Berita BorneoTribun: Kalimantan Selatan hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Selatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 April 2026

Tiga Daerah Bersatu Bangun PSEL, Batola Siap Sediakan Lahan

Bupati Batola Bahrul Ilmi meneken komitmen proyek PSEL Banjarmasin Raya sebagai solusi jangka panjang pengolahan sampah menjadi energi listrik di Kalimantan Selatan.
Bupati Batola Bahrul Ilmi meneken komitmen proyek PSEL Banjarmasin Raya sebagai solusi jangka panjang pengolahan sampah menjadi energi listrik di Kalimantan Selatan.

MARABAHAN — Upaya penanggulangan sampah di Kalimantan Selatan kini memasuki babak baru. Bupati Barito Kuala (Batola) H Bahrul Ilmi resmi meneken komitmen bersama pembangunan proyek Pabrik Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Aglomerasi Banjarmasin Raya yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Penandatanganan komitmen tersebut dilakukan di Marabahan, Minggu, sebagai bentuk dukungan daerah terhadap program nasional pengelolaan sampah berkelanjutan.

"Mudah-mudahan program penanggulangan sampah dengan membangun pabrik pengolahan sampah menjadi energi ini bisa terwujud segera," ujar Bahrul Ilmi.

Solusi Jangka Panjang Atasi Persoalan Sampah

Bahrul Ilmi menyambut positif kerja sama lintas daerah tersebut. Menurutnya, proyek PSEL menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan serius di wilayah Kalimantan Selatan.

Ia juga menegaskan bahwa proyek ini diharapkan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Ini wujud kolaborasi pembangunan infrastruktur hijau di Kalimantan Selatan," tambahnya.

Dengan adanya proyek ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan sampah tidak lagi sekadar menjadi beban, tetapi bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi yang bermanfaat.

Tiga Wilayah Terlibat Dalam Proyek Strategis

Proyek PSEL Aglomerasi Banjarmasin Raya melibatkan tiga wilayah utama, yakni:

  • Kota Banjarmasin

  • Kabupaten Banjar

  • Kabupaten Barito Kuala (Batola)

Kolaborasi antarwilayah ini dinilai penting untuk memastikan ketersediaan pasokan sampah yang stabil sebagai bahan baku pengolahan energi listrik.

Program ini juga menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan volume sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan.

Target Operasional Hingga 30 Tahun

Kementerian Lingkungan Hidup menargetkan proyek PSEL ini dapat beroperasi dalam jangka panjang, dengan estimasi masa operasional mencapai sekitar 30 tahun.

Namun, keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada komitmen daerah dalam menyediakan lahan serta memastikan pasokan sampah yang cukup.

Selain itu, pemerintah pusat berharap program PSEL dimasukkan dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah masing-masing, sehingga keberlanjutan proyek dapat terjamin secara regulasi dan pendanaan.

Dampak Positif Bagi Lingkungan Dan Energi

Jika terealisasi sesuai rencana, proyek PSEL Aglomerasi Banjarmasin Raya diproyeksikan membawa sejumlah dampak positif, antara lain:

  • Mengurangi volume sampah yang menumpuk

  • Menghasilkan energi listrik dari limbah

  • Meningkatkan kualitas lingkungan

  • Mendukung pembangunan berkelanjutan

  • Membuka peluang ekonomi baru di sektor energi hijau

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi menuju energi ramah lingkungan di berbagai daerah di Indonesia.

Harapan Masyarakat Terhadap Proyek PSEL

Seiring meningkatnya persoalan sampah di wilayah perkotaan, masyarakat berharap proyek ini dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata.

Selain mengatasi masalah lingkungan, proyek PSEL diharapkan mampu menjadi solusi modern yang efisien dalam mengelola limbah rumah tangga dan industri.

Pemerintah daerah pun optimistis bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.

FAQ

Apa itu PSEL?
PSEL adalah Pabrik Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik, yaitu fasilitas yang mengolah sampah menjadi sumber energi listrik.

Wilayah mana saja yang terlibat dalam proyek ini?
Proyek PSEL Aglomerasi Banjarmasin Raya melibatkan Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala.

Berapa lama masa operasional PSEL direncanakan?
Estimasi masa operasional proyek ini sekitar 30 tahun.

Apa manfaat utama proyek PSEL bagi masyarakat?
Manfaat utamanya adalah mengurangi volume sampah, menghasilkan listrik, serta meningkatkan kualitas lingkungan.

Kapan proyek PSEL mulai berjalan?
Saat ini proyek masih dalam tahap komitmen dan perencanaan, termasuk penyediaan lahan dan kesiapan daerah.

