Berita BorneoTribun: Pasar Murah hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Pasar Murah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasar Murah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 April 2026

1.000 Paket Sembako Premium Dijual Rp50 Ribu, Langkah Pemprov Kalbar Tekan Harga

Pemprov Kalbar menjual 1.000 paket sembako murah Rp50 ribu di Kayong Utara melalui Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.
Pemprov Kalbar menjual 1.000 paket sembako murah Rp50 ribu di Kayong Utara melalui Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah. (Gambar ilustrasi)

Kayong Utara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menjual sebanyak 1.000 paket bahan pokok murah di Kabupaten Kayong Utara (KKU) sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah.

Program ini dilaksanakan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Khair Kayong Utara, Senin.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujar Ria Norsan saat membuka kegiatan tersebut.

Harga Sembako Turun Hingga Rp50 Ribu Berkat Subsidi

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan 1.000 paket bahan pokok premium yang berisi:

  • Beras 5 kilogram

  • Minyak goreng

  • Gula pasir

Awalnya, paket tersebut dijual seharga Rp90 ribu, lebih rendah dari harga normal sekitar Rp120 ribu setelah mendapatkan subsidi pemerintah.

Namun, setelah mendengar aspirasi masyarakat, harga paket kembali diturunkan menjadi Rp50 ribu per paket berkat tambahan subsidi dari Bank Kalbar.

Menurut Ria Norsan, dengan harga tersebut masyarakat hanya membayar biaya distribusi, sehingga manfaat subsidi bisa dirasakan secara langsung.

Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Daerah

Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah dinamika ekonomi.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai operasi pasar, guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi pada periode tertentu.

Program ini dinilai penting karena stabilitas harga pangan merupakan salah satu faktor utama dalam menjaga daya beli masyarakat.

Bupati Kayong Utara Sambut Baik Program GPM

Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyambut positif pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayahnya.

Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurutnya, keberlanjutan program semacam ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga,” kata Romi Wijaya.

Komitmen Pemprov Kalbar Perkuat Ketahanan Pangan

Pemprov Kalbar menegaskan akan terus menggencarkan program serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Dengan adanya program Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.

FAQ

1. Apa itu Gerakan Pangan Murah (GPM)?
Gerakan Pangan Murah adalah program pemerintah yang menyediakan bahan pokok dengan harga lebih murah melalui subsidi untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat.

2. Berapa jumlah paket sembako yang dijual di Kayong Utara?
Sebanyak 1.000 paket bahan pokok premium disediakan untuk masyarakat.

3. Apa saja isi paket sembako murah tersebut?
Isi paket terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir.

4. Berapa harga paket sembako dalam program ini?
Harga paket diturunkan menjadi Rp50 ribu per paket setelah mendapatkan tambahan subsidi.

5. Apa tujuan utama program ini?
Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menekan inflasi, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Minggu, 29 Maret 2026

Bazar Monas Jadi Magnet Lebaran, Pemerintah Siapkan 100 Ribu Kupon

Bazar Rakyat Monas digelar atas arahan Prabowo Subianto. Teddy Indra Wijaya sebut acara ini hadirkan pasar murah, hiburan, dan 100 ribu kupon belanja.
Bazar Rakyat Monas digelar atas arahan Prabowo Subianto. Teddy Indra Wijaya sebut acara ini hadirkan pasar murah, hiburan, dan 100 ribu kupon belanja.

JAKARTA -- Suasana Lebaran di Jakarta terasa makin hidup. Pemerintah menggelar Bazar Rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sabtu, sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat luas.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar momentum Idul Fitri bisa dirasakan semua kalangan.

“Presiden menginstruksikan pelaksanaan bazar, pasar murah, hiburan rakyat, hingga permainan anak-anak yang melibatkan berbagai kementerian,” ujar Teddy.

Kolaborasi Kementerian Dan Hiburan Rakyat

Bazar ini tidak sekadar tempat belanja murah. Pemerintah menggandeng sejumlah kementerian, termasuk sektor UMKM, untuk menghadirkan pengalaman lengkap bagi masyarakat.

Mulai dari pasar murah, produk UMKM, hingga hiburan keluarga tersedia dalam satu lokasi. Anak-anak juga bisa menikmati berbagai permainan yang disiapkan khusus.

Menurut Teddy, konsep ini dibuat agar masyarakat bisa menikmati suasana Lebaran yang meriah di ruang publik terbuka.

Antusiasme Warga Membludak

Sejak sore hari, kawasan Monumen Nasional dipadati pengunjung. Antusiasme warga bahkan melampaui ekspektasi.

Berdasarkan laporan, lebih dari 100 ribu orang hadir sejak pukul 16.00 WIB. Jumlah tersebut terus meningkat hingga diperkirakan mencapai 200 ribu orang.

“Porsi makanan yang disiapkan sekitar 300 ribu, dan hampir habis. Artinya jumlah pengunjung sangat besar,” ungkap Teddy.

100 Ribu Kupon Belanja Untuk Masyarakat

Salah satu daya tarik utama dalam bazar ini adalah pembagian 100 ribu kupon belanja. Kupon tersebut dapat digunakan masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan dan produk dari pelaku UMKM.

Langkah ini dinilai sebagai upaya nyata pemerintah dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan usaha kecil.

Potensi Jadi Agenda Rutin

Menariknya, pemerintah membuka peluang agar kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin ke depan.

Menurut Teddy, ini adalah pengalaman pertama menggelar bazar besar pasca-Lebaran di Monas. Namun melihat antusiasme masyarakat, pemerintah mempertimbangkan untuk mengadakannya secara berkala.

