Berita BorneoTribun: Idul Fitri 2026 hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Idul Fitri 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Idul Fitri 2026. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2026

Remisi Idul Fitri 2026: 6.673 Warga Binaan DKI Dapat Pengurangan Hukuman

Sebanyak 6.673 warga binaan di DKI Jakarta menerima remisi Idul Fitri 2026. Simak rincian penerima RK I dan RK II serta tujuan pemberiannya. (Gambar ilustrasi AI)
Sebanyak 6.673 warga binaan di DKI Jakarta menerima remisi Idul Fitri 2026. Simak rincian penerima RK I dan RK II serta tujuan pemberiannya. (Gambar ilustrasi AI)

Jakarta — Sebanyak 6.673 narapidana atau warga binaan pemasyarakatan di wilayah DKI Jakarta menerima remisi khusus dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

Penyerahan surat keputusan remisi dilakukan usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta, Sabtu. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) DKI Jakarta, Heri Azhari.

Heri menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan hak bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan tertentu.

“Remisi adalah hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dan menjadi indikator keberhasilan pembinaan. Ini menunjukkan bahwa negara hadir memberikan penghargaan atas perubahan perilaku ke arah yang lebih baik,” ujar Heri dalam keterangannya.

Rincian Penerima Remisi

Sebanyak 6.673 warga binaan di DKI Jakarta menerima remisi Idul Fitri 2026. Simak rincian penerima RK I dan RK II serta tujuan pemberiannya.
Sebanyak 6.673 warga binaan di DKI Jakarta menerima remisi Idul Fitri 2026. Simak rincian penerima RK I dan RK II serta tujuan pemberiannya.

Dari total 6.673 warga binaan yang menerima remisi:

  • 6.564 orang mendapatkan Remisi Khusus I (RK I)

  • 109 orang memperoleh Remisi Khusus II (RK II)

Sementara itu, khusus di Lapas Narkotika Jakarta, tercatat sebanyak 1.595 warga binaan menerima remisi, dengan rincian:

  • 1.580 orang mendapatkan RK I

  • 15 orang memperoleh RK II

Bagian Dari Pembinaan dan Reintegrasi

Heri menegaskan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang berfokus pada pembinaan dan reintegrasi sosial.

Menurutnya, program ini menjadi indikator bahwa proses pembinaan berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku warga binaan.

Momentum Refleksi dan Harapan Baru

Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Syarpani, menambahkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi waktu refleksi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

“Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan keaktifan dalam mengikuti program pembinaan,” kata Syarpani.

Ia berharap pemberian remisi ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

Menurutnya, perayaan Idul Fitri di lingkungan Lapas juga membawa harapan baru bagi para warga binaan untuk menata masa depan yang lebih positif.

“Dengan adanya pemberian remisi khusus ini, diharapkan seluruh warga binaan semakin termotivasi dalam mengikuti program pembinaan secara optimal serta siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif,” ujarnya.

FAQ

1. Apa itu remisi khusus Idul Fitri?
Remisi khusus Idul Fitri adalah pengurangan masa hukuman yang diberikan kepada narapidana saat Hari Raya Idul Fitri, jika memenuhi syarat.

2. Apa perbedaan RK I dan RK II?
RK I adalah pengurangan masa hukuman biasa, sedangkan RK II diberikan hingga narapidana langsung bebas.

3. Berapa jumlah warga binaan yang menerima remisi di DKI Jakarta 2026?
Sebanyak 6.673 warga binaan menerima remisi Idul Fitri 2026.

4. Apa tujuan pemberian remisi?
Untuk mendorong pembinaan, perubahan perilaku, dan kesiapan reintegrasi sosial.

5. Apakah semua narapidana bisa mendapat remisi?
Tidak. Hanya yang memenuhi syarat administratif dan berkelakuan baik.

Selasa, 17 Maret 2026

Amankan Mudik Lebaran, Polres Kutim Dirikan 7 Posko Layanan Strategis

Polres Kutim mengaktifkan 7 posko pelayanan Lebaran 2026 untuk memantau arus mudik, menjaga keamanan warga, serta mengawasi jalur rawan kemacetan di Kutai Timur.
Polres Kutim mengaktifkan 7 posko pelayanan Lebaran 2026 untuk memantau arus mudik, menjaga keamanan warga, serta mengawasi jalur rawan kemacetan di Kutai Timur.

