Berita BorneoTribun: Kabupaten Landak hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Landak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Landak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2026

Konferensi WKRI Ngabang, Karolin Ingatkan Peran Strategis Perempuan Di Era Modern

Bupati Karolin Margret Natasa menegaskan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat saat Konferensi WKRI Ngabang, termasuk isu UMKM, KDRT, dan lingkungan.
Bupati Karolin Margret Natasa menegaskan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat saat Konferensi WKRI Ngabang, termasuk isu UMKM, KDRT, dan lingkungan.

LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menegaskan bahwa peran perempuan dalam keluarga memiliki posisi yang sangat penting dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Konferensi Cabang X Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Cabang Salib Suci Ngabang, Sabtu (11/4/2026), di Aula Persekolahan Maniamas Ngabang.

Dalam sambutannya, Karolin menyampaikan bahwa menjadi perempuan bukanlah hal yang mudah karena memiliki tanggung jawab yang besar dalam kehidupan keluarga.

“Menjadi perempuan itu berat. Secara ilmiah otak perempuan itu memang diciptakan lebih kompleks dari bentuk otak laki-laki,” ujar Karolin di hadapan peserta konferensi.

Konferensi WKRI Bahas Program Dan Kepengurusan Baru

Konferensi Cabang X WKRI tersebut mengusung tema peningkatan peran perempuan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan yang mandiri, kreatif, dan bermartabat di Kabupaten Landak.

Ketua Panitia Pelaksana, Aeni, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan surat keputusan Dewan Pimpinan Cabang WKRI Salib Suci Ngabang tentang pembentukan panitia penyelenggara.

Menurutnya, konferensi cabang bertujuan untuk membahas rencana kerja organisasi sekaligus memilih dan mengesahkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2029.

“Kegiatan Konferensi Cabang ke-10 ini dilaksanakan selama satu hari pada Sabtu, 11 April 2026 di Aula Persekolahan Maniamas Ngabang,” kata Aeni.

Ia menyebutkan jumlah peserta yang hadir terdiri dari 48 pengurus cabang, 12 panitia pelaksana, serta 65 pengurus ranting dari 13 ranting. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 orang merupakan utusan dan 13 lainnya sebagai peninjau.

Biaya pelaksanaan kegiatan berasal dari kas organisasi serta dukungan para donatur.

WKRI Diharapkan Terus Jadi Mitra Pemerintah Dan Masyarakat

Ketua Presidium DPD WKRI Kalimantan Barat, Agnes Wahyurini W, menyampaikan bahwa konferensi cabang merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang.

Melalui forum tersebut, anggota dapat mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus, menetapkan rencana kerja, hingga memilih pimpinan baru untuk masa bakti selanjutnya.

“WKRI adalah sebuah organisasi yang berusia 102 tahun,” ujar Agnes.

Menurutnya, usia organisasi yang panjang menunjukkan konsistensi WKRI dalam mengambil peran aktif di tengah masyarakat. Ia berharap WKRI terus menjadi mitra pemerintah, masyarakat, dan gereja dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bersama.

Agnes juga menyoroti empat isu strategis hasil Kongres WKRI 2023, yaitu:

  • Korupsi dan penerobosan ideologi bangsa

  • Perempuan dan anak dalam konteks kemiskinan

  • Lingkungan hidup dan perubahan iklim

  • Perempuan dalam perkembangan teknologi informasi

Salah satu program nyata yang dijalankan adalah Rumah Belajar, yaitu pendidikan gratis bagi anak usia pra-TK hingga kelas 6 SD yang dilayani oleh anggota WKRI.

Selain itu, anggota WKRI juga didorong terlibat dalam penguatan ketahanan pangan keluarga melalui apotek hidup serta kelompok tani hidroponik.

Karolin Soroti KDRT, UMKM Hingga Masalah Sampah

Dalam arahannya, Karolin tidak hanya membahas peran perempuan dalam keluarga, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, ekonomi keluarga, pelaku UMKM, hingga pengelolaan sampah rumah tangga.

“Peran wanita dalam keluarga memang menjadi tugas tanggung jawab utama kita adalah bagaimana kita membesarkan dan mendidik anak-anak dalam keluarga,” jelas Karolin.

