Berita BorneoTribun: Kecelakaan Kerja hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan Kerja. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2026

Tragis, Sopir Dump Truck Meninggal Saat Bongkar Pupuk Di Toko Pertanian Sekadau

Polres Sekadau menjelaskan kronologi sopir dump truck meninggal dunia saat bongkar pupuk di Sekadau. Korban tewas setelah terjepit bak truk akibat kendala hidrolik kendaraan.
Polres Sekadau menjelaskan kronologi sopir dump truck meninggal dunia saat bongkar pupuk di Sekadau. Korban tewas setelah terjepit bak truk akibat kendala hidrolik kendaraan.

Polres Sekadau Jelaskan Kronologi Sopir Dump Truck Meninggal Saat Bongkar Pupuk

SEKADAU – Seorang sopir dump truck meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan kerja saat melakukan proses bongkar muat pupuk di sebuah toko pertanian di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Rabu (11/3/2026) pagi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di sebuah toko pertanian yang berada di Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah menerima laporan dari warga, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Korban diketahui bernama Gampang Sriyono (57), warga Dusun Parit Mayor, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban mengantarkan pupuk jenis NPK sebanyak 180 karung dari gudang di Pontianak menuju toko pertanian di Sekadau menggunakan mobil dump truck.

“Sesampainya di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB, korban bersama beberapa karyawan toko mulai melakukan pembongkaran karung pupuk dari atas kendaraan,” ujar Triyono.

Polres Sekadau menjelaskan kronologi sopir dump truck meninggal dunia saat bongkar pupuk di Sekadau. Korban tewas setelah terjepit bak truk akibat kendala hidrolik kendaraan.
Polres Sekadau menjelaskan kronologi sopir dump truck meninggal dunia saat bongkar pupuk di Sekadau. Korban tewas setelah terjepit bak truk akibat kendala hidrolik kendaraan.

Dalam proses pembongkaran tersebut, bak dump truck sempat diangkat sekitar satu meter dari rangka kendaraan untuk mempermudah proses penurunan pupuk.

Setelah seluruh pupuk selesai diturunkan, korban kemudian berupaya menurunkan kembali bak kendaraan ke posisi semula. Namun saat hendak menurunkan bak, sistem hidrolik pada dump truck diduga mengalami kendala sehingga tidak dapat kembali ke posisi normal.

Menurut Triyono, korban kemudian mencoba mendorong bagian hidrolik menggunakan sepotong kayu dengan harapan bak kendaraan dapat kembali turun ke posisi semula.

“Korban mencoba mendorong bagian hidrolik menggunakan kayu agar bak kendaraan bisa kembali ke posisi semula,” jelasnya.

Nahas, saat korban berada di bagian bawah bak kendaraan, bak dump truck yang sebelumnya terangkat tiba-tiba turun dan menjepit tubuh korban di antara bak dan kabin kendaraan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang karyawan toko yang keluar untuk memanggil korban. Namun karena tidak mendapat respons, karyawan tersebut kemudian melakukan pengecekan dan menemukan korban sudah dalam kondisi terjepit di bawah bak kendaraan.

Polres Sekadau menjelaskan kronologi sopir dump truck meninggal dunia saat bongkar pupuk di Sekadau. Korban tewas setelah terjepit bak truk akibat kendala hidrolik kendaraan.
Polres Sekadau menjelaskan kronologi sopir dump truck meninggal dunia saat bongkar pupuk di Sekadau. Korban tewas setelah terjepit bak truk akibat kendala hidrolik kendaraan.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi di lokasi, peristiwa ini diduga merupakan kecelakaan kerja. Petugas telah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi untuk memastikan rangkaian kejadian,” kata Triyono.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pekerja, khususnya yang menggunakan kendaraan angkut dengan sistem hidrolik, agar selalu memperhatikan standar keselamatan kerja serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan aman sebelum melakukan perbaikan maupun pengecekan.

Jumat, 05 Mei 2023

Buntut Kecelakaan Kerja Di PT Huadi Nickel Alloy Indonesia, AMP Tuntut Disnaker Bantaeng Evaluasi Kinerja K3

PT Huadi Nickel Alloy.
Bantaeng, Sulsel - Peristiwa kecelakaan kerja menjadi bayang-bayang Karyawan disalah satu perusahaan besar di Sulawesi Selatan yakni PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia yang berkedudukan di Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. 

