Berita BorneoTribun: Kuliner hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Maret 2026

Dari 1972 Hingga Sekarang, Batagor Yunus Bandung Tetap Jadi Favorit Pemudik

Batagor Yunus Bandung yang berdiri sejak 1972 kembali ramai diburu pemudik. Kuliner legendaris ini mampu menjual hingga ribuan porsi per hari dan jadi oleh-oleh favorit.
Batagor Yunus Bandung yang berdiri sejak 1972 kembali ramai diburu pemudik. Kuliner legendaris ini mampu menjual hingga ribuan porsi per hari dan jadi oleh-oleh favorit.

Batagor Yunus Bandung, Kuliner Legendaris Sejak 1972 Yang Selalu Diburu Pemudik

Bandung dikenal sebagai surga kuliner di Jawa Barat. Tidak hanya menyajikan makanan kekinian, kota ini juga memiliki banyak kuliner legendaris yang tetap bertahan puluhan tahun. Salah satunya adalah Batagor Yunus, yang hingga kini masih menjadi favorit wisatawan dan pemudik.

Bagi Anda yang melintas di Kota Bandung saat musim mudik Lebaran, tidak ada salahnya mampir sejenak untuk mencicipi batagor legendaris yang sudah ada sejak tahun 1972 ini.

Batagor Yunus berlokasi di Jalan Raya Kopo Nomor 68, Kota Bandung, tempat yang sama sejak pertama kali usaha ini dirintis oleh almarhum Yunus lebih dari lima dekade lalu.

Berawal Dari Gerobak Sederhana

Anak pemilik Batagor Yunus, Redi Gunawan, menceritakan bahwa usaha tersebut pertama kali dimulai oleh ayahnya dengan berjualan sederhana di kawasan Jalan Kopo.

“Almarhum bapak mulai jualan dari tahun 1972 di sini,” ujar Redi saat ditemui di Bandung.

Sejak saat itu, Batagor Yunus terus berkembang. Meski zaman berubah dan banyak pesaing bermunculan, cita rasa yang konsisten membuat tempat ini tetap ramai dikunjungi pelanggan.

Hingga saat ini, Batagor Yunus masih mempertahankan lokasi awalnya dan buka setiap hari mulai sekitar pukul 09.00 pagi hingga malam hari.

Ramai Saat Musim Mudik Lebaran

Menjelang musim mudik Lebaran, suasana di Batagor Yunus biasanya semakin ramai. Banyak pemudik yang sengaja mampir untuk membeli batagor sebagai oleh-oleh khas Bandung.

Menurut Redi, peningkatan penjualan sudah mulai terasa sejak pagi hari.

“Kalau musim Lebaran biasanya ramai. Kami buka jam 9 pagi, tapi biasanya sudah banyak yang pesan dari pagi,” katanya.

Tidak sedikit pembeli yang membeli dalam jumlah besar untuk dibawa pulang ke kampung halaman.

Bisa Dibawa Ke Luar Kota Bahkan Luar Negeri

Salah satu alasan Batagor Yunus banyak dijadikan oleh-oleh adalah daya tahannya yang cukup lama.

Batagor dengan kemasan biasa bisa bertahan sekitar dua hari pada suhu ruang. Jika disimpan di dalam kulkas, daya tahannya bisa mencapai tujuh hari.

Sementara itu, batagor yang dikemas secara vakum bisa bertahan sekitar empat hari di suhu ruang dan bahkan hingga tiga minggu jika disimpan di freezer.

Menariknya, pelanggan Batagor Yunus tidak hanya berasal dari dalam negeri.

“Ada yang bawa ke Jerman, Eropa, Amerika. Banyak juga yang beli untuk oleh-oleh umroh,” ungkap Redi.

Pengunjung Dari Berbagai Kota

Popularitas Batagor Yunus tidak hanya dikenal warga Bandung. Banyak pengunjung datang dari berbagai kota seperti Jabodetabek, Surabaya, Yogyakarta hingga Bali.

Bahkan beberapa wisatawan sengaja datang khusus untuk mencicipi batagor legendaris ini saat berkunjung ke Bandung.

Hal tersebut membuat tempat ini hampir tidak pernah sepi pengunjung, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Ribuan Porsi Terjual Setiap Hari

Dalam kondisi normal, Batagor Yunus mampu menjual sekitar 2.000 porsi per hari.

Jumlah tersebut bisa meningkat menjadi 3.000 hingga 4.000 porsi saat akhir pekan.

Sementara pada musim liburan seperti Lebaran atau Tahun Baru, penjualan bisa melonjak hingga lebih dari 5.000 porsi dalam sehari.

Angka tersebut menunjukkan betapa kuatnya daya tarik kuliner legendaris ini di tengah persaingan kuliner modern.

Rahasia Kelezatan Batagor Yunus

Menurut Redi, salah satu kunci utama yang membuat Batagor Yunus tetap diminati hingga sekarang adalah kualitas bahan baku yang selalu dijaga.

Bahan utama seperti ikan tenggiri dan tepung kanji dipilih dengan standar tertentu agar menghasilkan tekstur dan rasa yang konsisten.

“Tidak semua ikan tenggiri bisa dipakai untuk batagor. Kami benar-benar memilih bahan yang berkualitas,” jelasnya.

Selain itu, proses produksi batagor juga dilakukan langsung di lokasi. Hal ini membuat pelanggan bisa menikmati batagor yang masih segar.

Tetap Bertahan Dengan Konsep Usaha Keluarga

Meski sudah terkenal hingga berbagai daerah, Batagor Yunus tetap mempertahankan konsep usaha keluarga.

Hingga saat ini mereka belum membuka cabang, walaupun banyak pihak yang menawarkan kerja sama waralaba.

Keputusan tersebut diambil untuk menjaga kualitas rasa serta mempertahankan identitas kuliner legendaris yang sudah dibangun sejak puluhan tahun lalu.

Harga Masih Ramah Di Kantong

Selain rasanya yang khas, harga Batagor Yunus juga masih cukup terjangkau.

Satu potong batagor dijual sekitar Rp6.000, sedangkan menu mie baso dibanderol mulai Rp20.000.

Dengan harga yang relatif terjangkau, tidak heran jika tempat ini selalu menjadi destinasi favorit para pecinta kuliner.

Kuliner Wajib Saat Berkunjung Ke Bandung

Jika Anda sedang berada di Bandung atau melintas saat perjalanan mudik, Batagor Yunus bisa menjadi salah satu destinasi kuliner yang wajib dicoba.

Rasa yang konsisten selama lebih dari 50 tahun, bahan berkualitas, serta reputasi yang sudah dikenal luas membuat Batagor Yunus tetap menjadi salah satu ikon kuliner legendaris Kota Bandung.

Sekali mencoba, banyak orang yang akhirnya kembali lagi hanya untuk menikmati gurihnya batagor khas yang satu ini.

Mie Kocok Mang Nanang Legendaris Di Bandung, Kuliner Wajib Disinggahi Saat Mudik Lebaran

Mie Kocok Mang Nanang di Bandung jadi kuliner legendaris sejak 1991. Dari jualan keliling hingga ramai dikunjungi pemudik, resep kuah kaldu dan kikilnya tetap dipertahankan.
Mie Kocok Mang Nanang di Bandung jadi kuliner legendaris sejak 1991. Dari jualan keliling hingga ramai dikunjungi pemudik, resep kuah kaldu dan kikilnya tetap dipertahankan.

Mie Kocok Mang Nanang Legendaris Di Bandung, Kuliner Wajib Disinggahi Saat Mudik

JAKARTA -- Perjalanan mudik sering kali melelahkan, apalagi jika menempuh jarak jauh. Karena itu, banyak pemudik memilih singgah sejenak untuk beristirahat sambil menikmati kuliner khas daerah yang dilewati. Bagi pemudik yang melintasi Kota Bandung, ada satu tempat makan legendaris yang sering menjadi tujuan: Mie Kocok Mang Nanang Tea.

Warung mie kocok yang sudah berdiri lebih dari tiga dekade ini dikenal luas oleh pecinta kuliner. Cita rasa kuah kaldu yang gurih serta kikil sapi yang lembut membuat banyak orang rela datang dari berbagai kota hanya untuk menikmati semangkuk mie kocok di tempat ini.

Berawal Dari Jualan Keliling Dengan Gerobak

Pemilik usaha, Nanang Supriyatna, menceritakan bahwa perjalanan bisnisnya dimulai sejak tahun 1991. Pada masa itu, ia berjualan mie kocok dengan cara berkeliling menggunakan gerobak dorong.

Ia mengaku pernah menyusuri berbagai kawasan di Bandung untuk menjajakan dagangannya.