Menurutnya, perempuan memiliki peran besar dalam menentukan pola makan keluarga, menjaga kesehatan anak, serta menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.

Dalam suasana yang santai, Karolin juga menyampaikan pesan yang disambut tawa para peserta. “Jangan ajarkan emak-emak untuk menghemat. Emak-emak paling tahu bagaimana mengatur gaji suami cukup sampai satu bulan,” katanya.

Namun di balik candaan tersebut, ia menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius.

Karolin menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah menyediakan fasilitas safe house sebagai tempat perlindungan korban kekerasan perempuan dan anak.

Dorong UMKM Lokal Dan Perubahan Kebiasaan Rumah Tangga

Karolin juga menyoroti tantangan yang dihadapi pelaku UMKM lokal, khususnya terkait biaya distribusi produk ke luar daerah yang sering kali tidak sebanding dengan hasil penjualan.

Selain itu, persoalan sampah di wilayah Ngabang juga menjadi perhatian karena volumenya terus meningkat.

Ia mengajak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk mulai memilah sampah dari rumah. “Ayo kita mulai memilah sampah kita untuk lingkungan kita, karena plastik itu tidak akan terurai,” kata Karolin.

Sebagai langkah sederhana yang bisa langsung dilakukan, Karolin juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Kalau belanja tolong bawa kantong plastik sendiri, bawa sendiri keranjangnya,” tutup Karolin.

FAQ

1. Apa tujuan Konferensi Cabang X WKRI Ngabang?
Tujuannya adalah membahas rencana kerja organisasi, mengevaluasi kepengurusan sebelumnya, serta memilih pengurus baru masa bakti 2026–2029.

2. Apa pesan utama Bupati Karolin dalam konferensi tersebut?
Karolin menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, ekonomi rumah tangga, serta menjaga lingkungan.

3. Apa saja isu yang disoroti dalam konferensi WKRI?
Beberapa isu utama meliputi kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemberdayaan UMKM, ketahanan pangan keluarga, dan pengelolaan sampah.

4. Apa program nyata WKRI yang disebutkan dalam acara tersebut?
Salah satunya adalah Rumah Belajar yang memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak usia pra-TK hingga kelas 6 SD.

5. Apa ajakan Karolin kepada masyarakat terkait lingkungan?
Karolin mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah serta membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi plastik.

Penulis: Tino

Selasa, 10 Maret 2026

Jelang Idul Fitri 1447 H, Polres Landak Matangkan Pengamanan Lewat Rakor Sektoral

Polres Landak menggelar rakor lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 guna menjaga keamanan dan kelancaran mudik.
Polres Landak menggelar rakor lintas sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 guna menjaga keamanan dan kelancaran mudik.

Kapolres Landak Pimpin Rakor Lintas Sektoral, Landak Siap Sambut Idul Fitri 1447 H

Ngabang, Kalbar – Suasana serius namun penuh semangat terlihat di Aula BKPM Polres Landak pada Senin (9/3/2026). Berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, hingga stakeholder berkumpul dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk mempersiapkan pengamanan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Landak.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, SH, S.I.K bersama pejabat utama dan para Kapolsek jajaran Polres Landak. Turut hadir perwakilan pemerintah daerah yang diwakili Staf Ahli Bupati Landak Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Alessius Asnanda serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Landak Ezra Geovani.

Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan TNI, instansi terkait, serta stakeholder penting seperti PT Jasa Raharja, PLN, dan pengelola SPBU di wilayah Kabupaten Landak. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan selama perayaan Idul Fitri 1447 H.

Dalam arahannya, Kapolres Landak menegaskan bahwa pengamanan Lebaran tahun ini akan dilaksanakan melalui Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini menjadi bagian dari strategi Polres Landak untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode mudik dan libur Lebaran.

AKBP Devi Ariantari juga menyoroti sejumlah potensi kerawanan yang perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah kondisi infrastruktur jalan yang masih ditemukan berlubang di beberapa titik, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Para Kapolsek diminta segera melakukan pendataan lokasi rawan kecelakaan. Langkah antisipasi seperti pemasangan tanda atau lingkaran pada jalan berlubang akan dilakukan guna meminimalisir risiko kecelakaan selama arus mudik.

