Berita BorneoTribun: Paskah hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Paskah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paskah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 April 2026

Di Betang Youth Center, Ketua DAD Sekadau Apresiasi Peran Ayoung Tao Ketungau

Foto: Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam

SEKADAU - Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau gelar paskah bersama yang dirangkai dengan Musyawarah Besar (Mubes) Ke 3 tahun 2026 di Betang Youth Center Sekadau, Sabtu (11/4/2026).

Dalam Mubes Ke 3 Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau tersebut, Paulus Subarno kembali diamanahkan untuk memimpin untuk periode 2026-2031.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Mubes III Ayoung Tao Ketungau yang menjadi forum tertinggi untuk menentukan arah organisasi ke depan. 

"Saya mengapresiasi pelaksanaan Mubes III ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan baik dan lancar," ucapnya.

Ia berharap ketua terpilih mampu membawa organisasi ke arah yang lebih positif dan menjadi tauladan bagi organisasi, LSM, dan atau perkumpulan lainnya yang ada di kabupaten sekadau.

Jeffray juga menekankan pentingnya sinergi organisasi dengan pemerintah daerah serta menjaga keharmonisan antar sub suku di Sekadau.

"Peran organisasi seperti Ayoung Tao Ketungau sangat strategis dalam menjaga nilai adat, memperkuat identitas budaya, serta menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan daerah," ujarnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Sekadau, Apeng Petrus Kaban Kesbangpol Kabupaten Sekadau menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap keberadaan organisasi ataupun perkumpulan yang ada di kabupaten sekadau.

Apeng berharap dengan hadirnya organisasi, LSM dan atau perkumpulan di kabupaten sekadau setidaknya dapat berkontribusi terhadap anggotanya sesuai hak kebebasan yang telah diatur oleh negara dalam UUD 1945 dan Pancasila sebagai lambang negara Republik Indonesia.

"Selamat kepada Bapak Paulus Subarno yang kembali diamanahkan memimpin Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau, semoga perkumpulan ini menjadi contoh pembinaan kearifan lokal kita," tukasnya.

Selasa, 07 April 2026

Fairid Naparin Puji Harmoni Warga Palangka Raya Selama Perayaan Paskah

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi warga atas suasana kondusif selama Paskah, menegaskan pentingnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi warga atas suasana kondusif selama Paskah, menegaskan pentingnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.

Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana harmonis dan kondusif selama perayaan Paskah. Kondisi tersebut dinilai menjadi bukti nyata kuatnya toleransi antarumat beragama di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Menurut Fairid, perayaan Paskah bukan hanya menjadi momentum keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam.

“Paskah bukan hanya momentum keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Fairid di Palangka Raya, Senin.

Sebagai Wali Kota yang kini memasuki periode kedua kepemimpinannya, Fairid menilai sikap saling menghormati yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan, sikap tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta falsafah lokal Huma Betang yang telah lama dipegang masyarakat Kalimantan Tengah.

Sinergi Warga, Tokoh Agama, Dan Aparat Jadi Kunci

Fairid menyebut terciptanya suasana aman dan damai selama perayaan Paskah tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Mulai dari masyarakat, tokoh agama, hingga aparat keamanan yang terus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi faktor utama dalam menciptakan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Paskah.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan selama perayaan Paskah. Ini menunjukkan bahwa nilai toleransi dan gotong royong masih terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terlihat selama Paskah dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, persatuan di tengah perbedaan merupakan bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

“Keberagaman adalah kekuatan kita. Dengan saling menghargai dan menjaga toleransi, kita bisa membangun Kota Palangka Raya semakin maju, aman, dan sejahtera,” tambah Fairid.

Forkopimda Pantau Langsung Malam Paskah

Dalam upaya memastikan perayaan berjalan kondusif, Wali Kota Palangka Raya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung pada malam akhir pekan lalu.

Pemantauan tersebut dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya, salah satu lokasi yang menjadi pusat kegiatan malam Paskah.

Dalam kegiatan itu, Fairid didampingi sejumlah unsur pimpinan daerah, termasuk Kapolda Kalimantan Tengah dan Kapolresta Palangka Raya, untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan tertib.

Fairid menegaskan, kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga simbol kebersamaan dengan masyarakat.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya, saya mengucapkan selamat Paskah bagi seluruh masyarakat yang merayakan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemantauan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan warga sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga toleransi antarumat beragama.

“Pemantauan kemarin lebih dari sekadar pemantauan, tetapi juga silaturahmi sebagai bukti komitmen kita menjaga keberagaman bersama seluruh warga,” katanya.