Sabtu, 11 April 2026

Tanah Laut Jadi Pusat Gerakan Tanam Serempak Nasional 10 Ribu Hektare

Gerakan tanam serempak 10 ribu hektare di Tanah Laut bersama 17 provinsi dorong ketahanan pangan dan peningkatan produksi nasional. (Sumber ANTARA)
Gerakan tanam serempak 10 ribu hektare di Tanah Laut bersama 17 provinsi dorong ketahanan pangan dan peningkatan produksi nasional. (Sumber ANTARA)

Tala, Kalsel – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan, menggelar gerakan tanam serempak 10 ribu hektare bersama 17 provinsi se-Indonesia di lokasi cetak sawah rakyat (CSR) Kecamatan Panyipatan, Kamis. Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan tanam nasional guna meningkatkan produksi pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Gerakan tanam serempak tersebut menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional sektor pertanian. 

Selain meningkatkan luas tanam, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan lahan pertanian yang ada, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Wakil Bupati Tanah Laut M Zazuli menyampaikan bahwa daerahnya merasa bangga dipercaya menjadi pusat pelaksanaan gerakan tanam pangan skala besar tersebut.

Ia menilai momentum ini dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di daerah.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujarnya di Pelaihari.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Menteri Pertanian Republik Indonesia serta Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Idha Widi Arsatty. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi dan kabupaten.

Zazuli menegaskan, gerakan tanam serempak merupakan langkah strategis dalam mendukung program nasional di bidang pertanian, khususnya dalam optimalisasi lahan dan peningkatan produksi pangan. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, penyuluh, hingga petani dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program cetak sawah rakyat (CSR) serta pengembangan sektor pertanian secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan Tanah Laut sebagai salah satu lumbung pangan andal di Kalimantan Selatan.

Selain aspek produksi, gerakan ini juga menjadi simbol penguatan semangat gotong royong dalam pembangunan sektor pertanian. Pemerintah daerah mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan program ini.

“Semoga setiap benih yang ditanam hari ini dapat menghasilkan panen yang melimpah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Zazuli.

Gerakan tanam serempak 10 ribu hektare ini diharapkan mampu mempercepat musim tanam serta mendorong peningkatan produksi pangan nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.

Sumber: Antara/Gunawan Wibisono

Selasa, 07 April 2026

Gubernur Muhidin Prioritaskan Liang Anggang Cegah Karhutla Jelang Kemarau

Gubernur Kalsel Muhidin memprioritaskan Liang Anggang untuk pencegahan karhutla demi menjaga operasional Bandara Syamsudin Noor menjelang musim kemarau 2026. (Gambar ilustrasi)
Gubernur Kalsel Muhidin memprioritaskan Liang Anggang untuk pencegahan karhutla demi menjaga operasional Bandara Syamsudin Noor menjelang musim kemarau 2026. (Gambar ilustrasi)

BANJARBARU - Menjelang masuknya musim kemarau pada April 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menegaskan bahwa wilayah Liang Anggang harus menjadi prioritas utama dalam upaya mitigasi karhutla karena posisinya yang strategis dan berdekatan dengan Bandara Syamsudin Noor.

Arahan tersebut disampaikan Muhidin usai mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla di Banjarbaru pada Senin. Dalam pertemuan itu, ia menekankan pentingnya perlindungan wilayah sekitar bandara guna menghindari gangguan operasional penerbangan akibat kabut asap.

“Liang Anggang menjadi kawasan yang harus dijaga karena dampak karhutla di wilayah tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi langsung mengganggu operasional penerbangan,” ujar Muhidin.

Risiko Gangguan Penerbangan Jadi Perhatian Utama

Muhidin mengingatkan bahwa kabut asap akibat karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memicu efek berantai terhadap berbagai sektor penting.

Gangguan pada penerbangan berpotensi menghambat mobilitas penumpang, distribusi logistik, hingga aktivitas ekonomi daerah yang sangat bergantung pada konektivitas transportasi udara.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, mengingat Bandara Syamsudin Noor merupakan pintu utama transportasi udara di Kalimantan Selatan.

Secara historis, wilayah lahan kering dan gambut di sekitar Liang Anggang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kebakaran, terutama saat curah hujan menurun dan suhu udara mulai meningkat saat musim kemarau.

Penguatan Infrastruktur Air Jadi Strategi Utama

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong penguatan infrastruktur pengendalian karhutla di kawasan rawan.

Salah satu strategi yang disiapkan adalah penyediaan sumber air yang memadai, termasuk pembangunan kanal di sejumlah titik rawan kebakaran. Kanal tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan air saat terjadi kebakaran, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk mitigasi dini, terutama untuk mencegah munculnya titik panas yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran besar.