Selain itu, Kapolres juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2025 terjadi peningkatan angka kriminalitas, terutama dengan sasaran rumah kosong saat musim mudik. Peningkatan kecelakaan lalu lintas juga tercatat akibat kondisi jalan dan padatnya arus kendaraan pengangkut CPO menuju Pelabuhan Kijing.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Landak akan mendirikan Pos Pengamanan di dua wilayah strategis, yaitu wilayah hukum Polsek Mempawah Hulu dan Polsek Mandor. Keberadaan pos tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk menjadi polisi bagi diri sendiri. Dengan kewaspadaan bersama, kita dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Dalam rapat tersebut, sejumlah instansi juga menyampaikan kesiapan masing-masing. Dinas Perhubungan Kabupaten Landak memastikan akan menempatkan personel di beberapa pos pelayanan terpadu selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kodim 1210/Landak juga menyatakan kesiapan membantu pengamanan dengan menurunkan personel di sejumlah titik strategis. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan wilayah selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026.

Sementara itu, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Landak menyampaikan bahwa hasil inspeksi mendadak pada 5 Maret 2026 menunjukkan stok bahan pokok masih dalam kondisi aman. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menggelar operasi pasar serta menyalurkan tambahan 500 tabung LPG 3 kilogram untuk masyarakat.

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Landak menegaskan kesiapan tenaga medis yang akan ditempatkan di pos pelayanan kesehatan. Seluruh fasilitas UGD dan IGD di puskesmas juga akan siaga selama 24 jam sepanjang periode Idul Fitri.

Dinas PUPR Kabupaten Landak juga mulai melakukan penanganan jalan rusak di sejumlah ruas penting seperti jalur Ngabang–Serimbu dan Pinyuh–Sebadu. Selain itu, pemasangan rambu serta pagar pengaman dilakukan pada titik jalan berlubang guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak turut menyatakan kesiapsiagaan dengan menyiagakan petugas selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi kebakaran, banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung.

Dari sektor energi, PLN Ngabang memastikan pasokan listrik tetap stabil selama periode Lebaran. Dukungan gardu berjalan, dua unit genset, serta layanan pengaduan melalui call center PLN 123 disiapkan untuk menjaga kelancaran pelayanan.

Sementara itu, pengelola SPBU di Kabupaten Landak memastikan pasokan bahan bakar minyak dalam kondisi aman. Distribusi BBM dipastikan tetap lancar karena pasokan berasal dari berbagai wilayah, termasuk kawasan Timur Tengah, Singapura, dan Afrika.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, seluruh pihak berharap pelaksanaan Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Landak dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana Lebaran yang nyaman bagi warga maupun para pemudik. (Tino)

Rabu, 04 Maret 2026

Penertiban Kawasan Hutan di Landak, Satgas PKH Libatkan DAD dan Pemda

DanSatgas PKH RI Silaturahmi di Landak Tegaskan Penertiban Hutan Tidak Sasar Masyarakat Kecil
DanSatgas PKH RI Dodi Tri Wiranto silaturahmi di Landak bersama DAD dan Pemda, bahas penertiban kawasan hutan berbasis data sesuai Perpres 5 Tahun 2025 dengan dukungan Kodim 1210. [Borneotribun/Tino]

DanSatgas PKH RI Silaturahmi di Landak Tegaskan Penertiban Hutan Tidak Sasar Masyarakat Kecil

Landak, Kalbar -- Komandan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan Republik Indonesia, Dodi Tri Wiranto, melaksanakan silaturahmi dan tatap muka bersama pemerintah daerah, Dewan Adat Dayak, serta masyarakat Kabupaten Landak di Rumah Radank GOR Patih Gumantar, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Selasa 3 Maret 2026. 

Kegiatan ini turut didampingi langsung oleh Dandim 1210/Landak, Andy Setio Untoro, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas Satgas PKH di wilayah tersebut.

Satgas PKH RI Hadir di Landak, Bangun Dialog Bersama Masyarakat Adat

Kunjungan DanSatgas PKH RI ke Kabupaten Landak bukan sekadar agenda formal. Momentum ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah pusat dan masyarakat lokal, khususnya terkait penertiban kawasan hutan yang selama ini menjadi perhatian nasional.

