Berita BorneoTribun: Harta Karun hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Harta Karun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harta Karun. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2025

Cari Cacing, Dapat Harta Karun! Pria di Swedia Temukan 20.000 Koin Perak dari Abad ke-12 Secara Tak Sengaja

Cari Cacing, Dapat Harta Karun! Pria di Swedia Temukan 20.000 Koin Perak dari Abad ke-12 Secara Tak Sengaja

JAKARTA - Siapa sangka, niat awal untuk mencari cacing bisa berubah menjadi penemuan luar biasa? Seorang pria di Swedia baru-baru ini menemukan harta karun bersejarah berisi 20.000 koin perak kuno ketika sedang menggali tanah di halaman rumah musim panasnya. 

Tak hanya koin, di dalam temuan itu juga terdapat mutiara, liontin, dan cincin yang tersimpan rapi dalam sebuah panci tembaga tua yang sudah berkarat dimakan waktu.

Menurut para ahli, harta tersebut berasal dari awal Abad Pertengahan, tepatnya sekitar abad ke-12.

Beberapa koin bertuliskan kata “KANUTUS”, yang merupakan nama Latin dari Raja Knut Eriksson, penguasa Swedia yang memerintah antara tahun 1173 hingga 1195.

Cari Cacing, Dapat Harta Karun! Pria di Swedia Temukan 20.000 Koin Perak dari Abad ke-12 Secara Tak Sengaja

Sofia Andersson, seorang ahli benda antik dari Dewan Kabupaten Stockholm, mengatakan bahwa penemuan ini termasuk salah satu harta perak terbesar dari masa awal Abad Pertengahan yang pernah ditemukan di Swedia. 

“Jumlahnya luar biasa banyak dan kondisinya masih cukup baik untuk dipelajari,” ujarnya.

Cari Cacing, Dapat Harta Karun! Pria di Swedia Temukan 20.000 Koin Perak dari Abad ke-12 Secara Tak Sengaja

Sementara itu, Direktur Museum Abad Pertengahan Stockholm, Linn Annerbäck, menambahkan bahwa di antara ribuan koin tersebut ada beberapa yang sangat langka, termasuk koin uskup koin yang dicetak oleh para pemuka gereja berpengaruh. 

Di salah satu koin, tampak gambar seorang rohaniwan yang memegang tongkat gembala, simbol penting dalam aktivitas keagamaan pada masa itu.

Mengenai alasan mengapa harta ini dikubur, Annerbäck menjelaskan bahwa akhir abad ke-12 merupakan masa yang tidak stabil. 

Saat itu, Swedia tengah berupaya memperluas wilayahnya ke daerah Finlandia, sehingga konflik kerap terjadi. 

Cari Cacing, Dapat Harta Karun! Pria di Swedia Temukan 20.000 Koin Perak dari Abad ke-12 Secara Tak Sengaja

Bisa jadi, orang yang memiliki harta ini berusaha menyembunyikan kekayaannya agar aman, berharap bisa mengambilnya kembali suatu hari nanti.

Menariknya, harta yang ditemukan ini tidak hanya berisi logam mulia, tetapi juga perhiasan dan mutiara, menandakan bahwa seseorang dengan tergesa-gesa telah memasukkan semua benda berharga yang dimilikinya ke dalam panci tembaga, lalu menguburnya untuk diselamatkan dari ancaman pada masa itu.

Penemuan ini kini sedang diteliti lebih lanjut oleh tim arkeolog di Stockholm, dan kemungkinan besar akan dipamerkan di Museum Abad Pertengahan Swedia, agar publik dapat melihat langsung peninggalan sejarah luar biasa yang sempat terkubur selama lebih dari 800 tahun.

Gambar: Badan Administratif Daerah Stockholm | Editor: Yakop

Senin, 07 Juli 2025

Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar

Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar
Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar.

