Berita BorneoTribun: Pertamina hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Pertamina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertamina. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2026

Pertamina Patra Niaga Ajak Masyarakat Hemat Energi Demi Ketahanan Nasional

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya — Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan bahwa penggunaan energi secara hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penghematan energi.

“Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal hemat energi, baik secara pribadi maupun institusi,” ujar Edi saat dihubungi dari Palangka Raya, Kamis.

Isu Kenaikan BBM Dipastikan Tidak Benar

Edi juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi, yang sempat memicu antrean di sejumlah SPBU.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. “Pertamina sebagai operator akan selalu patuh terhadap regulator, yaitu pemerintah,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas beredarnya informasi yang belum tentu benar di tengah masyarakat.

Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang dapat memicu kepanikan seperti pembelian bahan bakar secara berlebihan (panic buying).

Menurut Edi, perilaku konsumsi yang wajar sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi di lapangan.

Strategi Pertamina Jaga Pasokan Energi

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM.

Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis terus dilakukan, seperti:

  • Negosiasi dengan supplier

  • Optimalisasi distribusi energi

  • Penguatan rantai pasok

Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan energi tetap aman dan merata bagi masyarakat. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujar Roberth.

Peran Masyarakat Jadi Kunci Stabilitas Energi

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas energi nasional. Dengan penggunaan energi yang bijak, distribusi BBM dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Selain itu, kesadaran publik dalam menyaring informasi juga berperan penting untuk mencegah kepanikan yang tidak perlu.

FAQ

1. Apakah harga BBM naik per April 2026?
Tidak. Pemerintah telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April 2026.

2. Kenapa sempat terjadi antrean di SPBU?
Antrean dipicu oleh kekhawatiran masyarakat akibat isu kenaikan BBM yang tidak benar.

3. Apa yang dimaksud panic buying BBM?
Pembelian BBM secara berlebihan karena panik, bukan berdasarkan kebutuhan.

4. Apa imbauan Pertamina kepada masyarakat?
Menggunakan energi secara bijak dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

5. Bagaimana Pertamina menjaga pasokan energi?
Melalui optimalisasi distribusi, negosiasi dengan supplier, dan penguatan rantai pasok.

BBM Tidak Naik, Pertamina Fokus Jaga Pasokan Di Tengah Lonjakan Permintaan

Pertamina memastikan harga BBM tetap stabil tanpa kenaikan dan memperkuat distribusi untuk menjaga pasokan energi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Pertamina memastikan harga BBM tetap stabil tanpa kenaikan dan memperkuat distribusi untuk menjaga pasokan energi di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

BANJARMASIN – Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil tanpa perubahan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat distribusi energi agar pasokan tetap aman di berbagai wilayah.

Langkah tersebut dijalankan seiring arahan pemerintah, sekaligus diikuti strategi operasional seperti optimalisasi rantai pasok dan koordinasi intensif dengan pemasok energi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya menjalankan kebijakan harga, tetapi juga memastikan distribusi berjalan optimal di lapangan.

“Kami senantiasa melaksanakan kebijakan Pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM, serta melakukan langkah strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi,” ujarnya, Rabu.

Fokus Jaga Pasokan di Tengah Isu Kenaikan Harga

Roberth menjelaskan, stabilitas pasokan menjadi prioritas utama di tengah dinamika informasi yang beredar di masyarakat. Isu kenaikan harga BBM sebelumnya sempat memicu lonjakan konsumsi di sejumlah daerah.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina memperkuat distribusi agar tidak terjadi kekosongan pasokan akibat peningkatan pembelian dalam waktu singkat.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyebut antrean di sejumlah SPBU dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi.

“Memang terdapat kekhawatiran dari masyarakat sejak beredarnya isu kenaikan harga BBM, yang berdampak pada antrean. Namun, Pemerintah telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM,” jelasnya.

Imbauan Hindari Panic Buying

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum tentu benar.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying,” tambah Edi.

Perusahaan menilai, pola konsumsi masyarakat yang wajar sangat berperan dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Hal ini penting untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar.

Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional

Sebagai operator distribusi energi, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus patuh pada regulasi pemerintah sekaligus menjaga keandalan layanan.

Penguatan distribusi dan stabilitas harga diharapkan mampu menjaga ketahanan energi nasional, terutama di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat.

FAQ

1. Apakah harga BBM naik saat ini?
Tidak. Pemerintah dan Pertamina memastikan tidak ada kenaikan harga BBM.

2. Kenapa sempat terjadi antrean di SPBU?
Antrean terjadi karena kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga, bukan karena kelangkaan pasokan.

3. Apakah stok BBM aman?
Ya, Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi berjalan optimal.

4. Apa imbauan dari Pertamina ke masyarakat?
Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

5. Apa langkah Pertamina menjaga distribusi?
Optimalisasi rantai pasok, koordinasi dengan supplier, dan penguatan distribusi di lapangan.

Kamis, 19 Maret 2026

Stok LPG 3 Kg Kalbar Aman, Pertamina Tambah Ratusan Ribu Tabung

Pertamina tambah 497 ribu LPG 3 kg di Kalbar jelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H untuk antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. (Gambar ilustrasi)
Pertamina tambah 497 ribu LPG 3 kg di Kalbar jelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H untuk antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. (Gambar ilustrasi)

Pontianak — Menjelang momen Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah, kebutuhan energi rumah tangga diprediksi meningkat signifikan. Menyikapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengambil langkah cepat dengan menambah pasokan LPG 3 kilogram di wilayah Kalimantan Barat.

Tambahan pasokan ini tidak main-main. Totalnya mencapai lebih dari 497.000 tabung LPG 3 kilogram yang disalurkan melalui alokasi fakultatif ke berbagai daerah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa distribusi dilakukan secara merata ke sejumlah kabupaten dan kota.

Wilayah yang mendapatkan tambahan pasokan antara lain Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, serta Kota Pontianak dan Singkawang.