Acara yang digelar di Rumah Radank GOR Patih Gumantar diawali dengan tarian penyambutan serta ritual adat Dayak. 

Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus penegasan bahwa pendekatan budaya tetap dijunjung tinggi dalam setiap kebijakan yang menyentuh masyarakat adat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Landak Heri Adiwijaya mewakili Bupati Landak, Bendahara Dewan Adat Dayak Kabupaten Landak Cahyatanus, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga masyarakat setempat.

Penertiban Kawasan Hutan Berdasarkan Data Valid

Dalam sambutannya, Dodi Tri Wiranto menjelaskan bahwa Satgas PKH dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 dan melibatkan 12 kementerian serta lembaga negara. 

Tujuannya adalah menertibkan pelanggaran di kawasan hutan secara terukur dan berbasis data.

Ia menegaskan bahwa penertiban tidak menyasar masyarakat kecil atau warga yang menggantungkan hidup secara sah di kawasan tersebut.

Menurutnya, arahan Presiden sangat jelas: kebijakan penertiban harus tetap menjaga kesejahteraan rakyat. Karena itu, Satgas PKH mengedepankan pendekatan persuasif, transparan, dan berbasis regulasi.

Pesan ini menjadi penting untuk meluruskan berbagai kekhawatiran yang berkembang di tengah masyarakat mengenai isu penertiban kawasan hutan.

Dukungan Kodim 1210 Landak untuk Stabilitas Wilayah

DanSatgas PKH RI Silaturahmi di Landak Tegaskan Penertiban Hutan Tidak Sasar Masyarakat Kecil
DanSatgas PKH RI Dodi Tri Wiranto silaturahmi di Landak bersama DAD dan Pemda, bahas penertiban kawasan hutan berbasis data sesuai Perpres 5 Tahun 2025 dengan dukungan Kodim 1210. [Borneotribun/Tino]

Dandim 1210/Landak, Andy Setio Untoro, menyampaikan komitmennya untuk mendukung kelancaran tugas Satgas PKH di Kabupaten Landak. 

Ia memastikan jajaran Kodim siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah menjadi prioritas agar kebijakan pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Kegiatan silaturahmi berlangsung hingga pukul 15.35 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Sebelumnya, rombongan Satgas PKH sempat transit di Makodim 1210/Landak sebelum melanjutkan agenda ke Pendopo Bupati Landak.

Pendekatan Humanis Jadi Kunci

Kunjungan ini memperlihatkan bahwa kebijakan penertiban kawasan hutan tidak hanya dijalankan melalui pendekatan hukum, tetapi juga dialog dan komunikasi langsung dengan masyarakat adat.

Harapannya, sinergi antara Satgas PKH RI, pemerintah daerah, aparat TNI, serta Dewan Adat Dayak mampu menciptakan pemahaman bersama. 

Dengan begitu, kebijakan penataan kawasan hutan dapat berjalan tanpa menimbulkan konflik sosial.

Langkah ini sekaligus menjadi contoh bagaimana program strategis nasional dapat dikomunikasikan secara terbuka dan menghormati kearifan lokal.

FAQ Seputar Satgas PKH RI di Landak

1. Apa itu Satgas PKH RI?
Satgas PKH RI adalah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan yang dibentuk berdasarkan Perpres Nomor 5 Tahun 2025 untuk menata dan menertibkan pelanggaran di kawasan hutan.

2. Apakah penertiban menyasar masyarakat kecil?
Tidak. Penertiban dilakukan berdasarkan data valid dan ditujukan kepada pihak-pihak yang melanggar aturan, bukan masyarakat kecil.

3. Mengapa Dewan Adat Dayak dilibatkan?
Karena kebijakan kawasan hutan berkaitan langsung dengan masyarakat adat, sehingga dialog dan penghormatan terhadap hak adat menjadi bagian penting.

4. Apa peran Kodim 1210/Landak?
Kodim 1210/Landak mendukung stabilitas keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas Satgas PKH di wilayah Kabupaten Landak.

Penulis: Tino

Sabtu, 28 Februari 2026

100 Siswa Landak Ikuti Psikotes KKRI Kodim 1210 Penuh Semangat dan Antusias

Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.
Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.