Toleransi Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Pengamat sosial dan pemerhati kebijakan publik menilai, stabilitas sosial yang tercipta dari kerukunan masyarakat menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah. Ketika masyarakat hidup rukun dan saling menghormati, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih efektif.

Palangka Raya sendiri dikenal sebagai kota dengan tingkat keberagaman tinggi, di mana berbagai agama dan latar belakang budaya hidup berdampingan. Kondisi ini membuat nilai toleransi menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga persatuan masyarakat.

Dengan keberhasilan menjaga suasana kondusif selama perayaan Paskah, pemerintah daerah berharap semangat toleransi tidak hanya hadir pada momen keagamaan, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

FAQ

1. Siapa Wali Kota Palangka Raya saat ini?
Wali Kota Palangka Raya saat ini adalah Fairid Naparin yang sedang menjalani periode kedua kepemimpinannya.

2. Apa yang disampaikan Wali Kota terkait perayaan Paskah?
Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat karena berhasil menjaga suasana harmonis dan kondusif selama perayaan Paskah.

3. Mengapa toleransi antarumat penting di Palangka Raya?
Karena masyarakatnya beragam, toleransi menjadi kunci menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.

4. Di mana pemantauan malam Paskah dilakukan?
Pemantauan dilakukan di TPU Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya.

5. Apa harapan pemerintah setelah perayaan Paskah?
Pemerintah berharap semangat kebersamaan dan toleransi terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Minggu, 05 April 2026

Pawai Obor Fajar Paskah 2026, Ribuan Jemaat GKI Waena Penuhi Jayapura

Ribuan jemaat GKI Petrus Waena Jayapura gelar pawai obor fajar Paskah 2026, penuh makna iman dan sukacita kebangkitan Yesus Kristus.
Ribuan jemaat GKI Petrus Waena Jayapura gelar pawai obor fajar Paskah 2026, penuh makna iman dan sukacita kebangkitan Yesus Kristus.

Jayapura, Papua — Ribuan jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Petrus Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, menggelar pawai obor fajar dalam rangka memperingati Paskah 2026 pada Minggu dini hari.

Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang sarat makna spiritual, sekaligus momentum refleksi iman atas peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.

Ketua Majelis Jemaat GKI Petrus Waena, Rudi Krebu, mengatakan bahwa pawai obor diikuti oleh jemaat dari 12 rayon atau wilayah pelayanan.

“Pawai obor fajar Paskah ini diikuti jemaat dari 12 rayon supaya semua umat bisa merasakan sukacita dalam merayakan kebangkitan Yesus Kristus,” ujarnya di Jayapura.

Dimulai Sejak Dini Hari, Penuh Nuansa Iman

Pawai obor dimulai pukul 03.00 WIT. Para jemaat berjalan kaki mengelilingi wilayah pelayanan sambil membawa obor dan menyanyikan lagu-lagu pujian.

Suasana khidmat terasa ketika cahaya obor menerangi jalanan gelap, menciptakan simbol kemenangan terang atas kegelapan, yang menjadi inti makna Paskah.

Menariknya, peserta pawai didominasi oleh anak-anak dan remaja, menunjukkan antusiasme generasi muda dalam menjaga tradisi iman.

Setelah berkeliling, jemaat kembali ke halaman gereja untuk mengikuti ibadah syukur Paskah.

Ibadah Dimulai Sejak Malam Hari

Sebelum pawai obor, jemaat telah lebih dulu berkumpul di gereja sejak Sabtu malam pukul 18.00 WIT untuk mengikuti ibadah penyegaran iman.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk persiapan rohani sebelum memasuki momen puncak perayaan Paskah.

Pesan Paskah: Bangkit dari Keterpurukan

Menurut Pdt. Rudi Krebu, perayaan Paskah tahun ini memiliki makna khusus di tengah berbagai polemik yang terjadi di masyarakat.

Ia mengajak umat untuk menjadikan kebangkitan Kristus sebagai inspirasi untuk bangkit dari berbagai ketertinggalan, baik secara spiritual, sosial, maupun ekonomi.

“Supaya kebangkitan Kristus benar-benar berdampak dalam kehidupan umat, khususnya dalam pertumbuhan iman untuk memuliakan nama Tuhan,” katanya.

Berlangsung Aman dan Lancar

Selain di GKI Petrus Waena, pawai obor fajar juga dilaksanakan oleh berbagai gereja di Kota Jayapura.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 03.00 hingga 06.00 WIT tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan penuh sukacita.