Selain itu, koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat untuk memastikan kesiapan personel serta peralatan dalam menghadapi potensi karhutla sepanjang musim kemarau.

Masyarakat Diminta Tidak Membakar Lahan

Selain penguatan sarana fisik, Muhidin juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Menurutnya, praktik pembakaran lahan secara sembarangan masih menjadi salah satu pemicu utama kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan.

“Pembakaran lahan secara sembarangan dapat dikenakan sanksi hukum. Kami mengajak masyarakat aktif melaporkan indikasi pembakaran ilegal guna memperkuat pencegahan karhutla,” tegas Muhidin.

Imbauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendekatan preventif yang melibatkan peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Mitigasi Dini Jadi Kunci Hadapi Musim Kemarau

Memasuki periode kemarau, risiko munculnya titik panas diprediksi meningkat. Oleh karena itu, langkah mitigasi dini dinilai menjadi kunci utama dalam mengurangi potensi karhutla.

Upaya pencegahan sejak awal tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan, tetapi juga melindungi fasilitas vital seperti bandara, jalur transportasi, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan fokus pada kawasan strategis seperti Liang Anggang, pemerintah berharap dampak karhutla dapat ditekan seminimal mungkin selama musim kemarau 2026.

Pendekatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas aktivitas transportasi dan keselamatan masyarakat dari dampak kabut asap yang berpotensi merugikan banyak sektor.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Mengapa Liang Anggang diprioritaskan dalam pencegahan karhutla?
Karena wilayah ini berada dekat Bandara Syamsudin Noor, sehingga kebakaran dapat langsung mengganggu operasional penerbangan.

2. Apa dampak karhutla terhadap bandara?
Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang, menyebabkan keterlambatan atau pembatalan penerbangan.

3. Apa langkah yang dilakukan Pemprov Kalsel?
Pemerintah memperkuat infrastruktur air, membangun kanal di titik rawan, serta meningkatkan koordinasi penanganan karhutla.

4. Apa peran masyarakat dalam pencegahan karhutla?
Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan jika melihat indikasi pembakaran ilegal.

5. Kapan musim kemarau diperkirakan mulai?
Musim kemarau diprediksi mulai pada April 2026, sehingga langkah pencegahan dilakukan lebih awal.

Senin, 06 April 2026

968 Agen ADINK Bank Kalsel Perluas Akses Keuangan Di Desa

Bank Kalsel operasikan 968 Agen ADINK untuk perluas akses keuangan hingga desa, dukung inklusi keuangan dan permudah transaksi masyarakat Kalimantan Selatan.
Bank Kalsel operasikan 968 Agen ADINK untuk perluas akses keuangan hingga desa, dukung inklusi keuangan dan permudah transaksi masyarakat Kalimantan Selatan.

Banjarmasin — Bank Kalsel terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok daerah. Terbaru, bank pembangunan daerah ini telah mengoperasikan sebanyak 968 Agen Laku Pandai yang tersebar di seluruh Kalimantan Selatan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendukung program inklusi keuangan nasional.

“Kami terus hadir mendekatkan layanan perbankan hingga ke daerah pedesaan,” ujar Fachrudin di Banjarmasin, Minggu.

Menurutnya, pencapaian ratusan agen aktif tersebut juga sejalan dengan misi pemerintah serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong pemerataan akses keuangan di Indonesia.

“Ini wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank,” tambahnya.

Peran Strategis Agen ADINK

Program Agen Laku Pandai milik Bank Kalsel dikenal dengan nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan). Kehadiran ADINK menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan perbankan.

Lewat agen ini, masyarakat kini bisa menikmati berbagai layanan dasar tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Beberapa layanan yang tersedia di antaranya:

  • Pembukaan rekening tabungan

  • Setoran dan penarikan tunai real-time

  • Transfer antar rekening

  • Pembayaran tagihan listrik, air, hingga pajak

Dengan semakin luasnya jaringan agen, masyarakat di daerah terpencil kini punya akses lebih cepat, mudah, dan praktis dalam mengelola keuangan.

Dorong Ekonomi Lokal & Cegah Keuangan Ilegal

Selain mempermudah transaksi, keberadaan ADINK juga berperan penting dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Hal ini diharapkan mampu melindungi warga dari praktik keuangan ilegal yang masih marak terjadi.

Tak hanya itu, aktivitas transaksi yang semakin efisien juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di wilayah pedesaan.

Bank Kalsel menilai, digitalisasi layanan keuangan melalui agen seperti ADINK menjadi salah satu kunci dalam mempercepat inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.

