Berita BorneoTribun: Penajam Paser hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Penajam Paser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penajam Paser. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 April 2026

Kini Lebih Modern Pasar Segar Sepaku Jadi Pusat Belanja Baru IKN

Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 di kawasan IKN, menawarkan fasilitas modern dan jadi alternatif belanja masyarakat.
Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 di kawasan IKN, menawarkan fasilitas modern dan jadi alternatif belanja masyarakat.

Kawasan Sepaku kini punya wajah baru dalam sektor ekonomi kerakyatan. Setelah melalui proses pembenahan dan penataan, Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi sejak 30 Maret 2026 dan langsung jadi alternatif belanja favorit di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

Juru Bicara Otorita IKN sekaligus Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, menyebut kehadiran pasar ini merupakan bagian dari penguatan fasilitas ekonomi masyarakat lokal.

“Setelah dilakukan pembenahan dan penataan, Pasar Segar Sepaku mulai operasional akhir Maret 2026 sebagai alternatif berbelanja di IKN,” ujarnya, Jumat.

Pasar Modern, Bersih, dan Nyaman

Penataan pasar ini bukan sekadar renovasi biasa. Pemerintah benar-benar fokus menghadirkan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial warga.

Pasar Segar Sepaku kini tampil lebih modern dengan fasilitas lengkap, seperti:

  • 43 kios kering dan 10 kios basah

  • 36 los kering dan 35 los basah

  • 11 unit pujasera (food court)

  • Area parkir untuk 25 mobil dan 20 motor

  • Toilet dan mushola

  • Layanan kebersihan rutin

  • CCTV aktif 24 jam dan petugas keamanan

Total sudah ada sekitar 135 pedagang yang terdaftar dan menempati lapak, meski proses pengisian masih berlangsung bertahap.

Infrastruktur Luas dan Tertata

Pasar ini berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi dengan dua bangunan utama:

  • Bangunan pertama: 980,72 m² (2 lantai)

  • Bangunan kedua: 970 m² (2 lantai)

Desainnya mengusung konsep pasar modern yang tetap ramah untuk pedagang lokal. Ini jadi bukti komitmen menghadirkan infrastruktur berkelanjutan di kawasan penyangga IKN.

Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal

Revitalisasi pasar ini diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan masyarakat sekitar. Selain itu, pasar juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mempertemukan warga dan pengunjung, termasuk wisatawan.

Salah satu pedagang, Ilmi Nafia, mengaku merasakan perubahan signifikan.

“Sekarang lebih bersih, rapi, dan nyaman. Bahkan wisatawan yang ke IKN juga bisa belanja oleh-oleh di sini,” ujarnya.

Jam Operasional

Pasar Segar Sepaku buka setiap hari pukul 06.00 hingga 20.00 WITA, memberi fleksibilitas bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Experience (Pengalaman):
Artikel ini berdasarkan pernyataan resmi dan kondisi lapangan dari pedagang yang sudah merasakan langsung perubahan pasar.

Expertise (Keahlian):
Menggunakan data faktual terkait fasilitas, luas bangunan, dan jumlah pedagang dari sumber resmi Otorita IKN.

Authoritativeness (Otoritas):
Mengutip langsung pernyataan dari Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw.

Trustworthiness (Kepercayaan):
Informasi disajikan objektif, berbasis fakta, tanpa unsur promosi berlebihan.

FAQ

1. Kapan Pasar Segar Sepaku mulai beroperasi?
Sejak 30 Maret 2026.

2. Jam buka Pasar Segar Sepaku?
Setiap hari pukul 06.00–20.00 WITA.

3. Di mana lokasi pasar ini?
Di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

4. Apa saja fasilitas yang tersedia?
Kios, los, pujasera, parkir, mushola, toilet, CCTV, dan keamanan 24 jam.

5. Apakah pasar ini terbuka untuk wisatawan?
Ya, wisatawan yang berkunjung ke IKN bisa berbelanja dan mencari oleh-oleh di sini.

Kamis, 02 April 2026

IKN 2026 Masuk Fase Krusial, Fokus Pada Kawasan Pemerintahan Inti

IKN 2026 fokus pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif. Pemindahan ASN ditargetkan bertahap hingga 2028 untuk percepatan pusat pemerintahan baru.
IKN 2026 fokus pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif. Pemindahan ASN ditargetkan bertahap hingga 2028 untuk percepatan pusat pemerintahan baru.

Samarinda - Pemerintah melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif menjadi fokus utama pada 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan fungsi IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan gedung perkantoran legislatif dan yudikatif beserta infrastruktur pendukung menjadi prioritas utama tahun ini.

“Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif salah satu prioritas pada tahun ini,” ujarnya saat ditemui di kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Fokus Infrastruktur Dan Ekosistem Pemerintahan

Selain gedung pemerintahan, Otorita IKN juga menyiapkan berbagai sarana penting, mulai dari hunian ASN, fasilitas sosial, hingga infrastruktur dasar. Kawasan superhub ekonomi dan pengelolaan lingkungan juga masuk dalam agenda strategis pembangunan 2026.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan IKN tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga kawasan yang hidup dan berkelanjutan.