“Presiden tentu ingin yang terbaik, dan kemungkinan kegiatan seperti ini akan dibuat rutin,” pungkasnya.

FAQ

1. Apa tujuan Bazar Rakyat di Monas?
Untuk menghadirkan kebahagiaan Lebaran bagi seluruh masyarakat sekaligus menyediakan akses belanja murah dan hiburan.

2. Siapa yang menggagas kegiatan ini?
Kegiatan ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh berbagai kementerian.

3. Apa saja yang tersedia di bazar tersebut?
Pasar murah, produk UMKM, hiburan rakyat, permainan anak, serta kupon belanja.

4. Berapa jumlah kupon yang dibagikan?
Sebanyak 100 ribu kupon belanja untuk masyarakat.

5. Apakah acara ini akan diadakan lagi?
Pemerintah membuka peluang menjadikannya agenda rutin ke depan.

Rabu, 18 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak Gelar Pasar Murah dan Salurkan LPG 3 Kg di Ngabang

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Landak, Kalbar -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Landak bergerak cepat untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Lewat program pasar murah dan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram, langkah ini jadi solusi konkret di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Masjid Agung Babul Ulum, Ngabang, pada Selasa (17/3/2026). Ratusan warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa menjelang Lebaran, tren kenaikan kebutuhan masyarakat memang tak bisa dihindari. Hal ini berpotensi memicu lonjakan harga di pasaran.

“Secara hukum ekonomi, ketika permintaan tinggi, harga biasanya ikut naik. Karena itu, pemerintah hadir lewat pasar murah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Landak menyediakan sekitar 700 paket sembako. Selain itu, berbagai komoditas lain juga dijual dengan harga terjangkau, mulai dari telur ayam, bawang merah, bawang putih, mentega, tepung terigu, hingga susu kental manis.

Tak hanya sembako, pemerintah juga menyalurkan LPG 3 kilogram bersubsidi. Program ini dijalankan bekerja sama dengan Pertamina guna memastikan ketersediaan gas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Ngabang dan sekitarnya.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat efisiensi fiskal dan pengurangan transfer pusat, Karolin menegaskan bahwa pengendalian harga tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Dengan kondisi yang ada, kami tetap berupaya maksimal menjaga stabilitas harga. Kami juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga yang ingin mendapatkan LPG subsidi. Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, masyarakat diwajibkan menunjukkan KTP saat pembelian.

Sementara itu, paket sembako dijual bebas selama stok masih tersedia. Namun, untuk beberapa komoditas seperti telur ayam, pembelian dibatasi maksimal satu pak berisi 10 butir per orang.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag), Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Landak.

Momentum Idul Fitri, menurut Karolin, bukan hanya soal konsumsi, tetapi juga tentang memperkuat nilai kebersamaan dan ibadah. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa menjalani Lebaran dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Operasi Pasar Murah di Landak Jelang Idul Fitri Tekan Inflasi Daerah

Pemkab Landak menggelar operasi pasar murah dan penyaluran LPG subsidi untuk menekan inflasi serta menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemkab Landak menggelar operasi pasar murah dan penyaluran LPG subsidi untuk menekan inflasi serta menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Landak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak menggelar operasi pasar murah sekaligus penyaluran LPG bersubsidi 3 kilogram di halaman Masjid Agung Babul Ulum Ngabang, Selasa (17/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari intervensi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang cenderung meningkat seiring naiknya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa tren peningkatan kebutuhan masyarakat setiap menjelang Idul Fitri berpotensi mendorong kenaikan harga di pasar.

“Menjelang Idul Fitri, keperluan dan pengeluaran masyarakat meningkat. Secara hukum ekonomi, permintaan tinggi sering diikuti kenaikan harga. Kehadiran pasar murah ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Landak menyediakan sekitar 700 paket sembako. Selain itu, sejumlah komoditas lain turut dijual, seperti telur ayam, bawang putih, bawang merah, mentega, tepung terigu, hingga susu kental manis.

Khusus untuk LPG 3 kilogram, pemerintah daerah bekerja sama dengan Pertamina guna memastikan ketersediaan stok, terutama bagi masyarakat di wilayah Ngabang.

Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal akibat efisiensi anggaran dan pengurangan transfer dari pemerintah pusat, Karolin menegaskan bahwa pengendalian harga tetap menjadi prioritas utama.

“Dengan segala keterbatasan, kami tetap berupaya maksimal menjaga stabilitas harga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” katanya.

Ia menambahkan, momentum Idul Fitri tidak hanya dimaknai dari sisi konsumsi, tetapi juga sebagai waktu untuk memperkuat nilai ibadah dan kebersamaan keluarga.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Ratusan warga tampak mengantre untuk mendapatkan LPG 3 kilogram dengan menunjukkan KTP sebagai syarat pembelian agar penyaluran tepat sasaran.

Sementara itu, paket sembako dijual secara bebas selama persediaan masih tersedia. Untuk komoditas tertentu seperti telur ayam, pembelian dibatasi maksimal satu pak berisi 10 butir per orang guna menyesuaikan stok dari produsen.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag), Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Landak.

Oleh: Tino

Kamis, 12 Maret 2026

Gerakan Pangan Murah Tekan Harga Jelang Lebaran di Kaltim

Gerakan Pangan Murah digencarkan Pemprov Kaltim untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga ketersediaan bahan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. (Gambar ilustrasi AI)
Gerakan Pangan Murah digencarkan Pemprov Kaltim untuk menstabilkan harga pangan dan menjaga ketersediaan bahan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. (Gambar ilustrasi AI)

Samarinda – Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur menggencarkan program Gerakan Pangan Murah guna menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat membeli bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, Fahmi Himawan, mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan nasional. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pokok strategis dengan harga yang stabil.

