Berita BorneoTribun: Hukum Dan Kriminal hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Hukum Dan Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hukum Dan Kriminal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Agustus 2025

Mobil Digelapkan, Korban Datangi Polda Kalbar Desak Penangkapan Pelaku

PONTIANAK - Aldi Sabarna, korban dugaan penggelapan mobil, mendatangi Kantor Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat pada Senin (11/8/2025) di Pontianak. Ia datang bersama kuasa hukumnya, Ully Urmilawati, S.H., M.H.Cpt dari Alethea Law Firm and Partners, untuk mendesak polisi segera menindaklanjuti laporannya yang telah dibuat sejak 13 Mei 2025. 

Menurut Aldi, seluruh saksi dan bukti terkait dugaan penggelapan oleh dua terlapor, Andi dan Fredi Santoso, sudah diserahkan lengkap kepada penyidik.

“Kami sudah penuhi semua prosedur dan menyerahkan bukti. Tinggal menunggu tindakan tegas dari kepolisian,” ujar Aldi saat ditemui di Polda Kalbar. 

Aldi mengaku khawatir jika pelaku tidak segera diamankan, akan ada korban lain yang mengalami nasib serupa.

Korban penggelapan mobil bersama kuasa hukum mendatangi Polda Kalimantan Barat untuk mendesak penangkapan pelaku.
Korban penggelapan mobil bersama kuasa hukum mendatangi Polda Kalimantan Barat untuk mendesak penangkapan pelaku.

Kuasa hukum Aldi, Ully Urmilawati, juga menegaskan pentingnya penegakan hukum yang cepat dan transparan. 

“Kami berharap kepolisian memegang teguh prinsip Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Jangan beri ruang kepada pelaku untuk menghilangkan barang bukti atau mengulangi perbuatannya,” tegas Ully. 

Ia menambahkan, kasus ini sudah berjalan empat bulan tanpa perkembangan signifikan, sehingga pihaknya menuntut adanya percepatan proses hukum.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena dianggap sebagai ujian konsistensi kepolisian dalam menangani laporan masyarakat. 

Jika penanganan berlarut, dikhawatirkan dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap proses hukum. 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait rencana penangkapan atau perkembangan terbaru kasus tersebut.