“Dulu saya keliling dari daerah Jampelah sampai Pasar Baru. Kadang ada pegawai kantor yang memanggil, saya dorong lagi gerobaknya ke kantor mereka,” ujar Nanang saat ditemui di Bandung.

Perjalanan tersebut tentu tidak mudah. Namun berkat kerja keras dan konsistensi menjaga kualitas rasa, usahanya perlahan berkembang. Dari sekadar berjualan keliling, kini Mie Kocok Mang Nanang memiliki tempat tetap yang ramai didatangi pelanggan setiap hari.

Resep Tidak Pernah Diubah

Salah satu rahasia utama yang membuat mie kocok ini tetap diminati adalah konsistensi dalam menjaga resep.

Nanang menegaskan bahwa sejak awal berdiri hingga sekarang, ia tidak pernah mengubah racikan dasar mie kocoknya.

Menurutnya, menjaga rasa jauh lebih penting daripada sekadar menekan biaya produksi.

“Kalau harga bahan naik, lebih baik harga jualnya sedikit disesuaikan daripada resepnya diubah,” katanya.

Keputusan itu terbukti tepat. Pelanggan tetap datang karena mereka mendapatkan rasa yang sama seperti yang mereka nikmati bertahun-tahun lalu.

Kuah Kaldu Dimasak Berjam-Jam

Ciri khas utama mie kocok ini terletak pada kuah kaldunya yang kaya rasa. Kuah tersebut dimasak menggunakan tulang sapi dan membutuhkan waktu cukup lama untuk menghasilkan rasa gurih yang kuat.

Nanang menjelaskan bahwa proses memasak kuah kaldu bisa memakan waktu sekitar empat jam.

Selain kuah, bahan lain yang sangat dijaga kualitasnya adalah kikil sapi. Teksturnya yang lembut dan kenyal menjadi daya tarik utama dalam setiap porsi mie kocok.

Penjualan Bisa Capai 1.200 Porsi

Popularitas Mie Kocok Mang Nanang terlihat dari jumlah penjualan setiap harinya. Pada hari biasa, gerai ini bisa menjual sekitar 600 porsi mie kocok.

Namun saat akhir pekan atau ketika jumlah pengunjung meningkat, penjualan dapat melonjak hingga sekitar 1.200 porsi bahkan lebih.

Kondisi tersebut menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat terhadap kuliner khas Bandung ini.

Pelanggan Datang Dari Berbagai Kota

Tidak hanya warga Bandung, banyak pelanggan yang datang dari luar kota untuk mencicipi mie kocok legendaris ini.

Nanang mengatakan pengunjung sering datang dari berbagai daerah seperti Bogor, Jakarta, hingga Cirebon.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Harga Masih Terjangkau

Meski terkenal dan selalu ramai, harga seporsi mie kocok di tempat ini masih terbilang cukup terjangkau.

Satu porsi mie kocok dibanderol sekitar Rp37.000 hingga Rp47.000, tergantung pilihan isi yang dipesan.

Harga tersebut dianggap sepadan dengan porsi, kualitas bahan, dan rasa yang ditawarkan.

Lokasi Strategis Untuk Tempat Istirahat Pemudik

Bagi pemudik yang ingin singgah, warung Mie Kocok Mang Nanang berada di Jalan Ternate No. 2, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Tempat ini biasanya buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.30 WIB.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuatnya mudah dijangkau oleh pengendara yang ingin beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Cabang Buka Hingga Malam Hari

Bagi pengunjung yang ingin menikmati mie kocok pada malam hari, tersedia cabang lain yang berlokasi di Jalan Jawa No. 32, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung.

Cabang tersebut buka lebih lama, yakni hingga sekitar 22.00 WIB setiap hari.

Dengan pilihan waktu yang lebih fleksibel, para pecinta kuliner tetap bisa menikmati mie kocok legendaris ini kapan saja.

Kuliner Yang Selalu Dirindukan

Bagi banyak orang, perjalanan mudik bukan hanya soal pulang ke kampung halaman. Ada juga momen menikmati kuliner khas daerah yang dilewati.

Mie Kocok Mang Nanang menjadi salah satu destinasi kuliner yang sering dirindukan para pelintas Bandung. Rasanya yang autentik dan sejarah panjangnya membuat tempat ini tetap bertahan di tengah banyaknya kuliner baru yang bermunculan.

Jika Anda melewati Bandung saat mudik atau liburan, menyempatkan diri menikmati semangkuk mie kocok hangat di tempat ini bisa menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Rabu, 04 Maret 2026

Daftar 7 Makanan Khas Kalbar Saat Idul Fitri yang Bikin Kangen Kampung Halaman

Kuliner Khas Lebaran di Kalimantan Barat yang Selalu Dirindukan Setiap Idul Fitri
Kuliner khas Lebaran di Kalimantan Barat seperti lemang, pengkang, kue lapis Sambas, patlau, dan kerupuk basah menjadi sajian istimewa saat Idul Fitri yang sarat tradisi dan cita rasa lokal.

Kuliner Khas Lebaran di Kalimantan Barat yang Selalu Dirindukan Setiap Idul Fitri

Pontianak, Kalbar -- Hari Raya Idul Fitri menjadi puncak perayaan umat Muslim setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan. 

Di Kalimantan Barat, momen Lebaran tidak hanya identik dengan salat Id dan silaturahmi, tetapi juga diramaikan sajian kuliner khas yang jarang ditemui di hari biasa. 

Sejumlah makanan tradisional ini bahkan hanya dibuat saat Ramadan dan Idul Fitri, menjadikannya semakin istimewa dan dirindukan setiap tahun.

Berikut deretan makanan khas Lebaran yang selalu hadir dan dinantikan masyarakat Kalbar.

1. Lemang Khas Pontianak

Lemang Khas Pontianak
Lemang Khas Pontianak

Di Pontianak, lemang menjadi sajian wajib saat Ramadan dan Idul Fitri. Makanan tradisional ini terbuat dari beras ketan putih yang dicampur santan kelapa dan kacang merah, kemudian dimasukkan ke dalam bambu dan dibakar hingga matang.

Proses pembakaran menggunakan bambu inilah yang menciptakan aroma khas dan cita rasa gurih-manis yang begitu menggoda. Lemang biasanya disantap bersama rendang, tapai hitam, atau selai manis. Teksturnya lembut dengan sentuhan rasa legit yang membuat siapa pun ingin menambah porsi.

2. Pengkang, Gurihnya Menggoda Selera

Pengkang, Gurihnya Menggoda Selera
Pengkang, Gurihnya Menggoda Selera

Masih dari Pontianak, pengkang menjadi primadona kuliner Lebaran. Makanan ini berbahan dasar ketan dengan isian udang, dibungkus daun pisang lalu dikukus.

Setelah matang, pengkang dibakar di atas bara api menggunakan penjepit bambu. Olesan minyak kelapa saat proses pembakaran membuat aromanya semakin kuat dan menggugah selera. Tak heran, banyak wisatawan sengaja datang ke Pontianak untuk mencicipi pengkang saat Ramadan dan Idul Fitri.

3. Kue Lapis Sambas yang Lembut dan Legit

Kue Lapis Sambas yang Lembut dan Legit
Kue Lapis Sambas yang Lembut dan Legit

Berbeda dengan daerah lain yang identik dengan kue kering saat Lebaran, masyarakat Kalbar justru menyajikan aneka kue basah. Salah satu yang populer adalah Kue Lapis Sambas.

Varian rasanya beragam, mulai dari lapis belacan, lapis susu, hingga lapis legit. Teksturnya lembut dengan rasa manis yang pas. Kue ini menjadi suguhan utama bagi tamu yang datang bersilaturahmi, sekaligus simbol keramahan tuan rumah.

4. Patlau, Mirip Lontong Tapi Lebih Gurih

Patlau, Mirip Lontong Tapi Lebih Gurih
Patlau, Mirip Lontong Tapi Lebih Gurih

Patlau kerap disandingkan dengan ketupat sebagai menu pelengkap hidangan Lebaran. Sekilas tampilannya mirip lemper atau lontong, namun proses pembuatannya berbeda.

Patlau dibuat dari beras ketan dan santan, dibungkus daun pisang, lalu direbus hingga matang. Sajian ini semakin nikmat jika disantap bersama rendang atau opor ayam. Kehadirannya membuat meja makan saat Idul Fitri semakin lengkap.

5. Kerupuk Basah Kapuas Hulu

Kerupuk Basah Kapuas Hulu
Kerupuk Basah Kapuas Hulu

Dari Kabupaten Kapuas Hulu, kerupuk basah menjadi kuliner khas yang selalu dicari saat Lebaran. Sekilas tampilannya menyerupai pempek, namun lebih panjang dan tidak menggunakan kuah cuko.