Hal tersebut menjadi kekhawatiran dari berbagai kalangan, pasalnya 2 kecelakaan kerja terjadi dalam rentang waktu kurang dari sebulan dan dialami oleh 2 warga lokal tempat berdirinya PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia (Desa Papanloe) yang keduanya juga merupakan anggota dari Aliansi Masyarakat Papanloe atau AMP. 

Kedua korban kecelakaan kerja yaitu Arjun dan Sarijuddin. Arjun warga Dusun Kayu Loe Desa Papanloe harus kehilangan 1 kakinya akibat kecelakaan kerja yang dialaminya pada jum'at sore, 7 April 2023 saat melakukan aktivitas didalam perusahaan sedangkan Sarijuddin warga Dusun Balla Tinggia harus kehilangan nyawanya pada jumat malam, 28 April 2023 akibat tersengat listrik. 

Dari 2 rentetan peristiwa tersebut tentunya masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi masalah yang tidak kunjung selesai di PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia, bukanya mampu meminimalisir angka kecelakaan kerja tetapi justru sebaliknya. 

Syaripuddin S.P atau yang akrab disapa Syarif sebagai Humas dari AMP menyoroti kinerja dari K3 PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia dan Devisi yang terkait.

"Seharusnya memang pihak perusahaan mengevaluasi semua struktur yang bersentuhan langsung dengan pabrik, ini bukan soal K3 saja tapi semua devisi didalamnya agar melakukan pemeriksaan berskala. Sehinga hal-hal yang akan menimbulkan dan mengakibatkan kecelakaan kerja itu bisa diminimalisir. Sudah cukup kita melihat sampai hari ini banyak korban yang diakibatkan kelalaian itu," Ungkap Syarif, Jumat (5/5/2023).

Sebagai keluarga dari kedua korban kecelakaan kerja, Syarif mempertegas bahwa masyarakan akan melakukan aksi jika masalah tersebut tidak ditindaklanjuti dengan cepat. 

"Bahwa jika hal tersebut tidak ditindaklanjuti secepatnya maka jangan salahkan jika ada aksi protes masyarakat ke pihak perusahaan," Tegas Syarif.
 
Selain dari apa yang disampaikan oleh Humas AMP tersebut. AMP juga menyampaikan tuntutannya kepada pihak-pihak terkait yang memiliki tanggungjawab atas berbagai peristiwa kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia.

Berikut poin tuntutan tersebut:

1. Mendesak Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng untuk tidak tinggal diam dalam hal pengawasan kinerja K3 di PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia,

2. Mendesak Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian untuk melakukan evaluasi kinerja K3 di PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia,

3. Menuntut pihak kepolisian dalam hal ini Polres Bantaeng untuk membuka hasil investigasi terkait fenomena kecelakaan kerja, dan

4. Mendesak pihak PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia untuk mengevaluasi kinerja K3. 

AMP juga akan melayangkan surat resmi untuk Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Bantaeng dengan tembusan ke Bupati Bantaeng, DPRD Bantaeng dan PT Huadi Nickel Alloy Indonesia serta Polres Bantaeng. 

(Irwan Lawing/Hermanto)

Sabtu, 29 April 2023

Dua Anggota AMP Mengalami Kecelakaan Kerja, K3 PT Huadi Nickel Alloy Dipertanyakan

Dua Anggota AMP Mengalami Kecelakaan Kerja, K3 PT Huadi Nickel Alloy Dipertanyakan.
Bantaeng, Sulsel - Kembali terjadi kecelakaan kerja di PT. Huadi Nickel Alloy Indonesia pada Jumat malam 28 april 2023 yang mengakibatkan kematian. Korban tersebut atas nama Sarijuddin yang akrab disapa Arjun warga Dusun Balla Tinggia, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. 

Diduga korban meninggal karena tersengat listrik saat berjalan didalam pabrik untuk pulang ke rumahnya. Korban sendiri sudah hampir 2 tahun bekerja di PT. Huadi dan merupakan anggota dari Aliansi Masyarakat atau AMP. 

