Garis Pantai 272 Km Jadi Modal PPU Dukung Pasokan Ikan Untuk IKN
![]() |
| Produksi ikan tangkap PPU meningkat dan diproyeksikan menjadi penopang kebutuhan ikan masyarakat serta kawasan IKN dengan dukungan ribuan nelayan dan program pemerintah. |
PPU, Kaltim - Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai memperkuat perannya sebagai wilayah penopang kebutuhan pangan laut, khususnya ikan, bagi masyarakat setempat dan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pemerintah daerah menilai sektor perikanan tangkap di wilayah tersebut memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan yang terus meningkat seiring perkembangan IKN.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Andi Trasodiharto, menyebutkan bahwa potensi sumber daya laut di wilayahnya cukup besar dan masih dapat terus dikembangkan.
“Potensi ikan tangkap di daerah ini cukup besar dan diharapkan mampu mendukung kebutuhan masyarakat serta kawasan IKN,” ujarnya.
Data pemerintah daerah menunjukkan bahwa sektor perikanan tangkap di PPU didukung oleh ribuan nelayan aktif.
Tercatat sebanyak 2.902 nelayan tergabung dalam 367 kelompok nelayan yang beroperasi di wilayah pesisir. Selain itu, terdapat 2.505 unit kapal nelayan dengan berbagai ukuran yang digunakan untuk kegiatan penangkapan ikan.
Wilayah pesisir PPU juga memiliki garis pantai sepanjang 272 kilometer. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu faktor penting yang menunjang aktivitas penangkapan ikan sekaligus memperluas peluang produksi hasil laut.
Sebagai langkah memperkuat sektor perikanan tangkap, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengusulkan sejumlah kawasan pesisir untuk dijadikan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.
Selain itu, pemerintah daerah juga secara rutin mengalokasikan anggaran untuk membantu nelayan, terutama dalam penyediaan mesin kapal serta alat tangkap ikan.
Dukungan tersebut dinilai penting agar hasil tangkapan nelayan terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal hingga kawasan IKN.
Kinerja sektor perikanan tangkap di PPU menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir.
Produksi ikan tangkap pada 2025 tercatat mencapai 6.672 ton. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6.606 ton.
Pemerintah daerah menargetkan produksi ikan tangkap kembali meningkat pada 2026 hingga mencapai 6.740 ton.
Kenaikan produksi ini dinilai menjadi indikator bahwa sektor perikanan tangkap di PPU memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan berkontribusi terhadap ketahanan pangan wilayah sekitar IKN.
FAQ
1. Berapa jumlah nelayan di Penajam Paser Utara?
Jumlah nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara tercatat sekitar 2.902 orang yang tergabung dalam 367 kelompok nelayan.
2. Berapa panjang garis pantai di PPU?
Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki garis pantai sepanjang 272 kilometer yang mendukung aktivitas perikanan tangkap.
3. Berapa produksi ikan tangkap PPU pada 2025?
Produksi ikan tangkap pada 2025 mencapai 6.672 ton, meningkat dibandingkan 2024 yang mencapai 6.606 ton.
4. Apa target produksi ikan PPU pada 2026?
Pemerintah menargetkan produksi ikan tangkap pada 2026 mencapai 6.740 ton.
5. Apa tujuan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih?
Program tersebut bertujuan meningkatkan hasil tangkapan ikan serta memperbaiki kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir.