Kerupuk basah disajikan dengan sambal kacang atau sambal cabai sesuai selera. Terbuat dari ikan toman atau ikan belidak yang dihaluskan dan dicampur tepung, makanan ini memiliki tekstur kenyal dengan rasa gurih, sedikit manis dan pedas. Harganya pun terjangkau, membuatnya semakin digemari berbagai kalangan.

6. Timphan Khas Aceh yang Manis dan Tahan Lama

Timphan Khas Aceh yang Manis dan Tahan Lama
Timphan Khas Aceh yang Manis dan Tahan Lama

Tak hanya dari Kalbar, ada pula timphan yang kerap hadir di meja Lebaran keluarga perantau asal Aceh. Kudapan manis ini terbuat dari campuran tepung, santan, dan pisang, dibungkus daun pisang muda lalu dikukus.

Timphan biasanya dibuat satu atau dua hari sebelum Idul Fitri dan mampu bertahan hingga satu minggu tanpa pendingin. Rasanya manis lembut, cocok sebagai pencuci mulut setelah menikmati hidangan berat.

7. Gogoso, Sajian Khas Bugis yang Mengenyangkan

Gogoso, Sajian Khas Bugis yang Mengenyangkan
Gogoso, Sajian Khas Bugis yang Mengenyangkan

Dari tradisi suku Bugis di Makassar, gogoso menjadi alternatif pengganti ketupat. Terbuat dari beras ketan dengan isian ikan tongkol suwir dan serundeng, gogoso dibungkus daun pisang lalu dibakar seperti otak-otak.

Ada pula varian gogoso dari bahan banne yang berwarna cokelat. Cita rasanya gurih dengan aroma asap yang khas, menjadikannya favorit saat perayaan Idul Fitri.

Makna Kuliner Lebaran di Kalbar

Kuliner khas Lebaran bukan sekadar makanan. Setiap sajian mengandung nilai tradisi, kebersamaan, dan identitas budaya masyarakat. Dari lemang yang dibakar dalam bambu hingga kerupuk basah berbahan ikan sungai, semuanya menjadi simbol kekayaan kuliner Nusantara.

Momen Idul Fitri terasa semakin hangat ketika keluarga berkumpul, menikmati hidangan tradisional, dan berbagi cerita setelah sebulan penuh berpuasa.

FAQ Seputar Kuliner Lebaran Kalbar

1. Mengapa beberapa makanan hanya dibuat saat Idul Fitri?
Karena makanan tersebut dianggap istimewa dan membutuhkan proses khusus, sehingga biasanya hanya dibuat saat momen besar seperti Ramadan dan Lebaran.

2. Apa makanan khas Pontianak yang paling populer saat Lebaran?
Lemang dan pengkang menjadi dua makanan yang paling banyak dicari masyarakat maupun wisatawan.

3. Apakah kerupuk basah sama dengan pempek?
Tidak. Kerupuk basah menggunakan sambal, bukan kuah cuko seperti pempek.

4. Berapa lama timphan bisa bertahan?
Sekitar satu minggu tanpa harus disimpan di kulkas.

Senin, 26 Januari 2026

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)
Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)

JAKARTA - Imlek selalu identik dengan warna merah yang meriah, lampion yang berkelap-kelip, dan tentu saja, kue keranjang. Meski zaman terus berubah, tradisi satu ini tetap eksis dan selalu dinanti setiap tahun. Bahkan di 2026, kue keranjang bukan hanya menjadi simbol perayaan, tapi juga simbol kebersamaan, keberuntungan, dan manisnya hidup.

Tapi, kenapa sih kue keranjang bisa bertahan selama ratusan tahun? Apa makna di balik manisnya kue ini? Dan bagaimana generasi muda sekarang menyikapi tradisi lama ini? Yuk, kita kupas satu per satu.

Sejarah Singkat Kue Keranjang

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)
Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)

Kue keranjang atau yang dalam bahasa Mandarin dikenal sebagai nian gao sebenarnya sudah ada sejak Dinasti Tang lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Nama nian gao sendiri memiliki makna harfiah “kue tahun baru”, tapi ada makna tersirat: “semakin tinggi peruntungan di tahun yang baru”.

Dulu, kue ini dibuat dari beras ketan, gula aren, dan kadang tambahan kacang-kacangan. Bentuknya yang bulat melambangkan kesatuan keluarga dan keberlangsungan hidup yang harmonis. Orang zaman dulu percaya, makan kue keranjang di awal tahun bisa membawa rejeki dan keberuntungan.

Di Indonesia, kue keranjang sudah menjadi bagian dari tradisi Imlek Tionghoa lokal sejak ratusan tahun lalu, dan meski banyak generasi baru lahir di era modern, tradisi ini tetap dipertahankan sebagai simbol rasa syukur dan harapan.

Makna Filosofis Kue Keranjang

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)
Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)

Lebih dari sekadar makanan manis, kue keranjang punya makna yang dalam:

  1. Kesatuan Keluarga – Bentuk bulatnya melambangkan kebersamaan, agar keluarga selalu utuh.

  2. Kemakmuran dan Rejeki – Manisnya kue diartikan sebagai kehidupan yang semakin manis dan rejeki yang melimpah.

  3. Harapan untuk Tahun Baru – Tradisi makan kue keranjang menjadi doa agar tahun baru membawa keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan.

Makna-makna ini membuat kue keranjang lebih dari sekadar makanan: ia menjadi simbol budaya yang kaya dan penuh cerita.

Kue Keranjang di Era Modern 2026

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)
Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)

Di 2026, banyak hal sudah berubah. Generasi muda lebih akrab dengan gadget, media sosial, dan tren kekinian. Tapi menariknya, kue keranjang tetap jadi primadona saat Imlek. Bahkan, banyak inovasi menarik yang muncul:

  • Varian Rasa Baru – Selain rasa klasik manis legit, kini ada kue keranjang cokelat, durian, green tea, hingga red velvet.

  • Ukuran dan Kemasan Modern – Produsen kini membuat kue keranjang lebih praktis, dengan kemasan cantik yang cocok dijadikan hadiah.

  • Digitalisasi Tradisi – Beberapa toko bahkan menjual kue keranjang secara online, memudahkan orang yang sibuk atau jauh dari keluarga untuk tetap ikut merayakan.

Meski inovasi muncul, kue keranjang klasik tetap jadi favorit karena menyimpan nilai nostalgia dan simbol budaya yang tak tergantikan.

Tips Memilih Kue Keranjang Berkualitas

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)
Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)

Buat kamu yang mau beli kue keranjang, jangan asal pilih. Ada beberapa tips agar mendapatkan kue yang enak dan layak dijadikan hidangan Imlek:

  1. Perhatikan Tekstur – Kue keranjang yang baik kenyal tapi tidak terlalu keras.

  2. Cek Warna – Warna yang merata menandakan bahan berkualitas, biasanya cokelat keemasan atau putih bersih tergantung jenis kue.

  3. Periksa Kemasan – Pilih yang rapi dan tertutup rapat agar tetap higienis.

  4. Harga Sesuai Kualitas – Di 2026, harga kue keranjang berkualitas berkisar antara Rp30.000 hingga Rp150.000 per buah, tergantung ukuran dan bahan.

Tips ini penting supaya kue keranjang yang kamu santap tetap nikmat dan membawa keberuntungan.

Cara Menikmati Kue Keranjang

Kue keranjang bisa dimakan langsung, tapi banyak orang punya cara favorit supaya lebih lezat:

  • Dikukus Sebentar – Membuat teksturnya lebih lembut.

  • Digoreng dengan Telur – Cara klasik yang menghasilkan kue manis, legit, dan renyah di luar.

  • Dijadikan Topping atau Dessert – Beberapa orang bahkan membuat pancake atau waffle kue keranjang, cocok untuk ide kreatif bagi anak muda.

Selain rasanya enak, cara penyajian ini membuat momen Imlek semakin hangat, karena keluarga bisa menikmati bersama sambil bercengkerama.

Fakta Menarik Kue Keranjang

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)
Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)

Beberapa fakta unik tentang kue keranjang yang mungkin belum banyak diketahui:

  • Bisa Bertahan Lama – Kue keranjang bisa disimpan hingga beberapa minggu jika disimpan di tempat sejuk dan kering.

  • Simbol Keberuntungan – Banyak orang meletakkan kue keranjang di altar keluarga sebagai persembahan kepada leluhur.

  • Daya Tarik Generasi Muda – Varian rasa baru membuat generasi muda yang awalnya kurang tertarik pada tradisi ini mulai menyukainya.

Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa kue keranjang bukan sekadar makanan, tapi juga warisan budaya yang terus relevan di 2026.