Belum satu bulan, telah terjadi dua kecelakaan kerja di PT. Huadi yang menimpa dua anggota AMP. Sebelumnya Arjun warga Dusun Kayu Loe juga mengalami kecelakaan pada Jumat sore 7 april 2023 yang mengakibatkan kehilangan 1 kakinya. 

Dari dua kejadian tersebut Riswandi Haris selaku ketua AMP mempertanyakan kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Huadi Nickel Alloy Tersebut.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun, dalam kurung waktu kurang dari sebulan, kami (AMP) berduka, kali ini anggota kami tersengat aliran listrik yang mengakibatkan meninggal dunia. Kami tentunya ingin mempertanyakan kinerja K3 di PT Huadi Nickel Alloy Indonesia sebab dalam kurung waktu kurang dari sebulan dua orang anggota kami mengalami kecelakaan kerja," Tegas Riswan, Sabtu (29/4/2023).

Selain persoalan K3, AMP saat ini menunggu hasil investigasi dari pihak berwajib atas kematian anggotanya.

"Selain itu Kami juga akan menunggu hasil investigasi dari pihak berwajib, kami juga minta kepada pihak perusahaan untuk mengevaluasi kinerja para karyawan K3-nya," Ungkapnya.

Ditempat yang sama Irwan Lawing Sekretaris Umum (Sekum) AMP menyampaikan duka atas meninggalnya salah satu anggota AMP. 

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, turut berduka cita atas meninggalnya saudara Kita Sirajuddin. Almarhum adalah orang baik, semoga Almarhum ditempatkan di surganya Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan," Ungkap Lawing.

Irwan Lawing menambahkan agar para pekerja tetap berhati-hati dalam bekerja dan tidak lupa meminta doa perlindungan dari segala marabahaya. 

"Musibah ini membuat Kita sangat terpukul, olehnya itu untuk para pekerja agar berhati-hati dalam beraktivitas didalam area perusahaan terutama untuk teman-teman AMP. Dan yang paling penting adalah jangan lupa untuk berdoa meminta perlindungan kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhi dari segala marabahaya," Tambahnya.

Sama dengan Ketua AMP, Lawing juga menyoroti soal K3 di PT. Huadi. 

"Lagi dan lagi, persoalan K3 menjadi pekerjaan yang tidak pernah beres dan itu menjadi PR besar untuk manajement perusahaan PT. Huadi Nickel Alloy Indonesia," Tutupnya.

(IL/Hermanto)

Minggu, 09 April 2023

Setelah Ditangani Medis Pasca Kecelakaan, Arjun Kian Membaik

Korban Kecelakaan Kerja di PT. Huadi Nickel Alloy Indonesia atas nama Arjun, warga Bingkappo Dusun Kayu Loe, Desa Papanloe.
Bantaeng, Sulsel - Korban Kecelakaan Kerja di PT. Huadi Nickel Alloy Indonesia atas nama Arjun, warga Bingkappo Dusun Kayu Loe, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng yang terjadi pada 7 April 2023 kemarin beransur-ansur membaik. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum AMP Irwan Lawing.

"Alhamdulillah, saat ini kondisi saudara kita Arjun mulai membaik". Ungkap Irwan Lawing, Sekretaris Umum AMP, Minggu (9/4/2023).

Diketahui Irwan Lawing datang bersama beberapa teman-teman AMP dari Bantaeng ke Primaya Hospital Makassar tempat Arjun dirawat, mereka datang untuk memberikan semangat dan dukungan. 

"Kita disini datang (Primaya Hospital) untuk Arjun, memberikan Arjun semangat, memberikan dukungan moral dan mendoakannya supaya bisa beraktivitas seperti biasanya lagi," Ujar Lawing.

"Alhamdulillah Arjun sudah bisa diajak bicara dan Arjun sendiri yang sampaikan ke saya kalau baru hari ini dia bisa berbicara dengan orang-orang dan itu satu kesyukuran karena dia mampu melewati masa-masa sulitnya," Tambahnya.

Saat ini Arjun mendapatkan penanganan maksimal di Primaya Hospital Makassar akibat dari insiden yang dialaminya beberapa hari yang lalu.

(Ir/RH)