Berita BorneoTribun: Idul Fitri 1447 H hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Idul Fitri 1447 H. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Idul Fitri 1447 H. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2026

Momen Idul Fitri 1447 H, Ribuan Warga Bengkayang Penuhi Lapangan

Ribuan umat Muslim Bengkayang melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H dengan khidmat, dihadiri pejabat daerah dan berlangsung lancar serta penuh kebersamaan. (gambar ilustrasi)
Ribuan umat Muslim Bengkayang melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 H dengan khidmat, dihadiri pejabat daerah dan berlangsung lancar serta penuh kebersamaan. (gambar ilustrasi)

Bengkayang -- Ribuan umat Muslim di Kabupaten Bengkayang melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di Lapangan Kompi Senapan C, Kelurahan Bumi Emas, Sabtu pagi.

Sejak pukul 06.00 WIB, jamaah mulai memadati area yang berada di lingkungan Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha tersebut. Antusiasme warga terlihat tinggi, dengan saf-saf shalat terisi rapat hingga ke tepi lapangan.

Suasana Khusyuk Diiringi Gema Takbir

Gema takbir berkumandang di seluruh kawasan, menciptakan suasana religius yang begitu terasa. Momen ini menjadi simbol kemenangan bagi umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh.

Pelaksanaan shalat Id juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Riza dan Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Pesan Khutbah: Jaga Silaturahmi Dan Hapus Ego Sektoral

Dalam khutbahnya, khatib Syamsul Bahri menekankan pentingnya menjaga hubungan baik, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat luas.

Ia juga mengajak jamaah untuk menghapus ego sektoral demi memperkuat kerukunan, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Bengkayang.

“Idul Fitri adalah momentum untuk kembali ke fitrah, memperbaiki hubungan sosial, dan memperkuat persaudaraan,” pesannya.

Panitia Pastikan Pelaksanaan Berjalan Lancar

Pengurus PHBI Kabupaten Bengkayang, Aris, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal, termasuk fasilitas pendukung bagi jamaah.

“Alhamdulillah, pelaksanaan shalat Idul Fitri berjalan lancar. Kapasitas jemaah di lokasi ini mencapai sekitar 2.000 orang,” ujarnya.

Ia berharap momentum Idul Fitri bisa dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarwarga setelah menjalani Ramadhan.

Ajakan Perkuat Toleransi Sosial

Sementara itu, pengurus Masjid Agung Syuhada Bengkayang, Suandi, mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang saling memaafkan dan memperkuat toleransi sosial.

Menurutnya, nilai kebersamaan dan saling menghormati perlu terus dijaga demi menciptakan masyarakat yang harmonis dan maju.

Pengamanan Ketat, Pelaksanaan Tertib

Pelaksanaan shalat Id berlangsung aman dan tertib dengan dukungan pengamanan dari personel gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP.

Usai shalat, suasana haru dan bahagia terlihat saat para jamaah saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan sebelum meninggalkan lokasi dengan tertib.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Di mana lokasi shalat Idul Fitri di Bengkayang?
Dilaksanakan di Lapangan Kompi Senapan C, Kelurahan Bumi Emas.

2. Berapa jumlah jamaah yang hadir?
Diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang.

3. Siapa saja yang hadir dalam kegiatan tersebut?
Wakil Bupati Bengkayang, Kapolres, tokoh agama, dan masyarakat.

4. Apa pesan utama dalam khutbah Idul Fitri?
Menjaga silaturahmi, menghapus ego sektoral, dan memperkuat kerukunan.

5. Bagaimana pelaksanaan kegiatan?
Berjalan lancar, aman, dan tertib dengan pengamanan gabungan.

Kamis, 12 Maret 2026

Stok Ayam Dan Telur Kalbar Aman

Stok ayam ras pedaging dan telur ayam ras Kalbar dipastikan aman menjelang Idul Fitri 1447 H. Namun pasokan sapi potong masih bergantung dari luar daerah.
Stok ayam ras pedaging dan telur ayam ras Kalbar dipastikan aman menjelang Idul Fitri 1447 H. Namun pasokan sapi potong masih bergantung dari luar daerah. (Gambar ilustrasi AI)