SANGATTA – Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim), Kalimantan Timur, menyiapkan tujuh posko pelayanan di sejumlah titik strategis selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan, posko tersebut disebar di berbagai lokasi yang dinilai menjadi pusat aktivitas masyarakat selama momen Lebaran.

“Tujuh posko ini tersebar di sejumlah lokasi, seperti posko terpadu di Simpang 3 Pendidikan Kecamatan Sangatta Utara, kemudian dua posko di Pantai Kenyamukan dan Pantai Teluk Lombok Sangkima di wilayah Sangatta Selatan,” kata Fauzan di Sangatta, Senin.

Selain itu, Polres Kutim juga menyiapkan empat pos pelayanan tambahan di jalur strategis yang sering dilalui pemudik.

Pos tersebut berada di Jalan Poros Sangatta–Bontang, tepatnya di wilayah Teluk Pandan, Simpang 3 Perdau Bengalon, Simpang 3 Jembatan Sangkulirang, serta Bundaran SP4 di Kecamatan Kombeng.

Menurut Fauzan, keberadaan posko tersebut tidak hanya untuk memantau arus lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat pengawasan keamanan di sejumlah objek vital selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Pengamanan Malam Takbiran Hingga Salat Id

Polres Kutim juga telah memetakan pengamanan kegiatan keagamaan selama Hari Raya Idul Fitri. Pengamanan dilakukan mulai dari malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Tercatat ada 155 masjid dan 107 lapangan di seluruh wilayah Kutai Timur yang menjadi lokasi pelaksanaan Salat Id.

Petugas kepolisian akan melakukan pengamanan di berbagai titik tersebut untuk memastikan kegiatan ibadah berlangsung aman dan tertib.

Patroli Pangan Dan Keamanan Permukiman

Selain pengamanan kegiatan keagamaan, Polres Kutim juga meningkatkan patroli rutin di berbagai lokasi.

Salah satunya dengan menurunkan Satgas Pangan yang bertugas melakukan pengawasan terhadap distribusi bahan kebutuhan pokok di gudang-gudang penyimpanan.

“Satgas Pangan melakukan pemantauan dan patroli setiap hari untuk memastikan stok bahan pokok aman serta mencegah potensi penimbunan,” jelas Fauzan.

Patroli juga dilakukan di permukiman warga yang ditinggal mudik guna mencegah tindak kriminal, seperti pencurian rumah kosong.

Tak hanya itu, pengawasan juga difokuskan di sejumlah titik strategis seperti:

  • terminal

  • bandara

  • jalur mudik

  • jalur poros antar kecamatan

  • titik rawan kecelakaan lalu lintas

  • kawasan rawan bencana

Pengawasan Pusat Keramaian

Polres Kutim juga meningkatkan pengamanan di pusat aktivitas masyarakat.

Pengawasan dilakukan di berbagai tempat keramaian, seperti:

  • pusat perbelanjaan

  • pasar tradisional

  • mal dan supermarket

  • minimarket

  • tempat wisata

  • Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran tetap aman dan kondusif.

Layanan Titip Kendaraan Gratis

Dalam upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polres Kutim juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang hendak mudik.

Masyarakat dapat menitipkan kendaraan mereka di Polres, Polsek, maupun pos polisi terdekat.

Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yakni membawa KTP dan STNK asli serta fotokopinya sebagai bukti kepemilikan kendaraan.

Pantauan Lalu Lintas Real Time Dengan CCTV Dan Drone

Untuk memperkuat pengawasan lalu lintas selama masa mudik, Polres Kutim juga menghadirkan mini command center yang ditempatkan di Mapolres Kutim dan Pos Pendidikan.

