Berita BorneoTribun: Program Magang Nasional hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Program Magang Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program Magang Nasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Oktober 2025

Seskab Teddy Pastikan Kesiapan Program Magang Nasional Untuk Lulusan Baru

Seskab Teddy menghadiri rapat dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor beserta sejumlah jajaran Kementerian Ketenagakerjaan, di Jakarta, Jumat (10/10/2025). (Foto: HIM)
Seskab Teddy menghadiri rapat dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor beserta sejumlah jajaran Kementerian Ketenagakerjaan, di Jakarta, Jumat (10/10/2025). (Foto: HIM)

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa pemerintah siap melaksanakan Program Magang Nasional yang ditujukan bagi para lulusan baru perguruan tinggi. Program ini dibuka untuk fresh graduate maksimal satu tahun, baik lulusan sarjana maupun diploma, agar bisa menimba pengalaman kerja di berbagai perusahaan swasta maupun badan usaha milik negara (BUMN).

“Sudah dilaksanakan gerak cepat oleh Menaker. Programnya tadi kita cek betul bagaimana dapat bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Seskab Teddy usai menghadiri rapat dengan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor bersama jajaran Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Pendaftaran Program Magang Nasional dibuka hingga 15 Oktober 2025. Pelaksanaan magang dijadwalkan mulai 20 Oktober dan berlangsung selama enam bulan. Pada tahap pertama, program ini akan diikuti oleh sekitar 20 ribu peserta dan jumlah tersebut akan terus ditingkatkan hingga mencapai ratusan ribu peserta di tahap berikutnya.

Selain mendapatkan kesempatan bekerja dan belajar langsung di berbagai sektor industri, para peserta magang juga akan menerima upah dari pemerintah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) tempat mereka magang.

“Misalnya di Jakarta, berarti upah minimum di sini Rp5,4 juta. Tiap bulannya para sarjana yang magang akan menerima upah sebesar itu, dan tentu saja di daerah lain menyesuaikan dengan UMP masing-masing,” jelas Seskab Teddy.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan program ini. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar program ini berjalan dengan lancar, tepat sasaran, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tinggal kita kawal dan kita cek betul nanti bagaimana pelaksanaannya. Sejauh ini sangat baik dan tentunya ini berkat kerja keras teman-teman di Kemnaker. Terima kasih, mari kita lanjutkan kerja sama ini,” tandasnya.

Program Magang Nasional ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing generasi muda Indonesia agar siap menghadapi dunia kerja.