Berita BorneoTribun: Kapolresta Pontianak hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kapolresta Pontianak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapolresta Pontianak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Maret 2026

Panic Buying BBM Di Pontianak Naik 20 Persen

Panic buying memicu lonjakan konsumsi BBM Pontianak hingga 20 persen selama Ramadan. Kapolresta menegaskan penimbunan Pertalite dan Solar akan ditindak tegas.
Panic buying memicu lonjakan konsumsi BBM Pontianak hingga 20 persen selama Ramadan. Kapolresta menegaskan penimbunan Pertalite dan Solar akan ditindak tegas.

Pontianak – Isu panic buying yang beredar di masyarakat memicu lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Pontianak selama bulan Ramadan. 

Kapolresta Pontianak menegaskan akan menindak tegas pihak yang terbukti melakukan penimbunan BBM jenis Pertalite dan Solar.

Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolresta melakukan peninjauan ke SPBU Parit H. Husin II di Jalan Parit H. Husin II, Kecamatan Pontianak Tenggara, Rabu (11/3/2026). 

Kegiatan ini dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak serta perwakilan Pertamina wilayah Kalimantan Barat.

Peninjauan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan dan distribusi BBM tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Kapolresta Pontianak menjelaskan, konsumsi BBM di Kota Pontianak mengalami peningkatan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan.

“Setiap hari biasanya ada sekitar 500 ribu liter BBM yang dikonsumsi masyarakat. Namun selama Ramadan ini, dalam empat hari terakhir terjadi peningkatan kurang lebih 20 persen,” ujarnya.

Ia menambahkan, lonjakan konsumsi tersebut salah satunya dipicu oleh isu panic buying yang sempat beredar di tengah masyarakat. Informasi tersebut membuat sebagian warga membeli BBM dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. 

Aparat bersama pihak terkait juga akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM di wilayah Pontianak.

Jika ditemukan adanya pelanggaran oleh pihak SPBU, maka Pertamina sebagai pembina akan mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku. 

Sementara apabila pelanggaran tersebut masuk dalam ranah pidana, penanganannya akan dilakukan oleh Polresta Pontianak.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mempercayakan pengawasan distribusi BBM kepada pemerintah.

“Kami harapkan masyarakat tetap tenang dan menghadapi situasi ini bersama. Negara hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Jika ada SPBU yang diduga melakukan pelanggaran, silakan dilaporkan ke Pertamina atau Polresta Pontianak agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Sabtu, 16 Agustus 2025

Satbinmas Polresta Pontianak Gelar Gerakan Pangan Murah 50 Karung Beras Habis Terjual

Warga Pontianak antre membeli beras murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Polresta Pontianak
Warga Pontianak antre membeli beras murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah Polresta Pontianak. [Foto: Humas Polresta Pontianak]

Pontianak, Kalbar – Sebanyak 50 karung beras ukuran 5 kilogram ludes terjual hanya dalam waktu singkat saat kegiatan Gerakan Pangan Murah Polri yang digelar Satbinmas Polresta Pontianak pada Jumat sore (15/8/2025). Acara yang berlangsung di Jalan Kemakmuran, Kecamatan Pontianak Kota ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, Satbinmas menyediakan beras kemasan 5 kilogram seharga Rp60 ribu per karung. Harga ini jelas lebih murah dibandingkan harga pasaran. Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H., melalui Plt Kasat Binmas Polresta Pontianak menyebut kegiatan ini sebagai tindak lanjut program Polri dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban warga.

“Melalui gerakan pangan murah ini, kami berharap bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Pontianak Kota,” ujar Plt Kasat Binmas.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sejak awal acara. Warga sekitar berbondong-bondong datang untuk membeli beras murah. Beberapa warga mengaku sangat terbantu karena harga beras di pasaran saat ini cukup memberatkan. “Kalau bisa rutin digelar, sangat membantu sekali. Soalnya harga beras sekarang mahal,” kata seorang warga yang ikut antre membeli beras.

