Berita BorneoTribun: Lebaran 2026 hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Lebaran 2026. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lebaran 2026. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2026

Arus Mudik dan Balik Laut Banjarmasin 2026 Meningkat Hingga 20 Persen

Arus penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin naik 20 persen. KSOP mencatat total 23.897 penumpang selama periode angkutan laut.
Arus penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin naik 20 persen. KSOP mencatat total 23.897 penumpang selama periode angkutan laut.

BANJARMASIN - Lonjakan arus penumpang angkutan laut saat Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti jadi sorotan. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mencatat peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Kepala KSOP, Heri Purwanto, mengungkapkan total pergerakan penumpang selama Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 mencapai 23.897 orang. Angka ini naik sekitar 20 persen dibanding periode Lebaran 2025 yang berada di kisaran 19.914 penumpang.

“Terjadi peningkatan sekitar 3.983 penumpang dibanding tahun lalu,” ujar Heri saat penutupan posko terpadu di Banjarmasin, Selasa.

Rincian Arus Penumpang

Dari total tersebut, jumlah penumpang datang tercatat 8.784 orang, meningkat 24 persen. Sementara penumpang berangkat mencapai 15.113 orang, naik 18 persen.

Puncak arus mudik terjadi pada 17 Maret 2026 dengan 2.868 penumpang berangkat. Sedangkan puncak arus balik tercatat pada 29 Maret 2026, dengan 1.332 penumpang datang.

Pergerakan Kendaraan Ikut Meningkat

Tak hanya penumpang, arus kendaraan juga mengalami kenaikan selama periode 13–30 Maret 2026.

  • Kendaraan datang: 2.278 unit (naik 30 persen)

  • Kendaraan berangkat: 3.129 unit (naik 9 persen)

  • Total kendaraan: 5.407 unit (naik 17 persen)

Jumlah kunjungan kapal penumpang selama periode ini tercatat sebanyak 22 call.

Aktivitas Dermaga Pendukung

KSOP juga memantau aktivitas di beberapa dermaga penyeberangan:

Dermaga Banjar Raya

  • Penumpang: 11.976 orang

  • Kendaraan roda dua: 6.075 unit

  • Kunjungan kapal: 332

Dermaga Aranio

  • Penumpang: 10.882 orang

  • Kendaraan roda dua: 277 unit

  • Kunjungan kapal: 646

Koordinasi Jadi Kunci Kelancaran

Menurut Heri, peningkatan arus ini bisa diantisipasi dengan baik berkat optimalisasi fasilitas serta koordinasi lintas instansi.

“Penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Analisis Singkat (E-E-A-T)

Dari sisi pengalaman dan keahlian, data resmi KSOP menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat via jalur laut. Hal ini memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul transportasi penting di Kalimantan Selatan.

Secara otoritatif, KSOP sebagai lembaga resmi pemerintah memiliki kredibilitas tinggi dalam penyajian data transportasi laut. Transparansi data juga meningkatkan kepercayaan publik.

FAQ

1. Berapa total penumpang Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti?
Sebanyak 23.897 penumpang selama periode 13–30 Maret 2026.

2. Apakah terjadi peningkatan dibanding tahun lalu?
Ya, terjadi kenaikan sekitar 20 persen atau 3.983 penumpang.

3. Kapan puncak arus mudik dan balik?
Mudik: 17 Maret 2026
Balik: 29 Maret 2026

4. Bagaimana dengan kendaraan?
Total kendaraan mencapai 5.407 unit, naik 17 persen.

5. Apa faktor kelancaran arus Lebaran tahun ini?
Koordinasi lintas instansi dan optimalisasi sarana prasarana.

Minggu, 29 Maret 2026

Bazar Monas Jadi Magnet Lebaran, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kupon

Bazar Rakyat Monas digelar atas arahan Prabowo Subianto. Teddy Indra Wijaya sebut acara ini hadirkan pasar murah, hiburan, dan 100 ribu kupon belanja.
Bazar Rakyat Monas digelar atas arahan Prabowo Subianto. Teddy Indra Wijaya sebut acara ini hadirkan pasar murah, hiburan, dan 100 ribu kupon belanja.

JAKARTA -- Suasana Lebaran di Jakarta terasa makin hidup. Pemerintah menggelar Bazar Rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sabtu, sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat luas.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar momentum Idul Fitri bisa dirasakan semua kalangan.

“Presiden menginstruksikan pelaksanaan bazar, pasar murah, hiburan rakyat, hingga permainan anak-anak yang melibatkan berbagai kementerian,” ujar Teddy.

Kolaborasi Kementerian Dan Hiburan Rakyat

Bazar ini tidak sekadar tempat belanja murah. Pemerintah menggandeng sejumlah kementerian, termasuk sektor UMKM, untuk menghadirkan pengalaman lengkap bagi masyarakat.

Mulai dari pasar murah, produk UMKM, hingga hiburan keluarga tersedia dalam satu lokasi. Anak-anak juga bisa menikmati berbagai permainan yang disiapkan khusus.

Menurut Teddy, konsep ini dibuat agar masyarakat bisa menikmati suasana Lebaran yang meriah di ruang publik terbuka.

Antusiasme Warga Membludak

Sejak sore hari, kawasan Monumen Nasional dipadati pengunjung. Antusiasme warga bahkan melampaui ekspektasi.

Berdasarkan laporan, lebih dari 100 ribu orang hadir sejak pukul 16.00 WIB. Jumlah tersebut terus meningkat hingga diperkirakan mencapai 200 ribu orang.

“Porsi makanan yang disiapkan sekitar 300 ribu, dan hampir habis. Artinya jumlah pengunjung sangat besar,” ungkap Teddy.

100 Ribu Kupon Belanja Untuk Masyarakat

Salah satu daya tarik utama dalam bazar ini adalah pembagian 100 ribu kupon belanja. Kupon tersebut dapat digunakan masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan dan produk dari pelaku UMKM.

Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata pemerintah dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan usaha kecil.

Potensi Jadi Agenda Rutin

Menariknya, pemerintah membuka peluang agar kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin ke depan.

Menurut Teddy, ini adalah pengalaman pertama menggelar bazar besar pasca-Lebaran di Monas. Namun melihat antusiasme masyarakat, pemerintah mempertimbangkan untuk mengadakannya secara berkala.

“Presiden tentu ingin yang terbaik, dan kemungkinan kegiatan seperti ini akan dibuat rutin,” pungkasnya.

FAQ

1. Apa tujuan Bazar Rakyat di Monas?
Untuk menghadirkan kebahagiaan Lebaran bagi seluruh masyarakat sekaligus menyediakan akses belanja murah dan hiburan.

2. Siapa yang menggagas kegiatan ini?
Kegiatan ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh berbagai kementerian.

3. Apa saja yang tersedia di bazar tersebut?
Pasar murah, produk UMKM, hiburan rakyat, permainan anak, serta kupon belanja.

4. Berapa jumlah kupon yang dibagikan?
Sebanyak 100 ribu kupon belanja untuk masyarakat.

5. Apakah acara ini akan diadakan lagi?
Pemerintah membuka peluang menjadikannya agenda rutin ke depan.

UMKM Di IKN Raup Omzet Belasan Juta Per Hari Saat Libur Lebaran 2026

UMKM di IKN meraih omzet hingga Rp20 juta per hari selama Lebaran 2026 akibat lonjakan wisatawan yang memadati kawasan Nusantara.
UMKM di IKN meraih omzet hingga Rp20 juta per hari selama Lebaran 2026 akibat lonjakan wisatawan yang memadati kawasan Nusantara.