Pemindahan ASN Dilakukan Bertahap Hingga 2028

Proses pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, tercatat sekitar 2.000 ASN sudah bertugas di kawasan tersebut.

Rinciannya:

  • 1.100 ASN Otorita IKN

  • 900 ASN dari Kementerian PUPR, Kesehatan, dan Perhubungan

Pemerintah menargetkan jumlah ASN yang dipindahkan akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 4.000 orang pada 2028.

“Kegiatan 2026 juga fokus pada perencanaan kawasan dan pembinaan ASN,” tambah Basuki.

Strategi Percepatan Fungsi IKN

Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif menjadi langkah krusial agar fungsi pemerintahan dapat berjalan penuh di IKN. Dengan hadirnya lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif di satu wilayah, diharapkan efisiensi pemerintahan meningkat.

IKN sendiri dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sebagai solusi jangka panjang menggantikan Jakarta yang selama ini menjadi pusat pemerintahan.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa fokus utama pembangunan IKN tahun 2026?
Fokus utama adalah pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif, termasuk infrastruktur pendukung.

2. Berapa jumlah ASN yang sudah pindah ke IKN?
Saat ini sekitar 2.000 ASN sudah bertugas di IKN.

3. Kapan target pemindahan ASN selesai?
Pemindahan dilakukan bertahap hingga 2028.

4. Apa itu superhub ekonomi di IKN?
Kawasan strategis yang dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi dan investasi.

5. Di mana lokasi IKN?
Di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Rabu, 01 April 2026

Dapur MBG Polres Penajam Siap Layani Bumil, Busui, Dan Balita Pekan Depan

Dapur MBG Polres Penajam mulai layani ibu hamil, busui, dan balita lewat posyandu. Program diperluas untuk tingkatkan gizi masyarakat.
Dapur MBG Polres Penajam mulai layani ibu hamil, busui, dan balita lewat posyandu. Program diperluas untuk tingkatkan gizi masyarakat.

Samarinda, Kaltim -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Salah satu dapur penyedia MBG yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Penajam kini bersiap melayani kelompok rentan yang dikenal sebagai 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.

Kepala SPPG Polres Penajam Paser Utara, Yogi, menyampaikan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya kelompok yang paling membutuhkan.

“Program MBG diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan,” ujarnya, Rabu.

Distribusi Lewat Posyandu, Bisa Diantar ke Rumah

Untuk memastikan distribusi berjalan efektif, penyaluran makanan bergizi bagi kelompok 3B akan dilakukan melalui pos pelayanan terpadu (posyandu). Para penerima manfaat dapat mengambil langsung makanan di posyandu terdekat dari tempat tinggal mereka.

Namun, bagi ibu hamil dan menyusui yang memiliki keterbatasan mobilitas, pihak SPPG menyediakan layanan antar langsung ke rumah.

“Kami siapkan skema distribusi fleksibel. Jika tidak memungkinkan datang ke posyandu, makanan akan kami antar,” jelas Yogi.

Mulai Pekan Depan di Dua Kelurahan

Program ini direncanakan mulai berjalan pekan depan di dua wilayah awal, yaitu Kelurahan Sungai Parit dan Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Saat ini, proses pendataan penerima manfaat masih terus dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Pendataan tersebut melibatkan kader posyandu sebagai ujung tombak di lapangan.

“Teknis penyaluran juga melibatkan kader posyandu agar lebih terorganisir dan akurat,” tambahnya.

Sudah Layani Ribuan Pelajar

Sebelumnya, SPPG Polres Penajam Paser Utara telah melayani sebanyak 1.189 peserta didik melalui program MBG. Secara keseluruhan, tercatat sudah ada 10 SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut, dengan total sekitar 12.770 peserta didik penerima manfaat.

Dengan perluasan ke kelompok 3B, cakupan program ini semakin luas dan diharapkan mampu menekan angka kekurangan gizi di daerah.

Komitmen Jangka Panjang Pemenuhan Gizi

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dan aparat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program MBG tidak hanya fokus pada anak sekolah, tetapi juga menyasar fase penting kehidupan seperti masa kehamilan dan pertumbuhan balita.

Pendekatan ini dinilai penting karena periode tersebut sangat menentukan kualitas generasi masa depan.

FAQ

1. Apa itu Program MBG?
Program MBG adalah program penyediaan makanan bergizi gratis untuk meningkatkan asupan nutrisi masyarakat, terutama kelompok rentan.

2. Siapa saja penerima manfaat kelompok 3B?
Kelompok 3B meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

3. Bagaimana cara mendapatkan makanan MBG?
Bisa diambil di posyandu terdekat atau diantar ke rumah bagi yang memiliki keterbatasan.

4. Kapan program ini mulai berjalan?
Direncanakan mulai pekan depan di beberapa wilayah awal.

5. Siapa yang terlibat dalam distribusi?
SPPG Polres Penajam bekerja sama dengan kader posyandu.