Menjelang Idul Fitri 1447 H, Kalbar Surplus Ayam dan Telur Namun Sapi Masih Kurang

Pontianak – Ketersediaan komoditas peternakan strategis di Provinsi Kalimantan Barat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dipastikan dalam kondisi aman. Pemerintah daerah menyebut stok ayam ras pedaging dan telur ayam ras mencukupi bahkan mengalami surplus berdasarkan proyeksi neraca produksi tahunan.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Barat, Ignatius I.K., mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap produk peternakan diperkirakan tetap terpenuhi selama periode Ramadan hingga Lebaran. Namun, untuk komoditas daging sapi, Kalbar masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Ia menjelaskan produksi ayam ras pedaging Kalbar saat ini masih mampu memenuhi konsumsi masyarakat sepanjang tahun. Bahkan, berdasarkan proyeksi produksi, terdapat kelebihan pasokan yang cukup signifikan.

Menurutnya, neraca produksi menunjukkan daging ayam ras mengalami surplus lebih dari 12 ribu ton dalam satu tahun. Kondisi ini menunjukkan sektor peternakan unggas di Kalbar masih berada dalam posisi aman untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Selain daging ayam, produksi telur ayam ras Kalbar juga diperkirakan cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat. Dalam satu tahun, produksi telur ayam ras di Kalbar mencapai sekitar 22.779 ton.

Ignatius menuturkan estimasi produksi tersebut telah mempertimbangkan peningkatan konsumsi akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mendorong peningkatan kebutuhan protein hewani di masyarakat.

Meski demikian, ia mengakui bahwa pada periode tertentu seperti Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, permintaan produk peternakan biasanya meningkat tajam. Kondisi tersebut berpotensi memicu defisit pasokan sementara di pasar.

Menurutnya, lonjakan permintaan saat musim keagamaan merupakan pola yang terjadi hampir setiap tahun. Namun pemerintah daerah optimistis kebutuhan masyarakat tetap dapat dipenuhi melalui pengelolaan distribusi dan pasokan yang baik.

Sementara itu, komoditas sapi potong Kalbar masih menjadi tantangan bagi daerah. Produksi sapi lokal saat ini baru mampu memenuhi sekitar 60 persen dari total kebutuhan daging sapi di Kalimantan Barat.

Sisanya sekitar 40 persen masih harus dipasok dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Madura. Pasokan tersebut juga termasuk dalam bentuk daging sapi beku.

Ignatius menilai keterbatasan produksi lokal belum sebanding dengan peningkatan permintaan yang terus terjadi setiap tahun. Kebutuhan biasanya melonjak pada momentum hari besar keagamaan seperti Idul Fitri.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih produk daging yang beredar di pasaran, khususnya daging beku yang berasal dari luar daerah maupun impor.

Ia menekankan pentingnya memastikan produk daging memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Produk yang memiliki NKV umumnya telah melalui proses pengawasan dan memenuhi standar keamanan pangan.

Dengan langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh produk peternakan yang aman, higienis, dan layak dikonsumsi selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Kata kunci: Ayam Ras Pedaging Kalbar, Telur Ayam Ras Kalbar, Sapi Potong Kalbar.

Bulog Amankan Stok Beras 3.400 Ton

Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)
Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)

Bulog Singkawang Pastikan Stok Beras 3.400 Ton Aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

SINGKAWANG – Perum Bulog Cabang Singkawang, Kalimantan Barat, memastikan ketersediaan beras di gudang Bulog mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang.

Pimpinan Cabang Bulog Singkawang Noldi Ramayadi mengatakan stok beras yang tersedia saat ini dalam kondisi aman untuk menjaga ketahanan pasokan pangan di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran 2026.

“Total stok beras Bulog Singkawang saat ini mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga ketersediaan beras selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang,” kata Noldi di Singkawang, Rabu.

