Berita BorneoTribun: Kazakhstan hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kazakhstan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kazakhstan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Oktober 2025

Jackie Chan Returns for Armor of God 4 Filming Set in Kazakhstan

Jackie Chan Returns for Armor of God 4 Filming Set in Kazakhstan
Jackie Chan Returns for Armor of God 4 Filming Set in Kazakhstan.

Legendary actor Jackie Chan is officially set to reprise his role in the fourth installment of the classic action franchise Armor of God. The project, titled Armor of God Ultimatum, will be produced by Salem Entertainment, with filming planned entirely in Kazakhstan. This news was confirmed after Jackie Chan visited Almaty at the end of September 2025, personally scouting and selecting several locations for the shoot.

According to Salem Entertainment, the film will continue directly from the previous story and feature new adventure elements set against the exotic landscapes of Central Asia. While plot details and the official production schedule remain under wraps, the project has already attracted international media attention for being Jackie Chan’s first film largely shot in Kazakhstan. The studio noted that the 71-year-old actor showed remarkable energy during preparations, actively providing input on action sequences and filming locations.

Before the official announcement, Jackie Chan’s visit to Kazakhstan sparked widespread speculation. Some local media suggested he might be attending a sports event or a football match between Real Madrid and Kairat Almaty. However, Salem Entertainment’s announcement clarified all rumors. “We are honored to be part of Asian cinema history alongside a global icon like Jackie Chan,” a studio representative said. They also added that the film’s production is expected to positively impact the local film industry and attract tourists to the shooting locations.

The Armor of God franchise first debuted in 1986 and was a milestone in Jackie Chan’s career. The series is known for its unique blend of comedy, extreme stunts, and high-risk fight sequences performed without stunt doubles. Its success led to two sequels: Armor of God II: Operation Condor (1991) and CZ12 or Chinese Zodiac (2012). Now, over a decade later, Armor of God 4: Ultimatum is expected to bring back the nostalgia while introducing the legendary character to a new generation of viewers.

Although story details and release dates are still confidential, many fans anticipate the film will feature Jackie Chan’s signature action with modern touches and the latest cinematography technology. If production goes smoothly, Kazakhstan could become a new hotspot for international film projects thanks to its unique natural landscapes and government support for the film industry. Jackie Chan is known for promoting cross-country collaborations in filmmaking, and this latest project could mark an important step toward broader Asian film cooperation.

Jackie Chan Kembali ke Armor of God 4 Syuting Dimulai di Kazakhstan

Jackie Chan Kembali ke Armor of God 4 Syuting Dimulai di Kazakhstan
Jackie Chan Kembali ke Armor of God 4 Syuting Dimulai di Kazakhstan.

JAKARTA - Aktor legendaris Jackie Chan resmi akan kembali memerankan tokoh utama dalam film keempat dari waralaba aksi klasik Armor of God

Proyek bertajuk Armor of God: Ultimatum ini akan digarap oleh studio Salem Entertainment dan seluruh proses syuting rencananya berlangsung di Kazakhstan

Kabar tersebut dikonfirmasi setelah kunjungan Jackie Chan ke Almaty pada akhir September 2025, di mana ia secara pribadi meninjau dan memilih beberapa lokasi untuk pengambilan gambar.

Menurut pihak Salem Entertainment, proyek ini akan menjadi kelanjutan langsung dari kisah film sebelumnya dan membawa nuansa petualangan baru dengan latar pemandangan eksotis Asia Tengah

Meski detail cerita dan jadwal resmi produksi masih dirahasiakan, film ini sudah menarik perhatian media internasional karena menjadi proyek pertama Jackie Chan yang dilakukan hampir sepenuhnya di Kazakhstan. 

Studio menyebut bahwa aktor berusia 71 tahun itu menunjukkan semangat luar biasa selama persiapan produksi dan aktif memberikan masukan soal adegan aksi serta lokasi syuting.

Sebelum pengumuman resmi, kunjungan Jackie Chan ke Kazakhstan sempat memicu spekulasi luas. 

Beberapa media lokal menduga bahwa kehadirannya berkaitan dengan acara olahraga atau pertandingan sepak bola antara Real Madrid dan klub Kairat Almaty. Namun, setelah pengumuman dari Salem Entertainment, semua rumor tersebut akhirnya terjawab. 

“Kami merasa terhormat menjadi bagian dari sejarah sinema Asia bersama ikon global seperti Jackie Chan,” ungkap perwakilan studio dalam pernyataannya. 

Mereka juga menambahkan bahwa produksi film ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi industri film lokal dan menarik wisatawan untuk datang ke lokasi syuting.

Franchise Armor of God pertama kali dirilis pada tahun 1986 dan menjadi tonggak penting dalam karier Jackie Chan. 

Film ini dikenal karena kombinasi khas antara komedi, aksi ekstrem, dan adegan laga berisiko tinggi yang semuanya dilakukan tanpa pemeran pengganti. 

Kesuksesan film tersebut melahirkan dua sekuel: Armor of God II: Operation Condor (1991) dan CZ12 atau Chinese Zodiac (2012). 

Kini, setelah lebih dari satu dekade, Armor of God 4: Ultimatum diharapkan mampu menghidupkan kembali nostalgia sekaligus memperkenalkan karakter legendaris itu kepada generasi baru penonton.

Walaupun detail tentang jalan cerita dan jadwal rilis masih dirahasiakan, banyak penggemar memperkirakan film ini akan menampilkan aksi khas Jackie Chan dengan sentuhan modern dan teknologi sinematografi terkini. 

Jika proyek ini berjalan lancar, Kazakhstan berpotensi menjadi destinasi baru bagi rumah produksi internasional berkat lanskap alamnya yang unik dan dukungan pemerintah terhadap industri film. 

Jackie Chan sendiri dikenal aktif mempromosikan kerja sama lintas negara dalam bidang perfilman, dan proyek terbaru ini bisa menjadi langkah penting menuju kolaborasi Asia yang lebih luas.