Jumat, 24 Juli 2026
Aliansi Ormas dan LSM Melawi Datangi Polres, Minta Syamsul Jahidin Diproses Hukum
![]() |
| Ratusan Ormas dan LSM Melawi melaporkan Syamsul Jahidin ke Polres Melawi terkait dugaan penghinaan melalui media sosial serta menyampaikan tiga tuntutan kepada aparat kepolisian. |
MELAWI – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Melawi menggelar aksi damai di depan Polres Melawi, Kalimantan Barat, Kamis (23/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyerahkan laporan resmi kepada kepolisian terkait dugaan penghinaan yang diduga dilakukan Syamsul Jahidin melalui unggahan di media sosial.
Massa dari berbagai organisasi datang dengan membawa atribut dan spanduk sebagai bentuk penyampaian aspirasi. Seluruh rangkaian aksi berlangsung tertib di bawah pengamanan personel Polres Melawi sebelum perwakilan massa diterima untuk menyerahkan laporan.
Koordinator aksi, Mikael A. dari Sabang Merah Borneo Melawi, mengatakan kehadiran aliansi bertujuan menempuh jalur hukum secara damai, bukan menciptakan kegaduhan. Menurutnya, laporan tersebut merupakan bentuk penggunaan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami datang ke Polres Melawi bukan untuk menciptakan kegaduhan, tetapi untuk menyampaikan aspirasi secara damai sekaligus membuat laporan resmi. Kami meminta kepolisian memanggil dan memproses Saudara Syamsul Jahidin sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Mikael.
Ia menjelaskan polemik bermula dari unggahan di media sosial yang dinilai menghina Bupati Melawi. Situasi kemudian berkembang setelah muncul penyebutan istilah "ampas tahu" yang dipersepsikan anggota Ormas dan LSM sebagai ungkapan yang merendahkan organisasi.
Menurut Mikael, sebelum melaporkan perkara tersebut ke kepolisian, pihak aliansi telah meminta Syamsul Jahidin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Namun, hingga aksi digelar, permintaan tersebut disebut belum mendapat tanggapan sesuai harapan.
Dalam aksi itu, aliansi menyampaikan tiga tuntutan. Mereka meminta Syamsul Jahidin datang ke Kabupaten Melawi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat dalam waktu 7 x 24 jam, mendesak Polres Melawi segera menindaklanjuti laporan yang telah diterima, serta meminta pertanggungjawaban melalui mekanisme hukum adat sesuai keputusan bersama organisasi.
Mikael menegaskan apabila dalam batas waktu tersebut belum ada perkembangan penanganan, aliansi akan kembali menyampaikan aspirasi dengan jumlah massa yang lebih besar. Aksi damai diterima langsung Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon bersama jajaran. Hingga berita ini ditulis, Polres Melawi belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut atas laporan tersebut.
Selasa, 21 Juli 2026
Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Melawi Targetkan Pendapatan Daerah Rp905,42 Miliar pada 2027
![]() |
| Pemkab Melawi menyampaikan Rancangan KUA PPAS 2027 dengan target pendapatan daerah Rp905,42 miliar. Dokumen selanjutnya dibahas bersama DPRD sebelum penetapan APBD. |
Rabu, 25 Februari 2026
Pemprov Kalbar Prioritaskan SDM dan Infrastruktur di Melawi
![]() |
| Pemprov Kalbar fokus tingkatkan IPM Melawi melalui pendidikan dan pembangunan jalan strategis. Langkah ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kualitas SDM daerah. |
Data Terbaru IPM Kalbar Tinggi Namun Melawi Masih Tertinggal
MELAWI -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Melawi melalui penguatan sektor pendidikan dan percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kalbar Ria Norsan saat melakukan Safari Ramadhan di Kabupaten Melawi pada Selasa.
Dalam kesempatan itu, Gubernur memaparkan capaian indikator makro pembangunan Kalbar yang saat ini mencatat IPM sebesar 72,09 dan masuk kategori tinggi. Namun, kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Melawi yang masih berada di posisi terakhir dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Menurut Ria Norsan, salah satu faktor utama rendahnya IPM Melawi adalah tingkat pendidikan masyarakat yang masih tertinggal. Sekitar 25 persen warga Melawi belum menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Sekolah Menengah Atas. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia, peluang kerja, hingga tingkat kesejahteraan masyarakat.