Kenapa Tradisi Ini Tetap Eksis

Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)
Kue Keranjang Imlek 2026: Tradisi Manis yang Tetap Jadi Favorit Semua Generasi. (Gambar ilustrasi)

Kue keranjang bertahan karena punya nilai simbolis yang kuat. Ini bukan soal makanan saja, tapi cerita, doa, dan kebersamaan yang melekat. Tradisi ini mengingatkan kita untuk:

  • Menghormati Leluhur – Menghargai sejarah keluarga dan budaya.

  • Menguatkan Kebersamaan Keluarga – Menjadi momen berkumpul di tengah kesibukan.

  • Memberi Harapan Baru – Makan kue keranjang di awal tahun adalah simbol doa agar kehidupan semakin baik.

Meski dunia terus berubah, kue keranjang tetap relevan karena makna ini tidak lekang oleh waktu.

Kue keranjang bukan sekadar makanan manis. Ia adalah simbol cinta, kebersamaan, keberuntungan, dan tradisi yang terus hidup dari generasi ke generasi. Di Imlek 2026, tradisi ini tetap menarik perhatian semua kalangan, dari anak-anak hingga orang dewasa.

Jadi, saat Imlek nanti, jangan lupa sediakan kue keranjang di meja. Bukan hanya untuk dinikmati rasanya, tapi juga untuk menghadirkan kehangatan, doa, dan harapan manis di tahun baru. Karena di balik manisnya kue ini, tersimpan makna yang lebih manis lagi: kebersamaan keluarga dan keberuntungan yang berkelanjutan.

Kamis, 18 Desember 2025

DIB Latih 64 Ibu Pesisir Pelapis Kembangkan Produk Bakso dan Nugget Ikan

DIB Latih 64 Ibu Pesisir Pelapis Kembangkan Produk Bakso dan Nugget Ikan
DIB Latih 64 Ibu Pesisir Pelapis Kembangkan Produk Bakso dan Nugget Ikan.

Pelapis, Kayong Utara, Desember 2025 - Upaya mendorong kemandirian ekonomi perempuan pesisir terus dilakukan di Desa Pelapis, Kecamatan Karimata, Kabupaten Kayong Utara. Sebanyak 64 ibu rumah tangga dari tiga dusun mengikuti pelatihan pengolahan hasil perikanan yang diinisiasi PT Dharma Inti Bersama (DIB), guna meningkatkan keterampilan mengolah ikan hasil tangkapan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Pelatihan ini diikuti peserta dari Dusun Kelawar sebanyak 28 orang, Dusun Jaya 22 orang, dan Dusun Raya 14 orang. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan peserta dari semua dusun di desa Pelapis, yang mencerminkan besarnya minat untuk mengembangkan usaha olahan ikan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga.

Kegiatan pelatihan dipandu oleh tenaga ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan didukung tim CSR DIB yang aktif mendampingi program pemberdayaan masyarakat di Desa Pelapis. Berdasarkan evaluasi pasca pelatihan, para peserta dinilai telah mampu menghasilkan produk olahan ikan dengan kualitas yang baik, mulai dari bentuk, tekstur, hingga cita rasa, serta memenuhi standar mutu.
DIB Latih 64 Ibu Pesisir Pelapis Kembangkan Produk Bakso dan Nugget Ikan
DIB Latih 64 Ibu Pesisir Pelapis Kembangkan Produk Bakso dan Nugget Ikan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi PT DIB dengan Pemerintah Desa Pelapis dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat sesuai karakter wilayah pesisir. Seluruh produk hasil pelatihan telah memiliki jaminan pasar dan akan diserap oleh proyek Penebang yang tengah berjalan. Meski demikian, peluang pemasaran ke segmen yang lebih luas tetap terbuka dan akan dikembangkan secara bertahap seiring peningkatan kapasitas produksi dan kelengkapan perizinan.

Produk utama yang dikembangkan dalam pelatihan ini meliputi bakso ikan dan nugget ikan. Selain pelatihan teknis pengolahan, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait pengemasan produk, penerapan sanitasi dan higienitas produksi, serta perhitungan modal dan biaya usaha untuk memperkuat pemahaman aspek bisnis.

External Relation Manager PT Dharma Inti Bersama, Seno Ario Wibowo, mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. “Sebagai pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang, kami ingin memastikan masyarakat pesisir, khususnya keluarga nelayan, memiliki sumber pendapatan tambahan di luar musim tangkap,” ujarnya.

Ia menambahkan, produk olahan yang dihasilkan saat ini telah mengantongi sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan tengah dalam proses pengurusan perizinan lanjutan. “Prioritas kami adalah sertifikasi halal. Selanjutnya, pengajuan izin BPOM direncanakan pada 2026 agar produk dapat dipasarkan lebih luas dan memenuhi standar keamanan pangan,” pungkasnya.

Senin, 13 Oktober 2025

5 Tempat Makan Enak Terdekat Di Universitas Bandung Yang Wajib Kamu Coba

5 Tempat Makan Enak Terdekat Di Universitas Bandung Yang Wajib Kamu Coba
5 Tempat Makan Enak Terdekat Di Universitas Bandung Yang Wajib Kamu Coba. (Gaambar ilustrasi)

Bandung dikenal sebagai kota kreatif dengan sejuta pesona, mulai dari udaranya yang sejuk, suasana kampus yang hidup, sampai kulinernya yang bikin kangen. Nggak heran kalau banyak mahasiswa dari luar kota betah kuliah di Bandung. Salah satu hal yang paling dicari setelah jam kuliah selesai tentu saja tempat makan enak di sekitar kampus.

Buat kamu yang kuliah di universitas-universitas Bandung seperti ITB, UNPAD, UNIKOM, Telkom University, atau Maranatha, pilihan kuliner di sekitar kampus nggak pernah habis. Mulai dari makanan berat sampai jajanan kekinian, semua bisa kamu temukan dengan mudah. Nah, berikut beberapa tempat makan enak terdekat di universitas Bandung yang wajib kamu coba.

1. Warung Pasta Dago

Warung Pasta jadi tempat legendaris yang nggak pernah sepi pengunjung, terutama mahasiswa ITB dan UNPAD. Menu utamanya tentu berbagai macam pasta dan pizza dengan porsi besar dan harga bersahabat.

Selain makanannya yang lezat, suasana tempatnya juga cozy banget. Kamu bisa nongkrong bareng teman, nugas, atau sekadar santai sambil menikmati suasana Dago yang adem. Tempat ini cocok banget buat kamu yang cari spot makan sekaligus tempat nongkrong asyik.

2. Kedai Nyonya Rumah

Buat yang kangen masakan rumahan, Kedai Nyonya Rumah bisa jadi tempat pelarian yang pas. Lokasinya dekat dengan kampus ITB dan UNIKOM. Menu andalannya mulai dari nasi rames, ayam goreng kremes, tahu tempe, hingga sayur lodeh — semua disajikan dengan cita rasa seperti masakan ibu di rumah.

Suasana kedainya pun sederhana tapi nyaman. Cocok banget buat makan siang santai atau makan bareng teman kampus setelah ujian yang bikin pusing.

3. Se’i Sapi Lamalera

Kalau kamu suka daging asap dengan cita rasa khas Indonesia Timur, Se’i Sapi Lamalera wajib banget masuk daftar. Restoran ini banyak dikunjungi mahasiswa dari Telkom University dan Universitas Maranatha.

Daging sapi se’i-nya empuk banget dan aromanya menggoda. Kamu bisa pilih level sambalnya sesuai selera, tapi hati-hati, sambal luat khas Kupangnya bisa bikin keringetan saking pedasnya!

4. Kopi Toko Djawa

Kopi Toko Djawa bisa dibilang salah satu kafe paling populer di Bandung, terutama buat mahasiswa yang suka ngopi sambil kerja tugas. Terletak di sekitar Jalan Riau, tempat ini mudah dijangkau dari berbagai kampus besar di Bandung.

Selain menyajikan kopi nikmat dengan berbagai varian, ada juga makanan ringan seperti croissant, roti bakar, dan sandwich. Interiornya klasik dengan sentuhan vintage, bikin betah duduk lama-lama sambil ngobrol atau kerja di laptop.

5. Batagor Kingsley

Kalau ngomongin kuliner Bandung, rasanya nggak lengkap tanpa batagor. Nah, Batagor Kingsley sudah jadi ikon kota ini. Lokasinya di pusat kota, jadi mudah dijangkau dari kampus mana pun.

Cita rasa batagornya nggak berubah dari dulu sampai sekarang. Ikan tenggirinya terasa, teksturnya lembut, dan saus kacangnya kental serta gurih. Meskipun tempatnya sederhana, antrean selalu ramai — bukti kalau rasanya memang juara.

