Berita BorneoTribun: Paket Sembako hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Paket Sembako. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paket Sembako. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2026

Pemprov Kalsel Siapkan 1.000 Paket Sembako Gratis Lewat Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri 1447 H

Pemprov Kalsel menyiapkan 1.000 paket sembako gratis melalui Gerakan Pangan Murah dan bazar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok jelang Idul Fitri 1447 H.
Pemprov Kalsel menyiapkan 1.000 paket sembako gratis melalui Gerakan Pangan Murah dan bazar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok jelang Idul Fitri 1447 H.

BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) serta bazar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyiapkan 1.000 paket sembako gratis yang akan dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengatakan program bazar murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya ketika permintaan bahan pokok meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, Ramadan dan Idul Fitri sering kali diikuti dengan lonjakan kebutuhan pangan dan sandang di masyarakat. Kondisi ini tidak jarang memicu kenaikan harga di pasar.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kami berharap keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Syarifuddin di Banjarbaru, Senin.

Kolaborasi Banyak Instansi

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan hasil kolaborasi berbagai instansi di Kalimantan Selatan. Di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan), Dinas Perdagangan (Disdag), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim), serta dukungan dari Bank Indonesia dan PT Bangun Banua.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dengan harga yang stabil sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani saat menghadapi peningkatan kebutuhan selama Ramadan.

Pemerintah daerah juga mengajak para produsen dan pedagang untuk mematuhi harga acuan maupun harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah.

Harga Bahan Pangan Jauh Lebih Murah

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan GPM rutin dilaksanakan setiap tahun, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Ia menyebut kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat di wilayah Banjarbaru, Martapura, dan sekitarnya agar dapat membeli bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam bazar murah tersebut, berbagai komoditas pangan dijual dengan harga jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Beberapa di antaranya antara lain:

  • Telur itik yang biasanya dijual sekitar Rp30 ribu per kilogram, pada bazar ini hanya sekitar Rp15 ribu per kilogram

  • Ikan patin yang umumnya Rp30 ribu per kilogram, dijual sekitar Rp10 ribu per kilogram

Harga yang jauh lebih murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari selama Ramadan.

1.000 Paket Sembako Gratis Untuk Masyarakat

Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, pemerintah juga membagikan 1.000 paket sembako gratis kepada masyarakat.

Paket bantuan ini merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 450 paket disalurkan khusus kepada anak yatim dan penyandang tunanetra sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi warga sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Libatkan UMKM Lokal

Menariknya, kegiatan bazar murah ini juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjual berbagai produk makanan serta kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk turut mendukung para pelaku usaha kecil dengan membeli produk-produk yang mereka tawarkan.

Langkah ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan barang murah, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Upaya Menekan Inflasi Daerah

Menurut Syamsir Rahman, kegiatan Gerakan Pangan Murah juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi, khususnya pada sektor pangan.

Ia berharap program serupa dapat terus diperluas ke berbagai daerah lain di Kalimantan Selatan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat.

“Semoga upaya yang kita lakukan bersama ini dapat membantu masyarakat, menekan harga bahan pokok, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sabtu, 07 Maret 2026

Sembako Untuk 50 Ojol Saat Ramadhan di Kubu Raya

Bupati Kubu Raya Sujiwo membagikan paket sembako kepada 50 pengemudi ojol di Sungai Raya sebagai bentuk kepedulian sosial pada momentum Ramadhan 1447 Hijriah.
Bupati Kubu Raya Sujiwo membagikan paket sembako kepada 50 pengemudi ojol di Sungai Raya sebagai bentuk kepedulian sosial pada momentum Ramadhan 1447 Hijriah.

KUBU RAYA -- Bupati Sujiwo membagikan paket sembako kepada 50 pengemudi ojek daring (ojol) di wilayah Sungai Raya, Jumat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah kepada para pekerja sektor informal pada momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Pembagian bantuan tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan yang rutin digelar setiap Ramadhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang bekerja di lapangan sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Sujiwo mengatakan kegiatan berbagi dengan para pengemudi ojol sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Menurutnya, profesi pengemudi ojek daring memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Kegiatan ini sudah tahun ketiga kita lakukan bersama teman-teman ojek online. Kita memang menjadikannya agenda tahunan saat Ramadhan dan menjelang Idulfitri,” ujar Sujiwo.

Bantuan Juga Untuk Profesi Lain

Selain pengemudi ojol, pemerintah daerah juga berencana menyalurkan bantuan serupa kepada sejumlah kelompok profesi lainnya. Beberapa di antaranya adalah porter bandara, petugas kebersihan, serta relawan pemadam kebakaran.

Menurut Sujiwo, kelompok-kelompok tersebut dinilai memiliki kontribusi besar dalam pelayanan publik namun kerap luput dari perhatian. Karena itu, bantuan sosial ini diharapkan dapat memberikan dukungan sekaligus bentuk apresiasi.

“Nanti juga akan menyusul untuk teman-teman porter bandara, petugas kebersihan, relawan pemadam kebakaran, dan beberapa kelompok masyarakat lainnya yang memang layak mendapatkan perhatian,” katanya.

Ramadhan Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial

Sujiwo menilai Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Bulan suci tersebut dianggap sebagai momentum untuk meningkatkan solidaritas dan semangat berbagi kepada sesama.

Ia menyebut Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan ampunan, di mana setiap amal kebaikan mendapatkan balasan berlipat ganda. Karena itu, kegiatan berbagi seperti pembagian sembako dinilai sangat relevan dilakukan pada periode tersebut.

“Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan, di mana pahala dilipatgandakan. Karena itu, kita jadikan momentum Ramadhan ini untuk saling berbagi,” tuturnya.

Pesan Untuk Pengemudi Ojol

Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga menyampaikan pesan kepada para pengemudi ojol agar tetap bersyukur dan sabar dalam menjalani profesinya. Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki jalan hidup dan pekerjaan masing-masing.

Menurutnya, sikap sabar dan rasa syukur menjadi kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan pekerjaan di lapangan.

“Setiap manusia memiliki takdir dan profesinya masing-masing. Pesan saya kepada teman-teman pengemudi ojek online, tetaplah bersyukur dan sabar dalam menjalani pekerjaan,” ujarnya.

Kegiatan pembagian sembako ini ditutup dengan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Sujiwo berharap seluruh amal ibadah di bulan suci Ramadhan dapat diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi masyarakat.