Menurut Fahmi, Gerakan Pangan Murah juga menjadi ruang pertemuan langsung antara produsen pangan lokal dan konsumen. Dengan demikian, transaksi jual beli diharapkan tetap berada di bawah ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Program ini merupakan implementasi dari Satuan Tugas Sapu Bersih Pengendalian Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan yang dibentuk pada Januari 2026 atas amanah Badan Pangan Nasional. Satgas tersebut bertugas memastikan stabilitas harga serta kualitas pangan di pasaran.

Tim satgas beroperasi secara terstruktur di bawah arahan langsung Gubernur Kalimantan Timur sebagai ketua pengarah. Sementara itu, Kepala Dinas Pangan bertindak sebagai sekretaris pelaksana harian dalam menjalankan berbagai kegiatan pengawasan pangan.

Seiring meningkatnya aktivitas perdagangan menjelang Lebaran, tim Satgas Sapu Bersih juga aktif melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar, distributor, hingga jaringan ritel. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik penjualan bahan pokok di atas harga acuan.

Fahmi menegaskan pihaknya tidak akan segan menjatuhkan sanksi tegas bagi pelaku usaha yang melanggar aturan harga. Sanksi dapat berupa teguran keras hingga pencabutan izin usaha bagi agen, pengecer, maupun distributor yang terbukti menjual barang melampaui ketentuan.

Berdasarkan hasil pemantauan terbaru di lapangan, komoditas cabai segar tercatat mengalami kenaikan harga dibandingkan beberapa bahan dapur lainnya. Kenaikan ini dinilai sebagai fenomena yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Ia menjelaskan, kenaikan harga pada sejumlah komoditas di luar kelolaan pemerintah biasanya terjadi secara alami. Hal tersebut disebabkan para kelompok tani berharap memperoleh tambahan keuntungan ekonomi saat permintaan pasar meningkat.

Meski demikian, pemerintah memastikan ketersediaan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap aman. Begitu pula dengan pasokan minyak goreng yang dinilai masih terkendali berkat distribusi yang lancar dan pengawasan dari Perum Bulog.

Pada hari yang sama, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak hanya berlangsung di tingkat provinsi. Kegiatan ini juga digelar secara serentak di enam daerah di Kalimantan Timur, yakni Kota Samarinda, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Timur, Bontang, dan Kutai Barat.

Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.

Bulog Amankan Stok Beras 3.400 Ton

Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)
Bulog Singkawang memastikan stok beras 3.400 ton aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H di Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. (Gambar ilustrasi AI)

Bulog Singkawang Pastikan Stok Beras 3.400 Ton Aman untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H

SINGKAWANG – Perum Bulog Cabang Singkawang, Kalimantan Barat, memastikan ketersediaan beras di gudang Bulog mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang.

Pimpinan Cabang Bulog Singkawang Noldi Ramayadi mengatakan stok beras yang tersedia saat ini dalam kondisi aman untuk menjaga ketahanan pasokan pangan di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran 2026.

“Total stok beras Bulog Singkawang saat ini mencapai sekitar 3.400 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga ketersediaan beras selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang,” kata Noldi di Singkawang, Rabu.

Menurut dia, selain menjaga ketersediaan stok beras, Bulog juga menjalankan berbagai program distribusi pangan kepada masyarakat. Program tersebut antara lain penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang.

Noldi menjelaskan, stok beras yang ada tidak hanya digunakan untuk bantuan pangan, tetapi juga untuk mendukung berbagai program stabilisasi harga pangan.

Beberapa program tersebut di antaranya Gerakan Pangan Murah (GPM), operasi pasar, serta penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Stok yang ada tidak hanya untuk kebutuhan bantuan pangan, tetapi juga untuk kegiatan pasar murah, program SPHP, serta distribusi minyak goreng Minyakita melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK),” ujarnya.

Dalam upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok di masyarakat, Bulog Cabang Singkawang bersama Dinas Perdagangan juga melakukan distribusi minyak goreng Minyakita di sejumlah pasar tradisional.

Untuk wilayah Kota Singkawang, penyaluran dilakukan di Pasar Beringin dan Pasar Alianyang. Sementara di Kabupaten Sambas, distribusi dilakukan di Pasar Jagur dan Pasar Teratai, serta di beberapa pasar di Kabupaten Bengkayang.

Langkah tersebut bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau menjelang bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri.

Noldi menambahkan bahwa upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan tidak dapat dilakukan oleh Bulog sendiri. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan, termasuk pemerintah daerah serta aparat keamanan.

Menurut dia, sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus diperkuat untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta harga bahan pokok tetap stabil di pasar.

Selain itu, Bulog bersama instansi terkait juga rutin melakukan pemantauan harga bahan pokok di pasar tradisional guna memastikan pasokan pangan mencukupi selama Ramadhan dan Idul Fitri.

“Sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Bulog Singkawang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan pangan di wilayah operasionalnya. Langkah ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Selasa, 03 Maret 2026

Gubernur Kalbar Ria Norsan Buka Pasar Murah Ramadan Tekan Inflasi Kalbar dan Harga Bahan Pokok

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Pasar Murah Kalbar Resmi Dibuka Harga Bawang dan Cabai Jadi Sorotan

Pontianak, Kalbar -- Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah Ramadan di halaman Masjid Al-Muawwanah, Rabu 25 Februari 2026. 