Menurut Edi, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi, terutama pada periode dengan lonjakan konsumsi.

“Pertamina berkomitmen untuk terus mengamankan pasokan energi bagi masyarakat, termasuk LPG 3 kilogram yang banyak digunakan oleh rumah tangga dan pelaku usaha mikro,” ujarnya di Pontianak, Rabu.

Ia menegaskan, penambahan alokasi ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi hingga perayaan Idul Fitri.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Pertamina mengingatkan agar LPG 3 kilogram dibeli sesuai kebutuhan dan tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam upaya menjaga distribusi tetap lancar dan tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, hingga aparat penegak hukum.

Pengawasan dilakukan secara ketat untuk memastikan LPG subsidi benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak, seperti rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.

“Bagi masyarakat yang mampu, kami imbau untuk menggunakan LPG non-subsidi agar distribusi lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Tak hanya itu, Pertamina juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba menyelewengkan distribusi LPG subsidi.

Sebagai bentuk transparansi layanan, masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin melaporkan kendala distribusi dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau melalui media sosial resmi @pertamina135.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan energi selama Ramadhan hingga Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang tanpa khawatir kekurangan LPG.

Rabu, 18 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak Gelar Pasar Murah dan Salurkan LPG 3 Kg di Ngabang

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Landak, Kalbar -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Landak bergerak cepat untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Lewat program pasar murah dan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram, langkah ini jadi solusi konkret di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Masjid Agung Babul Ulum, Ngabang, pada Selasa (17/3/2026). Ratusan warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa menjelang Lebaran, tren kenaikan kebutuhan masyarakat memang tak bisa dihindari. Hal ini berpotensi memicu lonjakan harga di pasaran.

“Secara hukum ekonomi, ketika permintaan tinggi, harga biasanya ikut naik. Karena itu, pemerintah hadir lewat pasar murah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Landak menyediakan sekitar 700 paket sembako. Selain itu, berbagai komoditas lain juga dijual dengan harga terjangkau, mulai dari telur ayam, bawang merah, bawang putih, mentega, tepung terigu, hingga susu kental manis.

Tak hanya sembako, pemerintah juga menyalurkan LPG 3 kilogram bersubsidi. Program ini dijalankan bekerja sama dengan Pertamina guna memastikan ketersediaan gas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Ngabang dan sekitarnya.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat efisiensi fiskal dan pengurangan transfer pusat, Karolin menegaskan bahwa pengendalian harga tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Dengan kondisi yang ada, kami tetap berupaya maksimal menjaga stabilitas harga. Kami juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga yang ingin mendapatkan LPG subsidi. Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, masyarakat diwajibkan menunjukkan KTP saat pembelian.

Sementara itu, paket sembako dijual bebas selama stok masih tersedia. Namun, untuk beberapa komoditas seperti telur ayam, pembelian dibatasi maksimal satu pak berisi 10 butir per orang.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag), Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Landak.

Momentum Idul Fitri, menurut Karolin, bukan hanya soal konsumsi, tetapi juga tentang memperkuat nilai kebersamaan dan ibadah. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa menjalani Lebaran dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Pertamina Hadirkan Promo Ramadhan Dan Mudik Lebaran 2026 Di Kalimantan

Pertamina hadirkan promo Ramadhan dan mudik Lebaran 2026 melalui MyPertamina dengan diskon BBM, cashback, hingga tiket murah bagi pelanggan. (Gambar ilustrasi AI)
Pertamina hadirkan promo Ramadhan dan mudik Lebaran 2026 melalui MyPertamina dengan diskon BBM, cashback, hingga tiket murah bagi pelanggan. (Gambar ilustrasi AI)

Pertamina Hadirkan Beragam Promo Ramadhan Hingga Mudik Lebaran 2026

BANJARMASIN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menghadirkan berbagai program promosi selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini ditujukan untuk memberikan kemudahan sekaligus keuntungan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi dan mendukung perjalanan mudik.

Promo tersebut tersedia melalui aplikasi MyPertamina, yang menawarkan potongan harga, cashback, hingga program hadiah bagi pelanggan yang melakukan transaksi selama periode Ramadhan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan nilai tambah di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Kami menghadirkan berbagai program promo Ramadhan dan Idul Fitri melalui aplikasi MyPertamina, salah satunya program Mudik Pakai MyPertamina dengan potongan harga hingga Rp300 per liter untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series pada periode 18–29 Maret 2026,” ujar Edi di Banjarmasin, Selasa.

Selain itu, Pertamina juga meluncurkan program Flash Sale MyPertamina 3.3, serta penawaran harga spesial tiket bagi pelanggan yang membeli tiket mudik melalui aplikasi tersebut. Promo tiket ini berlaku sejak 10 Februari hingga 29 Maret 2026.

Di sektor energi rumah tangga, program Bright Gas Spesial Ramadan turut dihadirkan. Program yang berlangsung pada 20 Februari hingga 31 Maret 2026 ini memungkinkan masyarakat menukar dua tabung LPG 3 kilogram dengan Bright Gas 5,5 kilogram, disertai promo cashback dan potongan harga isi ulang.

Edi menambahkan, program ini dirancang agar masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan akses energi, tetapi juga menikmati berbagai keuntungan selama menjalankan ibadah Ramadhan.

Pertamina juga menghadirkan program THR MyPertamina yang memberikan kesempatan bagi pelanggan memperoleh e-voucher senilai Rp100.000. Syaratnya, pelanggan harus melakukan akumulasi transaksi minimal Rp1 juta selama periode program.

Tak hanya itu, pelanggan juga dapat menikmati program Takjil Gratis melalui kolaborasi Bright Store dan MyPertamina. Program ini berlangsung pada 1–20 Maret 2026 dengan syarat pembelian Pertamax Series dan Dex Series minimal Rp300.000.