Bandung bukan cuma kota pelajar, tapi juga surga kuliner bagi para mahasiswa. Dari makanan khas Nusantara sampai western food, semuanya ada dan mudah ditemukan di sekitar kampus.

Jadi, buat kamu yang baru kuliah di Bandung atau lagi cari tempat makan baru, jangan ragu untuk jelajahi berbagai pilihan kuliner di atas. Siapa tahu, kamu menemukan spot favorit baru buat makan, nongkrong, atau bahkan tempat inspirasi nugas sambil ngopi santai.

Nikmati setiap suapan, karena kuliner Bandung selalu punya cerita di setiap rasanya!

Kamis, 18 September 2025

McDonald’s Resmi Hadir di Kota Pontianak Restoran Baru Siap Jadi Favorit Warga Kalbar

McDonald’s Resmi Hadir di Kota Pontianak Restoran Baru Siap Jadi Favorit Warga Kalbar
McDonald’s Resmi Hadir di Kota Pontianak Restoran Baru Siap Jadi Favorit Warga Kalbar. 

Pontianak – McDonald’s Indonesia, di bawah naungan PT Rekso Nasional Food, kembali memperluas jaringan restorannya di Kalimantan Barat. Pada Senin, 1 September 2025, McDonald’s resmi membuka restoran ketiganya di provinsi ini, sekaligus restoran pertama di Kota Pontianak. Lokasinya berada di Jl. Jenderal Ahmad Yani No.5, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Kehadiran restoran cepat saji internasional ini langsung menarik perhatian masyarakat. Sejak hari pertama, warga Pontianak terlihat antusias menyambut cabang baru McDonald’s yang sudah lama ditunggu-tunggu.

Restoran Modern dengan Kapasitas Besar

Restoran McDonald’s Pontianak berdiri di atas lahan seluas 1.717 meter persegi dengan luas bangunan 476 meter persegi. Tempat ini mampu menampung hingga 170 pelanggan dine-in secara bersamaan.

Dengan desain modern dan area yang luas, restoran baru ini diharapkan menjadi tempat favorit baru warga untuk berkumpul bersama keluarga, teman, hingga tempat nongkrong anak muda. Lokasinya yang strategis di jalur utama Ahmad Yani membuat restoran mudah dijangkau dari berbagai sudut kota.

Program Sosial: Mekdi untuk Kemanusiaan

Panti Asuhan Achmad Yani Putra Putri dan Panti Asuhan Muhammadiyah Tunas Melati.
Panti Asuhan Achmad Yani Putra Putri dan Panti Asuhan Muhammadiyah Tunas Melati.

Tak hanya fokus pada bisnis, McDonald’s Indonesia juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program “Mekdi untuk Kemanusiaan”. Dalam rangka menyambut pembukaan restoran pertama di Kota Pontianak ini, McDonald’s melakukan kunjungan ke dua panti asuhan, yakni Panti Asuhan Achmad Yani Putra Putri dan Panti Asuhan Muhammadiyah Tunas Melati.

Dalam kegiatan tersebut, McDonald’s berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan. Mereka diajak makan bersama, bermain, sekaligus merasakan kehangatan kebersamaan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen McDonald’s Indonesia untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan kontribusi nyata.

Tempat Hangout Baru Warga Kota

Dengan kapasitas besar, fasilitas modern, dan menu yang sudah mendunia, McDonald’s Pontianak diprediksi akan menjadi salah satu destinasi kuliner dan tempat hangout favorit di kota ini. Restoran ini juga menawarkan suasana ramah keluarga sekaligus ruang nyaman untuk anak muda.

Bagi sebagian besar warga Pontianak, hadirnya McDonald’s bukan sekadar soal makanan, melainkan juga simbol gaya hidup baru yang lebih modern.

Dengan dibukanya McDonald’s Pontianak, PT Rekso Nasional Food menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Restoran ini juga memiliki wujud nyata kepedulian sosial melalui program Mekdi untuk Kemanusiaan.

Kamis, 15 Mei 2025

7 Makanan Jepang Paling Populer yang Wajib Kamu Coba, Auto Ketagihan!

7 Makanan Jepang Paling Populer yang Wajib Kamu Coba, Auto Ketagihan!
7 Makanan Jepang Paling Populer yang Wajib Kamu Coba, Auto Ketagihan!

JAKARTA - Kalau ngomongin makanan Jepang, pasti langsung kebayang sushi, ramen, atau mungkin takoyaki yang sering dijual di pinggir jalan. 

Kuliner dari Negeri Sakura ini memang punya daya tarik tersendiri mulai dari tampilan yang menggoda, cita rasa unik, sampai filosofi masak yang rapi dan penuh seni. 

Gak heran, makanan Jepang jadi favorit banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Nah, buat kamu yang penasaran apa aja sih makanan Jepang paling populer yang paling dicari dan disukai banyak orang, yuk simak daftar berikut. Siapa tahu bisa jadi inspirasi kulineran atau bahkan ide bisnis makanan!

1. Sushi – Simbol Keanggunan Kuliner Jepang

Sushi – Simbol Keanggunan Kuliner Jepang.

Sushi itu udah kayak duta besar-nya makanan Jepang. Identik banget dengan nasi yang dibumbui cuka beras, lalu diberi topping ikan mentah seperti salmon, tuna, atau kadang telur dadar, udang, dan sayuran. Ada berbagai jenis sushi, mulai dari nigiri (nasi dibentuk dengan tangan dan diberi topping), maki (sushi gulung), hingga sashimi (potongan ikan mentah tanpa nasi).

Yang bikin sushi disukai adalah keseimbangan rasa antara nasi, ikan, dan kadang saus pendamping seperti kecap asin atau wasabi. Sushi juga identik dengan kualitas bahan yang segar—makanya harga sushi autentik di restoran Jepang bisa lumayan mahal, tapi sebanding sama rasa dan pengalaman makannya.

2. Ramen – Mie dengan Kuah Kaldu yang Menggoda

Ramen – Mie dengan Kuah Kaldu yang Menggoda.

Makanan yang satu ini cocok banget buat nemenin hari hujan atau malam yang dingin. Ramen adalah mie khas Jepang yang disajikan dengan kuah kaldu gurih, biasanya berbahan dasar tulang ayam, babi, atau ikan yang dimasak berjam-jam biar rasanya keluar maksimal.

Ramen punya banyak varian, seperti shoyu ramen (berbasis kecap asin), miso ramen (kuah miso fermentasi), shio ramen (kuah asin bening), dan tonkotsu ramen (kuah kental dari tulang babi). Biasanya dilengkapi dengan topping seperti irisan daging (chashu), telur rebus setengah matang, nori (rumput laut), dan daun bawang.

Yang bikin ramen spesial bukan cuma kuahnya, tapi juga tekstur mie-nya yang kenyal dan rasa yang “nendang” banget. Gak heran kalau ramen jadi favorit banyak orang di berbagai negara.

3. Takoyaki – Camilan Bulat Gurita yang Nagih

Takoyaki – Camilan Bulat Gurita yang Nagih
Takoyaki – Camilan Bulat Gurita yang Nagih.

Kalau kamu pernah nonton anime atau jalan-jalan ke festival Jepang, pasti kenal sama makanan bulat-bulat kecil ini. Takoyaki adalah bola-bola adonan tepung yang diisi potongan gurita, lalu dimasak di cetakan khusus. Bagian luarnya garing, dalamnya lembut dan lumer. Rasanya gurih, sedikit manis, dan ada sensasi chewy dari potongan gurita di dalamnya.

Takoyaki biasanya disajikan dengan saus khas Jepang yang mirip saus BBQ, lalu ditambah mayones Jepang, taburan bonito flakes (ikan kering serut), dan daun nori. Kombinasi rasa dan teksturnya bikin takoyaki susah ditolak, apalagi kalau dimakan hangat-hangat!

4. Tempura – Gorengan Versi Jepang yang Elegan

Tempura – Gorengan Versi Jepang yang Elegan
Tempura – Gorengan Versi Jepang yang Elegan.

Orang Indonesia emang jagonya makan gorengan, tapi Jepang juga punya tempurave rsi gorengan mereka yang lebih "mewah". Tempura biasanya terbuat dari udang, ikan, atau sayuran seperti terong, ubi, dan wortel yang dibalut adonan ringan, lalu digoreng hingga renyah dan berwarna keemasan.

Yang bikin tempura beda dari gorengan biasa adalah adonannya. Ringan, renyah, tapi nggak berminyak banget. Disajikan dengan saus khusus bernama tentsuyu yang terbuat dari kaldu ikan, kecap asin, dan mirin, tempura jadi hidangan yang bisa dimakan sebagai lauk maupun camilan.