Program ini digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok yang memicu inflasi daerah menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan Pasar Murah ini menjadi strategi stabilisasi harga pangan di tengah lonjakan harga komoditas utama seperti bawang merah dan cabai. 

Dalam beberapa pekan terakhir, kenaikan signifikan pada dua komoditas tersebut turut mendorong inflasi dan berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Ria Norsan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi kondisi ini. 

Melalui program Pasar Murah, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. 

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga, terutama bagi warga berpenghasilan menengah ke bawah.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjaga stabilitas ekonomi. 

Pemerintah ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan tanpa terbebani lonjakan harga.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Selain berfungsi sebagai intervensi pasar untuk menekan inflasi, Pasar Murah juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwarga. 

Suasana kebersamaan di tengah Ramadan diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan rasa saling peduli.

Program ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemprov Kalimantan Barat dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. 

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini secara bijak serta terus menjaga kebersamaan demi stabilitas ekonomi daerah.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Dengan adanya Pasar Murah Ramadan, diharapkan tekanan inflasi dapat terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri mendatang.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

FAQ Seputar Pasar Murah Ramadan Kalbar

1. Apa tujuan utama Pasar Murah Ramadan ini?
Untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

2. Komoditas apa saja yang terdampak kenaikan harga?
Bawang merah dan cabai menjadi komoditas utama yang mengalami lonjakan harga signifikan.

3. Siapa yang dapat membeli di Pasar Murah?
Seluruh masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

4. Mengapa program ini penting saat Ramadan?
Karena kebutuhan pangan meningkat selama Ramadan, sehingga stabilitas harga menjadi prioritas.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Rabu, 25 Februari 2026

Gubernur Kalbar Pangkas Harga Sembako di Melawi Warga Serbu Pasar Murah

Pasar Murah Ramadan di Melawi Harga Sembako Dipangkas Jadi Rp50 Ribu
Pemprov Kalbar dan Pemkab Melawi gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di Melawi. Harga paket sembako dipangkas jadi Rp50 ribu untuk tekan inflasi dan jaga stabilitas harga jelang Idul Fitri. (Gambar ilustrasi AI)

Pasar Murah Ramadan di Melawi Harga Sembako Dipangkas Jadi Rp50 Ribu

MELAWI -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Melawi menggelar Operasi Pasar Murah di Halaman Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi, Selasa, untuk menekan inflasi selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. 

Kegiatan ini dipimpin langsung Gubernur Kalbar, Ria Norsan, didampingi Bupati Melawi H. Dadi Sunarya.

Langkah ini menjadi respons konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Harga Paket Sembako Turun Drastis

Suasana pasar murah semakin semarak ketika diumumkan bahwa harga paket sembako yang semula bernilai Rp120.000 dan direncanakan dijual Rp90.000, akhirnya diputuskan menjadi Rp50.000 per paket.

Keputusan tersebut diambil setelah Gubernur Ria Norsan berdiskusi dengan pihak Bank Kalbar dan Bupati Melawi, menyerap aspirasi warga yang berharap harga lebih terjangkau.

Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan ini. Seluruh paket langsung diserbu warga usai acara pembukaan.

Kebijakan pemangkasan harga ini menjadi angin segar di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

Upaya Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

Operasi Pasar Murah merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Ramadan dan Idul Fitri kerap memicu lonjakan harga sembako akibat tingginya permintaan.

Melalui kolaborasi antara Pemprov Kalbar dan Pemkab Melawi, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Edukasi Keuangan untuk Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar juga mengajak masyarakat untuk mengelola keuangan secara bijak. Ia menekankan pentingnya menabung di lembaga perbankan resmi seperti Bank Kalbar demi keamanan dan kemudahan transaksi.

Edukasi ini menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya terbantu secara jangka pendek, tetapi juga memiliki perencanaan keuangan yang lebih baik di masa depan.

Antusiasme dan Harapan Warga

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi pasar murah. Salah satunya Suroyati yang mengantre sejak pukul 06.00 WIB.

Ia mengaku bersyukur karena harga paket sembako akhirnya turun drastis menjadi Rp50.000.

Bagi masyarakat Melawi, kebijakan ini bukan sekadar bantuan sembako murah, melainkan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi warga selama bulan suci.

Dengan adanya pasar murah, masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

FAQ Seputar Pasar Murah Ramadan Melawi

1. Di mana lokasi pasar murah digelar?
Di Halaman Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi.

2. Berapa harga paket sembako yang dijual?
Harga akhir ditetapkan Rp50.000 per paket.

3. Berapa jumlah paket sembako yang disediakan?
Sebanyak 1.000 paket sembako.

4. Apa tujuan digelarnya operasi pasar murah ini?
Untuk menekan inflasi, menjaga stabilitas harga sembako, dan membantu masyarakat selama Ramadan.

5. Siapa yang terlibat dalam kegiatan ini?
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Melawi, serta dukungan Bank Kalbar.

Jumat, 21 Maret 2025

Menjelang Idulfitri 1446 H, Polresta Pontianak Gelar Bazar Murah untuk Personel dan Masyarakat

Menjelang Idulfitri 1446 H, Polresta Pontianak Gelar Bazar Murah untuk Personel dan Masyarakat
Menjelang Idulfitri 1446 H, Polresta Pontianak Gelar Bazar Murah untuk Personel dan Masyarakat.

Pontianak – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 H, Polresta Pontianak menggelar Bazar Murah buat personel kepolisian, petugas kebersihan, warakawuri, dan guru TK Bhayangkari. 

