Berita BorneoTribun: Kopdes Merah Putih hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kopdes Merah Putih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kopdes Merah Putih. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2026

Yamin HR Targetkan Kopdes Merah Putih Hadir Di 52 Kelurahan Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR pantau pembangunan Kopdes Merah Putih bersama Dandim, dorong ekonomi warga dan targetkan hadir di 52 kelurahan.
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR pantau pembangunan Kopdes Merah Putih bersama Dandim, dorong ekonomi warga dan targetkan hadir di 52 kelurahan.

Banjarmasin -- Pemerintah Kota Banjarmasin terus mempercepat pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. Salah satu langkah nyatanya terlihat saat Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, bersama Dandim 1007/Banjarmasin, Letkol Czi Slamet Riyadi, turun langsung memantau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di sejumlah wilayah.

“Ada dua Kopdes yang kita pantau pembangunannya, yakni di Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, dan Kelurahan Pemurus Luar, Banjarmasin Timur,” ujar Yamin, Jumat.

Dari hasil peninjauan di lapangan, pembangunan fisik Kopdes Merah Putih sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Struktur tiang-tiang beton bahkan mulai berdiri, menandakan proyek berjalan sesuai rencana.

Yamin menegaskan, pembangunan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan TNI dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.

Kolaborasi Pemkot Dan TNI Untuk Ekonomi Kerakyatan

Menurut Yamin, kehadiran Kopdes Merah Putih bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan ekonomi.

“Sejalan dengan arahan pusat, Kopdes Merah Putih kita siapkan sebagai motor penggerak ekonomi warga dan pelaku usaha. Kita ingin manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar proses pembangunan tetap menjaga kualitas, meski dikejar target waktu. Tujuannya agar bangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Tidak Hanya Simpan Pinjam, Jadi Pusat Distribusi Murah

Ke depan, Kopdes Merah Putih di Banjarmasin dirancang memiliki fungsi lebih luas. Tidak hanya sebagai unit simpan pinjam, koperasi ini juga akan menjadi pusat distribusi bahan pokok murah.

Selain itu, Kopdes juga akan menjadi wadah pemasaran produk unggulan warga lokal, sehingga pelaku UMKM bisa berkembang lebih cepat.

Target 52 Kelurahan, Dukung Indonesia Emas 2045

Pemkot Banjarmasin menargetkan pembangunan Kopdes Merah Putih tersebar merata di 52 kelurahan. Program ini selaras dengan visi besar pemerintah pusat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Koperasi adalah instrumen penting pemberdayaan masyarakat. Di sinilah warga menjadi pelaku utama ekonomi,” tegas Yamin.

Program ini juga mendukung visi pembangunan daerah menuju Banjarmasin Maju Sejahtera, sekaligus memperkuat ekonomi dari level paling bawah, yakni desa dan kelurahan.

FAQ

1. Apa itu Kopdes Merah Putih?
Kopdes Merah Putih adalah koperasi desa/kelurahan yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat melalui simpan pinjam, distribusi bahan pokok, dan pemasaran produk lokal.

2. Di mana saja pembangunan Kopdes yang dipantau?
Saat ini dipantau di Kelurahan Tanjung Pagar (Banjarmasin Selatan) dan Pemurus Luar (Banjarmasin Timur).

3. Apa tujuan utama program ini?
Untuk pemerataan ekonomi masyarakat dan memperkuat pelaku usaha kecil di tingkat lokal.

4. Berapa target Kopdes di Banjarmasin?
Pemkot menargetkan pembangunan Kopdes Merah Putih di 52 kelurahan.

5. Siapa saja yang terlibat dalam program ini?
Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan TNI.

Rabu, 03 September 2025

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 16 Triliun untuk Himbara Biayai Kopdes Merah Putih

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi mengucurkan dana Rp 16 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dana ini digelontorkan melalui program Kredit Usaha Perdesaan (Kopdes) Merah Putih untuk seluruh Indonesia. Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 63 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 28 Agustus 2025 di Jakarta. Langkah ini diambil pemerintah untuk memperkuat akses pembiayaan bagi masyarakat desa dan UMKM di daerah.

Kementerian Keuangan menjelaskan, dana tersebut akan disalurkan melalui bank-bank Himbara yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Program Kopdes Merah Putih ini bertujuan memberikan tambahan permodalan dengan bunga terjangkau bagi pelaku usaha desa. "Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat sektor riil sekaligus memperluas lapangan kerja di perdesaan," ujar pernyataan resmi Kemenkeu, Jumat (29/8/2025).

Sri Mulyani Gelontorkan Rp 16 Triliun untuk Himbara Biayai Kopdes Merah Putih
Sri Mulyani Gelontorkan Rp 16 Triliun untuk Himbara Biayai Kopdes Merah Putih.

Menurut catatan Kemenkeu, Kopdes Merah Putih akan difokuskan untuk sektor-sektor produktif, mulai dari pertanian, perikanan, hingga industri rumahan. Penyaluran kredit juga akan diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar dana tidak salah sasaran. Sementara itu, Direktur Utama BRI menegaskan kesiapan bank Himbara untuk segera menjalankan mandat pemerintah ini. "Kami akan memastikan distribusi kredit berjalan cepat dan tepat, terutama di daerah terpencil yang akses modalnya masih terbatas," ujarnya.

Dampaknya, masyarakat desa diharapkan bisa lebih mudah mengembangkan usaha dengan modal tambahan tersebut. Program ini juga diyakini mampu menjadi penopang perekonomian nasional, terutama di tengah perlambatan global yang masih berlanjut. Pemerintah menargetkan penyerapan dana Kopdes Merah Putih bisa mencapai 95% hingga akhir tahun 2025. Jika berhasil, bukan tidak mungkin program ini akan diperluas pada 2026 mendatang.