FAQ

1. Apa itu Agen ADINK Bank Kalsel?
ADINK adalah agen layanan keuangan tanpa kantor yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi perbankan di wilayah terdekat.

2. Apa saja layanan yang tersedia di ADINK?
Mulai dari buka rekening, tarik/setor tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan.

3. Apakah aman menggunakan Agen ADINK?
Ya, karena merupakan layanan resmi Bank Kalsel yang diawasi oleh OJK.

4. Siapa yang bisa menggunakan layanan ini?
Semua masyarakat, khususnya yang tinggal jauh dari kantor bank.

5. Apa manfaat utama ADINK bagi masyarakat desa?
Mempermudah akses keuangan, menghemat waktu, dan mendukung ekonomi lokal.

128 Tenaga Kerja Terampil Dicetak BLK HSU Untuk Tekan Pengangguran

BLK HSU cetak 128 tenaga kerja terampil melalui pelatihan 8 kejuruan untuk menekan pengangguran dan dorong kemandirian masyarakat.
BLK HSU cetak 128 tenaga kerja terampil melalui pelatihan 8 kejuruan untuk menekan pengangguran dan dorong kemandirian masyarakat. (Ilustrasi)

HSU, Kalsel - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Lewat Balai Latihan Kerja (BLK), sebanyak 128 peserta berhasil dibekali keterampilan kerja berbasis kompetensi yang siap diterapkan di dunia industri maupun usaha mandiri.

Kepala BLK HSU, A. Humaidi, menyampaikan bahwa program pelatihan kali ini menghadirkan delapan bidang kejuruan yang dirancang sesuai kebutuhan pasar kerja saat ini.

“Terdapat delapan kejuruan yang tersedia bagi masyarakat pada periode pelatihan ini,” ujarnya di Amuntai, Minggu.

Delapan Kejuruan Siap Pakai

Adapun bidang keterampilan yang diberikan meliputi:

  • Desain grafis

  • Teknik listrik

  • Pengelasan

  • Menjahit

  • Furniture

  • Tata boga

  • Otomotif mobil

  • Otomotif motor

Setiap kejuruan diikuti oleh 16 peserta, sehingga total mencapai 128 orang yang mendapatkan pelatihan intensif.

Pelatihan Intensif 30 Hari, 8 Jam Per Hari

Program pelatihan berlangsung selama 30 hari dengan durasi pembelajaran hingga delapan jam setiap hari. Pola ini dirancang agar peserta benar-benar menguasai keterampilan secara praktis, bukan hanya teori.

Model pelatihan berbasis kompetensi ini juga mengacu pada standar dunia kerja, sehingga lulusan memiliki nilai tambah saat melamar pekerjaan.

Akses Inklusif untuk Disabilitas

Yang menarik, program ini juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok disabilitas. “Ini menjadi komitmen kami memberikan kesempatan bagi disabilitas untuk bisa bekerja dan mandiri,” tegas Humaidi.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan ketenagakerjaan di HSU bersifat inklusif dan merata.

Dapat Sertifikat, Siap Masuk Dunia Kerja

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi.

Sertifikat ini dapat digunakan sebagai dokumen pendukung saat melamar pekerjaan atau membuka usaha sendiri.

Humaidi berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. “Setelah dinyatakan lulus, mereka mendapatkan sertifikat sebagai bekal penting untuk memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Dorong Kemandirian dan Kurangi Pengangguran

Program ini menjadi salah satu strategi konkret pemerintah daerah dalam:

  • Mengurangi angka pengangguran

  • Meningkatkan keterampilan masyarakat

  • Mendorong wirausaha mandiri

Dengan bekal keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan tidak hanya mencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Berapa jumlah peserta pelatihan BLK HSU?
Sebanyak 128 peserta mengikuti pelatihan.

2. Berapa lama durasi pelatihan?
Pelatihan berlangsung selama 30 hari dengan 8 jam per hari.

3. Apa saja kejuruan yang tersedia?
Ada 8 kejuruan, termasuk desain grafis, listrik, las, menjahit, hingga otomotif.

4. Apakah disabilitas bisa ikut pelatihan?
Ya, program ini juga membuka akses bagi peserta disabilitas.

5. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya, peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat resmi.

Dari Kebun Ke Pasar, Hilirisasi Nanas Barito Kuala Buka Peluang Usaha

Pemkab Batola mendorong hilirisasi nanas Tamban melalui KWT, hasilkan berbagai produk olahan bernilai ekonomi tinggi dan memperkuat pasar lokal.
Pemkab Batola mendorong hilirisasi nanas Tamban melalui KWT, hasilkan berbagai produk olahan bernilai ekonomi tinggi dan memperkuat pasar lokal.

Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan terus mendorong hilirisasi produk hortikultura, khususnya komoditas unggulan daerah berupa nanas. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Batola, H Wahyu Waguna, menegaskan bahwa pihaknya aktif mendorong para pembudidaya untuk tidak hanya menjual hasil panen dalam bentuk segar.

“Kami terus mendorong para pembudidaya buah ini untuk meningkatkan hilirisasi produk hortikultura,” ujarnya di Marabahan, Minggu.

Peran KWT Dalam Hilirisasi Nanas

Salah satu contoh sukses datang dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama yang berada di Desa Jelapat II, Kecamatan Mekarsari.

Kelompok ini dikenal aktif mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar nanas seperti:

  • Manisan nanas

  • Jelly nanas

  • Sirup nanas

  • Selai nanas

  • Minuman sari buah nanas

Tak hanya itu, mereka juga memproduksi olahan lain seperti keripik singkong dan keripik pisang sebagai diversifikasi usaha.

Dalam satu hingga dua minggu setiap bulan, kelompok ini mampu mengolah sekitar 30 kilogram nanas, yang kemudian dipasarkan ke berbagai kanal.

Strategi Pemasaran Produk Lokal

Produk olahan KWT Karya Bunda Bersama telah dipasarkan melalui:

  • Pasar tradisional

  • Sentra oleh-oleh

  • Minimarket

  • Pameran tingkat kecamatan hingga kabupaten

Strategi ini dinilai efektif dalam memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal ke masyarakat luas.

Dukungan Pemerintah Dan Kementerian

Berkat konsistensinya dalam melakukan hilirisasi, kelompok ini juga mendapat dukungan berupa bantuan sarana produksi (saprodi) dari Kementerian Pertanian.

Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas hasil olahan.

Nanas Tamban Jadi Andalan Daerah

Diketahui, Kecamatan Mekarsari yang dulunya bagian dari Kecamatan Tamban, merupakan sentra produksi nanas Tamban, salah satu komoditas hortikultura unggulan Batola.

Selain dijual dalam bentuk buah segar, nanas ini juga diolah menjadi berbagai produk turunan seperti:

  • Wajik

  • Dodol

  • Selai

  • Serbuk nanas

Hilirisasi ini terbukti mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas sekaligus membuka peluang usaha baru di tingkat masyarakat.

Langkah hilirisasi yang dilakukan Pemkab Batola sejalan dengan strategi nasional dalam penguatan sektor pertanian berbasis nilai tambah.

Secara ekonomi, pengolahan hasil panen menjadi produk turunan dapat:

  • Meningkatkan harga jual komoditas

  • Mengurangi ketergantungan pada pasar buah segar

  • Membuka lapangan kerja baru

  • Meningkatkan daya saing produk lokal

Dari sisi keberlanjutan, model ini juga membantu mengurangi potensi kerugian akibat buah yang tidak terserap pasar.

FAQ

1. Apa itu hilirisasi hortikultura?
Hilirisasi adalah proses mengolah hasil pertanian menjadi produk turunan agar memiliki nilai tambah ekonomi lebih tinggi.

2. Apa produk olahan nanas di Batola?
Manisan, jelly, sirup, selai, minuman sari buah, hingga dodol dan wajik.

3. Siapa pelaku hilirisasi di Batola?
Salah satunya Kelompok Wanita Tani Karya Bunda Bersama di Mekarsari.

4. Berapa kapasitas produksi KWT tersebut?
Sekitar 30 kilogram nanas per periode produksi.

5. Apa manfaat hilirisasi bagi petani?
Meningkatkan pendapatan, memperluas pasar, dan mengurangi risiko kerugian.

Selasa, 31 Maret 2026

Arus Mudik dan Balik Laut Banjarmasin 2026 Meningkat Hingga 20 Persen

Arus penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin naik 20 persen. KSOP mencatat total 23.897 penumpang selama periode angkutan laut.
Arus penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin naik 20 persen. KSOP mencatat total 23.897 penumpang selama periode angkutan laut.

BANJARMASIN - Lonjakan arus penumpang angkutan laut saat Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti jadi sorotan. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mencatat peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala KSOP, Heri Purwanto, mengungkapkan total pergerakan penumpang selama Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 mencapai 23.897 orang. Angka ini naik sekitar 20 persen dibanding periode Lebaran 2025 yang berada di kisaran 19.914 penumpang.

“Terjadi peningkatan sekitar 3.983 penumpang dibanding tahun lalu,” ujar Heri saat penutupan posko terpadu di Banjarmasin, Selasa.