Lonjakan kunjungan wisatawan ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) selama libur Idul Fitri 2026 membawa berkah besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ribuan pengunjung yang datang setiap hari berdampak langsung pada peningkatan omzet, bahkan mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per hari.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara, Troy Pantouw, menyampaikan bahwa tingginya kunjungan masyarakat tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.

“Kunjungan masyarakat untuk melihat langsung hasil pembangunan IKN tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan ekonomi bagi pelaku UMKM,” ujarnya di Nusantara, Sabtu.

Dampak Langsung Ke Pelaku UMKM

Ramainya aktivitas wisata di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan sekitarnya terbukti mendorong perputaran ekonomi. Pelaku usaha kuliner, minuman, hingga suvenir merasakan peningkatan signifikan dibanding hari biasa.

Nita, pemilik usaha di Café Sepaku Empat, mengaku omzetnya melonjak drastis selama Lebaran.

“Biasanya sekitar Rp1,8 juta per hari. Tapi saat Lebaran hari pertama sampai ketiga bisa tembus Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” jelasnya.

Produk andalannya berupa mochi khas Jepang justru jadi primadona. Meski proses pembuatannya memakan waktu, permintaan tetap tinggi, terutama dari kalangan anak muda.

Kuliner Tradisional Dan Modern Sama-Sama Laris

Fenomena serupa juga dialami Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” di Plaza Seremoni. Ia mencatat omzet harian mencapai Rp10 juta hingga Rp12 juta selama libur Lebaran.

Sementara itu, pelaku UMKM suvenir seperti Dina menyebutkan penjualan produknya meningkat hingga dua kali lipat, terutama untuk baju khas Nusantara yang banyak diburu wisatawan.

Di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto juga merasakan dampaknya.

“Kalau lagi momen libur atau ada event, omzet bisa Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari. Tapi kalau sepi, biasanya hanya Rp2 juta sampai Rp3 juta,” ujarnya.

Menu Favorit Jadi Magnet Pengunjung

Sri Mus Mulyawati dari D’sweet Nusantara menyebut bakwan malang sebagai menu unggulan yang paling dicari.

“Banyak pengunjung bilang rasa bakwan ini bikin kangen. Bahkan mereka datang lagi karena ingat rasanya,” ungkapnya.

Selama libur Lebaran, omzet usahanya bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta per hari—angka yang jauh di atas hari normal.

Akses Jalan Jadi Faktor Penentu

Selain daya tarik wisata, kemudahan akses menuju kawasan IKN menjadi faktor penting dalam lonjakan jumlah pengunjung. Pembukaan jalur selama periode libur terbukti meningkatkan arus wisatawan secara signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di IKN tidak hanya berdampak pada sektor pemerintahan, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

FAQ

1. Berapa rata-rata omzet UMKM di IKN saat Lebaran 2026?
Omzet berkisar antara Rp10 juta hingga Rp20 juta per hari, tergantung jenis usaha.

2. Apa yang menyebabkan lonjakan omzet tersebut?
Tingginya kunjungan wisatawan ke kawasan IKN selama libur Lebaran.

3. Produk apa yang paling laris di IKN?
Kuliner seperti mochi, dawet ayu, bakwan malang, serta suvenir khas Nusantara.

4. Apakah omzet UMKM stabil setelah Lebaran?
Tidak selalu, biasanya turun kembali ke kisaran Rp2 juta–Rp3 juta per hari saat kondisi normal.

5. Faktor apa yang mendukung peningkatan kunjungan ke IKN?
Akses jalan yang dibuka selama libur serta rasa penasaran masyarakat terhadap pembangunan IKN.

Sabtu, 28 Maret 2026

Terminal Samarinda Catat 6.495 Penumpang Selama Mudik Lebaran 2026

Arus mudik Lebaran 2026 rute Kaltim-Kalsel berjalan lancar tanpa insiden, melayani total 6.495 penumpang sejak H-8 hingga H+4.
Arus mudik Lebaran 2026 rute Kaltim-Kalsel berjalan lancar tanpa insiden, melayani total 6.495 penumpang sejak H-8 hingga H+4.

Samarinda – Layanan transportasi bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) rute Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Kalimantan Selatan (Kalsel) selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Yunita Sari, memastikan tidak ada laporan insiden maupun gangguan operasional sepanjang periode tersebut.

“Sejauh ini tidak ada laporan insiden maupun bus mogok dari arus mudik hingga balik karena semua armada rutin melakukan pengecekan berkala beserta penerapan ketat protokol keselamatan pengemudi,” ujarnya di Samarinda, Jumat.

Total 6.495 Penumpang Dilayani

Data mencatat total 6.495 penumpang menggunakan layanan transportasi ini sejak H-8 atau 13 Maret hingga H+4 Lebaran pada 26 Maret 2026.

Dari jumlah tersebut:

  • 3.481 penumpang tercatat datang

  • 3.014 penumpang tercatat berangkat

Hal ini menunjukkan mobilitas masyarakat selama Lebaran tetap tinggi namun terkendali.

Puncak Arus Mudik Dan Balik

Puncak arus mudik terjadi pada:

  • H-2 Lebaran (19 Maret 2026) dengan 426 penumpang datang

Sedangkan keberangkatan tertinggi terjadi pada:

  • H-3 (18 Maret 2026) dengan 349 penumpang

Sementara itu, lonjakan arus balik terjadi pada:

  • H+3 (25 Maret 2026) dengan 438 penumpang datang

Grafik ini memperlihatkan pola klasik mudik Lebaran, di mana arus balik biasanya lebih tinggi dibandingkan keberangkatan awal.

70 Armada Bus Disiagakan

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak terminal menyiapkan sekitar 70 armada bus jarak jauh.

Armada tersebut berasal dari beberapa perusahaan otobus (PO), yaitu:

  • Damri

  • Bintang Mas

  • Pulau Indah Jaya

  • Samarinda Lestari

Setiap bus memiliki kapasitas sekitar 44 kursi penumpang, sehingga mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama periode sibuk.

Keamanan Jadi Prioritas Utama

Pihak pengelola terminal menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Setiap armada diwajibkan menjalani pemeriksaan rutin, termasuk kondisi kendaraan dan kesiapan pengemudi.

Langkah ini terbukti efektif menjaga kelancaran perjalanan selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2026.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Berapa total penumpang mudik Kaltim-Kalsel 2026?
Totalnya mencapai 6.495 penumpang sejak H-8 hingga H+4 Lebaran.

2. Apakah ada insiden selama mudik Lebaran 2026?
Tidak ada laporan insiden maupun bus mogok selama periode tersebut.

3. Kapan puncak arus mudik terjadi?
Puncak kedatangan terjadi pada H-2 Lebaran (19 Maret 2026).

4. Kapan puncak arus balik terjadi?
Terjadi pada H+3 Lebaran (25 Maret 2026).

5. Berapa jumlah bus yang disiapkan?
Sekitar 70 armada bus AKAP disiagakan untuk melayani penumpang.

Selasa, 24 Maret 2026

Puluhan Dompet Alami Pendarahan Finansial Usai Lebaran 2026

Puluhan dompet alami pendarahan finansial usai Lebaran 2026. Simak penyebab, dampak, dan tips memulihkan kondisi keuangan setelah hari raya. (Gambar screenshot Video)
Puluhan dompet alami pendarahan finansial usai Lebaran 2026. Simak penyebab, dampak, dan tips memulihkan kondisi keuangan setelah hari raya. (Gambar screenshot Video)

Artikel ini hanya sebuah cerita hiburan bukan berita fakta.

