Berita BorneoTribun: Kerukunan Umat hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kerukunan Umat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerukunan Umat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2026

Bupati Landak Karolin Pantau Langsung Salat Idul Fitri di Kota Ngabang

Bupati Landak Karolin Margret Natasa pantau Salat Idul Fitri di Kota Ngabang. Pastikan ibadah aman, tertib, dan warga kondusif.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa pantau Salat Idul Fitri di Kota Ngabang. Pastikan ibadah aman, tertib, dan warga kondusif.

Karolin Margret Natasa Pastikan Salat Id di Ngabang Aman dan Lancar

Ngabang, Kalbar – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, turun langsung memantau pelaksanaan Salat Idul Fitri di Kota Ngabang pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sejak pagi, Karolin berkeliling ke sejumlah masjid besar untuk memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.

Beberapa masjid yang dikunjungi antara lain:

  • Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak

  • Masjid At-Taqwa

  • Masjid Agung Babul Ulum

  • Masjid Besar Syuhada

Karolin juga memantau pengaturan lalu lintas dan kesiapan pengamanan yang melibatkan aparat kepolisian serta unsur terkait lainnya.

“Selamat pagi, selamat Hari Raya Idul Fitri. Hari ini kita monitor kondisi pelaksanaan Salat Id di beberapa masjid di Kota Ngabang,” ujar Karolin saat peninjauan.

Suasana Salat Id yang Khusyuk dan Tertib

Bupati Landak Karolin Pantau Langsung Salat Idul Fitri di Kota Ngabang
Bupati Landak Karolin Margret Natasa pantau Salat Idul Fitri di Kota Ngabang. Pastikan ibadah aman, tertib, dan warga kondusif.

Dari pelataran masjid, Bupati memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan khusyuk tanpa gangguan. “Sudah dimulai, tidak lama lagi selesai. Kita pastikan semua berjalan tertib di setiap titik lokasi,” tambahnya.

Usai salat, Karolin tampak membaur dengan warga, menyalami jamaah satu per satu, termasuk tokoh agama, orang tua, hingga anak-anak. Suasana terasa hangat dan kekeluargaan.

“Selamat Hari Raya, Pak. Mohon maaf lahir dan batin,” ucap warga yang disambut hangat Bupati.

Arus Lalu Lintas dan Pengamanan Berjalan Lancar

Kondisi di lapangan terpantau kondusif. Arus lalu lintas di sekitar masjid lancar, sementara pengamanan tertib berkat sinergi aparat dan masyarakat. Karolin pun menyampaikan rasa syukur atas kelancaran perayaan Idul Fitri di wilayahnya.

“Tadi Salat Id sudah selesai, semuanya aman dan lancar. Puji Tuhan,” ujar Bupati.

Menurut Karolin, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat hari raya penting untuk menjaga rasa aman sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Landak.

Karolin Sambut Masyarakat dengan Kehangatan

Bupati Landak Karolin Margret Natasa pantau Salat Idul Fitri di Kota Ngabang. Pastikan ibadah aman, tertib, dan warga kondusif.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa pantau Salat Idul Fitri di Kota Ngabang. Pastikan ibadah aman, tertib, dan warga kondusif.

Menutup peninjauannya, Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh umat Muslim:

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Landak, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin,” kata Karolin.

Momen ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan, dan memperkuat kebersamaan antarwarga.

FAQ – Pertanyaan Seputar Salat Id di Kota Ngabang

Q1: Siapa saja yang memantau Salat Id di Ngabang?
A1: Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, turun langsung memantau pelaksanaan Salat Id di beberapa masjid besar Kota Ngabang.

Q2: Masjid mana saja yang dikunjungi?
A2: Beberapa masjid yang dikunjungi antara lain Masjid Jami Keraton Ismahayana, Masjid At-Taqwa, Masjid Agung Babul Ulum, dan Masjid Besar Syuhada.

Q3: Bagaimana kondisi lalu lintas saat Salat Id?
A3: Arus lalu lintas lancar dan pengamanan berjalan tertib berkat sinergi aparat kepolisian dan masyarakat.

Q4: Apa pesan Bupati Landak kepada masyarakat?
A4: Karolin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan mohon maaf lahir batin kepada seluruh umat Muslim.

Q5: Mengapa kehadiran pemerintah penting saat hari raya?
A5: Untuk menjaga rasa aman, memperkuat kerukunan antarumat beragama, dan memastikan kegiatan ibadah berjalan tertib.

Oleh: Tino

Minggu, 08 Maret 2026

Ribuan Warga Hadiri Buka Puasa Bersama Akbar Di Masjid Raya Singkawang

Ribuan warga Muslim dan non-Muslim menghadiri buka puasa bersama akbar di Masjid Raya Singkawang yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat.
Ribuan warga Muslim dan non-Muslim menghadiri buka puasa bersama akbar di Masjid Raya Singkawang yang menjadi simbol toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat.

SINGKAWANG -- Ribuan warga dari berbagai latar belakang agama menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) akbar yang digelar di kawasan Masjid Raya Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang memperlihatkan kuatnya nilai toleransi di tengah masyarakat kota tersebut.

Warga Muslim dan non-Muslim tampak berkumpul bersama di area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan menjelang waktu berbuka. Suasana penuh keakraban terlihat ketika masyarakat saling berinteraksi tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang budaya.

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengatakan kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya kehidupan masyarakat Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman.

“Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan masyarakat di Kota Singkawang yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman suku, agama, dan budaya,” ujarnya.

Simbol Toleransi Dan Persaudaraan Masyarakat

Muhammadin menjelaskan kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan buka puasa bersama menunjukkan eratnya persaudaraan yang telah terbangun di tengah masyarakat.

Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan yang telah lama menjadi ciri khas Kota Singkawang.

“Buka puasa bersama akbar ini bukan sekadar momentum berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, tetapi juga menjadi wujud nyata kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Kota Singkawang,” kata Muhammadin.

Ia menilai partisipasi warga non-Muslim dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.

Kebersamaan Dalam Keberagaman

Muhammadin menegaskan bahwa kebersamaan masyarakat Singkawang dapat menjadi contoh bagaimana perbedaan dapat dirawat menjadi kekuatan untuk membangun harmoni sosial.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti ini menunjukkan bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk hidup rukun dan saling menghormati.

“Melalui kegiatan seperti ini kita menunjukkan bahwa Singkawang adalah kota yang hidup dalam persaudaraan. Di tengah berbagai perbedaan, masyarakat tetap bersatu dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati,” ujarnya.

Nilai Ramadhan Menguatkan Solidaritas Sosial

Ia menambahkan nilai-nilai Ramadhan seperti keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi diharapkan tidak hanya dirasakan oleh umat Muslim, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, momentum kebersamaan tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Muhammadin juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga keharmonisan dan memperkuat semangat persatuan yang telah menjadi identitas Kota Singkawang.

“Buka puasa bersama akbar ini menjadi gambaran indah bagaimana masyarakat Singkawang menjaga harmoni. Ribuan orang berkumpul tanpa memandang perbedaan, saling menghargai dan mempererat persaudaraan,” katanya.

Kegiatan buka puasa bersama akbar ini sekaligus memperlihatkan bagaimana masyarakat Singkawang terus merawat nilai toleransi dan persatuan, sehingga keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Sumber: ANTARA/Narwati