Sistem ini terintegrasi dengan jaringan CCTV milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Timur, sehingga petugas dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time.

Tak hanya itu, pengawasan juga akan dibantu dengan patroli udara menggunakan drone.

Drone tersebut akan digunakan untuk memantau sejumlah jalur rawan kemacetan, khususnya di kawasan Sangatta hingga Teluk Pandan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Polres Kutim berharap masyarakat dapat menjalani mudik Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar.

Sabtu, 14 Maret 2026

Hari Raya Idul Fitri 2026 Jatuh Pada Tanggal Ini

Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026.
Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Hari Raya Idul Fitri

JAKARTA – Pertanyaan mengenai lebaran 2026 dan hari raya idul fitri 2026 jatuh pada tanggal berapa mulai ramai dicari masyarakat menjelang bulan Ramadan. 

Banyak orang ingin mengetahui kepastian waktu idul fitri 2026 untuk mempersiapkan mudik, libur keluarga, hingga agenda silaturahmi.

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan pemerintah, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah. 

Namun, kepastian tanggal tersebut tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama menjelang akhir Ramadan.

Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026.
Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026. (Gambar ilustrasi AI) 

Sementara itu, organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. 

Penetapan tersebut berdasarkan metode hisab yang digunakan untuk menentukan awal bulan Hijriah.

Perbedaan potensi tanggal Lebaran ini kerap terjadi di Indonesia karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah, yaitu hisab dan rukyatul hilal. 

Meski begitu, masyarakat biasanya menunggu pengumuman resmi pemerintah melalui sidang isbat sebagai penetapan nasional.

Dalam kalender nasional 2026, pemerintah juga telah menyiapkan jadwal libur dan cuti bersama Idul Fitri untuk mendukung kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat selama perayaan lebaran 2026. 

Libur Idul Fitri diproyeksikan berlangsung selama beberapa hari agar masyarakat dapat merayakan hari raya bersama keluarga.

Dengan demikian, jawaban dari pertanyaan kapan lebaran 2026 adalah sekitar tanggal 20 hingga 21 Maret 2026, tergantung pada hasil penetapan resmi melalui sidang isbat. 

Informasi ini penting bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan, mudik, maupun kegiatan keluarga saat hari raya idul fitri 2026.

Kamis, 12 Maret 2026

Pertamina Patra Niaga Siaga Ramadan Idul Fitri

Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)
Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)

TANJUNG SELOR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan pasokan energi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 dengan membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2026 yang mulai bertugas sejak Senin (9/3). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.

Pembentukan Satgas Ramadan Idul Fitri Pertamina ini bertujuan mendukung kelancaran ibadah, perjalanan mudik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap potensi peningkatan kebutuhan energi selama periode tersebut.

“Kami telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi. Seluruh aspek operasional, mulai dari stok hingga distribusi telah kami siapkan agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Isfahani dalam keterangan tertulis yang diterima di Tanjung Selor, Rabu.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Pengalaman dari pelaksanaan Satgas pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi gasoline dan LPG biasanya meningkat selama Ramadan dan Idul Fitri. Sebaliknya, konsumsi gasoil dan kerosene cenderung mengalami penyesuaian.

Proyeksi tersebut menjadi dasar bagi Pertamina untuk memperkuat strategi suplai energi agar distribusi di seluruh wilayah Kalimantan tetap aman dan terkendali selama masa libur panjang tersebut.

Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan berbagai fasilitas pendukung distribusi energi. Di antaranya 16 Terminal BBM, tiga Terminal LPG, 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 786 SPBU, serta 558 unit Pertashop.

Selain itu, terdapat pula 527 agen LPG, 52 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dan 13 agen minyak tanah yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Distribusi energi juga diperkuat dengan dukungan armada logistik yang terdiri dari 762 unit mobil tangki serta 99 unit skidtank guna menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menambahkan pihaknya juga menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur potensial seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.

“Kami menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 Agen LPG Siaga, layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM serta mobil tangki standby,” kata Edi.

