Berita BorneoTribun: Internet Gratis hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Internet Gratis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet Gratis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 September 2025

Internet Gratis untuk Sekolah di Kalbar Resmi Diluncurkan, Dimulai dari 9 Sekolah

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meluncurkan program internet gratis untuk sekolah di SMA Negeri 1 Pontianak, Selasa (23/9/2025).
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meluncurkan program internet gratis untuk sekolah di SMA Negeri 1 Pontianak, Selasa (23/9/2025).

Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi meluncurkan program internet gratis untuk sekolah-sekolah, Selasa (23/9/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., di SMA Negeri 1 Pontianak. 

Program ini hasil kerja sama Pemprov Kalbar dengan PT Solusi Sinergi Digital dan PT Huawei Indonesia, yang ditujukan untuk mendukung digitalisasi pendidikan sekaligus memperluas literasi digital di daerah.

Pada tahap awal, internet gratis sudah dipasang di 9 sekolah, yakni 4 sekolah di Pontianak, 4 sekolah di Mempawah, dan 1 sekolah di Bengkayang. 

Selain akses internet, program ini juga memperkenalkan penggunaan smartboard sebagai sarana pembelajaran interaktif berbasis digital. 

Selanjutnya, Pemprov bersama mitra akan memperluas cakupan program hingga ke sekolah-sekolah lain, bahkan rencananya juga menghadirkan akses internet murah untuk masyarakat umum.

“Hari ini kita luncurkan 9 sekolah dulu yang sudah dipasangi internet gratis. Ini bagian dari janji saya, Insya Allah sekolah-sekolah bisa mendapat layanan internet gratis, dan nanti masyarakat juga akan menikmati internet murah di rumah dengan biaya terjangkau,” ujar Norsan.

Ia menegaskan, program ini tidak hanya menyasar sekolah yang sudah terjangkau internet, tetapi juga akan dipasang di wilayah blank spot. 

“Untuk daerah yang blank spot bisa dipasang juga nantinya. Tahap pertama kita mulai di SMA, baru menyusul sekolah lainnya,” tambahnya.

Norsan juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah kabupaten/kota di Kalbar agar program ini berjalan optimal. 

Menurutnya, koordinasi lintas sektor, dukungan infrastruktur, hingga pengawasan di lapangan sangat dibutuhkan. 

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini demi kemajuan Kalimantan Barat yang kita cintai,” tutupnya.

Sementara itu, Shareholder PT Solusi Sinergi Digital, Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad, mengungkapkan bahwa Kalbar menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan model program internet gratis sekolah berbasis investasi swasta ini. 

“Ini model pertama di Indonesia, dan kami memilih Kalimantan Barat sebagai pilot project karena semangat dan keberanian Pak Gubernur,” kata Fadel.

Ia menambahkan, jika program ini berhasil, pihaknya akan memperluas ke provinsi lain di Indonesia. 

“Teknologi sudah siap. Fiber optic di Kalbar juga sudah tersedia, jadi kami hanya perlu menggandeng infrastruktur lokal yang sudah beroperasi di sini. Program ini juga tidak menggunakan dana APBD, murni investasi swasta. Untuk sekolah gratis, sementara untuk rumah tangga nanti bisa jauh lebih murah dari layanan yang ada saat ini,” jelasnya.

Target dari program ini adalah mencakup seluruh SMA di Kalbar yang jumlahnya mencapai 740 sekolah. Ke depan, program juga akan diperluas ke jenjang SMP dan fasilitas publik lainnya. 

Selain meresmikan program internet gratis, Gubernur Norsan juga menyempatkan diri meninjau penyaluran program Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 1 Pontianak.

Dengan adanya program ini, diharapkan siswa-siswi di Kalbar dapat menikmati akses pendidikan digital yang lebih merata. 

Bukan hanya memperluas literasi digital di kalangan pelajar, program ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Kalbar, terutama bagi daerah-daerah yang sebelumnya kesulitan akses internet.

Jumat, 23 Agustus 2024

Telkom Kalimantan Barat Berikan Bantuan Internet Gratis untuk Desa Wisata Temajuk

Telkom Kalimantan Barat Berikan Bantuan Internet Gratis untuk Desa Wisata Temajuk
Telkom Kalimantan Barat Berikan Bantuan Internet Gratis untuk Desa Wisata Temajuk.
SAMBAS - Telkom Kalimantan Barat (Kalbar) melalui Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan berupa akses internet gratis untuk Desa Wisata Temajuk di Kabupaten Sambas, yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung pengembangan daerah perbatasan dan meningkatkan akses terhadap teknologi informasi.

General Manager Telkom Kalbar, Tedi Rukmantara, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan akses internet dan sarana penunjang lainnya. "Telkom sebagai BUMN tentunya sangat mendukung kemajuan daerah," ujar Tedi di Pontianak, Kamis.

Selain menyediakan layanan internet gratis melalui teknologi Starlink di Balai Desa Temajuk, Telkom Kalbar juga memberikan bantuan peralatan sekolah dan melakukan renovasi fasilitas umum di desa tersebut. 

"Semoga dengan bantuan Telkom Indonesia ini memberikan dampak positif terhadap pendidikan, teknologi, serta kemajuan wisata di Temajuk dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat," tambahnya.

Program bantuan ini merupakan bagian dari International Collaborative Community Service (ICCS) 2024 yang diinisiasi oleh Telkom University, bekerja sama dengan universitas mitra dari Malaysia dan Indonesia.

Kegiatan pemberdayaan masyarakat di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia ini sukses berlangsung sejak 13-20 Agustus 2024.

ICCS 2024 melibatkan kolaborasi antara Telkom University dengan tiga universitas mitra, yaitu i CATS University College dari Kuching, Malaysia, Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, dan Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) dari Indonesia.

Program ini bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat melalui berbagai program pemberdayaan dan teknologi.

Dalam acara tersebut, dilakukan serah terima beberapa hasil penting dari program ICCS, termasuk peluncuran dan serah terima pengelolaan website Desa Temajuk yang dihosting oleh Telkom University, 40 unit Google Cardboard, serta aplikasi bahasa Inggris pariwisata berbasis Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk mempromosikan pariwisata lokal Desa Temajuk. 

"Pihak desa juga diberikan lisensi untuk menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut, yang diharapkan dapat memberdayakan komunitas setempat," ujar Tedi Rukmantara.

Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan Desa Wisata Temajuk, baik dari segi pendidikan, pariwisata, maupun pemberdayaan masyarakat lokal di wilayah perbatasan.