5. Udon – Mie Tebal Favorit Semua Kalangan

Udon – Mie Tebal Favorit Semua Kalangan.

Kalau kamu suka mie, tapi pengen yang lebih kenyal dan tebal, udon jawabannya. Udon adalah mie khas Jepang yang terbuat dari tepung terigu, air, dan garam. Ukurannya besar dan tebal, tapi lembut saat dikunyah.

Biasanya, udon disajikan dalam kuah kaldu yang ringan dan gurih, seperti kaldu ikan atau kaldu sayur. Topping-nya bisa macam-macam: irisan daging sapi, jamur, tempura, atau bahkan telur mentah yang matang di kuah panas. Cocok buat menu makan siang atau makan malam yang mengenyangkan.

Udon juga punya varian dingin lho, namanya zaru udon disajikan dingin dengan saus celup, pas banget buat musim panas.

6. Onigiri – Nasi Kepal yang Praktis dan Enak

Onigiri – Nasi Kepal yang Praktis dan Enak
Onigiri – Nasi Kepal yang Praktis dan Enak,

Onigiri itu bisa dibilang “snack sejuta umat” di Jepang. Nasi kepal yang dibentuk segitiga atau bulat ini biasanya diisi dengan bahan-bahan seperti ikan salmon, tuna mayo, acar umeboshi, atau daging ayam. Bagian luarnya dibungkus rumput laut (nori) biar nggak lengket di tangan.

Karena bentuknya praktis, onigiri sering jadi bekal favorit anak sekolah atau karyawan di Jepang. Bisa dibawa kemana-mana, enak dimakan kapan aja, dan mengenyangkan.

Walaupun simpel, onigiri punya rasa yang enak banget, apalagi kalau isinya gurih atau pedas. Di minimarket Jepang, kamu bisa nemu banyak banget varian onigiri, dari yang klasik sampai yang modern.

7. Okonomiyaki – Pancake Asin Khas Jepang

Okonomiyaki – Pancake Asin Khas Jepang.

Kalau kamu suka makanan yang bisa dibuat sesuai selera, okonomiyaki cocok banget buat kamu. Nama “okonomi” artinya “sesuai selera”, dan “yaki” artinya panggang. Jadi, okonomiyaki itu pancake gurih yang bisa kamu isi apa aja daging, seafood, sayuran, atau keju.

Bahan dasarnya biasanya terdiri dari adonan tepung, telur, dan kol yang dipanggang di atas teppan (wajan datar besar). Setelah matang, bagian atasnya diberi saus manis gurih, mayones, daun nori, dan katsuobushi (ikan kering serut) yang bergoyang-goyang karena panasnya.

Okonomiyaki sering jadi makanan khas di Osaka dan Hiroshima, dengan gaya penyajian yang sedikit berbeda. Tapi intinya tetap sama: enak, bikin kenyang, dan cocok disantap rame-rame!

Kuliner Jepang, Antara Tradisi dan Tren Global

Makanan Jepang bukan cuma soal rasa, tapi juga soal tradisi, estetika, dan kesederhanaan. Dari sushi yang penuh seni, ramen yang kaya rasa, sampai takoyaki yang lucu dan menggoda, semuanya menunjukkan betapa Jepang serius dalam urusan makanan.

Tren makanan Jepang juga makin meroket di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Banyak restoran Jepang bermunculan, mulai dari yang otentik sampai versi fusion yang disesuaikan dengan lidah lokal.

Kalau kamu pecinta kuliner atau baru mau mulai menjelajah makanan Jepang, tujuh makanan di atas bisa jadi titik awal yang seru banget. Siap-siap aja ketagihan dan pengen nyobain lagi!

5 Warung Nasi Liwet Solo yang Buka Sampai Malam, Bikin Perut Bahagia Terus!

5 Warung Nasi Liwet Solo yang Buka Sampai Malam, Bikin Perut Bahagia Terus!
5 Warung Nasi Liwet Solo yang Buka Sampai Malam, Bikin Perut Bahagia Terus!

CARI KULINER - Kalau lo lagi jalan-jalan atau staycation di Solo, jangan cuma puas sama wisata budaya doang. Lo wajib cobain kuliner legendarisnya, terutama yang satu ini: nasi liwet Solo

Ini bukan sembarang nasi, bro. Nasi liwet tuh udah jadi makanan kebanggaan warga Solo sejak dulu. Rasanya gurih, isinya komplit, dan bikin nagih abis!

Asiknya lagi, banyak banget warung nasi liwet di Solo yang buka malam hari, bahkan ada yang sampe subuh. Jadi buat lo yang lapar tengah malam atau habis kelayapan keliling kota, tenang aja... perut lo tetap aman.

Langsung aja nih, ini dia rekomendasi 5 warung makan nasi liwet Solo yang enak dan buka sampai malam, cocok buat lo yang doyan kulineran malam-malam!

1. Nasi Liwet Mbok Mami Mbak Kus – Juaranya Kuliner Malam Solo

Alamatnya ada di Jalan Dr. Radjiman No.580, Laweyan. Warung ini mulai buka dari jam lima sore sampe jam tiga pagi. Cocok banget buat yang suka lapar tengah malam tapi males makan makanan cepat saji.

Nasi liwetnya mantap! Nasinya pulen, gurih, disiram kuah santan areh yang kental dan beraroma wangi, lengkap sama suwiran ayam kampung, telur pindang, dan sambel khas Solo yang manis pedas. Rasanya tuh bener-bener bikin tenang jiwa dan raga.

Selain nasi liwet, di sini juga ada bubur lemu, yang cocok banget buat lo yang pengen makan ringan tapi tetap kenyang. Harganya juga bersahabat, mulai dari belasan ribu aja. Gak heran kalau tempat ini jadi tempat nongkrong favorit anak muda Solo.

2. Nasi Liwet Bu Kirmadi – Favoritnya Warga Lokal

Kalau lo pengen cobain nasi liwet Solo yang buka dini hari, warung Bu Kirmadi wajib lo datengin. Lokasinya ada di Jalan Kyai Mojo No. 82, Semanggi, Pasar Kliwon. Buka dari jam tujuh malam sampai jam lima pagi, tapi cuma buka hari Rabu sampai Minggu. Jadi pastiin jangan datang hari Senin atau Selasa ya!

Warung ini punya citarasa nasi liwet yang khas dan otentik. Kuahnya kental, ayamnya empuk, dan yang bikin beda: lo bisa sekalian cobain menu khas Solo lain kayak cabuk rambak, bubur lemu, dan ketan. Pas banget buat lo yang pengen eksplor kuliner malam Solo lebih dalam.

Suasananya juga santai banget, kayak makan di rumah sendiri. Nggak heran kalau tempat ini sering jadi pilihan warga lokal buat ngisi perut malam-malam.

3. Nasi Liwet Yu Sani – Rasa Juara, Harga Bersahabat

Warung ini punya dua cabang. Satu di Jalan Veteran No. 90-191, Gajahan, Pasar Kliwon. Satu lagi ada di Jalan Ir. Soekarno No. 8, Langenharjo, Sukoharjo. Dua-duanya sama-sama rame, jadi siap-siap antre, ya!

Buka dari jam lima sore sampai sebelas malam, warung ini terkenal karena rasa nasi liwetnya yang mantap dan harga yang bersahabat. Seporsinya cuma sekitar 12 ribu rupiah, tapi rasa dan porsinya gak murahan. Lo bisa pilih lauk ayam suwir, telur, tahu tempe bacem, dan sambel yang nendang banget.

Warung ini cocok banget buat lo yang pengen makan enak tanpa harus keluar duit banyak. Plus, vibes-nya juga asik banget buat nongkrong sama temen atau keluarga.

4. Nasi Liwet Bu Sarmi – Legendaris dan Disukai Banyak Tokoh

Kalau lo suka kuliner legendaris, lo wajib mampir ke Warung Nasi Liwet Bu Sarmi di Jalan Kapten Mulyadi, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon. Buka dari jam enam sore sampai tengah malam, warung ini punya rasa yang khas banget.

Fun fact nih, Presiden Jokowi aja pernah makan di sini. Itu udah jadi bukti kalau nasi liwet Bu Sarmi ini bukan kaleng-kaleng. Kuah arehnya kental banget, ayam kampungnya empuk, dan sambelnya ngasih sentuhan pedas manis yang pas di lidah.

Harga nasi liwet di sini mulai dari 13 ribu rupiah. Dan enaknya lagi, tempatnya bersih dan nyaman. Cocok juga buat bawa keluarga makan malam bareng.

5. Nasi Liwet Bu Wongso Lemu – Warung Paling Ikonik di Solo

Kalau lo nanya ke orang Solo, "nasi liwet legendaris di mana?" Banyak yang bakal jawab: Bu Wongso Lemu. Warung ini udah eksis sejak dulu banget, dan sampe sekarang masih jadi favorit banyak orang.