“Melalui berbagai program ini kami ingin memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan sekaligus menghadirkan manfaat nyata selama Ramadhan,” katanya.

Selain sektor BBM dan LPG, Pertamina juga memberikan dukungan di bidang aviasi dengan memberikan diskon 10 persen untuk harga avtur di 37 bandara. Program ini berlangsung pada 14–29 Maret 2026 guna mendukung kelancaran operasional penerbangan selama arus mudik Lebaran.

Dengan berbagai program tersebut, Pertamina berharap dapat membantu masyarakat menjalani Ramadhan dan mudik Lebaran dengan lebih nyaman, hemat, dan efisien.

Minggu, 15 Maret 2026

Panic Buying Picu Antrean BBM Di Singkawang, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman

Antrean panjang di SPBU Singkawang dipicu panic buying. Wali Kota memastikan stok BBM dari Pertamina aman dan distribusi berjalan normal.
Antrean panjang di SPBU Singkawang dipicu panic buying. Wali Kota memastikan stok BBM dari Pertamina aman dan distribusi berjalan normal.

Wali Kota Singkawang Minta Warga Tak Panic Buying, Stok BBM Dipastikan Aman Meski Antrean Mengular

SINGKAWANG -- Antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dalam dua hari terakhir membuat masyarakat mulai khawatir akan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Singkawang langsung turun tangan memastikan situasi sebenarnya di lapangan.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Ia menegaskan bahwa pasokan BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman.

Pernyataan itu disampaikan setelah pemerintah daerah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU di Kota Singkawang pada Minggu. Langkah ini dilakukan untuk merespons keresahan masyarakat yang melihat antrean kendaraan cukup panjang di beberapa titik pengisian bahan bakar.

“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memastikan bahwa ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap aman,” ujar Tjhai Chui Mie.

Pemerintah Tinjau Sejumlah SPBU

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota bersama sejumlah pejabat terkait mendatangi beberapa SPBU yang menjadi pusat antrean kendaraan. Beberapa di antaranya adalah SPBU Setapuk, SPBU Sungai Wie, SPBU Sedau, dan SPBU Pasiran.

Dari hasil pemantauan, pemerintah memastikan bahwa distribusi BBM dari Pertamina ke wilayah Singkawang berjalan normal tanpa gangguan.

Menurut Tjhai Chui Mie, tidak ada kendala dalam pasokan bahan bakar dari pihak perusahaan energi milik negara tersebut. Antrean panjang yang terjadi justru dipicu oleh meningkatnya jumlah pembelian masyarakat dalam waktu bersamaan.

“Stok BBM sebenarnya tersedia. Distribusinya juga normal. Namun karena masyarakat khawatir akan terjadi kelangkaan, banyak yang membeli dalam jumlah lebih banyak dari biasanya,” jelasnya.

Antrean Dipicu Kekhawatiran Warga

Fenomena panic buying kerap terjadi ketika muncul isu kelangkaan barang kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar. Kondisi ini membuat masyarakat berlomba-lomba mengisi tangki kendaraan lebih awal atau bahkan menyimpan cadangan BBM.

Akibatnya, permintaan mendadak melonjak tajam dalam waktu singkat dan menyebabkan antrean panjang di SPBU.

Pemerintah daerah menilai situasi tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi jika masyarakat tetap tenang dan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.

Tjhai Chui Mie mengingatkan bahwa panic buying justru dapat memperburuk situasi distribusi BBM di lapangan.

“Kalau semua membeli dalam jumlah berlebihan secara bersamaan, tentu antrean akan semakin panjang. Padahal stoknya cukup,” katanya.

Pemerintah Awasi Potensi Penimbunan BBM

Selain mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, pemerintah juga memperingatkan adanya potensi penyalahgunaan situasi oleh oknum tertentu.

Wali Kota menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi praktik penimbunan BBM ataupun pembelian menggunakan jeriken untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Menurutnya, aktivitas di SPBU kini dipantau melalui sistem kamera pengawas atau CCTV.

Jika ditemukan pelanggaran, baik dari pihak pembeli maupun pengelola SPBU yang melayani pembelian tidak sesuai aturan, pemerintah akan segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas.

“Kami memantau aktivitas di SPBU. Jika ada yang mencoba menimbun atau membeli untuk dijual kembali, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.

Langkah pengawasan ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

SPBU Tetap Layani Warga Selama 24 Jam

Sementara itu, pemilik SPBU Sungai Wie di Kecamatan Singkawang Tengah, Thony Haryadi, memastikan pasokan BBM dari Pertamina tetap berjalan lancar.

Ia menjelaskan bahwa distribusi bahan bakar ke SPBU tidak mengalami gangguan sama sekali.

Menurutnya, antrean panjang kendaraan terjadi karena masyarakat datang lebih awal untuk mengisi bahan bakar, bahkan sejak dini hari.

“Pasokan dari Pertamina tetap normal. Namun karena banyak masyarakat khawatir, mereka sudah datang sejak subuh untuk mengantre,” ujar Thony.

Meski demikian, pihak SPBU tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami tetap melayani masyarakat selama 24 jam agar kebutuhan bahan bakar tetap terpenuhi,” katanya.

Pemerintah Minta Warga Tetap Tenang

Pemerintah Kota Singkawang kembali menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan BBM di wilayah tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh isu yang belum tentu benar.

Dengan membeli BBM sesuai kebutuhan, distribusi bahan bakar dapat berjalan lebih lancar dan merata bagi semua pengguna.

Tjhai Chui Mie juga memastikan pemerintah daerah akan terus memantau situasi di lapangan untuk menjaga stabilitas pasokan BBM.

“Saya mengajak masyarakat tetap tenang. Stok BBM tersedia dan pemerintah akan terus mengawal agar distribusinya berjalan lancar,” ujarnya.

Imbauan ini diharapkan dapat meredakan kepanikan warga sekaligus mengurangi antrean kendaraan di SPBU yang sempat memicu kekhawatiran dalam beberapa hari terakhir.