Partisipasi aktif masyarakat menjadi bukti kuat bahwa nilai-nilai kebersamaan dan toleransi tetap terjaga di Papua.

FAQ

1. Apa makna pawai obor saat Paskah?
Pawai obor melambangkan terang kebangkitan Yesus Kristus yang mengalahkan kegelapan dosa dan kematian.

2. Jam berapa pawai obor dimulai?
Pawai dimulai sekitar pukul 03.00 WIT hingga pagi hari.

3. Siapa saja yang ikut pawai obor?
Seluruh jemaat, termasuk anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dari berbagai rayon pelayanan.

4. Apakah kegiatan ini rutin dilakukan?
Ya, pawai obor fajar merupakan tradisi tahunan dalam perayaan Paskah.

5. Apa pesan utama dari perayaan Paskah 2026 ini?
Umat diajak bangkit dari keterpurukan dan memperkuat iman dalam kehidupan sehari-hari.

Jumat, 15 April 2022

Polres Sekadau Berikan Pengamanan Misa Perayaan Paskah

Polres Sekadau Berikan Pengamanan Misa Perayaan Paskah*
Polres Sekadau Berikan Pengamanan Misa Perayaan Paskah. 


Borneo Tribun, Sekadau – Menjelang perayaan Paskah tahun 2022, Kepolisian Resor Sekadau melakukan pengamanan intensif di sejumlah Gereja, termasuk dalam kegiatan ibadah misa Jum'at Agung.


Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko menuturkan, pengamanan dilakukan hingga Polsek jajaran dengan melibatkan 300 personel Kepolisian untuk berjaga pada 37 Gereja yang tersebar di 7 Kecamatan. 


"Pengamanan berlangsung sejak Misa Kamis Putih hingga perayaan Paskah pada tanggal 17 April 2022 guna memberikan rasa aman bagi mayarakat selama beribadah," kata Kapolres Sekadau, Jum'at 15 April 2022.


Dalam pengamanan nanti, Polres Sekadau akan bekerjasama dengan TNI dan mitra kamtibmas lainnya sebagai wujud soliditas dalam menjaga serta memelihara stabilitas keamanan sekarang ini.


Sedangkan teknis dan prosedur pengamanan telah disampaikan sebelumnya oleh Kapolres Sekadau dalam apel kesiapan. Ini dilakukan 

demi kelancaran dan keberhasilan tugas di lapangan. 


Pertama, personel yang terlibat pengamanan hendalnya mengetahui jadwal pelaksanaan Misa dan 30 menit sebelumnya sudah berada di lokasi dibawah pimpinan masing-masing perwira pengendali.


"Sebelum kebaktian Misa, periksa secara random terhadap barang yang dibawa jemaat, tentunya melalui koordinasi dengan pengurus Gereja. Ini merupakan SOP pengamanan dan dilakukan secara etis, sopan dan humanis," jelasnya.


"Dalam pengamanan, buddy system jangan dikesampingkan. Bagaimanapun keselamatan pribadi personel harus diperhatikan dalam pelaksanaan tugas," sambung Kapolres.


Selain itu, Polres Sekadau akan melaksanakan patroli di sekitar lokasi Gereja untuk mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas serta faktor lain yang dapat menghambat kelancaran Misa hingga tanggal 17 April 2022 nanti.


(Yakop) 

Senin, 05 April 2021

Warga Kristen Irak Rayakan Paskah

Warga Kristen Irak Rayakan Paskah
Warga Kristen Irak merayakan Paskah di luar gereja St. Elya Chaldean di tengah pembatasan COVID-19 di Irak, Minggu (4/4).

BorneoTribun Irak, Internasional -- Umat Kristiani di Irak hari Minggu (4/4) merayakan Misa Paskah di Gereja St. Adday Parish di kota Keramlis di bagian utara propinsi Nineveh.

Bagi komunitas kecil, yang pernah diluluhlantakkan oleh ISIS, Paskah ini juga menandai “kebangkitan kembali” kota-kota yang pernah hancur itu.

“Setelah mereka menghancurkan rumah dan membakar gereja kami, kami datang dan membangunnya kembali,” ujar Uskup Thabit Habib, vikaris di Gereja Keramlis. Ditambahkannya, “kita tidak hanya merayakan kebangkitan kembali Yesus, tetapi juga menghidupkan kembali daerah-daerah yang pernah hancur dan kematian yang pernah terjadi di sini.”