Pendidikan, tegasnya, menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, Pemprov Kalbar mendorong peningkatan akses pendidikan, pemerataan fasilitas belajar, serta peningkatan mutu pengajaran agar generasi muda Melawi memiliki daya saing yang lebih kuat.
Selain sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi prioritas strategis. Pemerintah berkomitmen membuka dan meningkatkan akses jalan dari Nanga Pinoh menuju Kota Baru dan Sokan hingga terhubung ke Kabupaten Katingan di Kalimantan Tengah. Jalur ini diyakini mampu mengurangi isolasi wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Konektivitas yang lebih baik tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang investasi dan memperluas akses layanan pendidikan serta kesehatan. Dengan demikian, peningkatan IPM tidak hanya bertumpu pada satu sektor, melainkan hasil sinergi berbagai kebijakan pembangunan.
Ria Norsan juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan peningkatan IPM Kabupaten Melawi secara bertahap dan berkelanjutan. Fokus pada pendidikan dan infrastruktur diharapkan mampu mendorong kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi masyarakat Melawi, momentum ini menjadi peluang penting untuk bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dukungan aktif dari orang tua, tenaga pendidik, pelaku usaha, dan pemerintah daerah akan menjadi kunci percepatan kemajuan.
FAQ
1. Mengapa IPM Kabupaten Melawi masih rendah?
Karena tingkat pendidikan masyarakat masih rendah, sekitar 25 persen warga belum menyelesaikan pendidikan SMA.
2. Berapa IPM Kalimantan Barat saat ini?
IPM Kalbar berada di angka 72,09 dan masuk kategori tinggi.
3. Apa langkah konkret Pemprov Kalbar untuk Melawi?
Fokus pada peningkatan akses dan mutu pendidikan serta pembangunan jalan strategis Nanga Pinoh hingga terhubung ke Katingan.
4. Mengapa infrastruktur berpengaruh terhadap IPM?
Karena akses jalan memperlancar ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan yang menjadi komponen penilaian IPM.
Minggu, 15 September 2024
Polres Melawi Berhasil Amankan Pelaku Penggelapan dan Penipuan di Nanga Pinoh
![]() |
| Foto diduga pelaku penipuan dan penggelapan. Polres Melawi Berhasil Amankan Pelaku Penggelapan dan Penipuan di Nanga Pinoh. |
Selasa, 11 Juni 2024
Wartawan Melawi: Investigasi Emas Ilegal Berujung Ancaman Pistol
Jumat, 31 Mei 2024
Dua Orang Wanita ini Ditangkap Polres Melawi, Ini Penyebabnya?
Jumat, 10 Mei 2024
Tersangka Pencurian Motor Ditangkap di Melawi, Diduga Terlibat Kasus Desember 2023
Selasa, 02 April 2024
Jelang Mudik Lebaran, Polres Melawi Lakukan Himbauan dan Patroli di SPBU dan Bengkel
Jumat, 29 Maret 2024
Pastikan Tidak Beredar BBM Oplosan atau Merk Palsu, Sat Reskrim Polres Melawi Cek SPBU dan Penjual BBM
Rabu, 27 Maret 2024
Polres Melawi Tindak Pelaku Penjual Petasan Tanpa Ijin
Jumat, 08 Maret 2024
GMNI Melawi Peduli, Salurkan Bantuan Sembako Kepada Masyarakat
Rabu, 08 November 2023
Temuan Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik, Polres Melawi Lakukan Penyelidikan
Kamis, 26 Oktober 2023
Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kasie Propam Polres Melawi Pimpin Pengawasan Pelayanan Samsat dan Satpas
![]() |
| Cegah Pungli dan Gratifikasi, Kasie Propam Polres Melawi Pimpin Pengawasan Pelayanan Samsat dan Satpas. |
