Hiburan -- Fenomena unik sekaligus relatable kembali terjadi pasca momen Lebaran 2026. Puluhan “dompet” dilaporkan mengalami kondisi kritis akibat pendarahan finansial setelah rangkaian pengeluaran selama hari raya.

Istilah ini memang terdengar satir, tapi realitanya cukup serius. Banyak masyarakat mengaku kondisi keuangan mereka menurun drastis usai Lebaran. Mulai dari kebutuhan mudik, belanja kebutuhan hari raya, hingga tradisi berbagi THR membuat isi dompet terkuras habis.

Beberapa warga bahkan bercanda bahwa dompet mereka “dilarikan ke pusat pesakitan” karena kondisinya yang sudah tak tertolong. Meski terdengar humor, kondisi ini menggambarkan realitas pengelolaan keuangan yang belum optimal.

Lonjakan Pengeluaran Saat Lebaran

Selama periode Lebaran, pengeluaran rumah tangga memang meningkat signifikan. Pos biaya terbesar biasanya meliputi:

  • Transportasi mudik

  • Konsumsi dan kebutuhan dapur

  • Baju baru dan perlengkapan keluarga

  • THR untuk keluarga dan kerabat

Jika ditotal, pengeluaran bisa mencapai jutaan rupiah dalam waktu singkat. Rata-rata masyarakat menghabiskan Rp3.000.000 hingga Rp10.000.000 tergantung kebutuhan dan jumlah anggota keluarga.

Dompet “Kritis”, Tabungan Ikut Terkuras

Tak sedikit masyarakat yang akhirnya menggunakan tabungan bahkan dana darurat demi memenuhi kebutuhan Lebaran. Hal ini membuat kondisi finansial pasca hari raya menjadi cukup mengkhawatirkan.

“Baru selesai Lebaran, saldo langsung drop. Sekarang lagi recovery,” ujar salah satu warga dengan nada bercanda.

Fenomena ini juga sering disebut sebagai “post-Lebaran financial shock”, di mana kondisi keuangan mengalami penurunan drastis setelah periode konsumsi tinggi.

Tips Menyelamatkan Kondisi Finansial

Meski kondisi dompet sedang “dirawat”, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mempercepat pemulihan:

  1. Evaluasi Pengeluaran Lebaran
    Catat semua pengeluaran untuk mengetahui kebocoran finansial.

  2. Prioritaskan Kebutuhan Utama
    Kurangi pengeluaran tidak penting setelah Lebaran.

  3. Mulai Menabung Kembali
    Sisihkan minimal 10–20% dari pemasukan bulanan.

  4. Hindari Utang Konsumtif
    Jangan menambah beban finansial setelah pengeluaran besar.

  5. Buat Anggaran Baru
    Susun ulang keuangan agar lebih stabil ke depan.

Momentum Belajar Finansial

Kondisi ini bisa menjadi momen refleksi bagi banyak orang untuk lebih bijak dalam mengatur keuangan, terutama saat menghadapi momen besar seperti Lebaran.

Dengan perencanaan yang lebih matang, diharapkan “dompet-dompet” di tahun berikutnya tidak lagi mengalami kondisi kritis pasca hari raya.

FAQ

1. Apa itu pendarahan finansial setelah Lebaran?
Istilah ini menggambarkan kondisi keuangan yang menurun drastis akibat banyaknya pengeluaran saat Lebaran.

2. Berapa rata-rata pengeluaran saat Lebaran?
Sekitar Rp3.000.000 hingga Rp10.000.000 tergantung kebutuhan.

3. Apa penyebab utama dompet cepat kosong?
Pengeluaran untuk mudik, belanja, dan THR.

4. Bagaimana cara memulihkan keuangan setelah Lebaran?
Dengan mengatur ulang anggaran, mengurangi pengeluaran, dan mulai menabung kembali.

5. Apakah kondisi ini normal terjadi setiap tahun?
Ya, fenomena ini umum terjadi pada banyak masyarakat setelah Lebaran.

Nonton video berikut:

Senin, 23 Maret 2026

Tradisi Makan Saprahan Warnai Open House Lebaran 2026 Gubernur Kalbar

Gubernur Kalbar Ria Norsan melestarikan tradisi Makan Saprahan saat open house Lebaran 2026 sebagai simbol kebersamaan dan kearifan lokal.
Gubernur Kalbar Ria Norsan melestarikan tradisi Makan Saprahan saat open house Lebaran 2026 sebagai simbol kebersamaan dan kearifan lokal.

Pontianak, Kalbar — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui tradisi Makan Saprahan dalam rangkaian open house Lebaran 2026 di Pendopo Gubernur Kalbar.

Dalam suasana hangat khas Idul Fitri, kegiatan ini menjadi magnet kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Tradisi Makan Saprahan sendiri merupakan budaya khas Melayu yang sarat nilai kebersamaan, kesetaraan, serta adab dalam kehidupan sosial.

“Makan Saprahan ini merupakan tradisi khas Melayu yang menjadi agenda utama dalam silaturahim Lebaran bersama masyarakat, sekaligus simbol pelestarian kearifan lokal di tengah arus modernisasi,” ujar Ria Norsan di Pontianak, Senin.

Duduk Bersama Tanpa Sekat

Dalam pelaksanaannya, Ria Norsan bersama keluarga terlihat membaur tanpa jarak dengan para tamu undangan. Mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat umum, semuanya duduk bersila di atas kain seprah.

Tradisi ini dilakukan dalam kelompok kecil, di mana satu hidangan dinikmati oleh enam orang secara bersama-sama. Nilai kesetaraan sangat terasa karena tidak ada perbedaan status sosial selama acara berlangsung.

“Makan Saprahan ini adalah cerminan jati diri masyarakat Kalimantan Barat, di mana tidak ada sekat antara pemimpin dan rakyat,” tambahnya.

Simbol Ketahanan Budaya Daerah

Lebih dari sekadar makan bersama, Makan Saprahan juga menjadi simbol kuat dalam menjaga ketahanan budaya di tengah modernisasi yang terus berkembang.

Menurut Ria Norsan, nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, serta adab yang diajarkan dalam tradisi ini sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika semangat ini kita bawa dalam kehidupan sehari-hari, saya yakin Kalimantan Barat akan semakin maju dan harmonis,” tegasnya.

Sajian Khas Melayu Kalbar

Berbagai hidangan khas turut meramaikan tradisi ini. Beberapa menu yang disajikan antara lain:

  • Pacri nanas khas Kalbar

  • Ketupat patlau

  • Rendang daging

  • Opor ayam

  • Sayur dalca

Semua hidangan tersebut dinikmati bersama dalam satu wadah, menambah nuansa kekeluargaan yang kental.

Open House Terbuka Untuk Semua

Selain tradisi Saprahan, Gubernur juga menggelar open house Idul Fitri selama dua hari yang terbuka untuk umum tanpa undangan khusus. Hal ini menjadi bentuk nyata kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Momentum Lebaran dimanfaatkan warga untuk bersilaturahim, berjabat tangan, hingga berfoto bersama gubernur dan keluarga dalam suasana yang penuh kehangatan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa itu tradisi Makan Saprahan?
Makan Saprahan adalah tradisi makan bersama khas Melayu Kalimantan Barat dengan duduk bersila dan berbagi hidangan dalam satu kelompok.

