Berita BorneoTribun: Laka Lantas hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Laka Lantas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laka Lantas. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Maret 2026

Cegah Penumpukan Pasien, Dinkes Kaltim Evaluasi Sistem Rujukan

Dinkes Kalimantan Timur evaluasi sistem rujukan korban laka lantas untuk cegah penumpukan pasien saat arus balik Lebaran dan tingkatkan layanan darurat.
Dinkes Kalimantan Timur evaluasi sistem rujukan korban laka lantas untuk cegah penumpukan pasien saat arus balik Lebaran dan tingkatkan layanan darurat.

Samarinda – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memperketat evaluasi sistem rujukan korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas), terutama menjelang puncak arus balik Lebaran yang dikenal rawan lonjakan insiden.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menegaskan pentingnya koordinasi cepat antar rumah sakit agar tidak terjadi penumpukan pasien di satu fasilitas medis.

“Kalau ada rumah sakit yang menerima pasien pertama, harus langsung komunikasi dengan rumah sakit lain supaya korban bisa dialihkan ke fasilitas terdekat yang masih mampu menangani,” ujarnya di Samarinda, Sabtu.

Evaluasi Sistem Rujukan untuk Antisipasi Lonjakan Pasien

Langkah evaluasi ini dilakukan bersama manajemen rumah sakit di seluruh wilayah Kaltim. Tujuannya jelas: menjaga kualitas layanan gawat darurat tetap optimal, terutama saat terjadi kecelakaan massal.

Menurut Jaya, penumpukan pasien di satu rumah sakit bisa berdampak serius terhadap efektivitas penanganan medis, bahkan berisiko menurunkan peluang keselamatan korban.

“Kalau pelayanan tidak maksimal, bisa memicu persepsi negatif di masyarakat. Ini yang ingin kita hindari,” tegasnya.

Sinergi Antar Rumah Sakit Jadi Kunci

Dinas Kesehatan Kaltim menekankan bahwa komunikasi antar fasilitas kesehatan harus berjalan cepat, akurat, dan berkelanjutan.

Setiap unit layanan kesehatan tingkat pertama diwajibkan memastikan kapasitas mereka sebelum menerima limpahan pasien dalam jumlah besar. Sistem ini dirancang agar distribusi pasien merata dan penanganan bisa lebih cepat.

Kebijakan ini juga didasarkan pada evaluasi insiden kecelakaan sebelumnya di salah satu RSUD di Samarinda yang sempat mengalami miskomunikasi.

“Memang ada sedikit kendala koordinasi waktu itu, tapi semua korban berhasil ditangani dengan baik,” jelas Jaya.

Antisipasi Arus Balik Lebaran

Menghadapi arus balik Lebaran, Dinas Kesehatan memastikan seluruh fasilitas layanan—mulai dari puskesmas hingga unit gawat darurat—dalam kondisi siaga penuh.

Upaya ini juga melibatkan berbagai instansi, termasuk:

  • Kepolisian Daerah Kaltim

  • Dinas Perhubungan

  • Pengelola jalan tol

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pendirian posko kesehatan terpadu di titik-titik rawan kecelakaan.

“Semua pihak kita libatkan supaya respons di lapangan bisa cepat dan terkoordinasi,” tambahnya.

Fokus Utama: Keselamatan dan Respons Cepat

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran, potensi kecelakaan juga ikut naik. Karena itu, sistem rujukan yang efektif menjadi kunci utama dalam menyelamatkan korban.

Dinkes Kaltim berharap evaluasi ini bisa meminimalisir kendala di lapangan dan memastikan setiap korban mendapatkan penanganan medis secara cepat dan tepat.

FAQ

1. Kenapa sistem rujukan rumah sakit perlu dievaluasi?
Karena saat terjadi kecelakaan massal, penumpukan pasien di satu rumah sakit bisa memperlambat penanganan dan meningkatkan risiko fatal.

2. Apa tujuan utama kebijakan ini?
Agar distribusi pasien merata ke rumah sakit yang masih memiliki kapasitas, sehingga pelayanan tetap optimal.

3. Siapa saja yang terlibat dalam antisipasi ini?
Dinas Kesehatan, Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pengelola jalan tol.