Lokasinya ada di Jalan Teuku Umar, Keprabon, Banjarsari. Buka dari jam empat sore sampai jam satu pagi. Yang bikin seru, lo bisa nikmatin nasi liwet sambil dengerin live musik keroncong. Gokil gak tuh?

Soal rasa? Jangan ditanya. Nasi liwetnya juara. Lo bisa pilih lauk tambahan kayak ati ampela, jeroan ayam, sampai opor. Harganya fleksibel, mulai dari 10 ribu sampai 36 ribu rupiah tergantung pilihan lauk lo.

Warung ini wajib banget masuk daftar kuliner lo kalau lagi main ke Solo. Nggak cuma soal rasa, tapi juga suasana dan pengalamannya.

Kenapa Nasi Liwet Solo Wajib Masuk List Kulineran Lo?

Nasi liwet Solo tuh bukan cuma makanan, tapi juga bagian dari budaya lokal yang kaya rasa dan sejarah. Cara masaknya yang pakai tungku tradisional, penyajian di daun pisang, sampai pilihan lauknya yang khas—semuanya ngasih experience makan yang beda dari biasanya.

Makanan ini juga cocok buat semua umur. Mau lo anak muda, orang tua, atau turis luar kota, pasti langsung jatuh cinta sama kelezatannya. Dan karena banyak warung nasi liwet yang buka malam sampai dini hari, lo bisa nikmatin makanan ini kapan pun lo mau.

Tips Wisata Kuliner Malam di Solo

  1. Datang agak awal biar gak kehabisan atau harus antre lama.

  2. Bawa uang tunai, karena beberapa warung belum support QRIS atau kartu debit.

  3. Jangan malu buat tanya rekomendasi lauk paling enak ke penjualnya.

  4. Ajak temen atau keluarga biar bisa icip-icip lebih banyak menu.

  5. Jangan lupa cobain juga menu sampingan kayak bubur lemu atau cabuk rambak.

Makan Malam di Solo? Nasi Liwet Jawabannya

Solo tuh nggak cuma terkenal karena batiknya atau keratonnya. Tapi juga karena kulinernya yang super variatif dan bikin kangen. Dan dari sekian banyak makanan khas, nasi liwet adalah juara sejati yang harus lo cobain langsung di tempat asalnya.

Dari lima rekomendasi warung nasi liwet Solo di atas, semua punya ciri khas dan rasa yang beda-beda. Jadi, nggak ada salahnya kalau lo cobain satu per satu. Siapa tahu nanti lo nemu nasi liwet favorit lo sendiri.

Kalau lo udah pernah nyobain salah satu warung di atas, boleh dong cerita pengalaman lo. Atau mungkin lo punya rekomendasi warung nasi liwet lain yang belum masuk daftar ini? Boleh banget share di kolom komentar!

Jangan lupa juga buat share artikel ini ke temen-temen lo yang suka wisata kuliner. Biar makin banyak yang tahu kalau kuliner malam di Solo tuh segokil itu.

Kalau lo pengen artikel lainnya seputar kuliner Solo, stay tune terus ya. Kita bakal update terus info makanan terenak, terenak, dan terenak lainnya!

Selasa, 13 Mei 2025

15 Kuliner Solo Buka Malam yang Enak dan Wajib Dicoba!

15 Kuliner Solo Buka Malam yang Enak dan Wajib Dicoba!
15 Kuliner Solo Buka Malam yang Enak dan Wajib Dicoba! (Gambar ilustrasi)

CARI KULINER - Kalau kamu lagi jalan-jalan ke Solo dan tiba-tiba perut keroncongan di malam hari, tenang aja! Kota Solo nggak cuma terkenal dengan budaya dan sejarahnya, tapi juga punya banyak pilihan kuliner Solo yang buka malam dan pastinya enak banget.

Buat kamu yang suka wisata kuliner malam, berikut ini adalah daftar 15 tempat makanan Solo yang buka malam hari dan wajib kamu cobain. Siap-siap lapar, ya!

1. Nasi Liwet Wongso Lemu – Ikonik Sejak Dulu

📍 Lokasi: Jl. Teuku Umar, Keprabon
⏰ Buka: 18.00 – 01.00 WIB

Nggak lengkap rasanya ke Solo tanpa nyobain nasi liwet. Nah, Nasi Liwet Wongso Lemu ini sudah legendaris banget sejak tahun 1950-an. Disajikan dengan suwiran ayam, areh (santan kental), telur pindang, dan sayur labu, rasanya gurih dan bikin nagih!

2. Tengkleng Klewer Bu Edi – Lezatnya Tulang Berbumbu

📍 Lokasi: Pasar Klewer
⏰ Buka: 17.00 – habis

Tengkleng adalah salah satu makanan Solo khas yang terbuat dari tulang kambing dengan kuah rempah khas. Bu Edi sudah jualan sejak lama dan cuma buka sore sampai malam. Harus cepat datang biar nggak kehabisan!

3. Sate Buntel Mbok Galak

📍 Lokasi: Jl. Mangkunegara No.83
⏰ Buka: 18.00 – 23.00 WIB

Kalau kamu pencinta sate, wajib banget coba sate buntel di Solo. Daging kambing cincang dibungkus lemak dan dibakar—hasilnya super juicy dan nikmat! Mbok Galak ini salah satu tempat paling populer buat makan sate buntel di malam hari.

4. Wedangan Pendopo

📍 Lokasi: Jl. Srigading I No.7, Mangkubumen
⏰ Buka: 17.00 – 01.00 WIB

Wedangan adalah konsep angkringan khas Solo. Di Pendopo ini kamu bisa nikmatin berbagai camilan tradisional seperti sate usus, gorengan, nasi kucing, sampai wedang jahe. Tempatnya juga cozy banget, cocok buat nongkrong rame-rame.

5. Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno

📍 Lokasi: Jl. Monginsidi
⏰ Buka: 01.00 – 05.00 WIB

Mau kulineran dini hari? Cobain gudeg ceker legendaris ini. Meski identik dengan Yogyakarta, ternyata gudeg juga jadi kuliner Solo favorit. Cekernya empuk dan bumbunya meresap banget.

6. Bakmi Jawa Pak Dul

📍 Lokasi: Jl. Slamet Riyadi
⏰ Buka: 18.00 – 23.00 WIB

Bakmi Jawa di Solo punya cita rasa unik, dimasak dengan arang dan pakai telur bebek. Rasanya gurih dan kaya rempah. Pak Dul adalah salah satu yang terbaik dan paling banyak penggemarnya.

7. Sop Matahari Bu Yanti

📍 Lokasi: Jl. Sutan Syahrir
⏰ Buka: 17.00 – 22.00 WIB

Sop matahari adalah makanan Solo unik yang cantik bentuknya—mirip bunga matahari. Isinya daging cincang, sayuran, dan dibungkus dadar telur. Kuahnya gurih dan segar. Pas banget buat makan malam yang beda.

8. Sosis Solo Hj. Wiji

📍 Lokasi: Jl. Gajah Mada
⏰ Buka: 18.00 – 22.00 WIB

Sosis Solo adalah jajanan khas Solo mirip lumpia tapi berisi daging ayam cincang. Di sini kamu bisa makan langsung atau bawa pulang sebagai oleh-oleh.

9. Selat Solo Mbak Lies

📍 Lokasi: Serengan, Solo
⏰ Buka: 17.00 – 21.00 WIB

Selat Solo adalah perpaduan kuliner Eropa dan Jawa. Daging sapi yang empuk disiram kuah segar plus sayur dan telur rebus. Mbak Lies punya selat Solo paling terkenal dan tempatnya juga Instagramable banget!

10. Nasi Pecel Solo Pak Gendut

📍 Lokasi: Jl. Slamet Riyadi
⏰ Buka: 18.00 – 00.00 WIB

Pecel di Solo punya ciri khas sambal kacangnya yang halus dan manis. Pak Gendut menyajikan nasi pecel dengan aneka lauk seperti tahu, tempe, dan telur dadar. Cocok banget buat makan malam sehat dan kenyang.

11. Timlo Sastro

📍 Lokasi: Pasar Gede
⏰ Buka: 18.00 – 22.00 WIB

Timlo adalah kuliner Solo berkuah dengan isian sosis solo, telur pindang, dan ati ampela. Rasanya gurih dan segar, cocok dimakan malam hari. Timlo Sastro sudah terkenal sejak dulu dan nggak pernah sepi pengunjung.