Acara ini berlangsung di Ballroom Presisi Polresta Pontianak pada Jumat (tanggal kegiatan) dan disambut dengan antusias oleh para peserta.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pontianak, Ny. Indhe Adhe, beserta jajaran pengurus Bhayangkari dan Pejabat Utama (PJU) Polresta Pontianak.

Dalam sambutannya, Kapolresta Pontianak menyampaikan bahwa bazar murah ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari Polresta Pontianak kepada keluarga besar Polri serta masyarakat yang selama ini turut berkontribusi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, terutama menjelang lebaran.

"Kegiatan ini sebagai wujud perhatian dan solidaritas kami untuk membantu meringankan kebutuhan masyarakat di lingkungan internal maupun eksternal Polresta Pontianak, khususnya menjelang lebaran," ujar Kombes Pol Adhe Hariadi.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Pontianak, Ny. Indhe Adhe, menambahkan bahwa Bhayangkari turut berperan dalam mendukung acara ini dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan Hari Raya dengan harga yang lebih terjangkau.

Bazar Murah, Solusi Hemat Belanja Lebaran

Bazar ini menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sirup, kue kering, serta pakaian dan perlengkapan lebaran lainnya. 

Harga yang ditawarkan tentu lebih ramah di kantong dibandingkan harga pasaran, sehingga banyak peserta yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja keperluan Idulfitri.

Antusiasme warga dan personel kepolisian terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area bazar sejak pagi. 

Mereka berburu berbagai kebutuhan dengan harga miring, yang pastinya sangat membantu di tengah kenaikan harga menjelang Hari Raya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara Polresta Pontianak, Bhayangkari, dan masyarakat yang selalu berperan dalam menciptakan suasana kota yang aman dan kondusif. 

Dengan adanya bazar ini, diharapkan kebersamaan dan kekompakan antara aparat kepolisian dan masyarakat semakin terjalin erat.

Senin, 17 Maret 2025

Warga Auto Serbu! Polresta Pontianak Gelar Pasar Murah Ramadhan 1446 H

Warga Auto Serbu! Polresta Pontianak Gelar Pasar Murah Ramadhan 1446 H
Warga Auto Serbu! Polresta Pontianak Gelar Pasar Murah Ramadhan 1446 H.

Pontianak – Bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi warga Pontianak. Polresta Pontianak menggelar pasar murah di Jalan Veteran, tepatnya di Simpang Pasar Flamboyan, Minggu (16/03/2025). Warga pun antusias menyerbu lokasi demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring.

Kegiatan ini digelar atas arahan Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., dan dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polresta Pontianak, Kompol Abdul Maili, S.I.P., M.Sos., selaku Ketua Penyelenggara.

Pasar murah ini hadir sebagai bentuk kepedulian Polresta Pontianak terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi lonjakan harga bahan pokok selama Ramadhan. “Kegiatan ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau selama bulan Ramadhan,” ujar Kompol Abdul Maili.

Di pasar murah ini, berbagai bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, dan kebutuhan lainnya dijual dengan harga subsidi yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran. Selain membantu meringankan beban masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan stok bahan pokok tetap aman selama Ramadhan di Pontianak.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata Polri yang tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. “Polri bukan hanya hadir untuk penegakan hukum, tapi juga berperan dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terlebih di bulan suci seperti Ramadhan ini,” jelasnya.

Antusiasme warga dalam menyambut pasar murah ini luar biasa. Banyak yang merasa sangat terbantu dengan adanya program ini, mengingat harga kebutuhan pokok di pasar sedang melambung tinggi.

“Alhamdulillah, pasar murah ini sangat membantu kami. Harga di pasar lagi tinggi banget, jadi dengan adanya ini, kami bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan Ramadhan,” ujar seorang warga yang ikut berbelanja.

Warga Auto Serbu! Polresta Pontianak Gelar Pasar Murah Ramadhan 1446 H
Warga Auto Serbu! Polresta Pontianak Gelar Pasar Murah Ramadhan 1446 H/

Kegiatan pasar murah ini berjalan dengan aman dan tertib. Polresta Pontianak memastikan pelayanan yang diberikan tetap humanis dan ramah kepada masyarakat, sejalan dengan komitmen mereka untuk terus memberikan yang terbaik bagi warga Kota Pontianak.

Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang menjalani ibadah di bulan suci tanpa khawatir akan lonjakan harga kebutuhan pokok. Salut buat Polresta Pontianak yang terus peduli dan hadir untuk masyarakat!

Jumat, 16 Agustus 2024

Pasar Murah di Sekadau: Meriahkan HUT RI ke-79 dengan Paket Sembako Murah

Pasar Murah di Sekadau: Meriahkan HUT RI ke-79 dengan Paket Sembako Murah
 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 dan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sekadau bekerja sama dengan Bulog Kantor Cabang Sanggau menggelar operasi pasar murah.
SEKADAU - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 dan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sekadau bekerja sama dengan Bulog Kantor Cabang Sanggau menggelar operasi pasar murah di Pasar Rakyat Lawang Kuari, Sekadau. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, SH, MH, bersama sejumlah pejabat daerah dan masyarakat Sekadau.

Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, SH, MH, menjelaskan bahwa pasar murah ini diadakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat menjelang hari-hari besar, seperti HUT Kemerdekaan RI, Idul Fitri, dan lainnya. "Harapan kita adalah untuk menjaga pasokan dan mengendalikan harga-harga di pasar ini agar tidak melambung tinggi, sehingga masyarakat tetap bisa membeli barang-barang dengan harga yang terjangkau," ujarnya. Ia juga mengimbau warga untuk memasang bendera merah putih sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Kepala Dinas P2TK, Nopita, SP, MM, menambahkan bahwa operasi pasar ini menyediakan berbagai paket sembako murah yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Sekadau. "Paket-paket ini harus habis hari ini, jangan sampai ada yang dibawa kembali ke Sanggau," tegasnya. Ia juga mengingatkan warga agar tidak berebut dan tetap menjaga ketertiban saat berbelanja.
Pasar Murah di Sekadau: Meriahkan HUT RI ke-79 dengan Paket Sembako Murah
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 dan sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sekadau bekerja sama dengan Bulog Kantor Cabang Sanggau menggelar operasi pasar murah

Tersedia lima jenis paket sembako dalam operasi pasar murah kali ini, yaitu:

  1. Paket 1: Berisikan 5 kg beras SHP, 1 kg gula Gulavit, dan 1 liter minyak goreng Jujur seharga Rp. 95.000.
  2. Paket 2: Berisikan 5 kg beras premium Sentra Ramos dan 5 kg beras SHP seharga Rp. 130.000.
  3. Paket 3: Berisikan 5 kg beras premium Sentra Ramos dan 5 kg beras SHP seharga Rp. 130.000.
  4. Paket 4: Berisikan 5 kg beras Candi Mulyo dan 5 kg beras SHP seharga Rp. 130.000.
  5. Paket 5: Berisikan 5 kg beras premium Kita dan 5 kg beras SHP seharga Rp. 130.000.

Selain paket sembako, warga juga bisa membeli kebutuhan pokok secara eceran, seperti minyak goreng dan gula, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing-masing.

Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat Sekadau dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus merayakan HUT RI ke-79 dengan penuh suka cita.

Hadir pula dalam acara tersebut Kapolres Sekadau AKBP I Nyoman Sudama, Bintara Penghubung Serka Didit, Kepala Inspektorat Awan, Kepala Dinas P2TK Nopita, SP, MM, Kepala Dinas Dukcapil Suryadi, dan Pimpinan Bulog Kantor Cabang Sanggau, Aminuddin. Acara ini disambut antusias oleh puluhan warga Sekadau yang turut hadir untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kamis, 15 Agustus 2024

Operasi Pasar HUT RI ke-79, Upaya Pemprov Tekan Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga

Operasi Pasar HUT RI ke-79, Upaya Pemprov Tekan Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar operasi pasar di Pasar Kemuning, Pontianak Selatan.
PONTIANAK - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar operasi pasar di Pasar Kemuning, Pontianak Selatan. 

Acara ini tidak hanya untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi di Kalbar.

Penjabat Ketua PKK Kalbar, Windy Prihastari Harisson, menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dirancang untuk merayakan HUT RI sekaligus menanggulangi isu ekonomi lokal yang krusial, seperti inflasi di Kalbar. 

"Operasi pasar ini menjadi salah satu cara kami memperingati kemerdekaan sekaligus mengatasi tantangan ekonomi seperti inflasi. Sejak awal tahun ini, kami telah melakukan 80 operasi pasar di berbagai kabupaten dan kota se-Kalbar," ujar Windy di Pontianak, Selasa.

Harga Lebih Rendah, Masyarakat Lebih Terbantu

Dalam operasi pasar tersebut, Pemprov Kalbar menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. 

Misalnya, gula yang biasanya dijual seharga Rp18.000 per kilogram di pasar umum, dalam operasi pasar ini ditawarkan hanya Rp15.000 per kilogram. 

Langkah ini diharapkan bisa langsung meringankan beban masyarakat, terutama dalam hal biaya kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, Pemprov Kalbar juga memberikan sembako gratis kepada warga yang lahir di bulan Agustus. 

Ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus bantuan kepada masyarakat agar mereka bisa merasakan dampak positif dari perayaan kemerdekaan ini.

Komitmen Berkelanjutan untuk Menjaga Kesejahteraan Masyarakat

Windy Prihastari Harisson menambahkan bahwa Pemprov Kalbar berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial seperti ini secara berkelanjutan. 

Hal ini diharapkan bisa membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di Kalbar.

"Kami berkomitmen untuk terus melakukan aksi sosial seperti ini. Harapannya, langkah-langkah ini dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung upaya pengendalian inflasi di Kalbar," katanya.

Kamis, 29 Februari 2024

Dukungan Pangan Murah untuk Stabilitas Harga Pangan di Sekadau Hilir

Dukungan Pangan Murah untuk Stabilitas Harga Pangan di Sekadau Hilir
Acara Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Camat Sekadau Hilir.
SEKADAU - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau untuk menggelar acara Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Camat Sekadau Hilir, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Pada Rabu (28/2/2024).

Kegiatan Pangan Murah ini merupakan bagian dari Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan dan Menyambut Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN). 

Bupati Kabupaten Sekadau, Aron, dalam sambutannya menekankan pentingnya akses terhadap beras dengan harga terjangkau, terutama di tengah kenaikan harga pangan menjelang Bulan Ramadhan. 

Dalam konteks ini, peran Pemerintah sangat penting untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan.

Gelaran Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi pada tahun 2024. 

Kegiatan ini akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Sekadau, dengan fokus pada Kecamatan Sekadau Hilir.

Bupati Aron berharap bahwa melalui GPM, ketersediaan pangan di Kabupaten Sekadau, terutama di Kecamatan Sekadau Hilir, dapat ditingkatkan. 