Selain itu, Pertamina juga menghadirkan empat unit Serambi MyPertamina yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik.

Menurut Edi, fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Minggu, 08 Maret 2026

Warga Banjarmasin Bisa Mudik Gratis Lebaran 2026, Ini Rute Dan Syaratnya

Pemkot Banjarmasin menyediakan mudik gratis Lebaran 2026 melalui program Bamara dengan rute ke Banua Anam, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. Pendaftaran dibuka 6–12 Maret 2026.
Pemkot Banjarmasin menyediakan mudik gratis Lebaran 2026 melalui program Bamara dengan rute ke Banua Anam, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. Pendaftaran dibuka 6–12 Maret 2026.

BANJARMASIN -- Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menyediakan layanan transportasi mudik Lebaran gratis bagi masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau 2026 M. Program ini disiapkan untuk membantu warga pulang kampung dengan aman serta mengurangi beban biaya perjalanan saat musim mudik.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR mengatakan program tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemerintah daerah bernama Mudik Aman Maju Sejahtera (Bamara). Program ini dirancang agar perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung tertib, aman, dan terorganisir.

Menurut Yamin, biaya perjalanan yang meningkat saat periode mudik kerap menjadi kendala bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman. Karena itu, pemerintah kota mengambil langkah dengan menyediakan fasilitas transportasi gratis.

“Mudik gratis kami siapkan agar warga bisa pulang dengan aman dan layak tanpa terbebani ongkos perjalanan yang tinggi,” ujarnya di Banjarmasin, Sabtu.

Rute Mudik Gratis Yang Disiapkan

Pemerintah Kota Banjarmasin menyiapkan sekitar lima unit bus untuk program mudik gratis tahun ini. Armada tersebut diperkirakan mampu mengangkut ratusan penumpang menuju sejumlah daerah tujuan di Kalimantan Selatan.

Terdapat dua rute utama yang disediakan dalam program tersebut.

Rute pertama menuju wilayah utara dari Banjarmasin ke kawasan Banua Anam hingga Kabupaten Tabalong. Bus akan berhenti di beberapa titik singgah seperti Binuang, Rantau, Kandangan, Barabai, dan Balangan sebelum mencapai tujuan akhir.

Sementara rute kedua melayani perjalanan dari Banjarmasin menuju wilayah pesisir Kalimantan Selatan, yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Jadwal Keberangkatan Dan Pendaftaran

Pemerintah menjadwalkan keberangkatan mudik gratis pada 15 hingga 16 Maret 2026. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan yang lebih aman dibandingkan menggunakan transportasi tidak resmi saat musim mudik.

Untuk mengikuti program ini, masyarakat harus melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan yang disediakan oleh Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin. Pendaftaran dibuka mulai 6 hingga 12 Maret 2026.

Setelah proses pendaftaran, peserta diwajibkan melakukan verifikasi atau daftar ulang pada 13 hingga 14 Maret 2026 di kantor Dishub Kota Banjarmasin.

Syarat Mengikuti Program Mudik Gratis

Pemerintah juga menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta mudik gratis. Setiap peserta hanya diperbolehkan memilih satu kota tujuan perjalanan.

Selain itu, peserta hanya boleh membawa satu tas dan satu koper kecil selama perjalanan. Peserta juga diwajibkan hadir setidaknya dua jam sebelum waktu keberangkatan.

Calon penumpang harus memiliki dokumen kependudukan yang sah serta dalam kondisi sehat saat mengikuti perjalanan mudik.

Karena jumlah kursi terbatas, pendaftaran akan ditutup secara otomatis apabila kuota penumpang telah terpenuhi.

Upaya Pemerintah Membantu Masyarakat

Program mudik gratis ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Banjarmasin dalam membantu masyarakat menghadapi lonjakan biaya transportasi menjelang Lebaran.

Melalui program Bamara, pemerintah berharap warga dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan lebih terorganisir selama periode mudik Idul Fitri 2026.

“Kami harap masyarakat terbantu dengan program ini,” kata Wali Kota Yamin.