Menurut dia, selain menjaga ketersediaan stok beras, Bulog juga menjalankan berbagai program distribusi pangan kepada masyarakat. Program tersebut antara lain penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang.

Noldi menjelaskan, stok beras yang ada tidak hanya digunakan untuk bantuan pangan, tetapi juga untuk mendukung berbagai program stabilisasi harga pangan.

Beberapa program tersebut di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Stok yang ada tidak hanya untuk kebutuhan bantuan pangan, tetapi juga untuk kegiatan pasar murah, program SPHP, serta distribusi minyak goreng Minyakita melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK),” ujarnya.

Dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok di masyarakat, Bulog Cabang Singkawang bersama Dinas Perdagangan juga melakukan distribusi minyak goreng Minyakita di sejumlah pasar tradisional.

Untuk wilayah Kota Singkawang, penyaluran dilakukan di Pasar Beringin dan Pasar Alianyang. Sementara di Kabupaten Sambas, distribusi dilakukan di Pasar Jagur dan Pasar Teratai, serta di beberapa pasar di Kabupaten Bengkayang.

Langkah tersebut bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

Noldi menambahkan bahwa upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan tidak dapat dilakukan oleh Bulog sendiri. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, termasuk pemerintah daerah serta aparat keamanan.

Menurut dia, sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus diperkuat untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta harga bahan pokok tetap stabil di pasar.

Selain itu, Bulog bersama instansi terkait juga rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional guna memastikan pasokan pangan mencukupi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Bulog Singkawang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan pangan di wilayah operasionalnya. Langkah ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Rabu, 11 Maret 2026

Sambut Mudik Lebaran 1447 H, Kemenag Kalbar Dorong Program Masjid Ramah Pemudik

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

Kemenag Kalbar Ajak Masjid Di Jalur Mudik Hadirkan Layanan Ramah Pemudik

PONTIANAK — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat mengajak pengurus masjid di sepanjang jalur mudik untuk menghadirkan layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Program ini diharapkan dapat membantu para pemudik yang menempuh perjalanan jauh agar memiliki tempat istirahat yang aman dan nyaman.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalbar, H. Mi’rad, mengatakan masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

“Masjid memiliki peran strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan sosial bagi masyarakat, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh,” kata Mi’rad di Pontianak, Selasa.

Melalui program Masjid Ramah Pemudik, pengurus masjid di jalur mudik diimbau membuka akses masjid selama 24 jam. Langkah ini dilakukan agar para pemudik dapat beristirahat sejenak, menunaikan ibadah, maupun memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Menurutnya, kehadiran layanan tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian sosial masjid kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, Kementerian Agama Kalimantan Barat juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan pelaksanaan ibadah selama Ramadhan hingga Idul Fitri berjalan aman dan kondusif.

Dalam forum koordinasi tersebut, Mi’rad menyebut salah satu perhatian penting menjelang Idul Fitri adalah penetapan besaran zakat fitrah bagi umat Islam di daerah.

Ia menjelaskan, Kemenag bersama para ulama dan lembaga terkait telah berkoordinasi untuk menetapkan besaran zakat fitrah yang disesuaikan dengan harga beras di pasaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah melalui amil zakat yang resmi dan terpercaya, baik melalui masjid maupun lembaga pengelola zakat, sehingga distribusinya dapat tepat sasaran kepada para mustahik,” ujarnya.

Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)
Kemenag Kalbar mengajak masjid di jalur mudik membuka layanan Masjid Ramah Pemudik selama arus mudik Idul Fitri 1447 H guna memberi tempat istirahat aman bagi masyarakat. (Gambar ilustrasi AI)

Mi’rad juga menyinggung potensi adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ia menjelaskan bahwa organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan awal Syawal melalui sidang isbat yang dilakukan berdasarkan hasil rukyat dan perhitungan hisab.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan apabila terjadi perbedaan dalam penentuan hari raya.

“Masyarakat diharapkan tetap saling menghormati apabila terdapat perbedaan penetapan hari raya serta menjaga kerukunan antarumat,” kata Mi’rad.