Warga Kristen di provinsi Nineveh, di mana terdapat ibu kota Mosul, sebelumnya merupakan anggota komunitas Kristen kuno tetapi bersemangat di Irak.

Mereka merupakan kelompok minoritas yang signifikan di Irak, tetapi beberapa tahun terakhir ini jumlahnya terus menyusut karena sebagian melarikan diri dari aksi kekerasan dan instabilitas di negara itu, terutama ke Barat.

“Saat ini harapan kami adalah menetap kembali di rumah-rumah kami yang dulu hancur,” ujar Selima Kakoush yang tinggal di rumah kakaknya.

Serangan ISIS di bagian utara Irak tahun 2014 menghancurkan sejumlah komunitas unik di kota-kota seperti Keramlis, Bartella dan Qaraqosh, yang semuanya terletak di Nineveh.

Perayaan Paskah di Irak telah diturunkan skalanya karena perebakan pandemi virus corona. [em/jm]

Oleh: VOA

Minggu, 04 April 2021

Kembali Lagi, Polsek Menjalin Bersama Danramil Lakukan Pengamanan Di Gereja Khatolik St. Petrus Dan Paulus Menjalin

Kembali Lagi, Polsek Menjalin Bersama Danramil Lakukan Pengamanan Di Gereja Khatolik St. Petrus Dan Paulus Menjalin.

BorneoTribun Landak, Kalbar -- Masih dalam suasana Perayaan Paskah, Polsek Menjalin bersama Danramil Peltu Suparlan serta Anggotanya yang di Pimpin langsung oleh Kapolsek Menjalin Iptu Burhan nuddin,SH berikan pengamanan di dalam maupun di luar gereja Menjalin Kabupaten Landak telah di laksanakan kegiatan Ibadah di Gereja Khatolik St Petrus dan Paulus Menjalin dan tetap patuhi Prokes. Minggu ( 4/4/2021 ) 

Kapolsek Menjalin Iptu Burhan nuddin,SH mengatakan bahwa sebelum melakukan pengamanan anggota yang akan mejalankan pengamanan dilakukan pengecekan persiapan pengamanan serta memberikan arahan terhadap personel di Polsek Menjalin tentang deteksi dini dan pemantauan berbagai gangguan bentuk kamtibmas yang ada diwilayah hukum Polsek Menjalin guna memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat khususnya umat Kristiani dalam menjalankan ibadah bisa tenang dan kondusif," Imbuhnya

Tambahannya Pola pengamanan memang sedikit berbeda dan terasa lebih ketat dibanding hari biasanya. Selain menurunkan tim sterilisasi sebelum ibadah dimulai, petugas juga melakukan memperketat pengawasan terhadap setiap orang yang masuk gereja. Setiap Jemaat harus melalui pemeriksaan barang dan kendaraan oleh petugas yang bekerjasama dengan pemuda gereja setempat dan jangan lupa sebelum memasuki Gereja terlebih dahulu mencuci tangan dengan menggunakan sabun Hand Sentizer dan wajib menggunakan masker untuk mencegah virus corona," Ungkap Kapolsek

Oleh: Rinto Andreas/Humas Polsek Menjalin

Sabtu, 03 April 2021

Jelang Paskah, Polsek dan Koramil 1204-18 beserta elemen masyarakat Nanga Mahap Gelar Patroli Gabungan skala besar

Jelang Paskah, Polsek dan Koramil 1204-18 beserta elemen masyarakat Nanga Mahap Gelar Patroli Gabungan skala besar
Jelang Paskah, Polsek dan Koramil 1204-18 beserta elemen masyarakat Nanga Mahap Gelar Patroli Gabungan skala besar.

BorneoTribun Sekadau, Kalbar -- Sebagai bentuk perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat agar merasa aman saat melaksanakan Ibadah serta upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukumnya,  Polsek Nanga Mahap intensifkan Patroli menjelang Hari Raya Paskah yang jatuh pada besok hari Minggu tanggal 4 April 2021.

Seperti yang dilaksanakan Polsek dan Koramil 1204-18 beserta elemen masyarakat seperti Perangkat Desa, Remaja Masjid (Remas) dan Pemuda Orang Melayu (POM) Nanga Mahap menggelar Patroli gabungan skala besar dengan turun langsung mengunjungi dan menyambangi sejumlah gereja yang ada di Kecamatan Nanga Mahap seperti GKII Immanuel dan GKJ Maria Bunda Allah, Sabtu (03/04/2021), 

Dalam Patroli tersebut Kapolsek Nanga Mahap juga di dampingi oleh Danramil 1204-18 Serka Ketut Purniawan bertemu Pastur Donatus dan Pendeta Nehemia, S.Th. untuk mengetahui rencana rangkaian kegiatan ibadah Paskah, melakukan  koordinasi pengamanan serta tidak lupa menyampaikan imbauan dalam pelaksanaan Paskah nanti.