Rincian Arus Penumpang

Dari total tersebut, jumlah penumpang datang tercatat 8.784 orang, meningkat 24 persen. Sementara penumpang berangkat mencapai 15.113 orang, naik 18 persen.

Puncak arus mudik terjadi pada 17 Maret 2026 dengan 2.868 penumpang berangkat. Sedangkan puncak arus balik tercatat pada 29 Maret 2026, dengan 1.332 penumpang datang.

Pergerakan Kendaraan Ikut Meningkat

Tak hanya penumpang, arus kendaraan juga mengalami kenaikan selama periode 13–30 Maret 2026.

  • Kendaraan datang: 2.278 unit (naik 30 persen)

  • Kendaraan berangkat: 3.129 unit (naik 9 persen)

  • Total kendaraan: 5.407 unit (naik 17 persen)

Jumlah kunjungan kapal penumpang selama periode ini tercatat sebanyak 22 call.

Aktivitas Dermaga Pendukung

KSOP juga memantau aktivitas di beberapa dermaga penyeberangan:

Dermaga Banjar Raya

  • Penumpang: 11.976 orang

  • Kendaraan roda dua: 6.075 unit

  • Kunjungan kapal: 332

Dermaga Aranio

  • Penumpang: 10.882 orang

  • Kendaraan roda dua: 277 unit

  • Kunjungan kapal: 646

Koordinasi Jadi Kunci Kelancaran

Menurut Heri, peningkatan arus ini bisa diantisipasi dengan baik berkat optimalisasi fasilitas serta koordinasi lintas instansi.

“Penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Analisis Singkat (E-E-A-T)

Dari sisi pengalaman dan keahlian, data resmi KSOP menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat via jalur laut. Hal ini memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul transportasi penting di Kalimantan Selatan.

Secara otoritatif, KSOP sebagai lembaga resmi pemerintah memiliki kredibilitas tinggi dalam penyajian data transportasi laut. Transparansi data juga meningkatkan kepercayaan publik.

FAQ

1. Berapa total penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti?
Sebanyak 23.897 penumpang selama periode 13–30 Maret 2026.

2. Apakah terjadi peningkatan dibanding tahun lalu?
Ya, terjadi kenaikan sekitar 20 persen atau 3.983 penumpang.

3. Kapan puncak arus mudik dan balik?
Mudik: 17 Maret 2026
Balik: 29 Maret 2026

4. Bagaimana dengan kendaraan?
Total kendaraan mencapai 5.407 unit, naik 17 persen.

5. Apa faktor kelancaran arus Lebaran tahun ini?
Koordinasi lintas instansi dan optimalisasi sarana prasarana.

Minggu, 29 Maret 2026

Yamin HR Targetkan Kopdes Merah Putih Hadir Di 52 Kelurahan Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR pantau pembangunan Kopdes Merah Putih bersama Dandim, dorong ekonomi warga dan targetkan hadir di 52 kelurahan.
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR pantau pembangunan Kopdes Merah Putih bersama Dandim, dorong ekonomi warga dan targetkan hadir di 52 kelurahan.

Banjarmasin -- Pemerintah Kota Banjarmasin terus mempercepat pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. Salah satu langkah nyatanya terlihat saat Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, bersama Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol Czi Slamet Riyadi, turun langsung memantau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di sejumlah wilayah.

“Ada dua Kopdes yang kita pantau pembangunannya, yakni di Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, dan Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Timur,” ujar Yamin, Jumat.

Dari hasil peninjauan di lapangan, pembangunan fisik Kopdes Merah Putih sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Struktur tiang-tiang beton bahkan mulai berdiri, menandakan proyek berjalan sesuai rencana.

Yamin menegaskan, pembangunan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan TNI dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

Kolaborasi Pemkot Dan TNI Untuk Ekonomi Kerakyatan

Menurut Yamin, kehadiran Kopdes Merah Putih bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan ekonomi.

“Sejalan dengan arahan pusat, Kopdes Merah Putih kita siapkan sebagai motor penggerak ekonomi warga dan pelaku usaha. Kita ingin manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar proses pembangunan tetap menjaga kualitas, meski dikejar target waktu. Tujuannya agar bangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Tidak Hanya Simpan Pinjam, Jadi Pusat Distribusi Murah

Ke depan, Kopdes Merah Putih di Banjarmasin dirancang memiliki fungsi lebih luas. Tidak hanya sebagai unit simpan pinjam, koperasi ini juga akan menjadi pusat distribusi bahan pokok murah.

Selain itu, Kopdes juga akan menjadi wadah pemasaran produk unggulan warga lokal, sehingga pelaku UMKM bisa berkembang lebih cepat.

