Berita BorneoTribun: Kritik Mbappe hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kritik Mbappe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kritik Mbappe. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Februari 2026

Didier Deschamps Pasang Badan Bela Mbappe Dicap Egois Ini Peran Sebenarnya Sang Kapten Prancis

Didier Deschamps Pasang Badan Bela Mbappe Dicap Egois Ini Peran Sebenarnya Sang Kapten Prancis
Kylian Mbappe.

JAKARTA -- Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, akhirnya angkat bicara soal kritik yang belakangan terus diarahkan kepada Kylian Mbappe. Bintang andalan Les Bleus itu disebut-sebut terlalu egois dalam bermain, terutama saat berada di momen krusial pertandingan.

Namun, Deschamps dengan tegas membantah anggapan tersebut. Menurutnya, label egois yang dilekatkan pada Mbappe adalah bentuk salah kaprah dalam memahami peran seorang penyerang kelas dunia.

“Mbappe bukan pemain egois. Dia adalah penyerang, dan tugas penyerang memang mengambil risiko, menciptakan perbedaan, serta menentukan hasil pertandingan,” ujar Deschamps seperti dikutip dari beIN Sports, Rabu (4/2).

Deschamps menilai, kritik yang muncul sering kali hanya melihat permainan Mbappe dari permukaan. Padahal, kontribusi sang kapten tidak selalu terlihat lewat statistik lari atau jarak tempuh di lapangan.

Sejak dipercaya mengenakan ban kapten Timnas Prancis, pengaruh Mbappe justru semakin besar. Bukan hanya saat pertandingan berlangsung, tetapi juga di ruang ganti.

“Sejak menjadi kapten, suaranya sangat didengar. Pengaruhnya jauh lebih besar dari apa yang orang lihat di atas lapangan,” lanjut Deschamps.

Menurut sang pelatih, Mbappe memiliki peran penting sebagai pemimpin. Keberadaannya mampu memberi kepercayaan diri bagi rekan setim, terutama para pemain muda yang menjadikannya panutan.

Deschamps juga menegaskan bahwa menuntut Mbappe bekerja secara fisik layaknya seorang gelandang adalah kesalahan besar. Setiap posisi memiliki tanggung jawab berbeda, dan Mbappe menjalankan tugasnya sesuai peran utama sebagai penyerang.

“Penyerang harus terus menjadi ancaman bagi pertahanan lawan, menciptakan momen penentu, dan mengubah jalannya pertandingan,” jelasnya.

Dalam konteks itu, mentalitas yang kerap disalahartikan sebagai ego justru merupakan naluri pemenang. Naluri inilah yang membuat Mbappe berani mengambil keputusan besar di saat-saat genting.

Bagi Deschamps, Mbappe bukan hanya mesin gol, tetapi juga simbol identitas dan stabilitas Timnas Prancis. Sosoknya dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan tim, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Lewat pembelaan ini, Deschamps seolah mengajak publik untuk melihat Mbappe dari sudut pandang yang lebih adil. Bukan sekadar soal ego, tetapi tentang tanggung jawab besar seorang pemain yang selalu dituntut menjadi pembeda.