Penemuan Menakjubkan di Dasar Laut Madagaskar

JAKARTA - Tim arkeolog dari Amerika Serikat baru saja mengungkap temuan luar biasa: sebuah kapal layar kuno bernama Nossa Senhora do Cabo ditemukan tenggelam di lepas pantai Madagaskar, tepatnya di perairan dekat Pulau Nosy Boraha di Samudra Hindia. Kapal ini diyakini telah karam sejak tahun 1721 setelah diserang oleh kelompok bajak laut yang dipimpin oleh kapten legendaris Olivier Levasseur, atau yang lebih dikenal dengan julukan La Buse.

Menariknya, lokasi karamnya kapal ini dulu merupakan tempat "nongkrong" favorit para bajak laut saat era Zaman Keemasan Bajak Laut. Jadi, nggak heran kalau sekarang ditemukan jejak sejarah penting di sana.

Butuh 16 Tahun untuk Memastikan Identitas Kapal

Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar
Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar.

Walaupun puing-puing kapal ini sudah ditemukan sejak 16 tahun lalu, baru sekarang para ilmuwan berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya secara menyeluruh. Brandon Clifford, salah satu peneliti utama sekaligus pendiri lembaga pelestarian kapal karam bersejarah, mengatakan bahwa identifikasi kapal didasarkan pada berbagai bukti mulai dari analisis struktur kapal, catatan sejarah, hingga ribuan artefak yang berhasil diangkat dari dasar laut.

Lebih dari 3.300 Artefak Berharga Ditemukan

Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar
Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar.

Dari reruntuhan kapal ini, para peneliti berhasil mengangkat lebih dari 3.300 benda bersejarah, di antaranya:

  • Koin emas dengan tulisan Arab

  • Pecahan porselen halus

  • Patung-patung religius

  • Benda-benda dari kayu dan gading

  • Gambar Bunda Maria dan bagian dari salib

  • Sebuah lempeng gading bertuliskan huruf emas “INRI”

Diperkirakan, banyak dari artefak ini berasal dari Goa, India, dan seharusnya dikirim ke Lisbon, Portugal.

Namun karena sudah terlalu lama berada di dasar laut, proses restorasinya jadi sangat rumit. Beberapa benda bahkan belum bisa diidentifikasi secara pasti hingga kini.

Cerita Tragis di Balik Kapal Karam

Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar
Harta Karun Bajak Laut Ditemukan! Bangkai Kapal Berusia 300 Tahun dan Ribuan Artefak Bersejarah Muncul di Lepas Pantai Madagaskar.

Catatan sejarah menyebutkan bahwa kapal Nossa Senhora do Cabo berlayar pada awal tahun 1721 dengan membawa muatan berharga dan penumpang penting seperti wakil raja Portugal serta seorang uskup agung.

Namun pada 8 April di tahun yang sama, kapal ini diserang bajak laut saat melintasi dekat Pulau Réunion, wilayah milik Prancis. Serangan tersebut terjadi setelah kapal dihantam badai, membuat awak kapal terpaksa membuang sebagian besar meriam agar bisa tetap mengapung. Sayangnya, itu justru menjadikannya sasaran empuk bagi bajak laut.

Menurut para ahli, kapal ini membawa harta berupa batangan emas dan peti-peti berisi mutiara, yang jika dihitung dengan nilai sekarang, diperkirakan bernilai sekitar Rp2,2 triliun (sekitar 138 juta dolar AS).

Sementara sang wakil raja berhasil ditebus kembali, nasib uskup agung dan sebagian besar kru kapal masih menjadi misteri hingga saat ini.

Harta Karun Sejarah yang Mengungkap Kisah Bajak Laut Nyata

Penemuan kapal dan ribuan artefak ini bukan cuma tentang kekayaan materi, tapi juga membuka jendela baru dalam memahami sejarah kelam dan menarik dari masa bajak laut. Siapa sangka, di dasar laut Madagaskar tersembunyi kisah penuh petualangan, perampokan, dan harta karun yang kini mulai terungkap ke permukaan?

Jadi, kalau kamu penggemar cerita bajak laut atau sejarah maritim, penemuan ini benar-benar bikin penasaran dan pastinya layak untuk diikuti!