Kamis, 12 Maret 2026

Pertamina Patra Niaga Siaga Ramadan Idul Fitri

Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)
Pertamina membentuk Satgas Ramadan Idul Fitri 2026 untuk memastikan pasokan energi Ramadan tetap aman di Kalimantan serta mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat. (Gambar ilustrasi)

TANJUNG SELOR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan pasokan energi selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 dengan membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2026 yang mulai bertugas sejak Senin (9/3). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG selama periode peningkatan mobilitas masyarakat.

Pembentukan Satgas Ramadan Idul Fitri Pertamina ini bertujuan mendukung kelancaran ibadah, perjalanan mudik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap potensi peningkatan kebutuhan energi selama periode tersebut.

“Kami telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi. Seluruh aspek operasional, mulai dari stok hingga distribusi telah kami siapkan agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman,” ujar Isfahani dalam keterangan tertulis yang diterima di Tanjung Selor, Rabu.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Pengalaman dari pelaksanaan Satgas pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi gasoline dan LPG biasanya meningkat selama Ramadan dan Idul Fitri. Sebaliknya, konsumsi gasoil dan kerosene cenderung mengalami penyesuaian.

Proyeksi tersebut menjadi dasar bagi Pertamina untuk memperkuat strategi suplai energi agar distribusi di seluruh wilayah Kalimantan tetap aman dan terkendali selama masa libur panjang tersebut.

Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan berbagai fasilitas pendukung distribusi energi. Di antaranya 16 Terminal BBM, tiga Terminal LPG, 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 786 SPBU, serta 558 unit Pertashop.

Selain itu, terdapat pula 527 agen LPG, 52 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dan 13 agen minyak tanah yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Distribusi energi juga diperkuat dengan dukungan armada logistik yang terdiri dari 762 unit mobil tangki serta 99 unit skidtank guna menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menambahkan pihaknya juga menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur potensial seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.

“Kami menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 Agen LPG Siaga, layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM serta mobil tangki standby,” kata Edi.

Selain itu, Pertamina juga menghadirkan empat unit Serambi MyPertamina yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik.

Menurut Edi, fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Minggu, 08 Maret 2026

Stok BBM Kalimantan Dipastikan Aman, Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Pertamina memastikan pasokan BBM di Kalimantan aman dengan stok nasional sekitar 21 hari. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.
Pertamina memastikan pasokan BBM di Kalimantan aman dengan stok nasional sekitar 21 hari. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar.

BANJARMASIN -- Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kalimantan tetap aman dan terkendali. PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga menyatakan distribusi energi ke masyarakat berjalan normal sehingga kebutuhan energi tetap terpenuhi.

Pengelolaan pasokan tersebut dilakukan melalui sistem logistik energi yang terintegrasi. Selain itu, pemantauan distribusi juga dilakukan secara berkala untuk memastikan kelancaran penyaluran BBM ke berbagai daerah di Kalimantan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Edi Mangun saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan Pertamina terus memastikan stok BBM dalam kondisi aman. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Menurut Edi, pembelian BBM yang tidak sesuai kebutuhan dapat berpotensi mengganggu kelancaran distribusi energi yang selama ini berjalan normal.

“Masyarakat kami imbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Dengan penggunaan yang bijak, distribusi energi dapat terus terjaga sehingga seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses BBM,” ujar Edi.

Stok BBM Nasional Dijaga Sekitar 21 Hari

Secara nasional, Pertamina Patra Niaga mengelola stok operasional BBM yang berada pada kisaran sekitar 21 hari. Stok tersebut merupakan bagian dari sistem logistik energi nasional untuk menjaga stabilitas pasokan energi di berbagai wilayah Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan stok tersebut disimpan dalam kapasitas penimbunan nasional dan disalurkan secara bertahap kepada masyarakat.

Menurutnya, stok operasional tersebut merupakan kondisi normal yang selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional.

“Stok sekitar 21 hari tersebut terus dilakukan top up melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya,” kata Roberth.

Distribusi Energi Dipantau Secara Terintegrasi

Pertamina Patra Niaga juga memastikan pengelolaan rantai pasok energi dilakukan secara terintegrasi. Proses tersebut dimulai dari pengadaan minyak mentah, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi global, termasuk dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi pasokan energi dunia.

Langkah pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional serta memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan lancar.

Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Pertamina mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau pembelian BBM secara tidak wajar. Pembelian berlebihan dapat berdampak pada distribusi yang selama ini berjalan normal.

Dengan pembelian sesuai kebutuhan, Pertamina memastikan seluruh masyarakat tetap dapat memperoleh akses BBM secara merata.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait distribusi BBM, Pertamina menyediakan layanan melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.

Dengan sistem logistik energi yang terintegrasi dan pengelolaan stok nasional yang terjaga, Pertamina memastikan pasokan BBM di Kalimantan tetap aman. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi energi serta memastikan kebutuhan masyarakat dan sektor usaha tetap terpenuhi.

Kamis, 06 Maret 2025

Dirut Pertamina Sidak SPBU di Jakarta, Pastikan Kualitas BBM Sesuai Standar

Dirut Pertamina Sidak SPBU di Jakarta, Pastikan Kualitas BBM Sesuai Standar
Dirut Pertamina Sidak SPBU di Jakarta, Pastikan Kualitas BBM Sesuai Standar.

Jakarta – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual kepada masyarakat telah memenuhi standar yang berlaku.

Dalam sidak ini, Pertamina menggandeng dua lembaga independen, yaitu PT Surveyor Indonesia dan PT TUV Rheinland Indonesia. 

Kedua lembaga ini melakukan pengujian dan mengonfirmasi bahwa BBM Pertamina telah memenuhi standar spesifikasi teknis yang berlaku. 

Dengan adanya verifikasi dari pihak independen, masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas produk BBM Pertamina.