NGABANG -- Semangat generasi muda kembali terlihat di Kabupaten Landak. Sebanyak 100 siswa mengikuti psikotes Personel Korps Kadet Republik Indonesia yang digelar oleh Kodim 1210 Landak pada Kamis 26 Februari 2026 di sebuah sekolah Kristen swasta berasrama di Jalan MIKA Plasma 2 Km 14 Amboyo Inti Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak Kalimantan Barat.

Kegiatan seleksi ini menjadi bagian dari program pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia yang berada di bawah naungan Kodim 1210/Landak. 

Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.
Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.

Psikotes dilakukan untuk mengukur kesiapan mental, karakter, kemampuan kognitif, serta aspek kepribadian para peserta sebelum mengikuti tahapan pembinaan lanjutan.

Seleksi Ketat untuk Menjaring Generasi Berkarakter

Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.
Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.

Sebanyak 100 siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi tes. Mereka berasal dari lingkungan sekolah berasrama di wilayah Ngabang yang dikenal aktif dalam kegiatan pembinaan karakter. 

Proses psikotes dirancang secara sistematis dan terukur agar hasilnya objektif serta mampu memetakan potensi terbaik siswa.

Komandan Kodim 1210 Landak, Andy Setio Untoro, menegaskan bahwa pembinaan melalui Korps Kadet Republik Indonesia bukan hanya fokus pada kekuatan fisik. 

Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.
Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.

Menurutnya, program ini mengedepankan pembentukan mental tangguh, jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme.

Ia menjelaskan bahwa tahapan psikotes menjadi filter awal untuk memastikan peserta memiliki kesiapan mental dan integritas. 

Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.
Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.

Dengan demikian, siswa yang terpilih nantinya benar-benar siap dibina menjadi generasi muda unggul yang berkontribusi positif bagi daerah.

Komitmen Membangun Masa Depan Kabupaten Landak

Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.
Sebanyak 100 siswa di Kabupaten Landak mengikuti psikotes Personel KKRI yang digelar Kodim 1210 Landak. Seleksi ini fokus membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini mencerminkan keseriusan TNI AD dalam membangun sumber daya manusia sejak usia sekolah. 

Melalui program Korps Kadet Republik Indonesia, pembinaan tidak hanya menargetkan prestasi akademik, tetapi juga ketahanan mental serta nilai kebangsaan.

Langkah ini diharapkan mampu melahirkan kader muda yang siap menghadapi tantangan masa depan. 

Kabupaten Landak membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki kepemimpinan yang matang.

Bagi para siswa, mengikuti psikotes ini bukan sekadar tes biasa. Ini adalah peluang untuk mengembangkan diri, melatih disiplin, serta memperluas wawasan kebangsaan sejak dini.

FAQ

Apa itu Korps Kadet Republik Indonesia KKRI?
Korps Kadet Republik Indonesia adalah wadah pembinaan generasi muda yang berfokus pada penguatan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.

Mengapa psikotes penting dalam seleksi KKRI?
Psikotes digunakan untuk mengukur kesiapan mental, karakter, serta potensi kognitif peserta agar proses pembinaan lebih tepat sasaran.

Siapa yang menyelenggarakan kegiatan ini?
Kegiatan diselenggarakan oleh Kodim 1210 Landak sebagai bagian dari pembinaan generasi muda di wilayah Kabupaten Landak.

Berapa jumlah peserta yang mengikuti psikotes?
Sebanyak 100 siswa mengikuti tahapan psikotes pada kegiatan tersebut.

Penulis: Tino | Editor: Heri Yakop

Kamis, 26 Februari 2026

Koperasi Kodim 1210 Landak Gelar RAT 2025 Fokus Transparansi dan Kemandirian Ekonomi

RAT ke-2 Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak Tutup Buku 2025 digelar di Ngabang untuk evaluasi kinerja, transparansi laporan, dan penguatan program demi kesejahteraan anggota.
RAT ke-2 Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak Tutup Buku 2025 digelar di Ngabang untuk evaluasi kinerja, transparansi laporan, dan penguatan program demi kesejahteraan anggota.