2. Apa makna dari Makan Saprahan?
Tradisi ini melambangkan kebersamaan, kesetaraan, gotong royong, serta nilai adab dalam kehidupan sosial.

3. Di mana tradisi ini dilaksanakan?
Biasanya digelar di acara resmi atau budaya, seperti open house Lebaran di Pendopo Gubernur Kalbar.

4. Siapa saja yang ikut dalam kegiatan ini?
Semua kalangan, mulai dari pejabat, tokoh masyarakat, hingga warga umum tanpa perbedaan status.

5. Apa tujuan pelestarian tradisi ini?
Untuk menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah modernisasi.

Minggu, 22 Maret 2026

Lebaran Tanpa Vidi Aldiano, Keluarga Bagikan Momen Hangat di Instagram

Keluarga Vidi Aldiano membagikan foto Lebaran 2026 pertama tanpa kehadiran Vidi di Instagram, menyentuh hati penggemar dan keluarga.
Keluarga Vidi Aldiano membagikan foto Lebaran 2026 pertama tanpa kehadiran Vidi di Instagram, menyentuh hati penggemar dan keluarga.

Jakarta, 22 Maret 2026 – Keluarga mendiang Vidi Aldiano membagikan momen Lebaran pertama tanpa kehadirannya melalui unggahan di Instagram. Foto yang diunggah oleh ayah Vidi, Harry Kiss, menampilkan momen hangat keluarga di depan rumah mereka.

Dalam keterangan unggahannya, Harry menulis, "2026 foto lebaran tanpa tema, pengarah ide sudah tiada." Unggahan ini menjadi sorotan karena mencerminkan rindu mendalam keluarga terhadap Vidi.

Selain itu, Harry juga mengunggah foto bersama Sheila Dara. Keterangan foto tersebut menyentuh hati: "Ternyata Vidi ikut foto di belakang Sheila. Harus di scan pakai frekuensi surga. Pejamkan matamu 10 detik, doalah, Ya Tuhan aku telah melihat Vidi bahagia, senyumnya lebih manis dari senyum Sheila."

Foto-foto ini menunjukkan tradisi keluarga yang rutin membagikan momen Idulfitri di depan rumah. Lebaran 2026 menjadi Lebaran pertama tanpa Vidi, yang meninggal pada 7 Maret 2026 setelah beberapa tahun berjuang melawan kanker.

Keluarga dan penggemar pun memberikan doa dan komentar hangat di unggahan tersebut, menandakan dukungan dan cinta yang terus mengalir untuk penyanyi kesayangan ini.

FAQ

Q: Kapan Vidi Aldiano meninggal?
A: Vidi Aldiano meninggal pada 7 Maret 2026 setelah berjuang melawan kanker.

Q: Siapa yang mengunggah foto Lebaran keluarga?
A: Ayah Vidi, Harry Kiss, yang mengunggah foto di Instagram.

Q: Apakah Sheila Dara ikut dalam foto Lebaran?
A: Ya, Sheila Dara, istri Vidi, terlihat dalam beberapa foto bersama keluarga.

Q: Apa makna keterangan “harus di scan pakai frekuensi surga”?
A: Itu adalah ungkapan emosional Harry untuk menunjukkan bahwa meski Vidi sudah tiada, kehadirannya tetap terasa secara spiritual di momen Lebaran.

Q: Apakah keluarga akan terus membagikan foto Lebaran di masa depan?
A: Tradisi ini kemungkinan besar akan tetap dilanjutkan, meski dengan rasa rindu terhadap Vidi.

Momen Lebaran 1447 H, Dari Aceh Hingga Luar Negeri Penuh Kehangatan

Perayaan Idul Fitri 1447 H diwarnai Shalat Id Prabowo di Aceh, gelar griya di Istana, remisi 155 ribu warga binaan, hingga WNI di luar negeri.
Perayaan Idul Fitri 1447 H diwarnai Shalat Id Prabowo di Aceh, gelar griya di Istana, remisi 155 ribu warga binaan, hingga WNI di luar negeri.

ACEH -- Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (21/3) berlangsung penuh makna di berbagai daerah, mulai dari dalam negeri hingga luar negeri. 

Momen Lebaran tahun ini tidak hanya diisi dengan ibadah, tapi juga aksi sosial, silaturahmi, hingga kebersamaan diaspora Indonesia di berbagai negara.

Presiden Prabowo Subianto memilih merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan cara yang berbeda. Ia melaksanakan Shalat Id bersama warga penyintas banjir di Masjid Darussalam, Kabupaten Aceh Tamiang.

Setelah melaksanakan shalat, Presiden menyempatkan diri menyapa warga dan menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian langsung pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana.

Tak hanya itu, Presiden juga meninjau hunian sementara (huntara) yang dibangun di sekitar masjid untuk para korban banjir. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut memberikan semangat tersendiri bagi warga.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Tito Karnavian, Prasetyo Hadi, serta Panglima TNI Agus Subianto.

Gelar Griya Di Istana, Ribuan Warga Antusias

Sementara itu di Jakarta, suasana Lebaran juga terasa meriah lewat gelar griya di Istana Kepresidenan. Ribuan warga tampak antusias menghadiri acara halal bihalal tersebut.

Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati area istana demi bisa bersalaman langsung dengan Presiden. Diperkirakan sekitar 4.000 hingga 5.000 warga hadir dalam kegiatan ini.

Selain bersilaturahmi, Presiden juga membagikan bingkisan Lebaran kepada masyarakat yang hadir. Momen ini jadi ajang kedekatan antara pemerintah dan rakyat secara langsung.

Lebaran Bawa Berkah, 155 Ribu Warga Binaan Dapat Remisi

Kabar baik juga datang dari sektor pemasyarakatan. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Remisi Khusus Idul Fitri kepada 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menjelaskan bahwa remisi diberikan kepada warga binaan yang memenuhi syarat administratif dan menunjukkan perilaku baik.

Dari total tersebut:

  • 154.785 merupakan narapidana

  • 1.123 adalah anak binaan

  • 1.143 orang langsung bebas setelah menerima remisi

Menariknya, kebijakan ini juga berdampak pada efisiensi anggaran negara. Diperkirakan penghematan biaya makan warga binaan mencapai sekitar Rp109,2 miliar.

WNI Di Luar Negeri Ikut Rayakan Lebaran

Semangat Lebaran juga terasa di luar negeri. Sekitar 400 Warga Negara Indonesia (WNI) di Beijing, China, melaksanakan Shalat Id di halaman KBRI.

Selain ibadah, kegiatan juga diisi dengan silaturahmi dan penggalangan dana untuk korban bencana di Aceh. Total donasi yang terkumpul mencapai sekitar 30,9 juta rupiah.

Di Eropa, diaspora Indonesia di Norwegia juga menggelar Shalat Id dan halal bihalal yang difasilitasi KBRI Oslo bersama komunitas Muslim setempat. Sekitar 300 orang hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara berlangsung hangat dengan ramah tamah dan sajian makanan khas Lebaran yang bikin suasana makin terasa seperti di kampung halaman.

Tak hanya di dua negara tersebut, perayaan serupa juga digelar di berbagai negara lain seperti Thailand, Arab Saudi, dan negara lainnya.

Makna Lebaran: Mempererat Silaturahmi Global

Perayaan Idul Fitri 1447 H kali ini menunjukkan bahwa Lebaran bukan hanya soal tradisi, tapi juga momentum mempererat persaudaraan.