SPBU yang Disidak dan Hasil Pemeriksaan

Sidak dilakukan di dua lokasi SPBU di Jakarta Selatan, yaitu SPBU 34.129.02 Gatot Subroto dan SPBU 31.128.02 MT Haryono. 

Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan bahwa hasil pengujian dari kedua lembaga independen menunjukkan BBM Pertamina telah memenuhi ketentuan yang berlaku. 

Pemeriksaan ini mencakup aspek kualitas bahan bakar dan pewarnaan, yang menjadi indikator penting dalam menjaga standar produk.

“Kami ingin memastikan bahwa produk BBM yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas terbaik dan sesuai standar. Hasil pengujian dari lembaga independen menunjukkan bahwa BBM Pertamina telah memenuhi semua ketentuan yang ditetapkan,” ujar Mars Ega Legowo Putra.

Komitmen Pertamina Menjaga Keandalan Energi

Sidak ini merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam menjaga keandalan layanan energi, terutama selama Ramadan dan Idulfitri 1446 H.

Dalam periode ini, kebutuhan akan bahan bakar cenderung meningkat, sehingga penting bagi Pertamina untuk memastikan bahwa pasokan tetap stabil dan berkualitas.

Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina tidak hanya berfokus pada distribusi bahan bakar, tetapi juga memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola agar masyarakat mendapatkan produk yang berkualitas.

Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa Pertamina terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan setiap tetes BBM yang dijual di SPBU sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.

Dukungan terhadap Target Net Zero Emission 2060

Selain memastikan kualitas BBM, Pertamina juga berkomitmen untuk mencapai target Net Zero Emission 2060. 

Dengan menerapkan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya, Pertamina berusaha menjaga keseimbangan antara penyediaan energi yang andal dan keberlanjutan lingkungan.

“Kami terus mendorong inovasi dan strategi keberlanjutan untuk mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan. Ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi pemimpin dalam energi bersih dan berkelanjutan di masa depan,” tambah Simon Aloysius Mantiri.

Dengan adanya sidak ini, masyarakat diharapkan semakin percaya terhadap kualitas BBM Pertamina. 

Upaya ini juga menjadi bukti nyata bahwa Pertamina berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Sidak yang dilakukan oleh Dirut Pertamina bersama lembaga independen menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas BBM di Indonesia. 

Dengan memastikan bahwa setiap produk yang dijual di SPBU telah memenuhi standar yang berlaku, Pertamina menunjukkan komitmennya dalam menyediakan energi yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat. 

Momen ini juga menjadi bagian dari strategi besar Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional serta target Net Zero Emission 2060.

Kamis, 15 Agustus 2024

Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di Sintang Lancar Meski Sungai Surut

Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di Sintang Lancar Meski Sungai Surut
Area Manager Communication & CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicrandra.
SINTANG - PT Pertamina Patra Niaga, subholding dari PT Pertamina (Persero) yang bertanggung jawab atas penyaluran energi ke masyarakat, menegaskan bahwa penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sintang tetap berjalan lancar, meskipun menghadapi tantangan distribusi akibat kondisi sungai yang surut.

Menurut Arya Yusa Dwicrandra, Area Manager Communication & CSR Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi lapangan saat ini. 

“Masyarakat Sintang tetap mendapatkan BBM, khususnya Pertalite, meskipun ada perubahan jalur distribusi,” jelas Arya dalam keterangan yang diberikan di Pontianak pada Rabu.

Alih Suplai BBM untuk Atasi Tantangan Distribusi

Untuk menghadapi tantangan akibat surutnya sungai, Pertamina melakukan alih suplai BBM dari Terminal BBM Jobber Sanggau, yang sebelumnya didistribusikan melalui Fuel Terminal Sintang. 

Perubahan jalur ini dimulai sejak 26 Juli 2024, dan menyebabkan waktu tempuh distribusi ke SPBU di Sintang menjadi lebih lama. 

"Biasanya distribusi dari FT Sintang ke SPBU hanya memakan waktu 1-3 jam, namun sekarang butuh 5-8 jam karena harus melalui rute yang lebih jauh dari Sanggau," kata Arya. 

Meski begitu, Arya menegaskan bahwa jumlah BBM yang disalurkan tetap sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas untuk wilayah Sintang.

BBM Pertalite Tetap Tersedia

Arya mengungkapkan bahwa hingga 11 Agustus 2024, penyaluran BBM Pertalite di Kabupaten Sintang mencapai 33.479 KL, atau sekitar 58 persen dari kuota yang telah ditetapkan. 

Pertamina juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar meski ada kendala cuaca.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar stok di SPBU tetap stabil. 

“Stok Pertalite masih tersedia, dan pengiriman ke SPBU dilakukan secara berkala,” ujar Arya.

Komitmen Pertamina Patra Niaga

Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menyalurkan energi ke seluruh pelosok negeri. 

Pertamina juga menyediakan layanan kontak melalui Pertamina 135 untuk pemesanan BBM dan LPG (produk non-subsidi), serta memberikan informasi dan menerima masukan dari konsumen.

Dengan strategi yang tepat, Pertamina Patra Niaga memastikan masyarakat Sintang tetap mendapatkan suplai BBM meskipun dihadapkan pada tantangan distribusi akibat kondisi alam. 

“Pertamina tetap berkomitmen melayani kebutuhan energi masyarakat dengan menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi,” tutup Arya.

Selasa, 30 Januari 2024

Pertamina Lubricants Gandeng Lamborghini dan Valentino Rossi untuk Toko Merchandise

Peluncuran livery terbaru dair Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team" di Riccione, Italia, Rabu (24/01/2023). (ANTARA/Chairu Rohman)
Peluncuran livery terbaru dair Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team" di Riccione, Italia, Rabu (24/01/2023). (ANTARA/Chairu Rohman)
JAKARTA - PT Pertamina Lubricants telah mengumumkan rencananya untuk membuka store merchandise eksklusif di Indonesia setelah menjalin kemitraan dengan Lamborghini dan tim balap Valentino Rossi. 