NGABANG -- Rapat Anggota Tahunan RAT ke-2 Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak Tutup Buku Tahun 2025 digelar pada Rabu (25/2/2026) pukul 10.15 WIB di Aula Makodim 1210 Landak, Jalan Raya Ngabang Pontianak Km 13, Desa Amboyo Utara, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Agenda ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota koperasi.

Kegiatan RAT tahun ini mengangkat tema Dengan Semangat Adaptif dan Solutif Koperasi Angkatan Darat Siap Membangun Kemandirian dalam rangka Mensejahterakan Anggota. Tema tersebut mencerminkan tekad bersama untuk menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi yang kuat, transparan, dan profesional di lingkungan Kodim 1210 Landak.

Acara dihadiri perwakilan Dandim 1210 Landak melalui Pasi Pers Kapten Arm B.J. Paiis, S.Th, Pasi Intel Kapten Arm Junaidi, perwakilan Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Landak melalui Kabid Koperasi dan UMKM Yohanes, S.Pd, Kaprim Peltu Ibnu Said Ismail, Pj Danramil 1210 07 Air Besar Pelda Mustofa, serta para pengurus dan anggota koperasi.

Dalam sambutannya, Kabid Koperasi dan UMKM Kabupaten Landak Yohanes menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya RAT ke-2 tersebut. Ia menegaskan bahwa RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis untuk membahas laporan pertanggungjawaban pengurus secara terbuka dan objektif.

RAT ke-2 Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak Tutup Buku 2025 digelar di Ngabang untuk evaluasi kinerja, transparansi laporan, dan penguatan program demi kesejahteraan anggota.
RAT ke-2 Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak Tutup Buku 2025 digelar di Ngabang untuk evaluasi kinerja, transparansi laporan, dan penguatan program demi kesejahteraan anggota.

Menurutnya, transparansi laporan keuangan dan penyusunan program kerja yang realistis menjadi kunci agar koperasi tetap sehat, mandiri, dan berdaya saing. Pemerintah daerah melalui Diskumindag Kabupaten Landak juga berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan koperasi yang profesional.

Sementara itu, Pasi Pers Kodim 1210 Landak Kapten Arm B.J. Paiis menyampaikan permohonan maaf dari Dandim yang sedang melaksanakan tugas dinas luar di Jakarta. Ia mengapresiasi kinerja pengurus yang mampu menyelenggarakan RAT Tutup Buku 2025 dengan baik dan tertib.

Ia juga mengajak seluruh anggota koperasi untuk aktif memberikan masukan dalam forum RAT. Partisipasi anggota dinilai sangat penting demi kemajuan Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak agar semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan prajurit serta keluarga besar Kodim.

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dimulai dari pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, laporan ketua penyelenggara, laporan singkat Ketua Koperasi, sambutan dari Dinas Koperasi dan UMKM, arahan Pasi Pers sekaligus peresmian koperasi, foto bersama, sidang RAT, pembagian doorprize, doa, hingga penutup.

Melalui RAT ke-2 ini, Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan dinamika ekonomi serta memperkuat tata kelola organisasi. Harapannya, koperasi mampu menjadi solusi ekonomi yang konkret dan berkelanjutan bagi seluruh anggota.

RAT ke-2 Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak Tutup Buku 2025 digelar di Ngabang untuk evaluasi kinerja, transparansi laporan, dan penguatan program demi kesejahteraan anggota.
RAT ke-2 Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak Tutup Buku 2025 digelar di Ngabang untuk evaluasi kinerja, transparansi laporan, dan penguatan program demi kesejahteraan anggota.

FAQ Seputar RAT Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak

Apa tujuan utama RAT Koperasi Konsumen Kodim 1210 Landak?
Untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus tahun buku 2025 dan menyusun program kerja tahun berikutnya secara transparan.

Mengapa RAT penting bagi koperasi?
RAT menjadi forum tertinggi dalam koperasi untuk memastikan pengelolaan berjalan akuntabel dan sesuai kebutuhan anggota.

Siapa saja yang hadir dalam RAT ke-2 ini?
Perwakilan Kodim 1210 Landak, Diskumindag Kabupaten Landak, pengurus koperasi, dan seluruh anggota.

Apa harapan setelah RAT digelar?
Koperasi semakin sehat, mandiri, profesional, serta mampu meningkatkan kesejahteraan anggota secara nyata.

Penulis: Tino