Berita BorneoTribun: Jupiter hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Jupiter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jupiter. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Agustus 2025

Langit Hari ini 10 Agustus Dihiasi Parade Enam Planet, Begini Cara Melihatnya

Parade enam planet di langit pagi bersama Venus, Jupiter, dan Bulan saat fenomena langka Agustus 2025
Parade enam planet di langit pagi bersama Venus, Jupiter, dan Bulan saat fenomena langka Agustus 2025.

JAKARTA - Mulai hari ini, Minggu (10/8/2025), hingga 23 Agustus mendatang, warga di berbagai wilayah Rusia bisa menikmati fenomena astronomi langka berupa parade enam planet di langit pagi. 

Keenam planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. 

Empat di antaranya Merkurius, Venus, Jupiter, dan Saturnus dapat dilihat dengan mata telanjang menjelang subuh, sedangkan Uranus dan Neptunus memerlukan bantuan teleskop atau binokular. 

Fenomena ini paling optimal diamati sekitar satu jam sebelum matahari terbit.

Menurut penjelasan Observatorium Astronomi Moskow, parade planet ini meski tidak membentuk garis lurus sempurna, tetap menyuguhkan pemandangan spektakuler. 

“Fenomena seperti ini jarang terjadi. Bahkan jika susunannya tidak lurus sempurna, keindahan visualnya tetap luar biasa, apalagi diiringi suasana fajar,” ujar salah satu peneliti observatorium tersebut. 

Di Moskow, matahari terbit pukul 04.52 waktu setempat, sehingga waktu terbaik mengamati adalah sekitar pukul 03.45–04.30.

Parade enam planet di langit pagi bersama Venus, Jupiter, dan Bulan saat fenomena langka Agustus 2025
Parade enam planet di langit pagi bersama Venus, Jupiter, dan Bulan saat fenomena langka Agustus 2025.

Sorotan utama dari parade ini adalah momen kedekatan Venus dan Jupiter, dua benda langit paling terang setelah Matahari dan Bulan. 

Pada 11–12 Agustus, keduanya akan berada hanya satu derajat terpisah, lebih dekat dibandingkan dua purnama penuh yang terlihat berdampingan. 

Lalu pada 19–20 Agustus, sabit tipis Bulan akan ikut bergabung membentuk formasi segitiga yang sangat fotogenik. 

Menariknya, parade ini juga bertepatan dengan puncak hujan meteor Perseid, memberi bonus “taburan bintang jatuh” di langit malam.

Fenomena ini memang tidak berdampak langsung terhadap Bumi, tetapi menjadi momen berharga bagi pecinta astronomi dan fotografer langit. 

Sejumlah observatorium di berbagai kota diperkirakan akan mengadakan sesi pengamatan publik. 

Bagi yang ingin menyaksikannya, pilih lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya. 

Dengan peralatan sederhana dan cuaca mendukung, Anda bisa melihat enam planet sekaligus dalam satu pandangan momen yang mungkin baru terjadi lagi bertahun-tahun ke depan.