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Werry Prayogi, menyatakan bahwa mereka berencana untuk memanfaatkan gerai-gerai SPBU milik Pertamina sebagai lokasi untuk store khusus ini.

"Walaupun izin untuk membuka store khusus ini tidak mudah didapat karena eksklusivitas merek yang sangat dijaga, kami harus menghormati hal tersebut," ujar Werry dalam acara peluncuran livery terbaru "Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team" di Riccione, Italia, pada Rabu (24/01/2024).

Meskipun demikian, PT Pertamina Lubricants akan terus berupaya untuk menyediakan merchandise asli mereka di gerai-gerai SPBU milik Pertamina di Indonesia. 

"Jika izinnya diperoleh, para penggemar Lamborghini dan VR46 akan lebih mudah mendapatkan merchandise di Indonesia," tambahnya.

Werry juga mengingatkan para penggemar agar berhati-hati saat membeli merchandise yang mengatasnamakan merek tersebut yang terkait dengan Pertamina, terutama jika harga yang ditawarkan tidak wajar. 

"Barang-barang asli masih tersedia di Italia, jadi jika menemukan barang dengan harga murah dan kualitas yang meragukan di online shop, itu bukan barang asli," tegasnya.

Kemitraan PT Pertamina Lubricants dengan "Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team" dan Lamborghini Squadra Corse bertujuan untuk mempromosikan nama Indonesia secara global, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen lokal terhadap produk Pertamina. Kerja sama ini akan berlangsung hingga tahun 2025.

Sumber: Antara/Chairul Rohman
Editor: Yakop

Jumat, 26 Januari 2024

Pertamina EP Tanjung Hadapi Kebocoran Pipa, Antisipasi Tumpahan Minyak di Tabalong

Lahan warga di Desa Namun Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong yang terendam tumpahan minyak dari pipa Pertamina.
Lahan warga di Desa Namun Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong yang terendam tumpahan minyak dari pipa Pertamina.
TABALONG - Tumpahan Minyak di Desa Namun, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Memicu Antisipasi dari PT Pertamina EP Tanjung

PT Pertamina EP Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, sedang menghadapi masalah serius dengan kebocoran pipa distribusi jalur Tanjung–Balikpapan. 

Akibat kebocoran ini, terjadi lokalisasi tumpahan minyak di Desa Namun, Kecamatan Jaro.

Dalam upaya menangani situasi darurat ini, Manager Komunikasi dan Hubungan Masyarakat & CID PHI Regional 3 Kalimantan, Dony Indrawan, mengungkapkan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi luasnya tumpahan minyak. 

Salah satunya adalah dengan membuat kolam buatan agar aliran minyak tidak meluas ke wilayah yang lebih luas.

"Sudah kita lokalisasi dengan membuat kolam buatan agar aliran tidak meluas," jelas Dony di Tabalong pada hari Jumat.

Langkah ini diambil sebagai tanggapan atas keprihatinan yang disampaikan oleh Kepala Desa Namun, H. Majin Noor, terkait potensi meluasnya tumpahan minyak jika hujan turun ke area persawahan warga. 

Sebanyak 2,4 hektar lahan pertanian dan persawahan, yang berjarak sekitar 250 meter dari lokasi kebocoran, berisiko terkena dampaknya.

Tidak hanya merendam lahan pertanian warga, namun kebocoran pipa Pertamina ini juga telah merendam bengkel dan rumah karyawan di sekitar area kebocoran tersebut.

Pertamina juga berkomitmen untuk memberikan kompensasi kepada warga Desa Namun yang terdampak langsung oleh tumpahan minyak ini. 

Proses pendataan telah dilakukan oleh pihak perusahaan untuk mengestimasi dampak yang dirasakan oleh warga, yang akan menjadi acuan dalam penentuan kompensasi yang akan diberikan.

"Kami telah melakukan pendataan untuk mengestimasi dampak yang dirasakan warga sebagai acuan pemberian kompensasi," ujar Dony.

Kebocoran pipa Pertamina ini terjadi pada Rabu (24/1) malam. Penyebab kebocoran tersebut disebabkan oleh usia pipa distribusi yang sudah tua dan korosi, sehingga tidak mampu menahan tekanan yang menyebabkan kebocoran tersebut.

PT Pertamina Perluas Kerja Sama Migas di Tanzania

Presiden Jokowi dan Presiden Tanzania Samia Suluh Hassan menyaksikan penandatanganan MoU, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/01/2024). (Foto: Humas Setkab/Oji)
Presiden Jokowi dan Presiden Tanzania Samia Suluh Hassan menyaksikan penandatanganan MoU, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/01/2024). (Foto: Humas Setkab/Oji)
JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mengungkapkan bahwa kerja sama antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Persatuan Tanzania akan diperkuat melalui berbagai inisiatif konkret di berbagai sektor. 

Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers bersama Presiden Tanzania, Samia Suluh Hassan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (25/01/2024).

"Persahabatan antara Indonesia dan Tanzania semakin kuat dengan kunjungan Presiden Samia ke Indonesia, di mana kami telah menyetujui untuk meningkatkan kerja sama konkret di berbagai bidang," ungkap Presiden Jokowi.

Dalam sektor perdagangan, kedua negara berencana untuk memulai negosiasi pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) pada tahun ini. Jokowi menegaskan bahwa langkah ini diharapkan dapat meningkatkan volume perdagangan antara kedua negara.

"Mengenai investasi, kami berkomitmen untuk memperkuat kerja sama, khususnya di sektor minyak dan gas," tambah Jokowi. Dia menjelaskan bahwa PT Pertamina (Persero), perusahaan milik negara Indonesia, telah melakukan ekspansi kerja sama di blok migas Mnazi Bay serta memberikan pelatihan kepada pegawai Tanzania Petroleum Development Corporation (TPDC).