"Selalu terapkan protokol kesehatan karena kita masih dalam situasi Pandemi Covid-19, dan tetap waspada terhadap aksi intoleran yang saat ini masih terjadi," kata Ipda Kuswiyanto, S.H.

Kapolsek juga mengatakan bahwa TNI-Polri juga selalu rutin melaksanakan Patroli di Gereja-gereja dan obyek vital lainnya. Hal ini bertujuan agar wilayah Nanga Mahap selalu Aman dan Kondusif.
Diketahui, sebelumnya telah terjadi serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar. Di berbagai daerah, kepolisian memperketat pengamanan untuk mengantisiasi hal serupa.

"Kami juga akan selalu secara rutin melaksanakan Patroli dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas yang bisa mengganggu perayaan ibadah Paskah khususnya dan menggangu situasi kamtibmas yang selama ini selalu dalam keadaan kondusif "ucap Ipda Kuswiyanto, S.H.

Kapolsek juga menambahkan bahwa selain itu Polsek Nanga Mahap juga akan selalu melaksanakan Patroli Gabungan dengan TNI serta elemen masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan perayaan Paskah sekaligus antisipasi gangguan kamtibmas menjelang bulan suci ramadhan.

“kita kunjungi gereja – gereja yang melaksanakan ibadah Paskah dan kita pastikan selalu ada personil yang berjaga untuk antisipasi gangguan kamtibmas agar masyarakat yang melaksanakan ibadah merasa aman dan nyaman” jelas Ipda Kuswiyanto, S.H.(Mussin)

Ciptakan Rasa Aman Saat Misa Paskah, Polsek Belitang Lakukan Sterilisasi Gereja


Polisi sisir setiap sudut dalam Gereja

BorneoTribun Sekadau, Kalbar Sebagai wujud rasa toleransi aparat hukum terhadap perbedaan agama dan dalam rangka mengantisipasi serta mencegah penularan Covid-19 yang ada di lingkungan masyarakat di wilayah hukum.

Polsek Belitang mengerahkan beberapa anggotanya dibantu Koramil untuk melakukan sterilisasi dan pengamanan menjelang Misa malam Paskah di Gereja Katolik ST. Andreas Kim Tae Gon, Sabtu (3/4/21).

Kapolsek Belitang IPDA M. Suyatman turun langsung bersama anggotanya untuk sterilisasi gedung gereja dengan memeriksa altar, sekitar panggung, tempat duduk jemaat dan setiap sudut ruangan bagian luar dan dalam.

IPDA M. Suyatman mengungkapkan bahwa kegiatan sterilisasi tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan gedung sebelum dimulainya misa sehingga para jemaat dapat melakukan ibadah dengan aman dan tenang.

“Sebagai aparat kepolisian kami bertugas menjaga keamanan sehingga para jemaat yang akan melaksanakan misa di gereja dapat berjalan lancar," ucap Kapolsek.

Kegiatan ibadah misa semuanya mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak saat ibadah dan tidak bersalaman/berjabat tangan. (Dk)

Jumat, 02 April 2021

Perayaan Jumat Agung, Polres Sekadau Lakukan Pengamanan Ketat

Perayaan Paskah Jumat Agung 2021, Polres Sekadau Lakukan Pengamanan Ketat
Perayaan Jumat Agung 2021, Polres Sekadau Lakukan Pengamanan Ketat.

BorneoTribun Sekadau, Kalbar -- Sebagai upaya Harkamtibmas dalam perayaan Paskah tahun 2021, pengamanan secara ketat dilakukan Kepolisian Resor Sekadau selama pelaksanaan Misa di Gereja.

Dalam hal ini, Polres Sekadau mengerahkan 137 personel untuk memberikan rasa aman kepada umat Nasrani dalam merayakan Misa Paskah yang dimulai sejak Kamis malam (1/4).

Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko menyampaikan, pengamanan juga dilakukan seluruh Polsek jajaran guna menjamin stabilitas keamanan tetap kondusif selama rangkaian perayaan Paskah.

"Pengamanan melibatkan TNI dan stakeholder lainnya, berdasarkan kesepakatan dalam rakor lintas sektoral sebelumnya," kata Kapolres Sekadau, Jum'at 2 April 2021.

