Batola Dorong Imunisasi Anak, Lima Puskesmas Catat Capaian Tertinggi Tahun 2026
![]() |
| Lima puskesmas di Batola meraih penghargaan imunisasi terbaik 2026. Kepala Dinas Kesehatan Sugimin tekankan pentingnya imunisasi bagi perlindungan anak dari penyakit berbahaya. |
BANJARMASIN — Lima puskesmas di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, berhasil mencatat capaian terbaik dalam program imunisasi dasar lengkap dan mendapat penghargaan dari Dinas Kesehatan setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Batola, Sugimin, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tenaga kesehatan dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak di wilayah masing-masing.
“Lima puskesmas yang menerima penghargaan yaitu Tabunganen dengan capaian 95 persen, Berangas 83 persen, Tabukan 80 persen, Barambai 79 persen dan Anjir Pasar 69 persen,” ujar Sugimin di Banjarmasin, Jumat.
Imunisasi Bukan Sekadar Kewajiban, Tapi Hak Dasar Anak
Sugimin menegaskan bahwa imunisasi bukan hanya kewajiban bagi orang tua, tetapi merupakan hak dasar anak untuk mendapatkan perlindungan dari berbagai penyakit berbahaya.
Penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi atau dikenal sebagai PD3I (Penyakit Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) antara lain campak, polio, difteri, hingga penyakit infeksi lainnya yang berpotensi mengancam keselamatan anak.
Menurutnya, anak yang tidak mendapatkan imunisasi memiliki risiko lebih tinggi terserang penyakit dan berpotensi menjadi sumber penularan bagi anak lain di sekitarnya.
“Ketika anak tidak imunisasi maka anak akan mudah sakit, dan menjadi sumber penularan untuk anak-anak yang lainnya,” jelasnya.
Rakor Imunisasi Digelar Dalam Rangka Pekan Imunisasi Dunia 2026
Dinas Kesehatan Batola juga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Peningkatan Capaian Imunisasi sebagai bagian dari rangkaian Pekan Imunisasi Dunia (PID) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Batola sebagai langkah memperkuat koordinasi dalam meningkatkan cakupan imunisasi di daerah.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
PKK Batola Ajak Masyarakat Lengkapi Imunisasi Sepanjang Usia
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Batola, Noor Hayati Bahrul Ilmi, turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melengkapi imunisasi sepanjang usia.
Ajakan ini sejalan dengan tema global imunisasi yang menekankan pentingnya perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.
“Lengkapi imunisasi sepanjang usia, dengan imunisasi kita lindungi anak, lindungi keluarga, dan lindungi masyarakat,” katanya.
Komitmen Batola Tingkatkan Perlindungan Anak
Keberhasilan lima puskesmas ini menjadi indikator positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap imunisasi mulai meningkat.
Dinas Kesehatan Batola menargetkan capaian imunisasi yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang, sekaligus memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak.
Upaya kolaboratif antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit berbahaya.
FAQ
Apa itu imunisasi dasar lengkap?
Imunisasi dasar lengkap adalah serangkaian vaksin yang wajib diberikan kepada anak sesuai usia untuk melindungi dari penyakit berbahaya seperti campak, polio, dan difteri.
Mengapa imunisasi penting bagi anak?
Imunisasi membantu membentuk kekebalan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang penyakit dan mencegah penularan ke anak lainnya.
Apa itu PD3I?
PD3I adalah singkatan dari Penyakit Dapat Dicegah Dengan Imunisasi, seperti campak, polio, difteri, dan beberapa penyakit menular lainnya.
Apa tujuan Pekan Imunisasi Dunia?
Pekan Imunisasi Dunia bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya imunisasi untuk perlindungan kesehatan sepanjang usia.
Mengapa puskesmas diberikan penghargaan imunisasi?
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada puskesmas yang berhasil mencapai target imunisasi tinggi di wilayah kerjanya.
