaah Haji

Dalam sambutannya, Dolly Syahbana menyampaikan ucapan selamat kepada para jamaah yang mendapatkan kesempatan berharga untuk menunaikan rukun Islam kelima pada tahun ini.

Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran dan kekuatan mental.

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh jamaah yang telah mendapatkan giliran menunaikan ibadah haji tahun 2026 ini," ujar Dolly.

Kegiatan pelepasan jamaah juga dirangkai dengan pelaksanaan salat hajat, yang diikuti jamaah dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Dolly mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Ia juga berpesan agar jamaah senantiasa menjaga niat, memperkuat kesabaran, serta menjunjung tinggi kebersamaan selama menjalankan ibadah.

"Jagalah hati tetap bersih, saling membantu, dan tunjukkan bahwa jamaah haji dari Kota Banjarmasin berakhlak baik, tertib, serta saling menguatkan," pesannya.

717 Jamaah Dibagi Dalam Enam Kloter

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banjarmasin, H. Ahmad Sya'rani, menjelaskan bahwa 717 jamaah calon haji Kota Banjarmasin dibagi menjadi enam kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin.

Ia menjelaskan bahwa jadwal keberangkatan dimulai dari kloter pertama hingga kloter terakhir secara bertahap.

Menurutnya, kloter pertama (01) dijadwalkan masuk Asrama Haji Banjarbaru pada 23 April 2026, dan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 24 April 2026.

Sedangkan kloter terakhir (19) dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Kuota Haji Kalsel 2026 Capai 5.187 Orang

Selain itu, Ahmad Sya'rani juga mengungkapkan bahwa kuota haji Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 mencapai 5.187 orang.

Jumlah tersebut terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap menuju Arab Saudi.

Ia berharap seluruh jamaah dapat menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum keberangkatan.

Harapan Untuk Jamaah Haji

Momentum pelepasan jamaah haji menjadi momen haru bagi keluarga dan masyarakat yang hadir. Banyak di antara mereka yang ikut mendoakan agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

Pemerintah Kota Banjarmasin juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, mulai dari proses administrasi hingga keberangkatan.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, diharapkan jamaah haji asal Banjarmasin dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta menjadi teladan dalam menjaga kebersamaan dan ketertiban selama di Tanah Suci.

FAQ

Berapa jumlah calon haji Banjarmasin tahun 2026?
Sebanyak 717 jamaah calon haji dari Kota Banjarmasin akan berangkat pada musim haji tahun 2026.

Berapa jumlah kloter jamaah haji Banjarmasin?
Jamaah calon haji Banjarmasin dibagi dalam enam kloter melalui Embarkasi Banjarmasin.

Kapan kloter pertama berangkat?
Kloter pertama dijadwalkan masuk asrama pada 23 April 2026 dan berangkat pada 24 April 2026.

Berapa total kuota haji Kalimantan Selatan tahun 2026?
Kuota haji Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 sebanyak 5.187 orang yang terbagi dalam 14 kloter.

Di mana pelepasan jamaah dilakukan?
Pelepasan jamaah dilakukan di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin.

Senin, 13 April 2026

Ratusan Calhaj Barito Utara Ikuti Tes Fisik Untuk Persiapan Haji 2026

113 calon haji Barito Utara mengikuti tes kebugaran untuk memastikan kesiapan fisik jelang ibadah haji 2026 dan memenuhi syarat kesehatan istithaah. (Ilustrasi AI)
113 calon haji Barito Utara mengikuti tes kebugaran untuk memastikan kesiapan fisik jelang ibadah haji 2026 dan memenuhi syarat kesehatan istithaah. (Ilustrasi AI)

Barito Utara -- Sebanyak 113 calon haji (Calhaj) tahun 2026 asal Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti kegiatan pengukuran kebugaran jasmani sebagai bagian dari persiapan fisik sebelum menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Kegiatan yang digelar di Muara Teweh ini menjadi langkah penting untuk memastikan para jamaah tidak hanya siap secara spiritual dan finansial, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang memadai.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Barito Utara, Inayastika, mengatakan tes kebugaran merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kesiapan calon jamaah haji.

“Tes kebugaran ini menjadi indikator penting untuk memastikan calon haji tidak hanya siap secara finansial dan spiritual, tetapi juga memiliki kesiapan fisik yang baik, khususnya dari aspek kardiovaskular atau jantung dan paru,” ujar Inayastika di Muara Teweh, Minggu.