Ia juga berharap bahwa kegiatan ini akan membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

Bahan-bahan pokok seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng menjadi fokus penjualan dalam kegiatan Pangan Murah ini.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Ibu Ir. Herti Herawati, MMA, Kepala Dinas DKP3 Kabupaten Sekadau, Sandae, Msi, serta Camat Sekadau Hilir, Gustar Indarto, S,Sos. Keseluruhan acara ini menjadi langkah nyata dalam mendukung stabilitas harga pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Selasa, 24 Oktober 2023

Pemerintah Kapuas Hulu Bagikan 6,4 Ton Beras dalam Program Pangan Murah

Pemerintah Kapuas Hulu Bagikan 6,4 Ton Beras dalam Program Pangan Murah.
KAPUAS HULU - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dalam kerjasama dengan Perum Bulog Putussibau, telah berhasil mendistribusikan sebanyak 6,4 ton beras dalam upaya penyediaan pangan murah bagi warga setempat, sambil mencoba mengendalikan inflasi di wilayah tersebut.

"Kami bersama-sama bergerak untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat," ujar Fransiskus Diaan, yang turut mengawasi pelaksanaan program Pangan Murah di Putussibau Kapuas Hulu pada hari Senin.

Program Pangan Murah ini melibatkan penyediaan beras jenis medium sebanyak 4 ton, beras premium sebanyak 2,4 ton, 4.000 butir telur, 100 kilogram tepung, 1.000 liter minyak goreng, 300 kilogram gula pasir, serta 100 kilogram daging beku.

Fransiskus menjelaskan bahwa, secara keseluruhan, pasokan pangan dan harga bahan pokok di Kapuas Hulu masih dalam kondisi stabil, walaupun harga beras mengalami peningkatan.

Untuk mengantisipasi kebutuhan pangan masyarakat, pemerintah daerah telah memulai program Pangan Murah.

"Kita semua tahu bahwa kenaikan harga beras dipengaruhi oleh pasar global, dan kita harus mengambil langkah-langkah antisipatif untuk memenuhi kebutuhan pangan," ungkap Fransiskus.

Dia juga mengingatkan pentingnya beragam pilihan pangan selain beras, seperti umbi-umbian, jagung, dan sukun, sehingga masyarakat tidak terlalu bergantung pada satu jenis pangan.

"Kita patut bersyukur bahwa di tengah tantangan pemanasan global dan fluktuasi pasar global, kita masih memiliki pasokan bahan pokok yang memadai, namun kita harus tetap siap untuk menghadapi masa depan," tambahnya.

Fransiskus berharap bahwa program Pangan Murah yang dikelola oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu akan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dengan mengurangi beban ekonomi mereka. (**)

Jumat, 20 Oktober 2023

Pemkab Sekadau dan Bulog Sanggau Gelar Pasar Murah

Pemkab Sekadau dan Bulog Sanggau Gelar Pasar Murah.
SEKADAU – Pemerintah Kabupaten Sekadau Bekerja sama dengan Bulog Sanggau Mengadakan Operasi Pasar Murah dalam rangka penanganan inflasi pangan tahun 2023. Bertempat di Pasar Baru Lawang Kuari pada hari Kamis, 19 Oktober 2023.

Hari ini (19/10) pagi sekira pukul 09.00 WIB masyarakat mulai mendatangi pasar, mereka langsung menyerbu paket. Namun, setiap orang boleh membeli 1 paket. Pihak Bulog menyediakan sebanyak 1300 paket, dengan harga satu paket Rp.85.000, berisi berisi 5 kg beras, 1 kg Gula, 1 liter minyak goreng. Nah, sekitar 2 jam paket langsung ludes.

Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Sekadau, Sarno mengatakan operasi ini dalam rangka menghadapi inflasi terutama pada beras, karena sekarang harga mulai naik.

Dengan adanya pasar murah, antusiasme masyarakat luar biasa, karena penyebab adanya inflasi tadi, mereka tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini, tutur Sarno saat diwawancarai di TKP.

Sementara, Kepala Biro Bulog Sanggau, Hendra Dionisius mengungkapkan, operasi pasar dilakukan sebanyak 2 kali pada akhir tahun ini, pada tanggal 19 Oktober dan 7 Desember mendatang, mendekati Hari Raya Natal.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat di daerah Sekadau bisa terbantu. Melalui program pemerintah ini bisa meringankan beban masyarakat ditengah harga tren beras masih naik.

"Acara ini kita fokuskan pada upaya stabilitasi dan ketersediaan pasokan, memang beras dan gula saat ini trend harganya naik, itu berdasarkan data PPS," ungkapnya

Lanjut dirinya, Kami juga sedang menggelontorkan beras bantuan pangan di 3 lokasi dalam 3 bulan, per KPM nya 10 kilogram, jadi dalam 3 bulan mendapatkan 30 kg.

Sedangkan, di 7 Desember nanti, Dinas Perdagangan minta kita menambah paket menjadi 2000, isi paketnya sama seperti hari ini atau ada penambahan berupa daging, ungkapnya. (Tim)

Kamis, 12 Oktober 2023

Pemprov Kalbar gelar pasar murah stabilkan harga beras di Kapuas Hulu

Pemprov Kalbar gelar pasar murah stabilkan harga beras di Kapuas Hulu.
KAPUAS HULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat bekerja sama dengan Perum Bulog gencar melaksanakan operasi pasar murah sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat terutama beras di daerah, salah satunya di Kabupaten Kapuas Hulu.

"Pemprov Kalbar dan Bulog sudah melakukan operasi pasar sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat," kata Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Harisson seusai menghadiri pasar murah, di Pasar Dogom Permai Putussibau Kapuas Hulu, Kamis.

Disampaikan Harisson, salah satu penyebab kenaikan harga beras di Kabupaten Kapuas Hulu adalah surutnya debit air sungai Kapuas, sehingga kapal motor pengangkut beras tidak sampai ke Kapuas Hulu.