Program Masjid Ramah Pemudik ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kalimantan Barat selama momentum mudik Lebaran tahun ini.

Selasa, 10 Maret 2026

Jelang Idul Fitri 1447 H, Polres Landak Matangkan Pengamanan Lewat Rakor Sektoral

Polres Landak menggelar rakor lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 guna menjaga keamanan dan kelancaran mudik.
Polres Landak menggelar rakor lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 guna menjaga keamanan dan kelancaran mudik.

Kapolres Landak Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Landak Siap Sambut Idul Fitri 1447 H

Ngabang, Kalbar – Suasana serius namun penuh semangat terlihat di Aula BKPM Polres Landak pada Senin (9/3/2026). Berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, hingga stakeholder berkumpul dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Landak.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, SH, S.I.K bersama pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polres Landak. Turut hadir perwakilan pemerintah daerah yang diwakili Staf Ahli Bupati Landak Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Alessius Asnanda serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Landak Ezra Geovani.

Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan TNI, instansi terkait, serta stakeholder penting seperti PT Jasa Raharja, PLN, dan pengelola SPBU di wilayah Kabupaten Landak. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 H.

Dalam arahannya, Kapolres Landak menegaskan bahwa pengamanan Lebaran tahun ini akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini menjadi bagian dari strategi Polres Landak untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode mudik dan libur Lebaran.

AKBP Devi Ariantari juga menyoroti sejumlah potensi kerawanan yang perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah kondisi infrastruktur jalan yang masih ditemukan berlubang di beberapa titik, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Para Kapolsek diminta segera melakukan pendataan lokasi rawan kecelakaan. Langkah antisipasi seperti pemasangan tanda atau lingkaran pada jalan berlubang akan dilakukan guna meminimalisir risiko kecelakaan selama arus mudik.

Selain itu, Kapolres juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2025 terjadi peningkatan angka kriminalitas, terutama dengan sasaran rumah kosong saat musim mudik. Peningkatan kecelakaan lalu lintas juga tercatat akibat kondisi jalan dan padatnya arus kendaraan pengangkut CPO menuju Pelabuhan Kijing.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Landak akan mendirikan Pos Pengamanan di dua wilayah strategis, yaitu wilayah hukum Polsek Mempawah Hulu dan Polsek Mandor. Keberadaan pos tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk menjadi polisi bagi diri sendiri. Dengan kewaspadaan bersama, kita dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Dalam rapat tersebut, sejumlah instansi juga menyampaikan kesiapan masing-masing. Dinas Perhubungan Kabupaten Landak memastikan akan menempatkan personel di beberapa pos pelayanan terpadu selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kodim 1210/Landak juga menyatakan kesiapan membantu pengamanan dengan menurunkan personel di sejumlah titik strategis. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan wilayah selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026.

Sementara itu, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Landak menyampaikan bahwa hasil inspeksi mendadak pada 5 Maret 2026 menunjukkan stok bahan pokok masih dalam kondisi aman. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menggelar operasi pasar serta menyalurkan tambahan 500 tabung LPG 3 kilogram untuk masyarakat.

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Landak menegaskan kesiapan tenaga medis yang akan ditempatkan di pos pelayanan kesehatan. Seluruh fasilitas UGD dan IGD di puskesmas juga akan siaga selama 24 jam sepanjang periode Idul Fitri.

Dinas PUPR Kabupaten Landak juga mulai melakukan penanganan jalan rusak di sejumlah ruas penting seperti jalur Ngabang–Serimbu dan Pinyuh–Sebadu. Selain itu, pemasangan rambu serta pagar pengaman dilakukan pada titik jalan berlubang guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak turut menyatakan kesiapsiagaan dengan menyiagakan petugas selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi kebakaran, banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung.

Dari sektor energi, PLN Ngabang memastikan pasokan listrik tetap stabil selama periode Lebaran. Dukungan gardu berjalan, dua unit genset, serta layanan pengaduan melalui call center PLN 123 disiapkan untuk menjaga kelancaran pelayanan.