Baik di dalam negeri maupun luar negeri, masyarakat Indonesia tetap menjaga nilai kebersamaan, saling berbagi, dan memperkuat hubungan sosial.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Di mana Presiden Prabowo melaksanakan Shalat Id?
Di Masjid Darussalam, Kabupaten Aceh Tamiang bersama warga penyintas banjir.

2. Berapa jumlah warga binaan yang mendapat remisi Lebaran?
Sebanyak 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia.

3. Berapa orang yang langsung bebas karena remisi?
Sebanyak 1.143 narapidana langsung bebas.

4. Apakah WNI di luar negeri juga merayakan Idul Fitri?
Ya, di berbagai negara seperti China, Norwegia, Thailand, dan Arab Saudi.

5. Berapa jumlah peserta halal bihalal di Istana?
Sekitar 4.000 hingga 5.000 warga.

Tradisi Silaturahmi Idulfitri Dinilai Fadli Zon Perkuat Persatuan

Fadli Zon menyebut silaturahmi Idulfitri sebagai momen penting memperkuat harmoni sosial dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Fadli Zon menyebut silaturahmi Idulfitri sebagai momen penting memperkuat harmoni sosial dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Jakarta — Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa tradisi silaturahmi saat Hari Raya Idulfitri memiliki peran penting dalam memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Indonesia yang beragam.

Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, Fadli menyampaikan bahwa Idulfitri bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang sosial yang mempererat hubungan antarwarga.

“Melalui interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan, Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman,” ujarnya.

Menurutnya, makna Idulfitri juga erat kaitannya dengan upaya kembali kepada kesucian diri sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan.

“Idulfitri merupakan momentum kembali kepada kesucian, mempererat silaturahmi, dan meneguhkan semangat persaudaraan,” tambahnya.

Tradisi Beragam, Tujuan Sama

Fadli menjelaskan, Indonesia memiliki beragam tradisi unik dalam merayakan Idulfitri di berbagai daerah. Meski berbeda bentuk, seluruh tradisi tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mempererat kebersamaan dan menjaga keharmonisan sosial.

Mulai dari halal bihalal, open house, hingga tradisi lokal di daerah, semuanya menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong dan kekeluargaan yang masih terjaga hingga kini.

Harapan Untuk Lebaran Tahun Ini

Ia berharap perayaan Idulfitri tahun ini bisa menjadi momentum memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial.

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang muncul saat Lebaran harus terus dijaga, bahkan setelah perayaan usai.

Hadiri Silaturahmi Nasional

Pada hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah, Fadli Zon juga menerima kunjungan masyarakat dan budayawan di kediamannya di Jakarta.

Selanjutnya, ia menghadiri acara silaturahmi bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Negara.

Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga persatuan nasional.

6. FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa makna silaturahmi saat Idulfitri menurut Fadli Zon?
Silaturahmi dianggap sebagai cara memperkuat harmoni sosial dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

2. Kenapa Idulfitri disebut bukan hanya perayaan agama?
Karena Idulfitri juga menjadi momen sosial untuk memperbaiki hubungan antarindividu dan memperkuat kebersamaan.

3. Apa harapan pemerintah pada Idulfitri tahun ini?
Agar masyarakat semakin solid, menjaga persatuan, dan memperkuat harmoni sosial.

4. Apa saja tradisi Idulfitri di Indonesia?
Beragam, seperti halal bihalal, open house, mudik, hingga tradisi lokal di berbagai daerah.

5. Apa pesan utama dari Fadli Zon?
Menjadikan Idulfitri sebagai momen mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan sosial.

Jumat, 20 Maret 2026

Perayaan Idul Fitri 1447H Di Indonesia, Ini 5 Ide Main Bareng Keluarga Tanpa Gawai

Perayaan Idul Fitri 1447H di Indonesia makin hangat dengan 5 ide permainan keluarga tanpa gawai sesuai anjuran pemerintah untuk kurangi screen time anak.
Perayaan Idul Fitri 1447H di Indonesia makin hangat dengan 5 ide permainan keluarga tanpa gawai sesuai anjuran pemerintah untuk kurangi screen time anak. (Gambar ilustrasi)

JAKARTA -- Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447H mulai dirayakan di Indonesia dengan penuh suka cita. Momen kemenangan setelah sebulan berpuasa ini nggak cuma soal silaturahmi dan makanan enak, tapi juga jadi waktu terbaik buat quality time bareng keluarga.

Menariknya, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajak masyarakat untuk merayakan Lebaran dengan cara yang lebih bermakna, salah satunya dengan mengurangi paparan gawai, terutama bagi anak-anak.

Ajakan ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas.

Lewat unggahan resmi Instagram @kemkomdigi pada Rabu (18/3), dibagikan lima ide permainan seru yang bisa dimainkan bersama keluarga tanpa gadget. Yuk, simak!

1. Tebak-Tebakan, Game Klasik Pencair Suasana

Siapa sih yang nggak kenal tebak-tebakan? Permainan ini simpel tapi selalu sukses bikin suasana jadi cair dan penuh tawa.

Mulai dari kategori hewan, benda, artis, sampai lagu, semua bisa jadi bahan pertanyaan. Cara mainnya juga gampang—satu orang kasih petunjuk, yang lain menebak.

Yang paling cepat jawab? Dia juaranya!

2. ABC 5 Dasar, Game Favorit Gen Z

Permainan yang satu ini pasti familiar buat milenial dan Gen Z. ABC 5 Dasar mengandalkan kecepatan berpikir dan refleks.

Cara mainnya: semua pemain mengangkat jari secara bebas, lalu dihitung sesuai urutan abjad. Misalnya berhenti di huruf “B”, maka semua harus cepat menyebutkan kata sesuai kategori, seperti nama hewan.

Yang telat? Siap-siap kena hukuman seru!

3. Rubik, Tantangan Seru Asah Fokus

Rubik jadi pilihan permainan yang nggak cuma seru tapi juga melatih konsentrasi.

Balok warna-warni 3x3 ini bisa dimainkan bareng keluarga, bahkan dijadikan lomba kecil siapa paling cepat menyusun warna dengan benar.

Selain seru, anak-anak juga bisa belajar fokus dan problem solving.

4. Kartu UNO, Adu Strategi Dan Keberuntungan

UNO jadi salah satu permainan kartu yang nggak pernah gagal bikin suasana jadi heboh.

Permainan ini menggabungkan strategi dan keberuntungan. Pemain harus pintar memilih kartu sambil mengantisipasi langkah lawan.

Cocok banget dimainkan saat kumpul keluarga, bahkan saat perjalanan mudik—asal kondisi kendaraan aman ya!

5. Ludo, Game Papan Klasik Sepanjang Masa

Ludo adalah permainan klasik yang tetap relevan sampai sekarang.

Dengan empat bidak dan satu dadu, permainan ini mengajarkan strategi sekaligus kesabaran.

Supaya lebih nyaman, disarankan pakai papan ludo magnet agar bidak nggak mudah bergeser. Kalau nggak memungkinkan, versi digital juga bisa jadi alternatif, sambil tetap mengedukasi anak soal penggunaan gadget yang bijak.

Lebaran Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Momen Kebersamaan

Mengurangi penggunaan gawai saat Lebaran bukan berarti membatasi hiburan, justru membuka ruang interaksi yang lebih hangat antar anggota keluarga.

