Berita BorneoTribun: Luar Angkasa hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Luar Angkasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Luar Angkasa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Agustus 2025

Teleskop James Webb Temukan Lalu Kehilangan Eksoplanet Raksasa Dekat Alpha Centauri yang Diduga Punya Air

Ilustrasi eksoplanet raksasa di dekat bintang Alpha Centauri A yang diamati teleskop James Webb.
Ilustrasi eksoplanet raksasa di dekat bintang Alpha Centauri A yang diamati teleskop James Webb.

JAKARTA - Sebuah temuan mengejutkan datang dari tim astronom internasional. Pada 2024, teleskop luar angkasa James Webb mendeteksi sebuah eksoplanet raksasa berukuran mirip Saturnus di dekat Alpha Centauri A, salah satu bintang terdekat dari Bumi. 

Namun, pada 2025 ini, upaya pencarian ulang planet tersebut gagal total. 

Para ilmuwan menduga, planet itu sementara “menghilang” karena tertelan silau cahaya bintangnya, sehingga tak terlihat oleh instrumen Webb.

Menurut perhitungan peneliti, objek ini kemungkinan akan muncul kembali pada 2026 atau 2027. 

Jika keberadaannya terkonfirmasi, eksoplanet ini akan menjadi dunia terdekat yang berada di zona laik huni—wilayah di sekitar bintang yang suhunya memungkinkan air tetap cair. 

Meski begitu, ukurannya yang sangat besar membuat peluang adanya kehidupan mirip Bumi terbilang kecil. 

“Sinyalnya sangat tipis, nyaris di batas kemampuan teleskop. Jadi semua kesimpulan masih butuh verifikasi,” ujar salah satu ilmuwan yang terlibat dalam riset ini.

Ilustrasi eksoplanet raksasa di dekat bintang Alpha Centauri A yang diamati teleskop James Webb.
Ilustrasi eksoplanet raksasa di dekat bintang Alpha Centauri A yang diamati teleskop James Webb.

Alpha Centauri sendiri merupakan sistem tiga bintang yang terdiri dari Alpha Centauri A, Alpha Centauri B, dan Proxima Centauri yang berjenis katai merah. 

Letaknya hanya sekitar empat tahun cahaya dari Bumi, menjadikannya target emas bagi pencarian planet-planet luar tata surya. 

Untuk mengamati objek misterius ini, tim memanfaatkan instrumen inframerah James Webb yang dilengkapi koronograf perangkat yang memblokir cahaya bintang demi menangkap objek yang lebih redup di sekitarnya.

Rencananya, pada 2027 pencarian ini akan mendapat dukungan dari teleskop luar angkasa baru bernama Nancy Grace Roman. 

Teleskop ini diklaim mampu memindai area langit 100 kali lebih luas dibanding Hubble dengan resolusi setara, plus memiliki koronograf eksperimental untuk mengamati eksoplanet secara langsung. 

Jika dua teleskop raksasa ini bekerja sama, peluang membuktikan keberadaan planet raksasa tersebut akan jauh lebih besar, sekaligus membuka babak baru dalam pencarian dunia asing yang berpotensi dihuni.