Presiden juga menyampaikan harapannya terkait investasi dari perusahaan Indonesia seperti Medco Energi dalam sektor LNG dan rencana investasi Sinka Sinye Agrotama di bidang pupuk.

Dalam hal pembangunan, Indonesia berjanji untuk meningkatkan kerja sama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan mendorong penerapan sistem berbasis digital di Tanzania.

"Saat ini, kita fokus pada revitalisasi Farmer’s Agriculture and Rural Training Center (FARTC) di Morogoro, serta pelatihan SDM di sektor migas dan pertanian," ujar Jokowi.

Presiden menyoroti pentingnya kerja sama di sektor kesehatan, dengan perusahaan farmasi Indonesia yang berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan medis di Tanzania. 

Dia juga menekankan perlunya penjajakan antara BPOM Indonesia dengan Tanzania Medicines and Medical Devices Authority untuk percepatan registrasi produk farmasi.

Selain itu, Presiden Jokowi menegaskan komitmen kedua negara dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina. Dia juga mengundang Tanzania untuk berpartisipasi dalam Indonesia-Africa Forum (AIF) II yang dijadwalkan pada tahun 2024 untuk memperkuat Kerja Sama Selatan-Selatan.

"Ini adalah langkah penting dalam memperdalam hubungan antara Indonesia dan Tanzania, serta memperkuat kerja sama regional di Afrika," tutup Jokowi.

Jumat, 29 Desember 2023

Pertamina Patra Niaga Memastikan Ketersediaan BBM di Kabupaten Sanggau Selama Natal dan Tahun Baru

Pertamina Patra Niaga Memastikan Ketersediaan BBM di Kabupaten Sanggau Selama Natal dan Tahun Baru
Foto: Masyarakat mengisi BBM secara mandiri di salah satu SPBU yang ada di Kota Pontianak (ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga Kalbar)
PONTIANAK – Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat telah menegaskan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kalimantan Barat, termasuk di wilayah Kabupaten Sanggau, akan tetap terjaga. Langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi layanan selama periode Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru.

Menurut Arya Yusa Dwicandra, Area Manager Communication, Relations, dan CSR Patra Niaga Kalimantan, terdapat enam SPBU reguler di wilayah Kabupaten Sanggau, khususnya di Sanggau Kota dan kecamatan Tayan Hilir, yang memiliki stok BBM, terutama Pertalite, dalam kondisi aman. Rata-rata stok tersebut memiliki ketahanan selama 2 hari yang terus bertambah.

Diketahui bahwa pengiriman BBM ke Kabupaten Sanggau dilakukan melalui Terminal Jobber Sanggau dan Integrated Terminal Pontianak. Meskipun beberapa wilayah di Kabupaten Sanggau, khususnya yang menerima pengiriman dari Pontianak, memerlukan waktu distribusi yang cukup lama menggunakan mobil tangki, namun pengiriman tersebut dipastikan tetap dilakukan setiap hari.

Arya juga menjelaskan bahwa kondisi stok di Terminal BBM Pontianak dan Jobber Sanggau saat ini aman, dengan rata-rata ketahanan stok selama 4 hingga 5 hari. Masyarakat dihimbau untuk menghubungi kontak Pertamina 135 atau menggunakan aplikasi MyPertamina jika mengalami kendala dalam mendapatkan produk BBM dan LPG.

Adapun kuota dan stok BBM, LPG, dan Avtur di seluruh Kalimantan dalam kondisi aman, dan Patra Niaga akan terus memaksimalkan penyediaan stok tersebut. Rata-rata ketahanan stok mencapai 9-11 hari akumulatif.

Arya menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan kondisi stok BBM dan LPG. Kendala pasokan yang terkadang terjadi di beberapa daerah di Kalimantan bukan disebabkan oleh masalah kuota, melainkan lebih kepada aspek teknis dalam proses distribusi.

Sumber: Antara/Rendra Oxtora

Minggu, 04 September 2022

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Ajak Masyarakat Yang Berhak Daftar Program Subsidi Tepat

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Ajak Masyarakat Yang Berhak Daftar Program Subsidi Tepat
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mengajak masyarakat tidak mampu atau yang tergolong berhak agar segera mendaftar pada program subsidi tepat Pertamina.
BorneoTribun Pontianak- Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan terus mengajak masyarakat tidak mampu atau yang tergolong berhak agar segera mendaftar pada program subsidi tepat Pertamina.

"Kami harapkan masyarakat yang benar-benar berhak segera mendaftar pada program subsidi tepat Pertamina, agar BBM subsidi yang disalurkan memang dinikmati oleh masyarakat yang tidak mampu saja," kata Area Manager Communication and CSR, Susanto August Satria saat dihubungi di Balikpapan, Sabtu.

Pertamina memberikan tiga cara bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran, yakni sebagai berikut, yakni melalui website subsiditepat.mypertamina.id, kemudian lewat aplikasi MyPertamina, atau langsung datang ke booth registrasi yang ada di SPBU-SPBU yang ada di kota masing-masing.

Selain itu, Satria juga mengimbau kepada masyarakat agar bijak menggunakan BBM subsidi dan supaya masyarakat mampu membeli bahan bakar BBM jenis pertamax series dengan RON minimal 92, agar BBM subsidi dapat dikonsumsi atau digunakan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Mobil mewah jangan isi BBM subsidi, supaya kuota yang ada dapat tercukupi dan dialokasikan tepat sasaran,” ujar Satria.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan, apalagi meniagakan kembali BBM subsidi, karena hal tersebut merupakan pelanggaran yang dapat diberikan sanksi pidana oleh aparat berwajib.