Metode Tes Disesuaikan dengan Kondisi Jamaah

Dalam pelaksanaannya, metode tes kebugaran disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan usia peserta.

Untuk jamaah berusia di bawah 60 tahun, digunakan metode Rockport, yaitu berjalan cepat atau jogging sejauh 1,6 kilometer.

Sementara itu, untuk jamaah lanjut usia atau yang memiliki faktor risiko kesehatan tertentu, digunakan metode jalan selama enam menit dengan pengawasan tim medis.

Melalui metode tersebut, tim kesehatan dapat mengelompokkan tingkat kebugaran jamaah dalam kategori:

  • Kurang

  • Cukup

  • Baik

  • Sangat Baik

Hasil pengukuran ini nantinya menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi latihan fisik lanjutan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

“Melalui tes ini, kita dapat mengetahui tingkat kebugaran jamaah dan memberikan rekomendasi latihan fisik lanjutan yang sesuai,” tambah Inayastika.

Diawali Pemeriksaan Kesehatan Dasar

Sebelum mengikuti tes kebugaran, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan awal.

Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah

  • Penimbangan berat badan

  • Pengukuran lingkar perut

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan peserta selama menjalani tes kebugaran.

Menurut Inayastika, kesiapan fisik yang optimal akan sangat membantu jamaah menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup menguras tenaga.

Ia berharap seluruh calon jamaah haji dapat mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu menjalankan ibadah dengan lancar.

“Kami berharap jamaah calon haji dapat menjaga dan meningkatkan kebugaran fisiknya, sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, mandiri, dan memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.

Ibadah Haji Butuh Stamina yang Prima

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang optimal.

Menurutnya, sejumlah rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sa’i, dan wukuf memerlukan stamina yang kuat. “Ibadah haji bukan hanya ibadah hati, tetapi juga ibadah fisik. Oleh karena itu, kemampuan kesehatan atau istithaah menjadi syarat utama agar jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan aman, lancar dan mandiri,” kata Pariadi.

Ia menjelaskan bahwa pengukuran kebugaran ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik jamaah sejak dini serta memberikan rekomendasi latihan yang sesuai.

Calon Jamaah Diminta Terapkan Pola Hidup Sehat

Pariadi juga mengingatkan bahwa kondisi kesehatan bersifat dinamis dan perlu dijaga secara berkelanjutan hingga mendekati waktu keberangkatan.

Para calon jamaah diimbau mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti:

  • Mengonsumsi makanan bergizi

  • Rutin berolahraga minimal tiga kali seminggu

  • Menjaga berat badan ideal

  • Tidak memaksakan diri saat latihan

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para calon jamaah dapat memahami kondisi tubuhnya dan mulai menerapkan pola hidup sehat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti tes kebugaran dengan jujur sesuai kemampuan masing-masing.

“Jangan memaksakan diri. Jadikan hasil tes ini sebagai acuan untuk meningkatkan kebugaran secara bertahap di rumah,” tegasnya.

Bagian dari Pembinaan Kesehatan Haji

Kegiatan pengukuran kebugaran ini merupakan bagian dari pembinaan kesehatan haji yang dilaksanakan oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara.

Ratusan calon jamaah mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias sebagai langkah awal dalam mempersiapkan diri menuju Tanah Suci.

Pariadi berharap seluruh calon jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah hingga kembali ke Tanah Air.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pengukuran Kebugaran Calon Jamaah Haji Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap Pariadi.

FAQ

Apa tujuan tes kebugaran calon haji?

Tes kebugaran bertujuan memastikan calon jamaah memiliki kesiapan fisik yang cukup untuk menjalankan rangkaian ibadah haji yang membutuhkan stamina tinggi.

Apa metode tes kebugaran yang digunakan?

Metode Rockport (1,6 km) untuk usia di bawah 60 tahun, dan metode jalan 6 menit untuk lansia atau peserta dengan risiko kesehatan.

Mengapa kesiapan fisik penting bagi calon haji?

Karena rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sa’i, dan wukuf membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan stamina yang baik.

Berapa jumlah calon haji Barito Utara yang mengikuti tes?

Sebanyak 113 calon jamaah haji tahun 2026 mengikuti kegiatan pengukuran kebugaran ini.

Apa yang harus dilakukan calon haji setelah tes kebugaran?

Calon jamaah disarankan rutin berolahraga, menjaga pola makan sehat, dan mengikuti rekomendasi latihan dari tim kesehatan.