4. Kapan risiko kecelakaan meningkat?
Biasanya saat arus mudik dan arus balik Lebaran karena tingginya mobilitas masyarakat.

5. Apa dampak miskomunikasi antar rumah sakit?
Bisa menyebabkan keterlambatan penanganan korban dan menurunkan kualitas layanan darurat.

Sabtu, 11 November 2023

Braakk, Revo Vs Revo Dua Pengendara Alami Luka

Kecelakaan antara Revo Vs Revo, Dua Pengendara Alami Luka.
SEKADAU - Kapolres Sekadau AKBP Suyono, melalui Kasat Lantas IPTU Pandi, memberikan penjelasan mengenai kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Sekadau - Sanggau, dekat SMPN 3, Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (11/10/2023) sekitar pukul 13.20 WIB. Melibatkan sepeda motor Honda Revo warna hitam yang dikendarai AY (34) warga Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, bertabrakan dengan sepeda motor Honda Revo warna merah yang dikendarai ZN (34) warga Desa Rawak Hulu, Kecamatan Sekadau Hulu.

"Kronologis kecelakaan dimulai ketika ZN mengendarai sepeda motornya dari arah Sanggau menuju Sekadau. Ketika melintas di TKP, dari arah berlawanan AY hendak berbelok ke kanan. Karena jarak yang terlalu dekat, sepeda motor ZN menabrak mesin sebelah kiri sepeda motor AY," jelas IPTU Pandi.

Dalam kecelakaan tersebut, kedua pengendara mengalami luka-luka. AY mengalami luka lecet di bagian wajah, kaki kanan, dan luka robek di tangan kiri. Sementara itu, ZN juga mengalami luka lecet di wajah dan lutut bagian kiri. Kedua pengendara telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"Kerusakan materiil akibat tabrakan kedua sepeda motor ini diperkirakan mencapai Rp 3.000.000," ujar Kasat Lantas IPTU Pandi.

Terkait laka lantas tersebut, IPTU Pandi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan serta menjaga jarak ketika berkendara.

"Dengan perhatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan dapat menghindari terjadinya kecelakaan," imbaunya.

Senin, 06 November 2023

Laka Tragis, Satu Pengendara Tewas

Laka Tragis, Satu Pengendara Tewas.
SEKADAU - Sebuah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia terjadi di Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau pada Minggu (5/11/2023) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Kapolres Sekadau AKBP Suyono, melalui Kasi Humas IPTU Agus Junaidi, membenarkan kejadian tersebut. Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 dan sepeda motor Honda CBR, serta mobil truk tangki Hino.

IPTU Agus menjelaskan, bahwa kejadian itu bermula ketika FM (33) warga Kabupaten Landak mengemudikan mobil truk tangki Hino dalam perjalanan dari arah Sintang menuju Sekadau.

"Saat melintasi Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau (depan pencucian kendaraan Sincan), dari arah yang sama tiba-tiba muncul sepeda motor Honda CBR yang dikendarai TS (32) warga Kabupaten Singkawang. TS berusaha mendahului atau menyalip mobil truk tangki yang dikendarai FM," jelas IPTU Agus.

Namun, dari arah berlawanan, muncul sepeda motor Honda Supra X 125 yang dikendarai oleh DM (28) warga Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau. Keduanya bersenggolan, menyebabkan TS terjatuh dan naasnya, meninggal dunia di tempat kejadian akibat terlindas oleh mobil truk tangki yang dikendarai FM.

"DM, pengendara sepeda motor Supra X 125, mengalami luka ringan berupa lecet di tangan kanan. Sementara itu, pengemudi mobil truk tangki, FM, tidak mengalami luka sama sekali," ungkap IPTU Agus.

IPTU Agus menerangkan, Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau sedang menangani kecelakaan ini. Korban TS telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sekadau. Petugas juga telah melakukan olah TKP awal, mencatat identitas pengendara dan saksi, serta memberikan pengaturan lalu lintas di tempat kejadian. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah dibawa ke Pos Lantas sebagai barang bukti.

"Kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban dalam kecelakaan ini. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap berhati-hati dan patuh terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," imbaunya.

