Berita BorneoTribun: Kebakaran Sekolah hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran Sekolah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Kebakaran SDN 1 Lamunti, Wakil Bupati Kapuas Prioritaskan Penanganan Cepat

Pemkab Kapuas gerak cepat tangani SDN 1 Lamunti yang terbakar, pastikan siswa tetap bisa belajar meski dalam kondisi darurat.
Pemkab Kapuas gerak cepat tangani SDN 1 Lamunti yang terbakar, pastikan siswa tetap bisa belajar meski dalam kondisi darurat.

Kapuas, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan bangunan SDN 1 Lamunti di Kecamatan Mantangai pada Rabu (1/4) sore.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi terbatas.

“Kita ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi darurat. Penanganan cepat akan menjadi prioritas,” ujar Dodo saat meninjau lokasi, Kamis.

Langsung Turun Ke Lokasi

Peninjauan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati bersama jajaran sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang terjadi.

Dalam kunjungan tersebut, Dodo didampingi oleh:

  • Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat

  • Kepala DLHK Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan

Mereka melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang rusak parah akibat kebakaran.

Bangunan Rusak Parah, Aktivitas Belajar Terdampak

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu menghanguskan sebagian besar bangunan sekolah.

Api melalap:

  • Atap sekolah

  • Sejumlah ruang kelas

Sehingga hanya menyisakan bagian depan bangunan.

Kondisi ini tentu berdampak besar terhadap aktivitas belajar para siswa.

Upaya Pemulihan Segera Dilakukan

Pemerintah daerah memastikan langkah cepat telah disiapkan, termasuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk pendataan kerusakan.

“Kami sampaikan keprihatinan atas musibah ini. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pendataan dan langkah tindak lanjut,” kata Dodo.

Pemkab Kapuas juga berkomitmen untuk segera melakukan pemulihan agar kegiatan belajar bisa kembali normal secepatnya.

Warga Sempat Padamkan Api Secara Swadaya

Kebakaran sempat membuat panik warga sekitar. Mereka bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.

Beruntung, api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Fokus: Pendidikan Tidak Boleh Terhenti

Dalam situasi darurat seperti ini, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan tetap harus berjalan.

Langkah yang kemungkinan akan dilakukan:

  • Penyediaan ruang belajar sementara

  • Relokasi sementara siswa

  • Percepatan pembangunan kembali

Hal ini penting agar para siswa tidak kehilangan hak belajar mereka.

FAQ

1. Kapan kebakaran SDN 1 Lamunti terjadi?
Kebakaran terjadi pada Rabu, 1 April sekitar pukul 16.00 WIB.

2. Apa penyebab kebakaran?
Penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran pihak terkait.

3. Apa dampak kebakaran terhadap sekolah?
Sebagian besar bangunan sekolah terbakar, termasuk ruang kelas dan atap.

4. Apa langkah Pemkab Kapuas?
Melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, dan menyiapkan pemulihan.

5. Apakah siswa tetap bisa belajar?
Ya, pemerintah akan menyiapkan solusi darurat agar kegiatan belajar tetap berjalan.

Api Lahap 8 Kelas SMPN 2 Samarinda, Damkar Pastikan Tidak Ada Korban

Kebakaran SMPN 2 Samarinda hanguskan 8 ruang kelas. Damkar pastikan tidak ada korban, diduga akibat korsleting listrik di lantai dua.
Kebakaran SMPN 2 Samarinda hanguskan 8 ruang kelas. Damkar pastikan tidak ada korban, diduga akibat korsleting listrik di lantai dua.

Samarinda, Kaltim — Peristiwa kebakaran menghanguskan delapan ruang kelas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Samarinda, Rabu (2/4/2026) sore. Insiden ini terjadi di kawasan Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Samarinda.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa satu bangunan berlantai dua mengalami kerusakan berat akibat kobaran api.

“Satu bangunan berlantai dua yang terdiri atas delapan ruang kelas mengalami kerusakan berat akibat kebakaran,” ujar Hendra.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan data resmi Dinas Damkar, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 15.20 Wita. Api dengan cepat membesar dan melahap bagian lantai dua bangunan sekolah.

Petugas pemadam langsung bergerak cepat. Sebanyak tujuh unit mobil tangki dikerahkan, dibantu puluhan relawan yang mengoperasikan sekitar 20 mesin pompa portabel.

Proses pemadaman berlangsung kurang lebih 40 menit hingga api berhasil dikendalikan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Kabar baiknya, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Hal ini karena saat kejadian, aktivitas belajar mengajar sudah tidak berlangsung. “Tidak ada korban karena gedung dalam kondisi kosong,” jelas Hendra.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Dari hasil sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di lantai dua bangunan. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti.

Penanganan Gabungan Berjalan Lancar

Operasi pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk:

  • Pemadam Kebakaran Kota Samarinda

  • Relawan kebencanaan

  • Palang Merah Indonesia

  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

  • Tim medis Info Taruna

Selain itu, petugas dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) turut membantu dengan memutus aliran listrik demi keamanan.

Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi juga dilakukan oleh Dinas Perhubungan bersama jajaran Kepolisian Resor Kota Samarinda untuk memastikan akses petugas tetap lancar.

Analisis & Dampak

Dari sisi keamanan bangunan, kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya:

  • Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala

  • Sistem proteksi kebakaran di lingkungan sekolah

  • Kesiapan evakuasi darurat

Kerusakan delapan ruang kelas diperkirakan akan berdampak pada aktivitas belajar siswa dalam waktu dekat, meskipun pihak sekolah dan pemerintah daerah kemungkinan akan segera menyiapkan solusi sementara.

FAQ

1. Kapan kebakaran SMPN 2 Samarinda terjadi?
Terjadi pada Rabu, 2 April 2026 sekitar pukul 15.20 Wita.

2. Berapa ruang kelas yang terbakar?
Sebanyak 8 ruang kelas mengalami kerusakan berat.

3. Apakah ada korban jiwa?
Tidak ada korban jiwa maupun luka karena sekolah sedang kosong.

4. Apa penyebab kebakaran?
Diduga akibat korsleting listrik di lantai dua, namun masih dalam penyelidikan.

5. Berapa lama proses pemadaman?
Sekitar 40 menit hingga api berhasil dikendalikan.