Berita BorneoTribun: Pengambilan STNK hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Pengambilan STNK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengambilan STNK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Februari 2026

Viral Konsumen Kecewa Pelayanan Showroom Motor Honda Soal STNK Tak Jelas Hingga Datang Jauh dari Nias Barat

Viral Konsumen Kecewa Pelayanan Showroom Motor Honda Soal STNK Tak Jelas Hingga Datang Jauh dari Nias Barat
Viral Konsumen Kecewa Pelayanan Showroom Motor Honda Soal STNK Tak Jelas Hingga Datang Jauh dari Nias Barat.

Pelayanan showroom kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, seorang konsumen mengungkapkan kekecewaannya terhadap layanan sebuah showroom motor Honda terkait proses pengambilan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dinilai berlarut-larut dan tidak transparan.

Kisah ini bermula dari pembelian satu unit sepeda motor pada Desember 2025. Saat transaksi berlangsung, pihak showroom menyampaikan bahwa STNK bisa diambil sekitar dua bulan kemudian, tepatnya pada 9 Februari 2026. Informasi tersebut menjadi pegangan konsumen untuk menunggu dengan sabar.

Namun, menjelang tanggal yang dijanjikan, situasi justru berubah. Konsumen mengaku sudah berulang kali mencoba menghubungi pihak showroom melalui telepon maupun WhatsApp untuk memastikan apakah STNK sudah tersedia. Sayangnya, tidak ada jawaban yang diterima. Pesan tak dibalas, panggilan pun tak direspons.

Merasa tidak mendapat kepastian, konsumen akhirnya memutuskan untuk datang langsung ke showroom. Ia menempuh perjalanan dari Kabupaten Nias Barat menuju Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Bagi sebagian orang, perjalanan ini bukanlah hal ringan waktu, tenaga, dan biaya transportasi tentu ikut terpakai.

Namun setibanya di lokasi, harapan untuk mendapatkan kejelasan justru tidak terpenuhi. Konsumen mengaku tidak memperoleh informasi yang jelas mengenai status STNK miliknya. Pihak showroom disebut-sebut tidak bisa memberikan penjelasan detail dan bahkan menyarankan agar konsumen menanyakan langsung ke kantor Samsat.

Situasi semakin memanas ketika terjadi ketegangan di lokasi. Konsumen mengungkapkan adanya sikap kurang menyenangkan dari salah satu pihak showroom, termasuk tindakan memukul meja sebelum akhirnya momen tersebut terekam dan videonya beredar luas di media sosial. Sejak saat itu, kasus ini pun menjadi perbincangan warganet.

Peristiwa ini tentu menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha otomotif. Dalam dunia bisnis, pelayanan bukan hanya soal menjual produk, tetapi juga memastikan konsumen merasa dihargai dan mendapatkan kepastian atas haknya. STNK adalah dokumen vital bagi pemilik kendaraan. Tanpa dokumen tersebut, aktivitas berkendara bisa terganggu dan berisiko terkena sanksi di jalan.

Konsumen berharap kejadian ini bisa menjadi evaluasi bersama, khususnya bagi showroom dan pihak terkait agar komunikasi lebih terbuka, respons lebih cepat, dan pelayanan lebih profesional. Transparansi proses pengurusan STNK sangat dibutuhkan agar kepercayaan pelanggan tetap terjaga.

Bagi Anda yang berencana membeli kendaraan, pastikan untuk menanyakan secara detail estimasi pengurusan dokumen dan simpan bukti komunikasi sebagai langkah antisipasi. Hak sebagai konsumen wajib diperjuangkan, namun pelayanan yang baik seharusnya tidak perlu diperjuangkan dengan cara seperti ini.

Bagaimana menurut Anda? Apakah pelayanan seperti ini masih bisa ditoleransi?