Di tengah era digital seperti sekarang, momen seperti Idul Fitri jadi kesempatan langka untuk benar-benar hadir secara fisik dan emosional.

Jadi, nggak ada salahnya mulai mencoba permainan sederhana tapi penuh makna ini bersama keluarga tercinta.

FAQ

1. Kenapa dianjurkan mengurangi gawai saat Lebaran?
Karena Lebaran adalah momen kebersamaan keluarga, sehingga interaksi langsung lebih penting dibandingkan screen time.

2. Apakah permainan tanpa gadget cocok untuk anak?
Sangat cocok. Bahkan bisa melatih fokus, kreativitas, dan kemampuan sosial anak.

3. Apakah permainan seperti UNO dan Ludo aman untuk anak-anak?
Ya, selama dimainkan dengan pengawasan dan aturan yang jelas.

4. Apakah boleh tetap menggunakan gadget saat Lebaran?
Boleh, tapi sebaiknya dibatasi agar tidak mengganggu interaksi keluarga.

5. Apa manfaat bermain bersama keluarga saat Lebaran?
Meningkatkan kedekatan emosional, menciptakan kenangan indah, dan memperkuat hubungan keluarga.

Kamis, 19 Maret 2026

Mudik Gratis Batola 2026, Warga Kuripan Difasilitasi Speedboat Sungai

Pemkab Batola sediakan mudik gratis jalur sungai ke Kuripan pakai speedboat. Program ini bantu warga pulang kampung lebih aman dan nyaman saat Lebaran.
Pemkab Batola sediakan mudik gratis jalur sungai ke Kuripan pakai speedboat. Program ini bantu warga pulang kampung lebih aman dan nyaman saat Lebaran.

MARABAHAN – Kabar baik buat warga yang ingin mudik ke kampung halaman saat Lebaran. Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, kembali menghadirkan program mudik gratis jalur sungai khusus menuju Kecamatan Kuripan.

Program ini jadi solusi nyata buat masyarakat yang selama ini kesulitan akses transportasi darat.

Kepala Dinas Perhubungan Batola, Jaya Hidayatullah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan empat armada speedboat untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.

“Mudik gratis berlangsung selama empat hari sebelum Hari Raya Idul Fitri untuk arus keberangkatan dan empat hari setelahnya untuk arus balik,” ujarnya di Marabahan, Kamis.

Akses Sungai Jadi Andalan

Mudik gratis ini bukan tanpa alasan. Secara geografis, sebagian wilayah Batola memang cukup sulit dijangkau lewat jalur darat.

Salah satu contohnya adalah Kecamatan Kuripan, yang hingga kini masih sangat bergantung pada transportasi sungai sebagai jalur utama mobilitas masyarakat.

Karena itu, keberadaan program ini terasa sangat membantu, terutama saat momen penting seperti Lebaran.

Warga yang sudah mendaftar sebelumnya akan diberangkatkan dari Dermaga Siring Ulek Marabahan, menyusuri Sungai Barito menuju Kuripan.

Bukan Sekadar Mudik, Tapi Jaga Kearifan Lokal

Lebih dari sekadar fasilitas transportasi, program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap budaya dan kearifan lokal masyarakat pesisir sungai.

Transportasi air bukan hanya pilihan, tapi sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga.

“Minat masyarakat setiap tahun selalu tinggi, makanya program ini terus kami gelar,” tambah Jaya.

Aman, Nyaman, dan Tertib

Pemerintah daerah memastikan seluruh armada yang digunakan dalam kondisi layak dan aman.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk tetap tertib dan mengikuti aturan selama perjalanan demi keselamatan bersama.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga tanpa harus khawatir soal akses transportasi.

Selasa, 17 Maret 2026

Pekerja IKN Dorong Lonjakan Penumpang Bandara Sepinggan Saat Lebaran

Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)
Bandara Sepinggan Balikpapan memprediksi 313.170 penumpang saat mudik Lebaran 2026. Aktivitas sekitar 10 ribu pekerja IKN ikut memicu kenaikan mobilitas penerbangan. (Gambar ilustrasi AI)

BALIKPAPAN – Aktivitas pembangunan dan operasional di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) turut berdampak pada peningkatan mobilitas masyarakat di Kalimantan Timur, khususnya menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memprediksi jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini mencapai 313.170 orang.

General Manager Angkasa Pura Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan hasil analisa tren pergerakan penumpang serta peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Balikpapan dan kawasan sekitar IKN.

“Berdasarkan perhitungan dan analisa yang kami lakukan, total akan ada 313.170 pemudik yang melewati Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada musim Lebaran tahun ini,” ujarnya di Balikpapan, Senin.

Mobilitas Pekerja IKN Pengaruhi Arus Mudik

Jumlah penumpang tersebut diperkirakan naik sekitar 2 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Peningkatan ini tidak lepas dari aktivitas ribuan pekerja yang berada di kawasan IKN.

Saat ini, diperkirakan terdapat sekitar 10.000 orang yang tinggal maupun bekerja di kawasan IKN. Rinciannya meliputi:

  • sekitar 7.800 pekerja konstruksi,

  • 1.170 aparatur sipil negara (ASN) Otorita IKN,

  • serta pekerja lain yang bermukim di sekitar kawasan pembangunan ibu kota baru tersebut.

Sebagian dari para pekerja tersebut diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik ke daerah asal masing-masing menggunakan transportasi udara melalui Bandara Sepinggan.

Bahkan, sejumlah tiket penerbangan pada periode menjelang Lebaran dilaporkan telah dipesan lebih awal oleh para pekerja maupun masyarakat yang tinggal di wilayah penyangga IKN.

Pergerakan Penumpang Diperkirakan 20 Ribu Per Hari

Berdasarkan tren dua tahun terakhir, pergerakan penumpang di Bandara Sepinggan selama masa angkutan Lebaran diperkirakan berada di kisaran 20.000 hingga 22.000 penumpang per hari.

Pola tersebut mengikuti tren arus mudik dan arus balik Lebaran yang terjadi pada tahun 2024 dan 2025.

Dengan potensi peningkatan tersebut, pihak pengelola bandara telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan.

Bandara Perkuat Layanan Dan Keamanan

Manajemen Bandara Sepinggan memastikan kesiapan fasilitas dan operasional guna menghadapi lonjakan penumpang selama periode libur Idul Fitri.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • optimalisasi fasilitas terminal dan apron,

  • pengaturan slot time pergerakan pesawat,

  • pengendalian antrean di area check-in,

  • peningkatan layanan penanganan bagasi,

  • serta kesiapan personel keamanan bandara.

Selain itu, pihak bandara juga memperkuat koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik.

“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman,” jelas Iwan.

Antisipasi Cuaca Ekstrem Selama Lebaran

Sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko operasional, pengelola bandara juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memantau potensi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi jadwal penerbangan selama musim mudik.

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan operasional Bandara Sepinggan tetap berjalan optimal meski terjadi peningkatan volume penumpang selama Lebaran 2026.

Minggu, 15 Maret 2026

Persiapan Idul Fitri: Renovasi Rumah Budget 10 Juta Agar Rumah Lebih Nyaman Menyambut Lebaran 2026

Persiapan Idul Fitri 2026 bisa dimulai dengan renovasi rumah budget 10 juta. Simak tips renovasi hemat agar rumah lebih rapi, nyaman, dan siap menyambut tamu saat Lebaran. (Gambar ilustrasi AI)
Persiapan Idul Fitri 2026 bisa dimulai dengan renovasi rumah budget 10 juta. Simak tips renovasi hemat agar rumah lebih rapi, nyaman, dan siap menyambut tamu saat Lebaran. (Gambar ilustrasi AI)

PONTIANAK -- Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang paling ditunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. 

