Proyek Jembatan Cusa Direvisi, Pemkot Banjarmasin Fokus Sempurnakan Oprit
![]() |
| Pemkot Banjarmasin ubah desain Jembatan Cusa untuk menyempurnakan oprit. Proyek ditargetkan aman dan segera bisa digunakan masyarakat. (Gambar ilustrasi) |
Jembatan Cusa Banjarmasin Direvisi, Belum Bisa Dipakai Karena Oprit
BANJARMASIN -- Pemkot Banjarmasin lagi ngebut nyelesaiin proyek Jembatan Cemara Ujung dan Sungai Andai alias Cusa di Banjarmasin Utara. Tapi nih, meskipun bagian utama jembatan sebenarnya udah selesai sejak akhir 2025, ternyata masih ada PR besar yang bikin jembatan ini belum bisa dipakai masyarakat.
Masalahnya ada di bagian oprit atau jalan pendekat jembatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, bilang kalau pihaknya sekarang lagi nyiapin perubahan desain buat nyempurnain pembangunan di bagian tersebut.
Kenapa Harus Diubah Desainnya?
Menurut Suri, perubahan desain ini bukan tanpa alasan. Ada penyesuaian konstruksi yang harus dilakukan, terutama di bagian sisi sungai.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari audit ketaatan yang dilakukan Inspektorat Kota Banjarmasin, berdasarkan surat dari Kejaksaan Negeri Banjarmasin.
Jadi, bukan sekadar revisi biasa, tapi memang harus sesuai aturan teknis dan hukum.
“Perubahan desain ini perlu dilakukan agar konstruksi jembatan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan,” jelas Suri.
Libatkan Ahli dan Kajian Teknis Mendalam
Dalam prosesnya, Dinas PUPR juga nggak main-main. Mereka melibatkan tenaga ahli buat memastikan semuanya aman.
Sebelumnya, kajian geoteknik sudah dilakukan oleh akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat. Tapi sesuai rekomendasi laporan Inspektorat, review desain harus dilakukan lagi oleh perencana awal proyek.
Nggak cuma itu, kajian tambahan juga mencakup:
Analisis hidrolika sungai
Analisis hidrologi
Potensi gerusan di sisi sungai
Tujuannya jelas: biar jembatan kuat, aman, dan tahan lama.
Nilai Proyek dan Tahapan Pembangunan
Proyek Jembatan Cusa ini dikerjakan dalam dua tahap:
Tahun 2024: sekitar Rp21 miliar
Tahun 2025: sekitar Rp3,2 miliar
Total anggaran ini difokuskan buat membangun jembatan sepanjang 260 meter, dengan bentang utama mencapai 80 meter.
Konsep yang diusung juga cukup menarik, yaitu jembatan gantung modern.
Penting Banget Buat Atasi Kemacetan
Keberadaan Jembatan Cusa ini sebenarnya krusial banget, terutama buat warga Sungai Andai.
Bayangin aja, ada sekitar 30 ribu penduduk di kawasan itu, tapi akses penghubung ke kota cuma lewat satu jembatan.
Nggak heran kalau macet sering terjadi.
Makanya, kehadiran jembatan kedua ini diharapkan bisa jadi solusi buat mengurai kemacetan yang selama ini jadi keluhan warga.
Harapan Pemkot Banjarmasin
Dengan adanya perubahan desain dan kajian teknis yang lebih matang, Pemkot berharap proyek ini bisa selesai dengan optimal.
Nggak cuma cepat selesai, tapi juga aman dipakai dalam jangka panjang.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)
1. Kenapa Jembatan Cusa belum bisa digunakan?
Karena bagian oprit atau jalan pendekat belum selesai dan masih perlu penyesuaian desain.
2. Apa itu oprit jembatan?
Oprit adalah jalan penghubung antara jembatan dengan jalan utama di darat.
3. Kapan Jembatan Cusa selesai?
Belum ada tanggal pasti, karena masih dalam proses perubahan desain dan kajian teknis.
4. Berapa total anggaran proyek ini?
Sekitar Rp24,2 miliar dari dua tahap pembangunan.
5. Apa manfaat utama jembatan ini?
Untuk mengurangi kemacetan di kawasan Sungai Andai dan memperlancar akses warga ke pusat kota.