12. Wedangan Omah Lawas

📍 Lokasi: Jl. Dr. Radjiman
⏰ Buka: 17.00 – 02.00 WIB

Kalau kamu cari tempat yang adem dan estetik buat nongkrong malam sambil makan camilan khas Solo, Omah Lawas adalah pilihan pas. Menunya lengkap mulai dari nasi kucing, wedang uwuh, sampai sate telur puyuh.

13. Sate Kere Yu Rebi

📍 Lokasi: Jl. Kebangkitan Nasional
⏰ Buka: 17.00 – 21.00 WIB

Sate kere adalah versi ‘ekonomis’ dari sate, biasanya terbuat dari jeroan sapi atau tempe gembus. Tapi jangan salah, rasanya tetap juara! Yu Rebi adalah penjual sate kere paling terkenal di Solo.

14. Ayam Goreng Mbah Karto

📍 Lokasi: Jl. Slamet Riyadi
⏰ Buka: 18.00 – 22.00 WIB

Ayam kampung goreng dengan bumbu khas Solo dan sambal korek pedas bikin makan malam kamu makin mantap. Dagingnya empuk, gurih, dan sambalnya nampol!

15. Wedang Dongo Pasar Gede

📍 Lokasi: Sekitar Pasar Gede
⏰ Buka: 18.00 – 23.00 WIB

Minuman hangat dari jahe, kacang tanah, roti tawar, dan kolang-kaling ini cocok banget buat penutup malam kamu. Wedang Dongo terkenal karena rasanya yang otentik dan bisa bikin badan hangat.

Solo nggak pernah kehabisan pilihan kuliner yang menggoda, apalagi saat malam tiba. Dari yang berat seperti nasi liwet dan tengkleng, sampai camilan ringan di wedangan, semua bisa kamu temui dengan mudah.

Kalau kamu suka berburu kuliner Solo, malam hari adalah waktu terbaik untuk jelajahi sisi lain dari kota budaya ini. Jangan lupa catat dan kunjungi tempat-tempat di atas ya, biar pengalaman makan malammu makin berkesan!

10 Tempat Kuliner Malam di Jakarta yang Murah Meriah dan Wajib Kamu Coba

10 Tempat Kuliner Malam di Jakarta yang Murah Meriah dan Wajib Kamu Coba
10 Tempat Kuliner Malam di Jakarta yang Murah Meriah dan Wajib Kamu Coba. (Gambar ilustrasi)

KULINER - Jakarta memang nggak pernah tidur. Kota yang selalu sibuk ini punya daya tarik tersendiri, apalagi kalau bicara soal kuliner malam di Jakarta

Buat kamu yang sering lapar tengah malam atau pengen nongkrong santai sambil makan enak tanpa bikin kantong bolong, kamu wajib baca artikel ini sampai habis!

Berikut ini rekomendasi kuliner malam murah Selasa (13/5/2025) di Jakarta yang nggak cuma enak, tapi juga murah meriah dan cocok buat semua kalangan. Yuk, langsung cek daftarnya!

1. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Lokasi: Jl. Kebon Sirih Barat I No.9, Jakarta Pusat
Harga: Mulai dari Rp25.000

Kalau ngomongin kuliner malam di Jakarta, nasi goreng legendaris ini pasti masuk daftar. Porsinya besar, rasa rempahnya nendang, dan daging kambingnya empuk banget. Walau antreannya panjang, tapi worth it banget!

2. Warmindo Abang Adek – Benhil

Lokasi: Jl. Mandala Utara No.8, Jakarta Pusat
Harga: Rp10.000 – Rp25.000

Pencinta mie instan pedas? Ini tempatnya! Warmindo Abang Adek terkenal karena level pedasnya yang ekstrem, bahkan sampai masuk TV. Cocok buat yang pengen tantangan dan nggak pengen keluar banyak uang. Kuliner malam murah ini selalu ramai, apalagi pas weekend.

3. Sate Taichan Senayan

Lokasi: Jl. Asia Afrika, Gelora, Jakarta Pusat
Harga: Rp20.000 – Rp35.000

Sate yang dibakar tanpa bumbu kacang ini punya cita rasa unik karena disajikan dengan sambal pedas dan perasan jeruk nipis. Buat kamu yang cari rasa baru, sate taichan ini bisa jadi pilihan kuliner murah meriah yang hits banget.

4. Pecel Lele Lela – Cempaka Putih

Lokasi: Jl. Cempaka Putih Raya No.116, Jakarta Pusat
Harga: Rp15.000 – Rp25.000

Lapar tengah malam dan pengen makan nasi? Pecel lele jadi pilihan aman dan pasti enak. Gurih, pedas, dan bikin kenyang. Sambalnya nagih, dan kamu bisa pilih berbagai lauk seperti ayam, bebek, atau tahu-tempe.

5. Bubur Ayam Barito – Jakarta Selatan

Lokasi: Jl. Gandaria Tengah III, Jakarta Selatan
Harga: Rp15.000 – Rp25.000

Bubur malam-malam? Kenapa nggak! Bubur Ayam Barito ini unik karena pakai topping stik keju dan kerupuk. Teksturnya lembut banget, cocok buat yang cari makanan hangat. Salah satu kuliner malam di Jakarta yang wajib dicoba.

6. Seafood 68 Santa

Lokasi: Pasar Santa, Jl. Cipaku I, Jakarta Selatan
Harga: Rp20.000 – Rp50.000

Kalau kamu pencinta seafood tapi budget pas-pasan, tempat ini surga banget. Pilihan menunya banyak, mulai dari kerang, cumi, udang sampai kepiting. Rasanya mantap, sambalnya nampol, dan harganya termasuk kuliner malam murah di tengah kota.

7. Martabak Pecenongan 65A

Lokasi: Jl. Pecenongan No.65A, Jakarta Pusat
Harga: Rp25.000 – Rp100.000 (tergantung topping)

Martabak manis dan telur favorit warga Jakarta! Walaupun harganya bisa naik tergantung topping, tapi untuk versi basic-nya masih termasuk kuliner murah meriah yang cocok buat camilan malam.

8. Gultik Blok M (Gulai Tikungan)

Lokasi: Tikungan Jl. Mahakam – Bulungan, Jakarta Selatan
Harga: Rp10.000 – Rp15.000/porsi kecil

Gultik atau gulai tikungan ini legendaris banget. Gulai sapi disajikan dengan nasi dalam porsi kecil, cocok buat ngemil tengah malam. Rasanya gurih dan nendang, bikin nagih! Nggak heran kalau banyak anak muda nongkrong di sini sampai dini hari.

9. Roti Bakar Eddy – Blok M

Lokasi: Jl. Raden Patah, Jakarta Selatan
Harga: Rp10.000 – Rp25.000

Kalau cari makanan ringan yang manis-manis atau gurih, roti bakar ini bisa jadi pilihan. Varian topping-nya banyak banget, dari coklat keju sampai telur kornet. Tempat ini juga cocok buat nongkrong bareng temen.

10. Soto Mie Agih – Mangga Besar

Lokasi: Jl. Mangga Besar Raya No.8, Jakarta Barat
Harga: Rp20.000 – Rp35.000

Soto mie khas Medan ini halal dan terkenal banget di kalangan pencinta kuliner malam. Kuah kaldunya kental, dagingnya melimpah, dan isiannya bikin kenyang. Cocok banget buat yang pengen makanan berkuah tengah malam.

Tips Menjelajah Kuliner Malam Murah di Jakarta

Supaya pengalaman kuliner kamu makin seru dan hemat, coba ikuti beberapa tips berikut ini:

  • Gunakan transportasi online agar lebih praktis dan hemat waktu.

  • Ajak teman nongkrong bareng, biar bisa sharing makanan dan biaya.

  • Datang lebih awal kalau nggak mau kehabisan atau kena antrean panjang.

  • Selalu bawa uang tunai, karena beberapa tempat belum menerima pembayaran non-tunai.

  • Cek review online dulu, biar kamu tahu rekomendasi menu terbaik di tempat tujuan.

Jakarta memang punya sejuta rasa, apalagi kalau ngomongin soal makan malam. Dari yang pedas, manis, gurih, sampai berkuah, semuanya tersedia dengan harga bersahabat. Kuliner malam murah bukan cuma bikin kenyang, tapi juga bisa jadi pengalaman seru yang bikin kamu ketagihan buat eksplor lagi.

Jadi, buat kamu yang lagi cari kuliner murah meriah dan pengen jajan tengah malam, nggak usah bingung. Coba aja salah satu dari daftar di atas, dan rasakan sensasi kuliner malam Jakarta yang nggak ada matinya!

Kalau kamu punya rekomendasi kuliner malam di Jakarta yang belum masuk daftar ini, yuk tulis di kolom komentar! Siapa tahu tempat favoritmu bisa jadi destinasi kuliner berikutnya buat para pemburu rasa!