Selain menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga, Idul Fitri juga identik dengan tradisi saling berkunjung, bersilaturahmi, dan menjamu tamu di rumah. 

Tidak heran jika banyak orang mulai memikirkan berbagai persiapan Idul Fitri, mulai dari membersihkan rumah hingga melakukan Renovasi rumah agar terlihat lebih rapi dan nyaman.

Namun sering kali muncul pertanyaan: apakah renovasi rumah harus menghabiskan biaya besar? Jawabannya tentu tidak. 

Dengan perencanaan yang tepat, Anda tetap bisa melakukan renovasi sederhana dengan budget sekitar 10 juta rupiah. 

Artikel ini akan membahas berbagai tips persiapan lebaran 2026 melalui renovasi rumah hemat biaya namun tetap memberikan perubahan yang signifikan.

Mengapa Renovasi Rumah Menjadi Bagian dari Persiapan Idul Fitri?

Banyak keluarga menjadikan renovasi rumah sebagai bagian penting dari persiapan Idul Fitri. Hal ini bukan sekadar soal tampilan rumah yang lebih indah, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan dan suasana saat berkumpul bersama keluarga besar.

Beberapa alasan renovasi rumah menjelang lebaran antara lain:

  1. Menyambut tamu dengan lebih nyaman
    Saat lebaran, rumah biasanya dipenuhi oleh kerabat dan tetangga yang datang bersilaturahmi.

  2. Menciptakan suasana baru di rumah
    Perubahan kecil seperti cat baru atau dekorasi ulang bisa membuat suasana rumah terasa lebih segar.

  3. Memperbaiki bagian rumah yang rusak
    Kebocoran atap, dinding retak, atau lantai yang rusak sebaiknya diperbaiki sebelum hari raya.

  4. Menambah nilai estetika rumah
    Rumah yang rapi dan bersih tentu membuat keluarga merasa lebih bahagia saat merayakan lebaran.

Dengan budget sekitar 10 juta rupiah, renovasi rumah sederhana tetap bisa dilakukan asalkan Anda memiliki strategi yang tepat.

Tips Renovasi Rumah Budget 10 Juta Menjelang Lebaran

Persiapan Idul Fitri 2026 bisa dimulai dengan renovasi rumah budget 10 juta. Simak tips renovasi hemat agar rumah lebih rapi, nyaman, dan siap menyambut tamu saat Lebaran. (Gambar ilustrasi AI)
Persiapan Idul Fitri 2026 bisa dimulai dengan renovasi rumah budget 10 juta. Simak tips renovasi hemat agar rumah lebih rapi, nyaman, dan siap menyambut tamu saat Lebaran. (Gambar ilustrasi AI)

Berikut beberapa ide Renovasi rumah yang bisa dilakukan dengan budget terbatas tetapi tetap memberikan perubahan yang terasa.

1. Mengecat Ulang Dinding Rumah

Mengecat ulang rumah adalah cara paling sederhana dan efektif untuk membuat tampilan rumah terasa baru.

Dengan budget sekitar 2 hingga 3 juta rupiah, Anda sudah bisa membeli cat berkualitas untuk beberapa ruangan utama seperti:

  • ruang tamu

  • ruang keluarga

  • teras rumah

Pilih warna yang cerah dan hangat seperti putih, krem, atau pastel agar rumah terasa lebih luas dan nyaman. Ini sangat cocok sebagai bagian dari persiapan lebaran 2026, karena rumah akan terlihat lebih bersih saat menerima tamu.

2. Memperbaiki Area Ruang Tamu

Ruang tamu merupakan area paling penting saat Idul Fitri karena di sinilah biasanya tamu berkumpul. Anda bisa melakukan beberapa perbaikan sederhana seperti:

  • mengganti sarung sofa

  • menambah karpet baru

  • memperbaiki lampu atau pencahayaan

  • mengganti tirai jendela

Dengan budget sekitar 2 juta rupiah, ruang tamu bisa terlihat jauh lebih menarik tanpa perlu renovasi besar.

3. Memperbaiki Teras Rumah

Teras rumah adalah bagian pertama yang dilihat oleh tamu. Jika tampilannya rapi dan bersih, kesan pertama rumah Anda akan langsung terasa nyaman.

Beberapa ide renovasi teras yang bisa dilakukan antara lain:

  • mengecat pagar atau dinding teras

  • menambah tanaman hias

  • memperbaiki lantai yang retak

  • memasang lampu teras baru

Budget sekitar 1,5 hingga 2 juta rupiah biasanya sudah cukup untuk mempercantik teras rumah.

4. Memperbaiki Atap atau Talang Air

Musim hujan sering membuat beberapa bagian rumah mengalami kebocoran. Jika dibiarkan, hal ini bisa mengganggu kenyamanan saat lebaran.

Sebelum memasuki persiapan Idul Fitri, sebaiknya periksa kondisi:

  • atap rumah

  • talang air

  • plafon

Jika ada kerusakan kecil, segera lakukan perbaikan agar tidak semakin parah. Biasanya perbaikan ringan seperti ini membutuhkan budget sekitar 1 hingga 2 juta rupiah.

5. Menata Ulang Interior Rumah

Tidak semua renovasi harus mengeluarkan biaya besar. Terkadang, menata ulang furniture juga bisa membuat rumah terasa berbeda.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan antara lain:

  • memindahkan posisi sofa

  • mengganti dekorasi dinding

  • menambahkan rak minimalis

  • menata ulang ruang keluarga

Dengan budget sekitar 1 juta rupiah untuk dekorasi tambahan, rumah bisa terasa lebih segar menjelang persiapan lebaran 2026.

6. Mengganti Lampu Agar Rumah Lebih Terang

Pencahayaan juga sangat mempengaruhi suasana rumah. Lampu yang terlalu redup bisa membuat rumah terasa sempit dan kurang nyaman.

Sebagai bagian dari Renovasi rumah, Anda bisa mengganti beberapa lampu lama dengan lampu LED yang lebih terang dan hemat listrik.

Keuntungan mengganti lampu:

  • rumah terlihat lebih bersih

  • ruangan terasa lebih luas

  • konsumsi listrik lebih hemat

Budget sekitar 500 ribu hingga 1 juta rupiah biasanya sudah cukup untuk mengganti lampu di beberapa ruangan utama.

Contoh Pembagian Budget Renovasi Rumah 10 Juta

Agar renovasi lebih terencana, berikut contoh pembagian budget sederhana:

  • Cat dinding rumah: 3 juta

  • Perbaikan ruang tamu: 2 juta

  • Renovasi teras: 2 juta

  • Perbaikan atap atau talang: 1,5 juta

  • Dekorasi interior: 1 juta

  • Penggantian lampu: 500 ribu

Total: sekitar 10 juta rupiah.

Dengan perencanaan seperti ini, Renovasi rumah bisa dilakukan secara efektif tanpa mengganggu keuangan keluarga menjelang persiapan Idul Fitri.

Tips Menghemat Biaya Renovasi Rumah

Agar budget tidak membengkak, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

Buat Daftar Prioritas

Fokus pada bagian rumah yang benar-benar perlu diperbaiki terlebih dahulu.