Kegiatan ini berlangsung lancar dengan pengawasan ketat dari petugas. Proses distribusi berjalan tertib, sehingga warga yang datang bisa mendapatkan bagian secara merata. Polresta Pontianak memastikan kegiatan serupa akan terus digelar sebagai langkah nyata dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di tengah masyarakat.

Kapolresta Pontianak Hadiri Khatulistiwa Coffee Event 2025 di PCC

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono bersama Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri Khatulistiwa Coffee Event 2025 di PCC
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono bersama Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri Khatulistiwa Coffee Event 2025 di PCC.

PONTIANAK - Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Khatulistiwa Coffee Event (KCE) 2025 yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Jumat (15/8/2025). Acara tahunan ini menghadirkan Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H., serta jajaran Forkopimda, dengan tujuan memperkuat citra Pontianak sebagai kota kopi dan pusat kuliner khas Kalimantan Barat.

KCE 2025 menampilkan berbagai agenda menarik mulai dari pameran UMKM kopi lokal, diskusi ekonomi kreatif, hingga kompetisi Indonesia Brewers Championship yang diikuti 24 peserta dari berbagai daerah. Para barista muda menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menyeduh kopi dengan teknik manual brew hingga menyajikan cita rasa unik yang memikat juri.

Dalam sambutannya, Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, gelaran ini bukan hanya sekadar festival, tapi juga sarana memperkuat identitas Pontianak sebagai kota kopi. “Event ini menjadi ruang untuk UMKM dan pelaku ekonomi kreatif agar semakin berkembang. Harapannya, Pontianak makin dikenal luas lewat budaya ngopi khas kita,” ujarnya.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono juga menekankan pentingnya acara positif seperti ini. Ia menyebut, kehadiran aparat keamanan bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat. “Saya mengapresiasi acara Khatulistiwa Coffee Event ini karena tidak hanya mempromosikan kopi lokal, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan agar kegiatan kreatif bisa terus berlangsung dalam suasana aman dan kondusif di Kota Pontianak,” kata Suyono.

Gelaran KCE 2025 ditutup dengan sesi coffee tasting bersama pejabat, peserta, dan tamu undangan, menciptakan momen kebersamaan yang hangat. Dengan semakin kuatnya dukungan pemerintah, aparat, dan masyarakat, KCE diharapkan mampu menjadi agenda tahunan berskala nasional yang mendongkrak sektor UMKM serta pariwisata Kota Pontianak.

Minggu, 10 Agustus 2025

Kapolresta Pontianak Jalin Silaturahmi dengan Ketua DAD untuk Perkuat Sinergi Keamanan Kota

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono bersilaturahmi dengan Ketua DAD Kota Pontianak Yohanes Nenes di Pontianak Selatan, Sabtu (9/8/2025)
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono bersilaturahmi dengan Ketua DAD Kota Pontianak Yohanes Nenes di Pontianak Selatan, Sabtu (9/8/2025)

Pontianak, Kalbar - Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, S.H., di Jalan Wonobaru, Pontianak Selatan, Sabtu (9/8/2025). 

Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh adat, sekaligus membangun sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pontianak.

Silaturahmi tersebut dihadiri oleh Wakapolresta Pontianak, AKBP Hendrawan, S.I.K., S.H., M.H., Plh Kasat Binmas, Wakasat Intelkam, Kanit Binmas Polsek Pontianak Selatan, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Baru. 

Dalam pertemuan hangat itu, Kapolresta menegaskan bahwa tokoh adat memiliki peran penting dalam menciptakan kerukunan di tengah masyarakat majemuk.
“Kami berharap kerja sama yang sudah terjalin selama ini terus diperkuat, sehingga situasi kamtibmas di Kota Pontianak selalu aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol Suyono.

Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan Polresta Pontianak dalam berbagai program kemasyarakatan. “Kami siap bekerja sama dalam kegiatan lintas budaya dan agama demi menjaga keharmonisan di kota ini,” ucapnya.

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi contoh positif hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat adat di Kalimantan Barat. Sinergi ini dinilai penting untuk mengantisipasi potensi gesekan sosial dan menjaga citra Pontianak sebagai kota yang damai dan toleran.