Satria menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada lembaga penyalur Pertamina yang terbukti melakukan pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi. “Hingga Agustus 2022, Pertamina telah melakukan pembinaan kepada sebanyak 33 SPBU dari seluruh wilayah di Regional Kalimantan,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang memiliki pertanyaan terhadap pelayanan maupun produk dari Pertamina, dapat menghubungi kontak resmi Pertamina di 135 atau mengakses website resmi Pertamina di www.pertamina.com

Pertamina mencatat, hingga saat ini kendaraan yang sudah mendaftar program subsidi pepat Pertamina sebanyak 50 ribu kendaraan, khusus wilayah atau regional Kalimantan.

(yk/ro/ant)

Minggu, 14 Agustus 2022

Pertamina imbau masyarakat mampu agar gunakan BBM non-subsidi

Pertamina imbau masyarakat mampu agar gunakan BBM non-subsidi

BorneoTribun Pontianak, Kalbar - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengimbau kepada masyarakat yang tergolong mampu supaya menggunakan BBM non subsidi agar tidak mengambil haknya masyarakat tidak mampu.

"Kami mengajak kepada masyarakat mampu untuk beralih menggunakan bahan bakar dengan RON minimal 92, agar BBM subsidi dapat digunakan sesuai peruntukannya," kata Area Manager Communication and CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria saat dihubungi di Balikpapan, Sabtu.

Dia juga berharap kepada masyarakat agar dapat menggunakan bahan bakar sesuai peruntukannya, agar BBM subsidi dapat disalurkan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Satria juga mengimbau kepada masyarakat yang berhak segera mendaftarkan diri ke program subsiditepat MyPertamina agar tercatat sebagai penerima subsidi bahan bakar.

“Masyarakat yang merasa berhak mendapatkan BBM subsidi silahkan mendaftar melalui website subsiditepat.mypertamina.id atau datang langsung ke booth pendaftaran yang ada pada SPBU,” ujar Satria.

Satria juga mengungkapkan bahwa hingga Juli 2022 terjadi over kuota hingga 3,24 persen untuk penyaluran BBM subsidi jenis solar di Provinsi Kalimantan Barat.

“Untuk penyaluran berjalan hingga Juli 2022 sudah melebihi kuota, dimana kuota hingga Juli 2022 adalah 194.841 KL, sedangkan yang sudah disalurkan 201.159 KL atau over 3,24 persen," ungkapnya.

Meskipun begitu, pihaknya tetap memastikan penyaluran BBM solar subsidi disalurkan setiap hari dari Integrated Terminal Pontianak ke seluruh wilayah Kalbar.

"Kami tetap distribusi produk solar subsidi berdasarkan kuota yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.

(AD/ANT)

Minggu, 04 April 2021

Usai 3 Hari Dilalap Si Jago Merah, Kilang minyak milik Pertamina di Balongan Akhirnya Berhasil Dipadamkan

Usai 3 Hari Dilalap Si Jago Merah, Kilang minyak milik Pertamina di Balongan Akhirnya Berhasil Dipadamkan
Tim Emergency Pertamina sukses memadamkan api di area tangki kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

BorneotTribun.com -- Kilang minyak milik Pertamina di Balongan, Indramayu mengalami kebakaran pada Senin (29/3/2021) dini hari.

Dilansir dari Kompas.com, seorang warga di Desa Balongan memberi kesaksian perihal insiden tersebut.

Sebelum ledakan terjadi pada Senin dini hari, cuaca yang sedang gerimis mendadak tercium aroma limbah yang kuat.

Para warga pun panik menyelamatkan diri saat akhirnya kilang minyak tersebut meledak keras.

Penyebab dari ledakan tersebut diduga karena kebocoran salah satu tangki kilang minyak.

Setelah 3 hari dilalap jago merah, akhirnya tangki kilang minyak Balongan bisa dipadamkan.

Dikutip Grid.ID dari TribunJakarta.com, PT Pertamina (Persero) sukses memadamkan titik api terakhir di tangki kilang minyak Refinery Unit (RU) VI Balongan.

Para warga pun panik menyelamatkan diri saat akhirnya kilang minyak tersebut meledak keras.

Penyebab dari ledakan tersebut diduga karena kebocoran salah satu tangki kilang minyak.

Setelah 3 hari dilalap jago merah, akhirnya tangki kilang minyak Balongan bisa dipadamkan.

Dikutip BorneoTribun dari TribunJakarta.com, PT Pertamina (Persero) sukses memadamkan titik api terakhir di tangki kilang minyak Refinery Unit (RU) VI Balongan.

Agus menjelaskan secara detail terkait pemadaman api pada tangki kilang minyak Balongan.

Tim emergency berhasil memadamkan api di T-301H pada pukul 01.30 WIB dini hari, diikuti T-301E pada 06.44 WIB, dan tangki T-301G pada 08.30 WIB.

Upaya pendinginan masih terus dilakukan oleh tim emergency agar titik-titik rawan dinyatakan aman.

Apabila tidak ada potensi api akan muncul kembali, persiapan untuk start up pengoperasian kilang minyak akan segera dilakukan.

"Terima kasih atas doa dan dukungan seluruh pihak dan masyarakat terkait penanggulangan insiden kebakaran di tangki T-301. Semoga Kilang Balongan dapat beroperasi kembali setelah inspeksi menyeluruh dilakukan," tukas Agus.

Selasa, 30 Maret 2021

Kilang Minyak PT Pertamina RU VI Balongan Terbakar

Kilang Minyak PT Pertamina RU VI Balongan Terbakar
Warga mengambil video dengan gawai miliknya saat terjadi kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) dini hari. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp.

BorneoTribun Jabar -- Kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terbakar pada Senin dini hari ini. 

Kebakaran masih berlangsung ketika berita ini disiarkan. 

Mengutip laman Pertamina, Kilang VI Balongan adalah kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero). 

Kegiatan bisnis utama di kilang ini adalah mengolah minyak mentah dari Duri dan Minas menjadi produk-produk BBM (Bahan Bakar Minyak), non BBM dan petrokimia. 

Kilang ini mulai beroperasi pada 1994 dan terletak di Indramayu atau sekitar 200 km arah timur Jakarta.(*)