(Humas Polres Sekadau) 

Minggu, 09 Juli 2023

Kasat Lantas Jelaskan, Kronologis Kecelakaan Truk Dengan Mobil di Tikungan Entada

Lakalantas di entada, bokak sebumbun.
Sekadau, Kalbar - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan raya Sekadau - Sintang tepatnya di tikungan lapangan bola dusun Entada, desa Bokak Sebumbun, kecamatan Sekadau Hilir, pada Sabtu (8/7/2023) malam pukul 21.30 WIB.

Toyota Calya warna abu-abu metalik dengan plat KB 1416 EH melaju dari arah Sintang menuju Sekadau. Setibanya di tikungan lapangan sepak bola Bokak Sebumbun, dari arah berlawanan melintas bus Damri sehingga pengemudi Calya mengerem mendadak.

"Pada saat bersamaan, truk Isuzu warna putih plat KB 8791 AV menabrak bagian belakang mobil Toyota Calya yang mengakibatkan truk nyaris terguling ke sisi jalan," ujar Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Pandi, Minggu (9/7).

Dari peristiwa ini, Kasat Lantas menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa. Namun kerusakan cukup parah dialami oleh kedua kendaraan tersebut dan kerugiannya ditaksir mencapai belasan juta rupiah. 

Piket fungsi Satlantas Polres Sekadau kemudian melakukan pengaturan lalu lintas dan olah TKP di tempat kejadian. Kasat Lantas juga mengimbau bagi pengguna kendaraan agar lebih berhati-hati dalam berkendara khususnya di malam hari mengingat banyak kondisi jalan sempit dan minim penerangan.

(Humas/Hermanto)

Mobil Tangki CPO Terguling di Gonis Rabu, Pengendara Motor Alami Luka

Mobil Tangki CPO Terguling di Gonis Rabu, Pengendara Motor Alami Luka.
Sekadau, Kalbar - Kecelakaan tunggal satu unit mobil tangki CPO dump truk Mitsubishi Fuso terguling di jalan raya Sekadau - Sintang tepatnya di dusun Gonis Rabu, desa Gonis Tekam kecamatan Sekadau Hilir, pada Sabtu (8/7/2023).

Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Pandi Hadi mengatakan, kecelakaan terjadi sekira pukul 14.30 WIB. Mobil tangki CPO yang dikendarai MI (27) berjalan dari arah Sintang menuju Sekadau.

Saat melintas di TKP jalan raya Sekadau - Sintang, dari arah berlawanan terdapat kendaraan Toyota Avanza warna silver yang belum diketahui identitasnya. Sehingga MI keluar jalur aspal (beram) untuk menghindari tabrakan.

Kemudian sopir tangki membanting stir mobil ke kanan, karena muatannya yang terlalu berat menyebabkan mobil tangki tersebut terguling ke kanan jalan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan, ada pengendara sepeda motor Yamaha Vega R warna merah dikendarai DN.

"Seketika pengemudi motor mengerem mendadak agar tidak menabrak mobil tangki yang terguling, namun DN tergelincir dan mengalami luka memar di bagian perut akibat terbentur dengan stang motor yang dikendarainya," beber Kasat Lantas. 

"Petugas piket Lantas datang ke TKP untuk mengurai kemacetan. Korban DN telah dibawa ke klinik Simpang 4 Kayu Lapis untuk diberikan perawatan medis. Sementara sopir tangki tidak mengalami luka," jelasnya. 

Kasat Lantas IPTU Pandi mengimbau kepada setiap pengendara kendaraan agar selalu berhati-hati dan serta mematuhi peraturan lalulintas. Hal ini untuk mencegah kejadian yang sama, karena keselamatan lebih utama dalam berkendara.

(Tim/Hermanto)

Sabtu, 24 Juni 2023

Adu Banteng Vario dan Cayla, Kasat Lantas Jelaskan Kronologi

Laka Lantas di Sekadau.
Sekadau, Kalbar - Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Pandi Hadi menjelaskan, kecelakaan terjadi di Jl. Sekadau - Sintang dusun Gonis Rabu desa Gonis Tekam kecamatan Sekadau Hilir pada Sabtu (24/6/2023) pukul 07.45 Wib.

Antara pengendara sepeda motor Honda Vario KB 6346 DG berinisial NW (46) warga Sanggau berboncengan dengan istrinya NF (40) beserta anaknya FS (6), bertabrakan dengan KR (47) warga Sintang pengendara mobil Cayla KB 1302 EK.

Kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Vario melintas dari arah Sekadau menuju Sintang. Pada saat melewati TKP, terdapat sebuah Truck Tangki Mitsubishi KB 8186 AT yang terparkir dipinggir jalan memakan badan jalan.

"Kemudian pengendara sepeda motor Honda Vario mengambil jalur kanan menghindari truk dan pada saat bersamaan dari arah berlawanan terdapat pengendara Mobil Toyota Calya, karena jarak yang terlalu dekat sehingga kecelakan tersebut tidak dapat terhindarkan," ungkap Kasat Lantas.

Akibat kecelakaan tersebut pengendara Honda Vario, NW mengalami luka lecet pada tangan kiri dan kaki kanan serta luka di punggung. Istrinya NF luka lecet di tangan kanan, sedangkan anaknya FS luka nyeri pada bagian perut. Begitu juga dengan pengendara mobil Cayla, KR mengalami luka memar di pergelangan tangan sebelah kiri.

IPTU Pandi menambahkan, ketiga korban pengendara sepeda motor Honda Vario telah dibawa ke rumah sakit Sekadau, kemudian untuk korban FS saat ini telah dirujuk ke rumah sakit di Pontianak untuk pengobatan lebih lanjut.

"Kejadian tersebut dalam penanganan Unit Gakkum, Satlantas Polres Sekadau. Kedua kendaraan yaitu sepeda motor Honda Vario dan mobil Cayla keduanya mengalami kerusakan berat dibagian depan. Kerugian materil diperkirakan sebesar Rp 10 juta," pungkasnya.

(Humas/Hermanto)

Kamis, 01 Juni 2023

Satlantas Sekadau Selidiki Kasus Dugaan Kecelakaan yang Telan Korban Jiwa

Lakalantas di jalan sekadau - Sintang.
Sekadau, Kalbar - Terjadi dugaan kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan dua orang korban jiwa, yang terjadi pada Kamis (1/6/2023) sekira pukul 01.00 WIB dini hari, tepatnya di jalan Sekadau Sintang depan penginapan Raja Tuah, Desa Bokak Sebumbun Kecamatan Sekadau Hilir.

Kapolres Sekadau AKBP Suyono melalui Kasat Lantas IPTU Pandi mengkonfirmasi, dua orang korban bernama Dani (17) berboncengan dengan Bili (17), keduanya warga desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir.

"Kasus ini dalam penyelidikan dan penanganan Unit Laka Sat Lantas Polres Sekadau. Belum bisa dipastikan apakah korban mengalami kecelakaan bertabrakan dengan kendaraan lain," ujar Kasat Lantas.

Kejadian itu, kata Pandi, terjadi pada dini hari dimana kondisi jalan sepi dan kurang penerangan, serta tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian. Bahkan sepeda motor yang dikendarai korban juga tidak mengalami kerusakan sedikitpun.

Sebelumnya, petugas piket lantas mendapat informasi dari masyarakat, yang menyampaikan bahwa ada dua orang beserta motor yang dikendarai ditemukan tergeletak di jalan yang diduga korban kecelakaan.

Sesampainya di TKP kedua korban ditemukan dengan posisi tergeletak di atas aspal jalan serta ditemukan luka pada bagian kepala. Kondisinya sudah tidak bernyawa lagi. Posisi kedua korban tergeletak berdekatan, sedangkan sepeda motornya sudah ditepikan warga.

Petugas kemudian melakukan pengaturan lalulintas serta mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUD Sekadau. Barang bukti 1 unit sepeda motor Yamaha F1ZR milik korban saat ini telah dibawa oleh petugas ke Pos Lantas Polres Sekadau untuk kepentingan penyelidikan.

Selanjutnya pada pagi tadi pukul 09.00 WIB, Unit Laka Sat Lantas Polres Sekadau telah melakukan sket dan olah TKP di tempat kejadian.

"Unit Laka Lantas Polres Sekadau saat ini sedang mendalami dan melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Upaya yang dilakukan antara lain memeriksa saksi-saksi dan mencari CCTV di sekitar lokasi kejadian," tutup Kasat Lantas.

(Aji/Hermanto)