"Berdasarkan data yang kami himpun, sekitar 41 Gereja di Kabupaten Sekadau menggelar Misa sejak tadi malam. Pengamanan secara intensif dilakukan untuk menciptakan rasa aman dalam beribadah," ungkapnya. 

"137 personel fokus dalam pengamanan pada 16 Gereja di Kecamatan Sekadau Hilir. Ditambah Polsek jajaran lainnya, kurang lebih 200 personel kita kerahkan dalam perayaan Paskah tahun 2021," jelas Kapolres.

Sebelum pengamanan, sambung Kapolres, terlebih dahulu dilakukan koordinasi dengan pihak Gereja dilanjutkan sterilisasi ruangan untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

Melalui koordinasi tersebut, diharapkan pihak Gereja dapat menyampaikan pentingnya disiplin protokol kesehatan, mengingat Paskah tahun ini berlangsung di tengah pandemi.

"Kami dari Kepolisian berharap perayaan Paskah di Kabupaten Sekadau berlangsung aman, tertib serta memperhatikan protokol kesehatan dalam mencegah laju penyebaran pandemi," tukas Kapolres. (Yk/My/Humas Polres)

Cegah Terorisme, TNI-POLRI Perketat Pengamanan Ibadah Di Gereja Dalam Perayaan Hari Raya Paskah

Cegah Terorisme, TNI-POLRI Perketat Pengamanan Ibadah Di Gereja Dalam Perayaan Hari Raya Paskah.

BorneoTribun Landak, Kalbar -- Cegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. 

Anggota Polsek Menjalin bersama Anggota Koramil serta Ormas Peuda Menjalin berikan pengamanan Ibadah Kepada Umat Nasrani di Gereja St Petrus dan Paulus Menjalin Desa Menjalin Kecamatan Menjalin.

Giat pengamanan yang di Pimpin langsung oleh Kapolsek Menjalin Iptu Burhan Nuddin, SH.

Sebelum Umat Nasrani melaksanakan Ibadah pada malam Perayaan Hari Raya Paskah, tempat-tempat disekitar Gereja di sterilkan terlebih dahulu.

Ibadah pada malam Perayaan Hari Raya Paskah di Gereja St Petrus dan Paulus Menjalin Desa Menjalin Kecamatan Menjalin.

Hal ini supaya Umat Nasrani tidak kwartir pada saat Ibadah di malam Perayaan Hari Raya Paskah, Kamis ( 1/4/2021 ) Malam.

Pengamanan ketat diawali dari pemeriksaan setiap kendaraan yang akan masuk Gereja, baik yang dibawa oleh pegawai Gereja maupun tamu.

Kapolsek Menjalin Iptu Burhan Nuddin, SH mengatakan dalam pengamanan Ibadah di Gereja Anggota juga mengecek identitas dan barang bawaan jemaat  sebelum memasuk Gereja. 

Hal ini untuk mengantisipasi orang-orang yang tidak dikenal guna menghindari adanya hal yang tidak diinginkan. 

"Seperti teror bom di Gereja Katedral Makassar sehingga pengamanan untuk menjaga kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah serta memastikan terlaksananya protokol kesehatan sebagai upaya penanggulangan covid-19 saat pelaksanaan ibadah," Ujarnya

Kapolsek juga menambahkan bahwa Kejahatan tersebut bukan hanya di daerah tempat yang lainnya, akan tetapi kemungkinan bisa saja terjadi di daerah kita dan juga bukan hanya kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor yang perlu diwaspadai.

"Saat Umat Nasrani melaksanakan Ibadah di Gereja akan tetapi juga aksi terorisme yang sangat membahayakan jiwa dan keselamatan masyarakat khususnya di Kecamatan Menjalin jangan sampai terjadi seperti di daerah Makasar yang di lakukan oleh pelaku bom bunuh diri," Ungkap Kapolsek

"Marilah kita bersama sama menjaga keamanan di Kecamatan Menjalin terutama pada saat umat Nasrani melaksanakan Ibadah di malam hari Paskah bisa tenang dan tidak bimbang," Ujarnya

Pastor Hebertus Hermes Abet mengucapkan berterima kasih kepada pihak Polsek Menjalin dan Anggota Koramil  serta Ormas Peuda Menjalin yang telah berikan pengamanan dengan ketat selama kami melaksanakan Ibadah Perayaan Paskah bisa berjalan aman dan kondusif," Pungkasnya

Oleh: Rinto Andreas /Rodiansyah