Target 52 Kelurahan, Dukung Indonesia Emas 2045

Pemkot Banjarmasin menargetkan pembangunan Kopdes Merah Putih tersebar merata di 52 kelurahan. Program ini selaras dengan visi besar pemerintah pusat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Koperasi adalah instrumen penting pemberdayaan masyarakat. Di sinilah warga menjadi pelaku utama ekonomi,” tegas Yamin.

Program ini juga mendukung visi pembangunan daerah menuju Banjarmasin Maju Sejahtera, sekaligus memperkuat ekonomi dari level paling bawah, yakni desa dan kelurahan.

FAQ

1. Apa itu Kopdes Merah Putih?
Kopdes Merah Putih adalah koperasi desa/kelurahan yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat melalui simpan pinjam, distribusi bahan pokok, dan pemasaran produk lokal.

2. Di mana saja pembangunan Kopdes yang dipantau?
Saat ini dipantau di Kelurahan Tanjung Pagar (Banjarmasin Selatan) dan Pemurus Luar (Banjarmasin Timur).

3. Apa tujuan utama program ini?
Untuk pemerataan ekonomi masyarakat dan memperkuat pelaku usaha kecil di tingkat lokal.

4. Berapa target Kopdes di Banjarmasin?
Pemkot menargetkan pembangunan Kopdes Merah Putih di 52 kelurahan.

5. Siapa saja yang terlibat dalam program ini?
Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan TNI.

314 Prajurit Siswa TNI AD Resmi Ikuti Pendidikan Tamtama Di Rindam XXII Tambun Bungai

Sebanyak 314 prajurit siswa TNI AD resmi mengikuti pendidikan tamtama 2026 di Rindam XXII Tambun Bungai Banjarbaru untuk membentuk prajurit tangguh dan profesional.
Sebanyak 314 prajurit siswa TNI AD resmi mengikuti pendidikan tamtama 2026 di Rindam XXII Tambun Bungai Banjarbaru untuk membentuk prajurit tangguh dan profesional.

Banjarbaru – Sebanyak 314 prajurit siswa resmi memulai pendidikan pertama Tamtama Infanteri TNI Angkatan Darat (AD) Gelombang I Tahun 2026 di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Pendidikan ini menjadi tahap awal bagi para calon prajurit untuk ditempa dalam “kawah candradimuka”, sebuah proses pembentukan karakter, mental, dan fisik sebelum resmi menjadi bagian dari TNI AD.

Komandan Rindam XXII/Tambun Bungai, Ali Akhwan, menegaskan bahwa seluruh prajurit siswa yang mengikuti pendidikan ini telah melewati proses seleksi ketat.

“Sebanyak 314 prajurit siswa ini sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi ketat dan kini mulai menjalani pendidikan sebagai langkah awal menjadi prajurit TNI AD,” ujarnya saat membuka pendidikan, Sabtu.

Menurutnya, pendidikan tamtama ini tidak hanya berfokus pada kemampuan militer semata, tetapi juga bertujuan membentuk karakter prajurit yang tangguh, profesional, serta memiliki kedekatan dengan rakyat.

Ia juga menekankan bahwa masa pendidikan merupakan proses penting dalam membangun identitas sebagai prajurit sejati.

Dalam amanat yang disampaikan dari Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, para siswa diminta untuk memanfaatkan waktu pendidikan dengan maksimal.

Mereka diharapkan serius dalam belajar dan berlatih guna menguasai ilmu dasar kemiliteran, khususnya di bidang infanteri.

“Apa yang diperoleh selama pendidikan akan menjadi bekal utama saat menjalankan tugas di satuan nanti,” tegasnya.

Selain itu, semangat pantang menyerah juga menjadi pesan penting yang ditekankan kepada seluruh prajurit siswa. Mengingat kesempatan menjadi anggota TNI merupakan kehormatan besar, baik bagi diri sendiri maupun keluarga.

Dengan dimulainya pendidikan ini, diharapkan para prajurit siswa mampu berkembang menjadi garda terdepan pertahanan negara yang disiplin, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.

FAQ

1. Apa itu pendidikan tamtama TNI AD?
Pendidikan tamtama TNI AD adalah pelatihan dasar militer untuk membentuk prajurit dari segi fisik, mental, dan disiplin sebelum ditempatkan di satuan.