Jumat, 10 April 2026

Biaya Haji Kalbar 2026 Dinegosiasi

Pemprov Kalbar optimalkan biaya penerbangan haji 2026 melalui seleksi terbuka dan negosiasi ketat dengan maskapai agar tarif tetap transparan dan terjangkau.
Pemprov Kalbar optimalkan biaya penerbangan haji 2026 melalui seleksi terbuka dan negosiasi ketat dengan maskapai agar tarif tetap transparan dan terjangkau.

Pemprov Kalbar Transparan Soal Biaya Penerbangan Haji 2026, Ini Detailnya

Pontianak — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya menjaga biaya penyelenggaraan ibadah haji tetap rasional dan transparan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan biaya penerbangan haji tahun 2026 melalui proses seleksi terbuka serta negosiasi ketat dengan maskapai penerbangan.

Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan bahwa proses penetapan maskapai dilakukan secara terbuka dan mengedepankan prinsip efisiensi anggaran.

"Penetapan dilakukan secara terbuka. Maskapai dengan penawaran terendah menjadi pemenang, tetapi tetap kita lakukan negosiasi untuk memastikan harga tersebut benar-benar wajar dan tidak memberatkan jamaah," kata Harisson saat menerima audiensi perwakilan Lion Group di Pontianak, Kamis.

Lion Air Jadi Maskapai Penerbangan Haji Kalbar 2026

Dalam proses seleksi tersebut, maskapai Lion Air ditetapkan sebagai penyedia jasa transportasi udara untuk penerbangan haji Kalimantan Barat tahun 2026.

Nilai penawaran yang diajukan maskapai tersebut berada di kisaran Rp13,3 miliar, lebih tinggi dibandingkan biaya pada tahun sebelumnya yang tercatat sekitar Rp10,6 miliar.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kalbar meminta penjelasan rinci terkait kenaikan biaya tersebut. Menurut Harisson, transparansi kepada masyarakat menjadi faktor penting karena biaya tersebut nantinya akan diketahui oleh para calon jamaah haji.

"Kenaikan ini harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat, karena biaya tersebut akan diketahui oleh jamaah. Transparansi menjadi hal utama," ujarnya.

Negosiasi Lanjutan Dilakukan untuk Tekan Biaya

Setelah penetapan pemenang, pemerintah daerah tetap membuka ruang negosiasi lanjutan guna memastikan harga tetap efisien dan realistis.

Harisson menyebutkan bahwa optimalisasi biaya menjadi prioritas agar penyelenggaraan ibadah haji tetap terjangkau bagi masyarakat.

Selain faktor internal, pemerintah juga menyoroti sejumlah faktor eksternal yang memengaruhi biaya penerbangan, salah satunya adalah kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur.

"Jika harga avtur naik, itu menjadi risiko maskapai sesuai kontrak. Namun jika turun, kita akan bicarakan kembali agar ada penyesuaian yang menguntungkan jamaah," jelasnya.

Kenaikan Harga Avtur Jadi Faktor Utama

Sementara itu, perwakilan Lion Group, Agung Pratama, menjelaskan bahwa harga yang diajukan telah melalui perhitungan matang dengan mempertimbangkan kenaikan harga avtur yang cukup signifikan.

Menurutnya, lonjakan harga avtur saat ini mencapai sekitar 70 persen, sehingga berdampak langsung terhadap biaya operasional maskapai.

"Harga yang kami ajukan sudah seminimal mungkin agar tetap kompetitif, meskipun saat ini terjadi kenaikan harga avtur hingga sekitar 70 persen," kata Agung.

Komitmen Transparansi dan Pelayanan Terbaik bagi Jamaah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji.

Setiap komponen biaya, termasuk transportasi udara, disusun secara cermat, transparan, dan akuntabel guna memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak tanpa beban biaya berlebihan.

Dengan langkah optimalisasi tersebut, diharapkan penyelenggaraan transportasi haji Kalimantan Barat tahun 2026 dapat berjalan lancar dan biaya tetap terjangkau bagi para jamaah.

FAQ

1. Mengapa biaya penerbangan haji Kalbar 2026 mengalami kenaikan?
Kenaikan biaya dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama lonjakan harga avtur hingga sekitar 70 persen yang berdampak pada biaya operasional maskapai.

