Efek Carrick Terasa Instan: Manchester United Bangkit, Kompak, dan Hantam Arsenal di Kandangnya
![]() |
| Pemain MU, Matheus Cunha. |
JAKARTA - Manchester United menunjukkan wajah baru yang lebih solid dan penuh semangat. Di bawah arahan manajer sementara Michael Carrick, Setan Merah tampil kompak dan berhasil menaklukkan pemuncak klasemen Liga Inggris, Arsenal, dengan skor dramatis 3-2 di Emirates Stadium pada dini hari tadi.
Pahlawan kemenangan United adalah Matheus Cunha. Gol penentunya tercipta kurang dari tiga menit setelah Mikel Merino menyamakan kedudukan untuk Arsenal.
Gol tersebut bukan hanya memastikan tiga poin, tetapi juga sedikit menggoyahkan ambisi gelar The Gunners musim ini.
Menariknya, kemenangan ini diraih lewat perjuangan berat. United sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri Lisandro Martinez.
Namun semangat juang tim terlihat jelas ketika Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu membalikkan keadaan sebelum Arsenal kembali menyamakan skor. Di saat tekanan memuncak, Cunha muncul sebagai pembeda.
Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi pertama kalinya Manchester United mampu bangkit dari ketertinggalan dan menang di kandang Arsenal sejak Februari 2005. Saat itu, United menang 4-2.
Tak hanya itu, lewat gol Dorgu dan Cunha, United juga mencatat sejarah sebagai tim tamu pertama yang mencetak dua gol dari luar kotak penalti di markas Arsenal sejak Tottenham melakukannya pada Oktober 2008.
Usai laga, Cunha tak ragu melontarkan pujian untuk Michael Carrick. Menurutnya, mantan gelandang United itu sukses menanamkan rasa kebersamaan yang kuat di dalam tim.
“Dia tahu betul rasanya bermain untuk klub ini. Carrick paham Manchester United, paham apa yang diinginkan fans,” ujar Cunha kepada BBC Match of the Day.
“Dia selalu mengingatkan kami bahwa kami harus bersatu, bahkan saat semua terasa melawan kami. Itu membuat kami lebih kompak.”
Cunha juga mengakui bahwa Arsenal adalah lawan yang sangat tangguh. Namun mentalitas United membuat perbedaan.
“Mereka mungkin tim terbaik di dunia saat ini, sudah lama bermain dengan pelatih yang sama dan sangat paham taktik. Tapi kami adalah United, dan tujuan kami selalu satu: menang.”
Kemenangan ini juga menandai pertama kalinya United menang di kandang tim pemuncak klasemen sejak Maret 2021, ketika mereka mengalahkan Manchester City 2-0 di era Ole Gunnar Solskjaer.
Kapten Harry Maguire turut mengamini dampak positif kehadiran Carrick. Ia menilai energi baru benar-benar terasa di ruang ganti.
“Kemenangan ini sangat besar. Derby melawan City memang spesial, tapi kami tahu hasil besar harus dibuktikan dengan konsistensi,” kata Maguire kepada Sky Sports.
“Datang ke markas pemimpin liga, tertinggal, lalu bangkit dan menang di menit akhir, itu luar biasa.”
Maguire menambahkan bahwa Carrick berhasil menyatukan tim dalam waktu singkat.
“Dia membawa energi segar. Grup ini terasa lebih solid. Banyak orang mungkin tidak berharap kami dapat banyak poin dari dua laga berat ini, tapi memenangkan keduanya adalah pencapaian yang fantastis.”
Dengan hasil ini, Manchester United melonjak ke posisi empat besar klasemen, melampaui Chelsea dan Liverpool. Efek Carrick terasa cepat, dan para fans kini mulai kembali berharap bahwa kebersamaan dan mental juara United benar-benar telah hidup kembali.