Pendistribusian beras ke Kapuas Hulu akhirnya menggunakan angkutan truk transportasi darat yang kemudian meningkatkan biaya angkutan dan berdampak terjadi kenaikan harga.

Menurut dia, untuk mengatasi persoalan tersebut Pemprov Kalbar melaksanakan gerakan pangan murah sistem subsidi natura dari anggaran Pemprov Kalbar yang bekerja sama dengan Bulog.

Harisson juga mengatakan melakukan fungsi pengawasan baik berkaitan dengan harga, ketersediaan beras hingga distribusi ke daerah.

"Kami selalu awasi, Satgas Pangan Polda Kalbar juga memonitor distribusi, jadi kami terus pantau, jangan sampai ada kenakalan oknum tertentu melakukan penimbunan," tegas Harisson.

Selain itu, Pemprov Kalbar juga berencana memberikan subsidi untuk biaya angkutan pendistribusian beras ke daerah.

"Saya juga sudah cek ketersediaan beras di gudang Bulog Putussibau itu salah satu pengawasan stok maupun pendistribusian beras," ucap dia.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Pembantu Perum Bulog Putussibau Azwar Fuad menyebutkan dalam operasi pasar murah pihaknya menyiapkan sekitar 5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP), beras premium 2 ton, telur 400 pack, daging beku 50 kilogram dan juga tepung terigu.

Dia menjelaskan untuk beras SPHP dijual dengan harga Rp53 ribu per karung, nanas madu seharga Rp108 ribu per karung isi 8 kilogram, telur Rp17 ribu per pack, tepung terigu Rp13 ribu per kilogram dan daging beku seharga Rp80 ribu per kilogram.

"Operasi pasar murah rutin kami laksanakan bersama pemerintah daerah di sejumlah titik strategis di wilayah Kapuas Hulu dengan harapan bisa membantu meringankan beban masyarakat serta menstabilkan harga kebutuhan pokok," kata Fuad. (**) 

Jumat, 14 April 2023

Pasar Murah, Antisipasi Inflasi Harga Jelang Idul Fitri

Operasi Pasar Murah.
Sanggau, Kalbar - Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP M.Si  membuka secara langsung operasi Pasar Murah yang dipusatkan di Pasar Seroja Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Kamis (13/4/2023).

Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau bekerjasama dengan Kodim 1204/Sanggau, Perum Bulog, Indofood Group, PT Sumber Alfaria Jaya, PT Dewi Biru Abadi, PT Indofood Prismatama, PT BUPK Wings dan CV.Borneo Food Indotama.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan pelaksanaan Pasar Murah Terpadu dilaksanakan untuk membuat stabilitas harga bahan pokok dan pengendalian inflasi menjelang bulan suci Ramadhan 1444 /H 2023 M.

“Saat bulan Ramadhan, permintaan meningkat sementara persediaan terbatas membuat harga bahan pangan melonjak. Semoga dengan terlaksananya Pasar Murah Terpadu untuk membantu daya beli masyarakat luas dalam menghadapi Bulan Ramadhan,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

“Selain sebagai upaya dalam mengendalikan laju inflasi di daerah, kegiatan pasar murah ini juga untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan dengan harga yang terjangkau. Ini menunjukkan pemerintah hadir dan selalu siap untuk melayani masyarakat,” lanjutnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau, Sy. Ibnu Marwan Alqadrie mengatakan dalam menghadapi inflasi kenaikan harga barang menjelang hari raya besar keagamaan, Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Disperindagkop dan UM berinisiatif untuk mengkoordinir beberapa vendor sembako yang ada di Sanggau untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan operasi pasar.

Adapun maksud dan tujuan ini yaitu melakukan bazar pasar murah bahan kebutuhan pokok masyarakat seperti daging beku, tepung terigu, minyak goreng, susu kental manis, beras, mi instan, kecap, gula dan beberapa makanan ringan dalam kemasan kaleng. Kegiatan ini melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sanggau dan instansi vertikal TNI, Polri, yang berlangsung satu hari pada Kamis 13 April 2023 dimulai pukul 08.00 pagi sampai pukul 14.00 siang.

(Tim/RH)

Selasa, 11 April 2023

Ringankan Beban Masyarakat, Pemkab Bekerjasama Dengan Stakeholder Gelar Pasar Murah

Pasar Murah Jelang Idul Fitri.
Sekadau, Kalbar - Bupati Sekadau Aron, SH Membuka kegiatan Pasar Murah di Pasar Rakyat Lawang Kuari Sekadau, Senin (10/4/2023). 

Dalam Sambutan Bupati mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau bekerjasama dengan Bulog, PT. Indomarco dan Tokoh Fajar menggelar pasar murah. Kegiatan pasar murah ini dalam rangka menyambut Idul Fitri tahun 2023.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada Bulog, PT. Indomarco dan Tokoh Fajar yang telah bekerjasama dengan menyediakan kebutuhan pokok dalam rangka kita membantu masyarakat Kabupaten Sekadau," Ucap Aron.

Aron juga mengatakan, Saat ini harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sekadau belum juga ada kenaikan yang signifikan. Kami akan menjaga terus menerus terkait harga kebutuhan pokok menyambut Idul Fitri ini.

Saya berpesan kepada masyarakat yang berbelanja di Pasar Murah ini agar dapat mengantri dengan baik supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Hadir DKUKMP Kab. Sekadau, Danramil Sekadau, Bulog Sanggau , PT. Indomarco, Tokoh Fajar Sekadau.

(Prokopim/RH)