2. Maskapai apa yang melayani penerbangan haji Kalbar 2026?
Maskapai Lion Air ditetapkan sebagai penyedia jasa transportasi udara setelah melalui proses seleksi terbuka.

3. Berapa nilai kontrak penerbangan haji Kalbar 2026?
Nilai penawaran maskapai berada di kisaran Rp13,3 miliar.

4. Apakah pemerintah masih bisa menurunkan biaya tersebut?
Ya, pemerintah masih melakukan negosiasi lanjutan untuk membuka peluang efisiensi dan penyesuaian harga.

5. Apa komitmen utama pemerintah dalam penyelenggaraan haji?
Pemerintah berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, serta memastikan biaya tetap rasional bagi jamaah.

Kamis, 02 April 2026

6.746 Jamaah Haji Berangkat Dari Embarkasi Banjarmasin, Jadwal Haji 2026 Banjarmasin Dimulai 24 April Hingga 21 Mei

Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.
Keberangkatan Haji 2026 dari Embarkasi Banjarmasin dibagi 19 kloter. Simak jadwal lengkap dan jumlah jamaah dari Kalsel dan Kalteng.

Banjarmasin – Kabar terbaru buat calon jamaah haji di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pemerintah memastikan seluruh persiapan keberangkatan ibadah haji tahun 2026 sudah hampir rampung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menyampaikan bahwa keberangkatan jamaah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi melalui Embarkasi Banjarmasin akan dibagi dalam 19 kelompok terbang (kloter).

“Embarkasi Banjarmasin melayani dua provinsi, yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujar Eddy di Banjarmasin, Rabu.

Ribuan Jamaah Siap Berangkat

Total jamaah calon haji yang akan diberangkatkan mencapai 6.746 orang. Rinciannya:

  • Kalimantan Selatan: 5.187 jamaah (14 kloter)

  • Kalimantan Tengah: 1.559 jamaah (5 kloter)

Jumlah ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menunaikan rukun Islam kelima setelah sempat mengalami pembatasan beberapa tahun terakhir.

Jadwal Keberangkatan Haji 2026

Untuk jadwal, kloter pertama dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji di Banjarbaru pada 23 April 2026 dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 24 April 2026.

Sementara itu, kloter terakhir atau kloter 19 dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

Artinya, proses pemberangkatan jamaah akan berlangsung hampir satu bulan penuh.

Persiapan Sudah Masuk Tahap Akhir

Eddy memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan lancar dan kini memasuki tahap final.

“Alhamdulillah seluruh proses dapat berjalan dengan baik. Kami berkomitmen menjaga kelancaran operasional, baik saat pemberangkatan maupun pemulangan jamaah nantinya,” jelasnya.

Berbagai aspek penting telah dipersiapkan, mulai dari:

  • Kesiapan administrasi dan dokumen

  • Akomodasi dan transportasi

  • Layanan kesehatan dan pendukung lainnya

Manasik Jadi Bekal Penting Jamaah

Dari sisi jamaah, seluruh calon haji telah mengikuti manasik haji sebanyak empat kali di kabupaten/kota masing-masing.

Kegiatan ini menjadi bekal penting agar jamaah memahami tata cara ibadah haji secara benar, mulai dari rukun hingga wajib haji.

Manasik tersebut telah selesai dilaksanakan pada Februari 2026.

Asrama Haji Kini Lebih Modern

Kesiapan fasilitas juga menjadi perhatian serius. Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin kini memiliki dua gedung utama dengan fasilitas setara hotel.

Pembangunan gedung baru yang telah rampung membuat kapasitas asrama meningkat signifikan.

Saat ini, total daya tampung mencapai sekitar 750 orang atau setara dua kloter.

Selain gedung baru, beberapa bangunan lama juga masih difungsikan untuk menunjang pelayanan jamaah.

Harapan Kelancaran Ibadah Haji

Pemerintah berharap seluruh rangkaian ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan sukses,” tutup Eddy.

FAQ

1. Berapa jumlah kloter haji Embarkasi Banjarmasin 2026?
Sebanyak 19 kloter.

2. Kapan jadwal keberangkatan pertama haji 2026?
Mulai 24 April 2026.

3. Berapa total jamaah haji dari Kalsel dan Kalteng?
Sebanyak 6.746 jamaah.

4. Kapan kloter terakhir berangkat?
Pada 21 Mei 2026.

5. Berapa kapasitas Asrama Haji Banjarmasin?
Sekitar 750 orang atau dua kloter.