Sementara itu, pengelola SPBU di Kabupaten Landak memastikan pasokan bahan bakar minyak dalam kondisi aman. Distribusi BBM dipastikan tetap lancar karena pasokan berasal dari berbagai wilayah, termasuk kawasan Timur Tengah, Singapura, dan Afrika.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, seluruh pihak berharap pelaksanaan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Landak dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana Lebaran yang nyaman bagi warga maupun para pemudik. (Tino)

Minggu, 08 Maret 2026

Jelang Lebaran 1447 H, Pemkot Banjarmasin Siapkan Posko Aduan THR Pekerja

Pemkot Banjarmasin membuka posko pengaduan THR bagi pekerja menjelang Idul Fitri 1447 H. Posko ini membantu mediasi pekerja dan perusahaan terkait pembayaran THR.
Pemkot Banjarmasin membuka posko pengaduan THR bagi pekerja menjelang Idul Fitri 1447 H. Posko ini membantu mediasi pekerja dan perusahaan terkait pembayaran THR.

BANJARMASIN -- Pemerintah Kota Banjarmasin membuka posko pengaduan pembayaran tunjangan hari raya (THR) keagamaan bagi pekerja atau buruh menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Posko ini disediakan untuk menampung laporan pekerja yang mengalami kendala terkait pencairan THR oleh perusahaan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Isa Ansari, menyampaikan bahwa posko pengaduan tersebut dibuka hingga H+7 Lebaran. Layanan ini diharapkan dapat membantu pekerja maupun perusahaan menyelesaikan persoalan terkait kewajiban pembayaran THR.

Posko pengaduan THR telah mulai beroperasi sejak 2 Maret 2026. Lokasinya berada di kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin di Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur.

“Kami persilakan para pekerja atau buruh yang ingin menyampaikan aduan terkait THR,” ujar Isa Ansari di Banjarmasin, Sabtu.

Posko Pengaduan untuk Mediasi Pekerja dan Perusahaan

Isa menjelaskan bahwa posko tersebut menjadi wadah bagi pekerja maupun perusahaan yang mengalami kendala dalam proses pencairan THR.

Apabila terdapat laporan dari pekerja, pihak dinas siap memanggil perusahaan terkait untuk melakukan diskusi dan mediasi. Tujuannya adalah mencari solusi bersama sehingga tercapai kesepakatan antara kedua pihak.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan konflik ketenagakerjaan serta memastikan hak pekerja tetap terpenuhi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Mengacu Aturan Kementerian Ketenagakerjaan

Pembukaan posko pengaduan THR ini dilakukan berdasarkan surat edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan mengenai pelaksanaan pemberian THR keagamaan bagi pekerja menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Surat edaran tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Selain itu, aturan ini juga merujuk pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 mengenai Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi pekerja atau buruh di perusahaan.

Berdasarkan ketentuan tersebut, perusahaan wajib membayarkan THR kepada pekerja paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Ketentuan Penerima THR bagi Pekerja

THR keagamaan wajib diberikan kepada pekerja yang memiliki masa kerja minimal satu bulan secara terus-menerus. Ketentuan ini berlaku baik bagi pekerja dengan status tetap maupun pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

Pemerintah Kota Banjarmasin juga telah menerima surat edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan tersebut dan menindaklanjutinya dengan melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah kota.

Isa Ansari berharap seluruh perusahaan dapat mematuhi aturan tersebut sehingga tidak muncul permasalahan terkait pembayaran THR.

Harapan Pemkot Banjarmasin Menjelang Lebaran

Pemerintah Kota Banjarmasin berharap kewajiban pembayaran THR dapat dipenuhi tepat waktu oleh seluruh perusahaan.

Dengan demikian, para pekerja dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan lebih tenang dan merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa kendala terkait hak ketenagakerjaan.

“Moga tidak ada masalah terkait THR di kota kita tahun ini, hingga semua dapat berlebaran dengan bahagia bersama keluarga tercinta,” ujar Isa Ansari.