2. Di mana pendidikan ini dilaksanakan?
Di Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

3. Berapa jumlah peserta pendidikan tahun 2026?
Sebanyak 314 prajurit siswa Gelombang I.

4. Apa tujuan utama pendidikan ini?
Membentuk prajurit infanteri yang tangguh, profesional, dan dicintai rakyat.

5. Siapa yang membuka pendidikan ini?
Komandan Rindam XXII/TB Brigjen TNI Ali Akhwan.

Kamis, 19 Maret 2026

Mudik Gratis Batola 2026, Warga Kuripan Difasilitasi Speedboat Sungai

Pemkab Batola sediakan mudik gratis jalur sungai ke Kuripan pakai speedboat. Program ini bantu warga pulang kampung lebih aman dan nyaman saat Lebaran.
Pemkab Batola sediakan mudik gratis jalur sungai ke Kuripan pakai speedboat. Program ini bantu warga pulang kampung lebih aman dan nyaman saat Lebaran.

MARABAHAN – Kabar baik buat warga yang ingin mudik ke kampung halaman saat Lebaran. Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, kembali menghadirkan program mudik gratis jalur sungai khusus menuju Kecamatan Kuripan.

Program ini jadi solusi nyata buat masyarakat yang selama ini kesulitan akses transportasi darat.

Kepala Dinas Perhubungan Batola, Jaya Hidayatullah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan empat armada speedboat untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.

“Mudik gratis berlangsung selama empat hari sebelum Hari Raya Idul Fitri untuk arus keberangkatan dan empat hari setelahnya untuk arus balik,” ujarnya di Marabahan, Kamis.

Akses Sungai Jadi Andalan

Mudik gratis ini bukan tanpa alasan. Secara geografis, sebagian wilayah Batola memang cukup sulit dijangkau lewat jalur darat.

Salah satu contohnya adalah Kecamatan Kuripan, yang hingga kini masih sangat bergantung pada transportasi sungai sebagai jalur utama mobilitas masyarakat.

Karena itu, keberadaan program ini terasa sangat membantu, terutama saat momen penting seperti Lebaran.

Warga yang sudah mendaftar sebelumnya akan diberangkatkan dari Dermaga Siring Ulek Marabahan, menyusuri Sungai Barito menuju Kuripan.

Bukan Sekadar Mudik, Tapi Jaga Kearifan Lokal

Lebih dari sekadar fasilitas transportasi, program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap budaya dan kearifan lokal masyarakat pesisir sungai.

Transportasi air bukan hanya pilihan, tapi sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

“Minat masyarakat setiap tahun selalu tinggi, makanya program ini terus kami gelar,” tambah Jaya.

Aman, Nyaman, dan Tertib

Pemerintah daerah memastikan seluruh armada yang digunakan dalam kondisi layak dan aman.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk tetap tertib dan mengikuti aturan selama perjalanan demi keselamatan bersama.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tanpa harus khawatir soal akses transportasi.

Kamis, 12 Maret 2026

Call Center 110 Efektif Jaga Keamanan Tapin Saat Ramadhan

Kapolres Tapin menyebut Call Center 110 efektif menjaga keamanan selama Ramadhan. Laporan warga membantu polisi mencegah balap liar dan gangguan kamtibmas.
Kapolres Tapin menyebut Call Center 110 efektif menjaga keamanan selama Ramadhan. Laporan warga membantu polisi mencegah balap liar dan gangguan kamtibmas.

Banjarmasin – Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika menyebut layanan Polri melalui Call Center 110 yang dapat diakses masyarakat secara gratis tanpa pulsa terbukti efektif menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadhan. Layanan ini memudahkan warga untuk melaporkan berbagai potensi gangguan keamanan di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Menurut Weldi, selama Ramadhan berbagai kerawanan seperti indikasi balap liar hingga tawuran pemuda kerap dilaporkan masyarakat melalui Call Center 110. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.

Salah satu contoh penanganan laporan terjadi pada Sabtu (7/3). Saat itu, masyarakat melaporkan adanya aktivitas balapan liar di kawasan Siring Rantau Baru melalui Hotline 110.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pamapta II Ipda Muhammad Ikhsan bersama piket lima personel Satlantas dan dua anggota piket Samapta langsung menuju lokasi. Kehadiran petugas bertujuan memastikan situasi tetap aman sekaligus mencegah gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas.

Setibanya di lokasi, petugas memberikan imbauan secara humanis kepada para pemuda yang berkumpul agar segera membubarkan diri. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya balapan liar maupun potensi konflik yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Kapolres Tapin mengapresiasi respons cepat anggota di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110. Menurutnya, kecepatan respons menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu, peningkatan patroli malam selama Ramadhan juga terus dilakukan di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Tapin. Upaya ini bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap muncul pada malam hari.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memanfaatkan layanan Call Center 110 secara aktif. Ia mengimbau agar layanan tersebut digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. Dengan adanya partisipasi masyarakat melalui Call Center 110, berbagai potensi gangguan keamanan di Kabupaten Tapin dapat ditangani lebih cepat.