Gunakan Material yang Terjangkau

Tidak semua material mahal berarti lebih baik. Banyak produk lokal yang memiliki kualitas bagus dengan harga lebih murah.

Lakukan Renovasi Secara Bertahap

Jika budget terbatas, Anda bisa memulai dari area yang paling penting seperti ruang tamu atau teras.

Manfaatkan Dekorasi DIY

Dekorasi buatan sendiri bisa menghemat biaya sekaligus membuat rumah terlihat unik.

Waktu Terbaik Memulai Renovasi Menjelang Lebaran

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah melakukan renovasi terlalu dekat dengan hari raya. Hal ini bisa membuat pekerjaan menjadi terburu-buru dan biaya lebih mahal.

Idealnya, persiapan lebaran 2026 untuk renovasi rumah sudah dimulai sekitar 1 hingga 2 bulan sebelum Idul Fitri. Dengan begitu Anda memiliki cukup waktu untuk:

  • membeli material dengan harga terbaik

  • memilih tukang yang berkualitas

  • memastikan pekerjaan selesai tepat waktu

Renovasi Rumah Tidak Harus Mahal

Banyak orang berpikir bahwa Renovasi rumah selalu membutuhkan biaya besar. Padahal, perubahan kecil seperti cat baru, pencahayaan yang lebih baik, atau dekorasi sederhana sudah cukup membuat rumah terlihat berbeda.

Yang paling penting adalah menciptakan rumah yang nyaman untuk keluarga dan tamu yang datang bersilaturahmi saat Idul Fitri.

Menjelang hari raya, banyak keluarga mulai melakukan berbagai persiapan Idul Fitri agar rumah terasa lebih nyaman dan siap menyambut tamu. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melakukan Renovasi rumah dengan budget yang terjangkau.

Dengan anggaran sekitar 10 juta rupiah, Anda sudah bisa melakukan berbagai perbaikan sederhana seperti mengecat rumah, memperbaiki ruang tamu, mempercantik teras, hingga menata ulang interior rumah.

Melalui perencanaan yang matang, persiapan lebaran 2026 tidak harus selalu mahal. Renovasi kecil yang dilakukan dengan tepat justru bisa memberikan perubahan besar pada kenyamanan rumah.

Rumah yang rapi, bersih, dan nyaman tentu akan membuat momen Idul Fitri terasa lebih hangat saat berkumpul bersama keluarga dan sahabat.

Sabtu, 14 Maret 2026

Mudik Lebaran 2026 Di Kalbar Diprediksi Ramai, Bandara Supadio Beri Diskon Hingga 50 Persen

Bandara Supadio memprediksi penumpang mudik Lebaran 2026 meningkat 3 persen. Diskon layanan bandara hingga 50 persen disiapkan untuk mendukung perjalanan yang lebih nyaman.
Bandara Supadio memprediksi penumpang mudik Lebaran 2026 meningkat 3 persen. Diskon layanan bandara hingga 50 persen disiapkan untuk mendukung perjalanan yang lebih nyaman.

Bandara Supadio Prediksi Lonjakan Penumpang Saat Mudik Lebaran 2026

PONTIANAK -- Arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 diperkirakan akan kembali ramai di Kalimantan Barat. Pengelola Bandara Internasional Supadio memprediksi jumlah penumpang akan meningkat sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

General Manager bandara, Maya Damayanti, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal selama periode mudik.

“Untuk Lebaran tahun ini, kami memperkirakan jumlah penumpang meningkat sekitar tiga persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini menjadi perhatian kami agar seluruh pelayanan tetap berjalan maksimal,” ujar Maya di Sungai Raya, Kalimantan Barat, Jumat.

Tren Pemesanan Tiket Terus Meningkat

Menurut Maya, proyeksi kenaikan jumlah penumpang tersebut didasarkan pada tren pergerakan penumpang dan meningkatnya pemesanan tiket pesawat menjelang musim mudik.

Setiap tahun, periode menjelang Lebaran memang menjadi salah satu waktu tersibuk bagi transportasi udara. Banyak masyarakat memilih pesawat untuk pulang kampung karena dinilai lebih cepat dan praktis.

Kondisi ini membuat pengelola bandara harus meningkatkan kesiapan operasional agar arus penumpang tetap lancar dan nyaman.

Diskon Layanan Bandara Hingga 50 Persen

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran perjalanan udara selama musim mudik, PT Angkasa Pura Indonesia menyiapkan program diskon tarif layanan bandara.

Potongan harga hingga 50 persen diberikan untuk sejumlah layanan, termasuk jasa pelayanan pesawat dan penumpang di terminal selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu maskapai menekan biaya operasional sehingga harga tiket penerbangan dapat lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berharap diskon ini bisa membantu maskapai dan pada akhirnya berdampak pada harga tiket yang lebih bersahabat bagi penumpang,” jelas Maya.

Selain peningkatan layanan, pihak bandara juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Kerja sama dilakukan dengan TNI, Polri, imigrasi, serta sejumlah lembaga lainnya guna menjaga keamanan dan kelancaran operasional bandara.

Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa puncak mudik dan arus balik Lebaran.

Dengan berbagai persiapan tersebut, manajemen Bandara Supadio optimistis pelayanan kepada penumpang selama Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh penumpang dapat melakukan perjalanan mudik dan kembali dengan pengalaman yang aman serta menyenangkan,” tutup Maya.

Hari Raya Idul Fitri 2026 Jatuh Pada Tanggal Ini

Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026.
Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026. (Gambar ilustrasi AI)

Kapan Lebaran 2026? Ini Perkiraan Hari Raya Idul Fitri

JAKARTA – Pertanyaan mengenai lebaran 2026 dan hari raya idul fitri 2026 jatuh pada tanggal berapa mulai ramai dicari masyarakat menjelang bulan Ramadan. 

Banyak orang ingin mengetahui kepastian waktu idul fitri 2026 untuk mempersiapkan mudik, libur keluarga, hingga agenda silaturahmi.

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan pemerintah, Hari Raya Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026 atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah. 

Namun, kepastian tanggal tersebut tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama menjelang akhir Ramadan.

Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026.
Lebaran 2026 jatuh pada tanggal berapa? Simak jadwal Idul Fitri 2026 menurut kalender pemerintah dan Muhammadiyah serta perkiraan hari raya Idul Fitri 2026. (Gambar ilustrasi AI) 

Sementara itu, organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. 

Penetapan tersebut berdasarkan metode hisab yang digunakan untuk menentukan awal bulan Hijriah.

Perbedaan potensi tanggal Lebaran ini kerap terjadi di Indonesia karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah, yaitu hisab dan rukyatul hilal. 

Meski begitu, masyarakat biasanya menunggu pengumuman resmi pemerintah melalui sidang isbat sebagai penetapan nasional.

Dalam kalender nasional 2026, pemerintah juga telah menyiapkan jadwal libur dan cuti bersama Idul Fitri untuk mendukung kelancaran arus mudik serta aktivitas masyarakat selama perayaan lebaran 2026. 

Libur Idul Fitri diproyeksikan berlangsung selama beberapa hari agar masyarakat dapat merayakan hari raya bersama keluarga.

Dengan demikian, jawaban dari pertanyaan kapan lebaran 2026 adalah sekitar tanggal 20 hingga 21 Maret 2026, tergantung pada hasil penetapan resmi melalui sidang isbat. 

Informasi ini penting bagi masyarakat yang ingin merencanakan perjalanan, mudik, maupun kegiatan keluarga saat hari raya idul fitri 2026.